cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2021)" : 14 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK PADA MASA BELAJAR DARI RUMAH Oksiana Jatiningsih; Siti Maizul Habibah; Rahmanu Wijaya; Maya Mustika Kartika Sari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.29943

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada keharusan dilakukannya pembelajaran dari rumah. Hal ini berdampak pada perubahan cara anak dalam belajar dan peran orang tua untuk melakukan pendampingan dalam belajar. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimanakah peran orang tua dalam melakukan pendampingan belajar terhadap anaknya. Penelitian ini dirancang untuk menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Surabaya, pada keluarga yang memiliki anak dengan usia sekolah dasar. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah sembilan orang diambil dengan menggunakan teknik purposive, berdasarkan kriteria memiliki anak yang sedang bersekolah di jenjang sekolah dasar. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Selanjutnya, data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara naratif kualitatif dengan menggunakan teknik interaktif dari Miles dan Huberman. Adapun peran orang tua dalam pemenuhan hak anak untuk memperoleh pendidikan adalah mendampingi anak dalam belajar, menyediakan fasilitas belajar anak, dan memotivasi anak. Sedangkan pembagian peran orang tua dalam pendampingan belajar anak, dapat dijelaskan bahwa sebagian besar peran itu dijalankan oleh ibu. Sesuai dengan konstruksi gender patriarkhi, ayah berperan mencari nafkah, sehingga kegiatan pendampingan anak tanpa disadari telah disepakati dikerjakan oleh ibu. Temuan ini menunjukkan kuatnya nilai gender patriarkhi berlaku di masyarakat. 
THE THIN LINE BETWEEN FUNNY AND DISRESPECTFUL: MEDIA FRAMING ON PRABOWO’S ”BOYOLALI FACE” REMARK Fikry Zahria Emeraldien; Rahma Sugihartati; Kinanti Resmi Hayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.32211

Abstract

The 2019 Indonesian Presidential Election is a democratic process for electing the President and Vice President of the Republic of Indonesia for the 2019-2024 period. Before the election was held, Indonesia's mass media was incessantly publishing news about presidential candidates, namely Joko Widodo and Prabowo Subianto Djojohadikusumo. As a retired army lieutenant general, Prabowo is known as a nationalist figure. This research aims to study Prabowo's image just before the 2019 Election in the online version of print media. We examine and compare the construction of Prabowo's image carried out by Tempo.co and Republika.co.id. We purposively select news published in Tempo and Republika online version from 4 to 5 November 2019. This research uses the qualitatively framing method by Entman to answer how the mass media carry out image construction. Results indicate that both media carry out a difference between construction. If Tempo tends to construct Prabowo's image as disrespectful, Republika tends to construct Prabowo's image as funny regarding Prabowo's "Boyolali Face" Remark. This study concludes that there are differences between the mainstream mass media and Islamic mass media in constructing Prabowo's image through their news. The different images constructed by the two media indicate that news construction or news framing is inevitable in the journalism field.
PERLINDUNGAN TERHADAP BENDA CAGAR BUDAYA PATUNG SEPUNDU SEBAGAI WARISAN BUDAYA Mulida Hayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.32310

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk perlindungan terhadap benda cagar budaya terutama patung sepundu menurut Hukum Positif dan Hukum Adat untuk menjaga warisan budaya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian yuridis normatif. Metode pendekatan dilakukan dengan dua cara yakni pendekatan Undang- undang (Statute approach), Metode Pendekatan Kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan dari KUHP khususnya dalam Pasal 363 tersebut sifatnya berbentuk preventif dan represif, dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Pasal 26,27,28 dan 66. Upaya  perlindungan  secara  preventif  dan  dengan  secara represif, upaya preventif dilakukan  dengan  memberikan  penyuluhan hukum kepada    masyarakat. Sementara upaya represif dilakukan dengan pemberi Sanksi Adat bagi perbuatan mencuri tersebut dapat dikenakan Singer (denda), yaitu: Singer rampas takau luar huma (denda adat curi-rampas barang di luar rumah), dengan penjelasannya: Barang milik orang di luar rumah hilang di curi orang lain, pemiliknya memberitahukan kehilangan itu kepada Ketua Adat setempat, walaupun waktu itu tidak diketahui siapa yang berbuat, tetapi kemudian diketahui hal ini langsung dituntut. Sanksinya: Pencuri diancam hukuman 15-30 kati ramu (barang adat), dapat ditambah kalau nilai barang itu tinggi dan sisa barang itu sengaja dirusaki. Dapat diringankan kalau barang itu dikembalikan sebagian atau seluruhnya dalam keadaan baik, ditutup dengan pesta adat yang ditanggung oleh pihak pencuri.
KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENANGGULANGI COVID-19 BERDASARKAN INSTRUMEN HUKUM INTERNASIONAL I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.33517

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan wabah penyakit yang mematikan, penyebaran covid-19 di Indonesia sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebijakan pemerintah indonesia dalam menanggulangi covid-19 berdasarkan instrumen hukum internasional. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Subjek dan objek pembahasan didalam penelitian ini adalah kebijakan pemerintah indonesia dalam menanggulangi covid-19. Metode pengumpulan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data statistik kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu Indonesia membentuk kebijakan yang dapat menghambat penyebaran covid-19, adapun kebijakan-kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dibagi menjadi dua aspek, pertama dalam hal kesehatan dan kedua dalam aspek hak asasi manusia. Simpulan penelitian ini adalah kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dibagi menjadi dua aspek, pertama dalam hal kesehatan dan kedua dalam aspek hak asasi manusia sudah dilaksankan dan diharapkan dapat menanggulangi penyebaran covid-19 berdasarkan instrumen hukum internasional.

Page 2 of 2 | Total Record : 14