Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015"
:
10 Documents
clear
Humas dan Manajemen Krisis
R. Dedy Herdito
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9738
Kata krisis selalu identik dengan sesuatu yang menakutkan, ketidaknyamanan dan ketidaktentuan. Setiap orang pasti engganmembicarakan krisis ketika pada posisi kejayaan karena takutmembayangkan kegagalan, kejatuhan, kemiskinan, dan sulit bangunserta butuh waktu bertahun-tahun lagi untuk bangkit dan memulai darinol. Tentu saja kekhawatiran tersebut cukup beralasan, namun melihatdari unsur-unsur krisis yang merupakan sesuatu yang tidak bisadiprediksi, bersifat tiba-tiba, mengandung unsur ancaman kelangsunganorganisasi dan butuh keputusan cepat, maka mempersiapkan secara dinilangkah-langkah strategis bila sewaktu-waktu terjadi merupakan salahsatu upaya mempertahankan kelangsungan organisasi.
Rumah Tinggal Sederhana Tahan Gempa
Slamet Mulyanto
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9733
Secara geologis sebagian besar wilayah Indonesia rawan terhadap goncangan gempa,karena wilayahnya berada dalam pertemuanbeberapa pelat tektonik, yang goncangan gempanya akan selalu datangtanpa dapat diprediksi kapan terjadinya. Wilayah rawan gempa sepertiYogyakarta, pembuatan bangunan yang tahan gempa merupakan sebuahkeharusan. Adanya gempa bumi pada tahun 2006 yang meluluhlantakanbangunan rumah di Yogyakarta membuat kami tertarik untukmensosialisasikan bangunan rumah tinggal tahan gempa.
Pemberdayaan Masyarakat Kinahrejo Melalui Volcano Tour
Marjiranto, Marjiranto
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9739
Industri Pariwisata merupakan salah satu faktor yang menjadi penyokong pergerakan ekonomi Indonesia, setiap tahunnya peningkatanjumlah kunjungan wisatawan asing di Indonesia menunjukkan angkayang cukup signifikan. Terlebih perkembangan akomodasi serta fasilitaspendukung sektor pariwisata di Indonesia semakin memadai.Dikarenakan faktor tersebut telah menjadikan Indonesia sebagai salahsatu negara tujuan wisata yang terkenal di dunia. Hal ini tentu sajadipengaruhi oleh faktor-faktor pangambilan keputusan untuk kegiatanberwisata atau faktor-faktor yang mempengaruhi kedatangan wisatawanke Indonesia yang diklasifikasikan ke dalam dua penjelasan yaitu secaraIrasional dan Rasional. Faktor Irasional (dorongan bawah sadar)contohnya seperti lingkup pergaulan dan ikatan-ikatan keluarga, tingkahlaku prestis, tiruan dan mode, pengaguman pribadi, kondisi ekonomi dansebagainya.
Media Sosial, Manfaat dan Bahayanya
Ma'mumi Kuncara Dewi
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9734
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dewasa ini berkembang sangat pesat. Dengan internet cepatnya arus informasimembuat hampir tiada batas ruang dan waktu. Salah satu produk darikemajuan teknologi komunikasi dan informasi adalah menjamurnyamedia sosial yang tumbuh bak cendawan di musim hujan seiringsemakin banyaknya para pengguna.
Tas Petak untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Hitung Bilangan Penjumlahan dan Pengurangan
Paimun, Paimun
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9735
Matematika diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang eksak dan terorganisasi secara sistemik. Selain itu, matematikamerupakan ilmu pengetahuan tentang penalaran yang logik dan masalahyang berhubungan dengan bilangan (Fathani, 2009: 19). Pembelajaranmatematika agar mudah dimengerti siswa, proses penalaran induksidapat dilakukan awal, kemudian dilanjutkan dengan proses penalarandeduktif untuk menguatkan pemahaman yang sudah dimiliki oleh siswa.han dan Pengurangan
Pembelajaran Kooperatif dan Kecerdasan Sikap Gotong Royong
Purwanti, Supri
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9732
Kompetensi profesional dan pedagogi guru adalah kompetensiyang berhubungan dengan penyelesaian tugas - tugas keguruan dan pembelajaran. Beberapa kemampuan di dalamnya meliputi kemampuan dalam penguasaan landasan kependidikan, psikologi pembelajaran, penguasaan materi pembelajaran, kemampuan dalam merancang dan memanfaatkan berbagai media/sumber belajar, kemampuan dalam menyusun program pembelajaran, dan kemampuan dalammengembangkan kinerja pembelajaran.
Konsep Ergonomi untuk Mengatasi Kelelahan Kerja
Gama Setyoningsih
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9736
Kesehatan kerja bertujuan agar pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental maupun sosial. Tujuantersebut dapat dicapai dengan usaha-usaha preventif, kuratif danrehabilitatif terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yangdiakibatkan oleh faktor pekerjaan, lingkungan kerja serta penyakitumum. Penyakit akibat kerja dapat terjadi di manapun tempat kerjaseseorang dan dapat menimpa siapa saja, namun dapat dihindari jika kitapaham tentang sumber-sumber bahaya. Perkantoran sebagai salah satutempat kerja memiliki potensi sumber bahaya. Bahaya-bahaya (hazards)di tempat kerja pada umumnya dapat dibedakan menjadi 2 kelompok,yaitu yang mengganggu keselamatan (safety hazard) dan yangmenyebabkan gangguan kesehatan (health hazards).
Teknologi sebagai Alternatif Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Menyiasati Kurikulum 2013 dan Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean
A.H. Tanti Herawati
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9731
Pendidikan merupakan senjata terkuat untuk mengubah dunia, itulah serangkaian kata yang diungkapkan oleh Nelson Mandela terkaitpentingnya pendidikan bagi semua kalangan. “Education is the mostpowerful weapon which you can use to change the world” (NelsonMandela. Pendidikan memang menjadi jalan keluar dalam berbagaipersoalan yang berkembang di masyarakat. Bertolak dari seorangpendidik yang bernama Harold Shane, ia menawarkan beberapa konsepterkait kegunaan pendidikan, seperti: pendidikan yang digunakan untukmenanggulangi masalah, menerima dan mengimplementasikanalternatif baru, membimbing perkembangan manusia, memberikankontribusi kebudayaan pada hari esok (via HB Raditya, 2015: 40). Itulahkegunaan pendidikan bagi kehidupan manusia kini, dan sudah barangtentu hal tersebut berkorelasi dengan pernyataan dari mantan PresidenAfrika Selatan yang telah meninggal tahun 2013 yang lalu tersebut,Nelson Mandela.
Menggambar Garis Emosi sebagai Media Terapi Stress
Hastuti Adiati
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9737
Pada masa awal perkembangan belajar seorang anak, tentunya hal pertama yang lakukan adalah menggambar (seni rupa) lalu menyanyi(seni musik) kemudian menari (seni tari), dan pada akhirnya mengaturekspresi (seni teater) barulah setelah semua hal tersebut dikuasai makaakan mudah bagi seorang anak untuk menyampaikan bahasa, baik lisanmaupun dalam bentuk tulisan. Tanpa disadari perkembangan itumencerminkan tahapan perkembangan seni pada masa Pra Sejarahhingga masa Sejarah. Meskipun begitu masih saja ada yang menolakserta menyatakan bahwa seni bukan merupakan bagian yang pentingbagi kehidupan manusia, tetapi dari paparan diatas kita menyadaribahwa aspek kesenianlah yang membentuk manusia sebagai manusiayang seutuhnya.
Penerapan Outdoor Learning Process sebagai Implementasi Kurikulum 2013 Di Sekolah Dasar
Suyadi Suyadi
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 3, September 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3052.637 KB)
|
DOI: 10.21831/jwuny.v17i3.9649
Isu paling hangat bidang pendidikan saat ini adalah akan diberlakukan secara bertahap kurikulum 2013 pada jenjang pendidikanSekolah Dasar sampai tingkat SLTA. Dalam ranah pendidikankeberadaan kurikulum mempunyai peran yang sangat strategis. MenurutUndang- undang nomor 20 tahun 2003, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran sertacara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatanpembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Kurikulum2013 merupakan kurikulum baru untuk menyempurnakan danmenggantikan kurikulum 2006. Sebagai penyempurnaan kurikulumlama, maka kurikulum 2013 memiliki kelebihan atau keunggulan yangdapat diketahui melalui ciri khasnya.