cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 29 no. 1 (2024)" : 5 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN PROFESIONAL GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM MEMBUAT SOAL PILIHAN GANDA BERBASIS HOTS Sutrisno Sutrisno; Fadila Fitri Wulandari; Antelas Eka Winahyo; Made Wena
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p1-10

Abstract

Serapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang rendah sebagai salah satu indikasi relevansi pendidikan SMK belum baik. Relevansi dapat berarti kedalaman materi pembelajaran. Relevansi kedalaman dapat diakibatkan kurangnya peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kreativitas dan memecahkan masalah. Peningkatan kemampuan berpikir dapat dilakukan secara bertahap melalui penilaian yang tepat. Soal sebagai alat penilaian perlu dibuat dan dikembangkan oleh guru secara benar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam membuat soal pilihan ganda berbasis ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Solusi yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru SMK dalam membuat soal pilihan ganda HOTS adalah melalui pelatihan. Pelatihan dilakukan terhadap sejumlah 30 guru SMK, selama tujuh kali pertemuan pada bulan Juli hingga September 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pelatihan terjadi meningkatkan kemampuan professional guru SMK dalam membuat soal pilihan ganda HOTS sebesar 23% dan menunjukkan peningkatan yang signifikan.
OPTIMASI JARAK ELEMEN MELINTANG PADA JEMBATAN BAJA PELENGKUNG TIPE VIERENDEEL Raden Ian Sulasmono; Moch. Dhoni Bathista; Puput Risdanareni
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p11-28

Abstract

Indonesia merupakan negara yang tersusun atas ribuan pulau yang saling terpisah. Jumlah jembatan di Indonesia hingga tahun 2021 adalah sebanyak 18.931-unit dan dari jumlah tersebut sebanyak 2.938-unit dalam kondisi kritis dan perlu dilakukan Pembangunan ulang oleh pemerintah. Salah satu jenis jembatan yang banyak digunakan adalah jembatan pelengkung Vierendeel yang memiliki banyak keunggulan. Walaupun begitu pendesainan jembatan pelengkung harus melalui langkah-langkah yang benar agar keunggulan-keunggulan tersebut dapat maksimal. Salah satu usaha untuk meningkatkan performa jembatan pelengkung ialah dengan melakukan optimasi elemen melintang. Beberapa penelitian telah mencoba melakukan hal tersebut, dengan cara mengurangi jumlah elemen. Metode pengurangan elemen ini dinilai masih kurang optimal, sehingga dalam penelitian ini dilakukan penambahan variabel berupa pengaturan jarak antar batang melintang. Didasari hal itu, penulis ingin menutup riset gap dengan melakukan analisis untuk mencari rasio jumlah dan jarak batang melintang sehingga didapatkan konfigurasi struktur yang efisien. Dari hasil analisis menggunakan software SAP2000.v22 diperoleh hasil bahwa parameter elemen melintang bawah yang paling efisien adalah 1/8-OB1 dengan rasio struktur 19,644. Kemudian untuk parameter elemen melintang atas yang paling efisien adalah OA1 dengan rasio struktur 20,257. Dengan hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa semakin sedikit elemen melintang maka semakin efisien rasio yang didapatkan dimana hal ini juga dipengaruhi oleh beban yang diberikan yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap elemen melintang.
MENINGKATKAN KINERJA ALAT PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON DI LABORATORIUM UJI BAHAN DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Ardian Purba Sasangka; Mohammad Musthofa Al Ansyorie; Muhammad Muchlis
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p29-40

Abstract

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa data pembangunan rumah yang tercatat dalam program Satu Juta Rumah pada Januari 2019 angkanya mencapai 77.326 unit rumah (Hardum, 2019). Dalam kaitannya dengan pelaksanaan pembangunan tersebut diatas diperlukan kualitas bahan bangunan yang dapat menunjang kondisi bangunan sesuai standart, sehinggaakan dihasilkan bangunan yang kokoh dengan kualitas beton yang baik. Pada proses pengujian kualitas beton dalam Laboratorium Uji Bahan Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang diperlukan kondisi alat uji kuat tekan beton yang standart, yaitu alat uji kualitas beton (kuat tekan) yang menghasilkan nilai ukur secara digital, sehingga didapatkan hasil pengujian dengan tingkat kendali pembebanan yang sangat akurat untuk pengujian berkualitas menghasilkan pembebanan dan pembacaan yang konstan dan akurat. Sebaliknya, kondisi alat uji kualitas beton (kuat tekan) yang ada di Laboratorium Uji Bahan Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang masih didapati beberapa alat uji kuat tekan beton yang masih menggunakan Mesin Uji Kompresi Model Analog. Kinerja alat bersifat manual, dengan mengandalkan pengamatan secara manual yang kurang teliti dan fungsi kerja alat dan pembacaan data hasil uji masih bersifat manual, sehingga diperlukan peningkatan kinerja alat pengujian kuat tekan beton analog menjadi alat uji digital di Laboratorium Uji Bahan Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang dengan cara memodifikasi alat uji analog ditambahkan rangkaian sensor elektronik pressure transmitter yang menghubungkan mesin analog dengan perangkat pembaca hasil uji secara elektronik, sehingga akan didapatkan pelaporan data hasil uji secara digital.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SOAL HOTS SESUDAH MENEMPUH DAN SESUDAH PRAKTIK MATA KULIAH PEDAGOGIK MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Dicky Lutfi Makhfudzi; Sutrisno Sutrisno; Isnandar Isnandar
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p41-52

Abstract

Keberadaan soal HOTS sangat penting sebagai salah satu alat mencapai tujuan pendidikan nasional. Namun demikian sebagian guru masih ada kendala dalam membuat soal HOTS. Mahasiswa calon guru secara bertahap disiapkan untuk mampu membuat soal HOTS yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dan peningkatan pemahaman soal HOTS mahasiswa sebelum, sesudah menempuh mata kuliah pedagogic, dan sesudah praktik lapangan mata kuliah pedagogik. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan oneway anova dan uji scheffe dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman soal HOTS mahasiswa sebelum menempuh mata kuliah pedagogik sebesar 27,52 berada pada kategori kurang, sesudah menempuh mata kuliah pedagogik pemahaman mahasiswa sebesar 32,78 berada pada kategori cukup, dan sesudah menempuh praktik lapangan mata kuliah pedagogik pemahaman mahasiswa sebesar 49,52 pada kriteria baik. Terjadi peningkatan pemahaman soal HOTS mahasiswa secara signifikan setelah melaksanakan praktik lapangan mata kuliah pedagogic. Keikutsertaan kuliah teoripedagogic saja belum mampu meningkatkan pemahaman soal HOTS mahasiswa secara signifikan.
PENGARUH PENGALAMAN MENGAJAR DAN JENIS PENDIDIKAN TERHADAP PEMAHAMAN DIMENSI PENGETAHUAN GURU SMK Ana Nur Hidayati
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p53-68

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pemahaman guru tentang dimensi pengetahuan, (2) mengetahui pengaruh pengalaman mengajar guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan, dan (3) mengetahui pengaruh jenis pendidikan guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitiannya adalah 34 guru di SMKN 1 Blitar. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk variabel pengalaman dan jenis pendidikan guru. Serta pedoman penilaian untuk variabel pemahaman guru pada dimensi pengetahuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru SMK terhadap dimensi pengetahuan termasuk dalam kategori cukup dengan nilai terendah sebesar 66,67 nilai tertinggi sebesar 86,67 serta nilai rata-rata sebesar 75,49. (2) Tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari pengalaman mengajar guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan (3) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari jenis pendidikan guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan, akan tetapi terdapat kecenderungan guru dengan jenis pendidikan S1 Kependidikan memiliki pemahaman yang lebih baik dibanding guru dengan jenis pendidikan S1 Non Kependidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5