cover
Contact Name
Muhammad Farkhan
Contact Email
farkhan@uinjkt.ac.id
Phone
+6285881159046
Journal Mail Official
alturats@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Buletin Al-Turas
ISSN : 08531692     EISSN : 25795848     DOI : https://dx.doi.org/10.15408/bat
JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, cultures, and religions. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines by using Bahasa Indonesia, English, and Arabic.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS" : 8 Documents clear
"Dunia" di Balik Tulisan Jawi: Aktualisasi Budaya Melayu dan Islam Fathurrahman, Oman
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6899

Abstract

Dalam konteks "tulisan" (writing), ada beberapa pertanyaan yang biasa diajukan, antara lain: apa sebenarnya hakikat tu lisan? Siapa yang membutuhkan tulisan? Apa fungsi sosial tulisan bagi masyarakat pemakainya? dan beberapa pertanyaan sejenis lainnya. Pertanyaan-pertanyaan semacam ini-kendati tidak selalu secara eksplisit diungkapkan-mewarnai pembahasan beberapa buku yang melakukan telaah atas tulisan, baik secara sinkronis maupun diakronis (lihat, misalnya, Gelb 1980; Gaur 1987; Coulmas 1989, dll.)
Sayyid Uthman dan Haji Hasan Mustafa: Ketegangan Kolonial, Arogansi Intelektual dan Konflik Kepentingan Jajang Jahroni
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6895

Abstract

Pada tanggal 28 Sha'ban 1320 H/29 Nopember 1902 M, Sayyid Uthman ibn AbduAllah ibn Aqil (1822-1913), -selanjutnya akan disebut Sayyid Uthman- seorang mufti dan ulama terkenal dari Betawi, menulis dalam surat kabar Misbah al-Shara, terbit di Mesir, sebuah artikel yang berjudul Shakwa al-Muslimin (Pengaduan orang-orang Islam). Dengan terbitnya tulisan ini, maka dimulailah polemik antara dirinya dengan hoofd penghulu Bandung, Haji Hasan Mustafa (1852- 1930). Tulisan Sayyid Uthman tersebut, karena diterbitkan, memiliki jangkauan pembaca yang besar dan mempengaruhi masyarakat secara luas. Ada dugaan kuatbahwa citra Hasan Mustafa yang tidak begitu acceptable di tengah masyarakatnya -sering digambarkan sebagai seorang yang mahiwal (kontroversial)-sedikit banyak berhubungan dengan "penghakiman" Sayyid Uthman tersebut. Menyadari akan hal ini, Hasan Mustafa tidak pernah menerbitkan karya-karyanya, terutama di bidang tasawuf, sehingga untuk beberapa dekade setelah ia wafat, kalau tidak karena usaha Ajip Rosidi, nama Hasan Mustafa mungkin sudah dilupakan orang.
Jika Kali Bekasi telah Memerah : Suatu Tragedi Berdarah Dien Madjied
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6897

Abstract

Jika kita mendengar sajak Karawang Bekasi yang dilantunkan oleh Khairil Anwar, seorang penyair Angkatan 45, terbayang Bekasi porak poranda, rumah penduduk dibumihanguskan rata dengan tanah, mayat bergelimpangan dimana-mana. Semua ini adalah ulah tentara Nica. Awal mula pertempuran Bekasi dipicu oleh dibunuhnya 26 orang terdiri atas awak dan penumpang pesawat terbang, milik Inggris mendarat secara darurat -tidak diperoleh informasi penyebabnya- di tengah sawah pada kawasan Rawa Gatal, Cakung. Mayatnya dikuburkan di bekas Tangsi polisi Belanda di Bekasi. Kabar ini segera sampai di markas sekutu Jakarta. Jendral Christison. Segera ia menyerukan kepada pemerintah Republik Indonesia agar tawanan- tawanan tersebut segera dikembalikan Jika tidak Bekasi akan dijadikan lautan api. Christison menduga bahwa para penumpang pesawat itu hanya sekedar ditawan, karena itu tetap ia berharap dapat dibebaskan.
كتلة صغيرة عن صاحب البردة البوصيرى A M Hidayatullah
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6902

Abstract

dalam file scan
Dimensi Filosofis dalam Nahwu Tradisional Abdullah Abdullah
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6896

Abstract

dalam file scanAda dua pertimbangan awal yang ingin penulis kedepankan, sebelum membahas judul di atas. Pertama, menyangkut penggunaan kata filosofis. Kata filosofis di sini mengekspresikan sifat kajian yang dikedepankan nuhat (para tatabahasawan) dengan bertumpu pada logika mantik. Kedua, menyangkut penggunaan kata tradisionalKata tradisional tidak kemdian dipahami dari perspektif sosiologis yang biasanya mengkontradiksikannya dengan kata modern. Penggunaan istilah tradisional merupakan konsekuensi logis dari digunakannya logika Aristoteles oleh kalangan nuhat untuk mengkaji pemikiran pemikiran yang berkembang dalam disiplin ilmu nahwu.
Simbol-Simbol sufisme dalam kalaigrafi Ali Akbar
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6901

Abstract

Kedekatan antara Seni Islam dan Spiritualitas Islam "Seni Islam berada di antara pencapaian pencapaianpaling agung aktivitas artistik manusia," demikian Thomas W. Arnold memulai bahasannya tentang seni lukis Islamdalam bukunya Painting in Islam. Pujian orientalis kenamaan ini agaknya tidak berlebihan kalau kita melihat karya-karya agung seni Islam, seperti Masjid Ibn Thulun di Kairo, masjid- masjid raksasa di Istanbul, arsitekturmakam di Samarkand, Taj Mahal di India, Istana Alhamra di Granada, masjid agung Kairawan, karpet-karpet Persia ribuan bait Matsnawi dan Diwan Jalaluddin Rumi, Ruba'iyat Umar Kayam, hiasan-hiasan floral dan geometris arabeskyang merata di dinding masjid, dan lain-lain. Harmonitas seni yang ada pada karya karya tersebut digali dari kedalaman dan kemuliaan iman, adaptasi ritual dan bentuk-bentuk peribadatan Islam. Kedekatan antara agama. dan bentuk seni dalam Islam ini menempatkan nilai spiritual Islam menjadi penting dalam proses penciptaan seni. 
Semiotika: Teori dan Hubungannya dengan Sastra Kamil, Syukron
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6898

Abstract

Belakangan ini, semiotik atau semiotika merupakan salah satu pendekatan yang sedang diminati oleh paraAhli sastra, tidak terkecuali para peminat sastra di Indonesia. Dalam studi Islam, yang pertama menggunakannya adalah Mohammed Arkoun. Ia, dalam analisanya terhadap Alquran, sebagaimana yang diungkapkan Meuleman (1994:15-21 dan 1999:7-8, 21), menggunakan teori mitos dari Barthes dan Ricoeur. Katanya, ketika Alquran telah berubah pus resmi yang tertutup, bertentangan dengan fungsi dan makna yang sebenarnya, sehingga digunakan untuk membenarkan hirarki sosial kelompok dominan tertentu, maka Alquran telah menjadi mitos yang berfungsi sebagai pelestari dan pembeku (pemistik). Mitos merupakan salah satu kajian semiotik. Dalam semiotik, mitos tidak selamanya berkonotasi buruk. Mitos, menurut Arkoun, penting karena dapat berfungsi menggerakkan dan mengarahkan manusia. Akan tetapi, meskipun lebih tinggi dari dongeng, mitos adalah uraian yang tidak rasional dan faktual.
Reposisi Tafsir bi al-Ma'thar Abdul Ghofar
Buletin Al-Turas Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i11.6900

Abstract

Tafsir al-Qur'an merupakan wacana keislaman yang sangat subur dan menarik banyak perhatian. Sejak masa Nabi, perhatian umat Islam sangat besar dalam upaya menghafal dan memahami kandungannya, sehingga wacana ini terus berkembang dan terus dikembangkan oleh generasi berikutnya. Perkembangan tafsir itu kemudian melahirkan metodologi, orientasi dan corak penafsiran. Dari segi sumber penafsiran, tafsir dapat dibagi menjadi dua, yaitu al-tafsir bi al-ma'thur dan al-tafsir bi al-ra'yi. Sedangkan dari segi pendekatan dan metodenya, tafsir dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu al-tafsir al-tah- liliy, al-tafsir al-ijmaliy, al-tafsir al-muqaran, dan al-tafsir al-maudu'iy. dari segi orientasi dan corak tafsir, seperti al-tafsir al-bayaniy, al-tafsir al-kalamiy,al-tafsir al- fiqhiy, al-tafsir al-sufiy, al-tafsir al-'ilmiy, al- tafsir al falsafiy, dan lain sebagainya. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2001 2001


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol. 31 No. 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol 30, No 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 1 (2024): Buletin Al-Turas Vol 29, No 2 (2023): Buletin Al-Turas Vol 29, No 1 (2023): Buletin Al-Turas Vol 28, No 2 (2022): Buletin Al-Turas Vol 28, No 1 (2022): Buletin Al-Turas Vol 27, No 2 (2021): Buletin Al-Turas Vol 27, No 1 (2021): Buletin Al-Turas Vol 26, No 2 (2020): Buletin Al-Turas Vol 26, No 1 (2020): Buletin Al-Turas Vol 25, No 2 (2019): Buletin Al-Turas Vol 25, No 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 25 No. 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol 23, No 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol. 23 No. 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol 23, No 1 (2017): Buletin Al-Turas Vol 22, No 2 (2016): Buletin Al-Turas Vol 22, No 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol. 22 No. 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol 21, No 2 (2015): Buletin Al-Turas Vol 21, No 1 (2015): Buletin Al-Turas Vol 20, No 2 (2014): Buletin Al-Turas Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas Vol 19, No 2 (2013): Buletin Al-Turas Vol 19, No 1 (2013): Buletin Al-Turas Vol 18, No 2 (2012): Buletin Al-Turas Vol 17, No 1 (2011): Buletin Al-Turas Vol 16, No 3 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 2 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 1 (2010): Buletin Al-Turas Vol 15, No 3 (2009): Buletin Al-Turas Vol 15, No 1 (2009): Buletin Al-Turas Vol 14, No 2 (2008): BULETIN AL-TURAS Vol 14, No 1 (2008): Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas Vol 13, No 1 (2007): Buletin Al-Turas Vol 12, No 3 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 2 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 1 (2006): Buletin Al-Turas Vol 11, No 3 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 2 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 1 (2005): Buletin Al-Turas Vol 10, No 3 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 2 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 1 (2004): Buletin Al-Turas Vol 9, No 2 (2003): Buletin Al-Turas Vol 9, No 1 (2003): BULETIN AL-TURAS Vol 8, No 1 (2002): Buletin Al-Turas Vol 7, No 2 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 6, No 1 (2000): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 2 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 1 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 4, No 1 (1998): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 3 (1996): Buletin Al-Turas Vol 2, No 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 1 (1996): Buletin Al-Turas Vol 1, No 2 (1995): Buletin Al-Turas Vol 1, No 1 (1995): Buletin Al-Turas More Issue