cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Dasar
ISSN : 20859872     EISSN : 24431273     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2024): April 2024" : 8 Documents clear
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN PREVALENSI STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN TINAMBUNG DESA KARAMA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Aryani, Nurul Fitrah; Taiyeb, A. Mushawwir; Idris, Irma Suryani
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.67243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian atau prevalensi stunting pada balita di Desa Karama Wilayah Kerja Puskesmas Tinambung dengan perilaku pola asuh ibu khususnya dalam pemberian makan. Populasi penelitian deskriptif korelasional cross sectional yang dilakukan pada bulan April 2023 berjumlah 336 balita di Desa Karama Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yang seluruhnya ibu dan balita. 77 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode tertentu dengan seleksi yang tepat atau proportionate sampling. Tinggi badan balita ditentukan, dan informasi dikumpulkan melalui survei. Uji korelasi Spearman's Rho digunakan untuk analisis, dengan tingkat signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan SPSS, hampir semua responden yang ibunya memberi makan balitanya sesuai standar demokrasi yaitu sejumlah 27 responden (35,1%), sebagian besar balita sebanyak 40 dari (51,9%) tidak mengalami stunting, dan terdapat hubungan yang signifikan antara prevalensi stunting pada balita dengan pola asuh ibu dalam memberi makan balitanya (ρ 0,000; r 0,835).
Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma Co-60 terhadap Karakteristik Anatomis dan Morfologis Tanaman Krokot (Portulaca grandiflora Hook.) Prahestarani, Niken Prahestarani; Budiwati, Budiwati; Ratnawati, Ratnawati
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.52216

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh iradiasi sinar Gamma terhadap karakter morfologis (jumlah daun, bentuk daun, jumlah cabang, panjang cabang, diameter bunga, bentuk dan warna bunga juga warna batang) dan karakter anatomi (kerapatan stomata permukaan atas daun, struktur anatomi daun dan). ). struktur anatomi batang). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tahap pertama yaitu iradiasi terhadap batang krokot dengan dosis 0, 10, 20, 30, 40 dan 50 Gy. Tahap kedua yaitu analisis data jumlah daun, jumlah cabang, panjang cabang, diameter bunga dan kerapatan stomata permukaan daun dengan One Way ANOVA dan uji Duncan (DMRT) dengan aplikasi SPSS 16.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iradiasi sinar Gamma berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, bentuk daun, jumlah cabang, kerapatan stomata permukaan atas daun, warna dan bentuk bunga, juga warna batang, namun tidak berpengaruh nyata terhadap panjang cabang, diameter bunga, struktur anatomi daun, struktur anatomi daun. Dosis 30 Gy memberikan hasil yang paling bervariasi terhadap bentuk dan warna bunga.
PEAR MATHEMATICAL MODEL ON ONLINE GAME ADDICTION Damani, Nur Mila; Patty, Henry W. M.; Lesnussa, Yopi Andry
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.70690

Abstract

Online game addiction is a mental disorder seen from the urge to play online games to forget time and even ignore other activities and responsibilities such as work and school assignments. This research discusses the PEAR mathematical model of online game addiction. This research aims to construct, analyze the equilibrium point and simulate the PEAR model of online game addiction. From the research results, the construction of the PEAR mathematical model has been obtained. The results of the equilibrium point analysis and stability found two equilibrium points, namely the addiction-free equilibrium point and the endemic equilibrium point. Based on the results of analysis and numerical simulation of the PEAR mathematical model of online game addiction using Python software, it is obtained that the Potential sub-population has decreased in the 5th month, the Exposed sub-population decreased in the 10th month, the Recovered sub-population has increased individuals from the Exposed sub-population so that there is an increase in individuals until the 2nd month. However, there was a decreased number of individuals until the 10th month, and all Addicted sub-populations entered the Recovered sub-population in the 12th month, so this sub-population has increased
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA TANAH PADA LAHAN PERTANIAN DENGAN LAMA WAKTU PENGGUNAAN PESTISIDA DAN TEKSTUR TANAH YANG BERBEDA Anindita, Avita
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.63613

Abstract

Abstrak Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman arthropoda tanah pada lahan pertanian dengan lama waktu penggunaan pestisida dan tekstur tanah yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel arthropoda tanah yaitu dengan perangkap jebak pitfall trap dan hand sorting. Pengukuran faktor lingkungan abiotik meliputi parameter klimatik seperti intensitas cahaya, suhu udara, dan kelembaban udara serta parameter edafik seperti pH tanah, kelembaban tanah, dan suhu tanah. Hasil penelitian menunjukkan adanya 13 genus arthropoda tanah pada lahan A dengan tekstur tanah berpasir yang telah menggunakan pestisida selama 7 tahun yaitu meliputi Eustala, Oculogryphus, Agelastica, Acrotona, Aegialia, Anisolabis,  Forficula, Plecia, Tachinid, Helopeltis, Camponotus, Oecophylla, dan Oxidus sedangkan untuk lahan pertanian dengan tekstur tanah berlempung yang telah menggunakan pestisida selama 2 tahun 11 genus meliputi Hypsosinga, Oxyptila, Monolepta, Drosophila, Camponotus, Solenopsis, Lasius, Gryllus, Acrida, Lithobius, dan Spirostreptus. Hasil perhitungan indeks keanekaragman Shannon-Wiener menunjukkan bahwa keanekaragaman pada kedua lahan termasuk dalam kategori sedang, karena kedua lahan tersebut memiliki nilai keanekaragaman arthropoda tanah berkisar antara 1 H’ 3. Nilai indeks keanekaragaman selanjutnya diuji menggunakan uji T Independent Test. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai uji t 0,05 maka perbandingan antara keanekaragaman lahan bertekstur pasir yang telah menggunakan pestisida selama 7 tahun dengan lahan bertekstur lempung yang telah menggunakna pestisida selama 2 tahun tidak memiliki perbedaan yang signifikan.Kata kunci: keanekaragaman, arthropoda tanah, lahan pertanian, pestisida, tekstur tanah Abstract This research aims to determine the abundance and diversity of soil arthropods on agricultural land with different time of pesticide use and soil texture. The method used in sampling soil arthropods is by trapping pitfall traps and hand sorting. Measurement of abiotic environmental factors includes climatic parameters such as light intensity, air temperature, and air humidity as well as edaphic parameters such as soil pH, soil moisture, and soil temperature. The results showed that there were 13 genera of soil arthropods in field A with sandy soil texture that had used pesticides for 7 years, namely Eustala, Oculogryphus, Agelastica, Acrotona, Aegialia, Anisolabis, Forficula, Plecia, Tachinid, Helopeltis, Camponotus, Oecophylla, and Oxidus. while for agricultural land with clay soil texture that has used pesticides for 2 years 11 genera include Hypssinga, Oxyptila, Monolepta, Drosophila, Camponotus, Solenopsis, Lasius, Gryllus, Acrida, Lithobius, and Spirostreptus. The results of the calculation of the Shannon-Wiener diversity index show that the diversity in the two fields is included in the medium category, because the two fields have soil arthropod diversity values ranging from 1 H' 3. The diversity index values were then tested using the T Independent Test. The test results show that the t test value is 0.05, so the comparison between the diversity of sand-textured land that has used pesticides for 7 years and clay-textured land that has used pesticides for 2 years has no significant difference.Keywords: diversity, soil arthropods, agricultural land, pesticide, soil texture 
APLIKASI ALJABAR MAX-PLUS DALAM SISTEM ANTREAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS MLATI I DINAS KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN Aunillah, Annisa Andez
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.71677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Membangun model Petri Net dan analisis coverability tree-nya dari sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I; (2) Mengaplikasikan Aljabar Max-Plus dari model Petri Net untuk memperoleh waktu pelayanan pada sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I. Teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara kepada masing-masing perwakilan petugas di pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I untuk mengetahui alur pelayanannya dan metode observasi untuk memperoleh lama waktu pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan model Petri Net yang dibangun tidak mengalami deadlock dan menghasilkan model Aljabar Max-Plus sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I dengan 38 kondisi. Pada masing-masing kondisi menghasilkan perkiraan waktu selesai pelayanan pasien saat ke-k sehingga dapat dicari waktu tunggu pelayanan untuk pasien saat ke-k .
Pengaruh Penambahan FAME Terhadap Parameter Density, Distillation, dan Calculated Cetane Index Pada Produk Biosolar Oktari, Tantri; Pane, Elfira Rosa; Nugraha, Aji
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.65692

Abstract

The fossil-based fuel energy crisis in Indonesia occurred because of the high demand to meet the demand for fuel in the transportation sector but the low availability of fossil fuels which are difficult to renew. One way to overcome this is to develop alternative energy sources to reduce the use of non-renewable energy sources such as diesel fuel. The government has determined the use of alternative energy sources such as biodiesel B30 which is a mixture of diesel fuel with a FAME (Fatty Acid Methyl Esters) content of 30%. However, there is a possibility that Indonesia will increase the FAME content. The method used is density 15˚C using ASTM D-1298, distillation using ASTM D-86 and calculated cetane index using ASTM D-4737. The results showed an increase in the value of samples B0, B30, B35, and B100, obtained at a density of 15˚C, namely 0.8371 gr/ml; 0.8484 gr/ml; 0.8505 gr/ml; 0.8729 gr/ml, in distillation the boiling point increases from IBP (Initial Boiling Point) to the end point, and the CCI is 48.4; 50.0; 50.6; 58.2.
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMENGARUHI JUMLAH KEMATIAN IBU DI PROVINSI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED NEGATIVE BINOMIAL REGRESSION (GWNBR) Kurnilasari, Furry Anggi; Subekti, Retno; Isnaini, Bayutama
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.72380

Abstract

Jumlah kematian ibu merupakan indikator kesehatan yang sangat penting dalam mengevaluasi efektivitas sistem pelayanan kesehatan maternal di suatu wilayah. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat kematian ibu tinggi. Penyebab jumlah kematian ibu pada suatu kabupaten/kota yang berdekatan dapat saling berkaitan dan menunjukkan adanya indikasi keberagaman karakteristik serta efek spasial pada wilayah-wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemodelan Geograpgically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) pada jumlah kematian ibu dan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur dan publikasi Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022 yang terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota. Variabel respon yang digunakan adalah jumlah kematian ibu dan beberapa variabel prediktor seperti ibu nifas mendapat vitamin A, ibu hamil K1, ibu hamil K4, KB aktif, dan air minum layak. Metode analisis spasial yang digunakan yaitu dengan pendekatan GWNBR.Hasil penelitian berdasarkan model GWNBR menggunakan pembobot terpilih yaitu adaptive bisquare kernel menghasilkan 9 pengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan variabel yang signifikan memengaruhi jumlah kematian ibu. Beberapa variabel yang berpengaruh secara lokal adalah ibu hamil K1, ibu hamil K4, KB aktif, dan air minum layak, sedangkan variabel yang berpengaruh secara global adalah ibu nifas mendapat vitamin A.
BIODEGRADASI MASKER MEDIS DAN NONMEDIS MENGGUNAKAN ISOLAT BAKTERI DALAM KOLOM WINOGRADSKY Ambarwati, Nella Sri
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.65994

Abstract

Sampah masker merupakan sampah infeksius dan sulit terurai di alam sehingga dampaknya berbahaya bagi lingkungan. Salah satu strategi untuk mengendalikan dampak sampah masker adalah biodegradasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kemampuan degradasi masker medis dan nonmedis oleh 2 isolat bakteri terseleksi sebagai pendegradasi masker dalam kolom winogradsky yang diinkubasi pada kondisi lingkungan berbeda. Kolom winogradsky diinkubasi selama 40 hari dengan parameter yang diukur adalah jumlah dan kerapatan bakteri, pH, dan kehilangan massa masker setelah inkubasi. Data dianalisis dengan ANOVA α=0,05 menunjukkan bahwa jenis inokulum dan kondisi lingkungan berpengaruh signifikan terhadap nilai degradasi masker medis dan nonmedis. Uji DMRT menunjukkan bahwa inokulum terbaik dalam mendegradasi masker yaitu pada kondisi terang yaitu konsorsium AB dengan rerata persentase degradasi masker medis dan nonmedis secara berurutan 1,9% dan 3,24%, diikuti inokulum A sebesar 1,84% dan 2,69%; inokulum B sebesar 0,97% dan 1,29%. Setelah uji biodegradasi selama 40 hari terlihat bahwa inokulum A, B, AB, dan kontrol lumpur steril secara berurutan memiliki rerata jumlah koloni 2,95 x 1012 CFU/ml, 7,35 x 1011 CFU/ml, 5,96 x 1012 CFU/ml, dan 0 CFU/ml. Sementara itu, rerata nilai opticl density secara berurutan juga yaitu 0,240; 0,235; 0,249; dan 0,105.Kata kunci: Biodegradasi, masker, kolom winogradsky

Page 1 of 1 | Total Record : 8