cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2014)" : 8 Documents clear
Implementasi Quality Function Deployment (QFD) untuk Meningkatkan Layanan Publik di RSUD Kabupaten Buleleng Bali Gede Putu Agus Jana Susila
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4465

Abstract

Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kepuasan pasien menjadi tolak ukur tingkat kualitas pelayanan kesehatan. Selain itu, kepuasan pasien merupakan satu elemen yang penting dalam mengevaluasi kualitas layanan dengan mengukur sejauh mana respon pasien setelah menerima jasa. Penelitian ini menggunakan analisis metode Quality Function Deployment untuk mengetahui atribut-atribut kepuasan yang diinginkan pasien, tingkat kepentingan, parameter teknik, kebutuhan proses dan prosedur kualitas. QFD diaplikasikan untuk menerjemahkan apa yang diinginkan oleh pasien ke dalam prosedur kualitas yang lebih terperinci. Hasil dari penelitian pada RSUD Kabupaten Buleleng dengan menggunakan QFD, didapatkan atribut-atribut kepuasan yang diinginkan oleh pasien dan diterjemahkan ke dalam parameter teknik dalam House of Quality (HOQ). Atribut-atribut yang merupakan prioritas untuk diperhatikan dan dipenuhi oleh pengelola RSUD Kabupaten Buleleng berdasarkan pembobotan dari masing-masing atribut tersebut, yaitu: ruang rawat inap yang bersih, tempat tidur yang nyaman, kamar mandi yang bersih, tempat ibadah yang bersih, ruang rawat inap yang sejuk dan tenang , ruang parkir yang aman dan memadai, jaminan peralatan medis yang steril, pelayanan yang cepat dan akurat, tenaga medis yang profesional  dan ruang parkir yang memadai dan aman.
Kepemimpinan Lokal dan Kehidupan Sosial Politik Perempuan di Dua Desa Bali Aga Kabupaten Buleleng Ni Wayan Arini
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4466

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis strategi pemimpin lokal melibatkan perempuan pada  bidang sosial dan politik dalam institusi keluarga, masyarakat, dan lembaga politik di Desa Julah, Desa Tigawasa  sebagai Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng, (2) menganalisis hambatan dan solusi pemimpin lokal melibatkan perempuan pada bidang sosial politik dalam institusi keluarga, masyarakat dan politik di Desa Julah, Desa Tigawasa  sebagai Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng, dan (3)  menganalisis pendidikan politik yang ideal dikehendaki oleh perempuan pascaotonomi di Desa Julah, Desa Tigawasa sebagai Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian etnografis naturalisitik untuk mendeskripsikan secara aktual, faktual, alamiah, dan holistik tentang keterlibatan perempuan dalam bidang sosial politik. Subjek penelitian ini adalah prajuru desa pakraman, kepala desa, tokoh masyarakat, teruna-teruni, PKK, dan anggota masyarakat yang ditentukan secara purposive. Data dikumpulkan dengan prinsip “human instrument”, yaitu peneliti merupakan instrumen peneliti yang utama, di samping menggunakan  kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin lokal desa prakraman Julah dan  Tigawasa menerapkan beberapa strategi untuk melibatkan perempuan dalam bidang sosial politik. Penerapan strategi ini berjalan lancar, sehingga perempuan memperoleh kesempatan belajar berpolitik melalui berbagai organisasi yang ada di desa. Atas dasar itu, disarankan agar pemimpin lokal memberikan kontribusi terhadap kehidupan sosial politik perempuan di dua Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng dalam upaya memberdayakan perempuan yang berwawasan dan berkeadilan gender.
Domain Multikultur dan Problematika DIDAKTIK Guru dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Berdasarkan Kurikulum 2006 Ketut Sudiatmaka
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4467

Abstract

Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah terwujudnya model pendidikan multikultur sekolah dasar dan perangkat pembelajarannya yang terdiri dari: (1) model pendidikan multikultur SD, dan (2) perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum 2006. Target khusus penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pendidikan multikultur yang cocok untuk anak sekolah dasar, dan perangkat pembelajarannya yang memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, dan sesuai dengan karakteristik kurikulum 2006. Pencapaian tujuan tersebut akan dilakukan dengan melakukan penelitian pengembangan tipe prototypical studies, dengan prosedur: (1) front-ended analysis (analisis hulu-hilir), (2) prototyping phase (pengembangan prototife), dan (3) assessment phase (fase penilaian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: phenomena didaktik yang dihadapi oleh guru dalam membelajarkan IPS kelas I dan II adalah terkait dengan: keterbatasan sarana dan media pembelajaran, sulitnya mengakses sumber belajar, guru sulit membelajarkan materi dalam bentuk bercerita, dan model pembelajaran guru cenderung bersifat searah dan kurang kondusif. Model pendidikan IPS berbasis multikultur dalam penelitian ini ternyata memacu siswa untuk lebih giat dalam mempelajari hal-hal yang bersifat spiritual, dan setelah dilakukan eksperimentasi terbatas, ternyata model pembelajaran IPS berpendekatan multikultur dapat meningkatkan hasil belajar IPS secara signifikan, baik pada siswa dengan sikap spiritual tinggi maupun rendah.
Analisis Penerjemahan Istilah Budaya ada Novel Negeri 5 Menara ke dalam Bahasa Inggris: Kajian Deskriptif Berorientasi Teori Newmark Putu Ayu Prabawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori istilah-istilah budaya yang terdapat pada novel Negeri 5 Menara yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam novel The Land of Five Towers dan mengetahui prosedur penerjemahan yang digunakan penerjemah dalam menerjemahkan istilah-istilah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan dari 75 istilah budaya dalam novel, 2 istilah atau 2.66% dari istilah-istilah tersebut bisa dikategorikan ke dalam kategori ekologi, 50 istilah atau 66.66% termasuk dalam kategori budaya material, 5 istilah atau 6.66% termasuk dalam kategori ketiga yaitu sosial budaya, 16 istilah atau 21.3% termasuk dalam kategori keempat yaitu organisasi, tradisi, aktivitas dan konsep, 2 istilah atau 6.66% termasuk dalam kategori terakhir, yaitu gerak tubuh atau kebiasaan. Sementara itu untuk prosedur penerjemahan istilah-istilah budaya tersebut, di antara dua belas prosedur dari Newmark, tujuh diantaranya digunakan oleh penerjemah dalam melakukan tugasnya. Tujuh prosedur itu adalah penerjemahan literal dengan penggunaan sebanyak 12 kali atau 16%, kesepadanan deskriptif dengan penggunaan sebanyak 9 kali atau 12%, transferensi, dengan penggunaan sebanyak 22 kali atau 29 %, kata generik, juga dengan penggunaan sebanyak 22 kali atau 29%, calque, dengan penggunaan sebanyak 1 kali atau 1.33%, penjelasan tambahan dengan penggunaan 3 kali atau 4%, couplet dengan menggunakan kata generik dan kesepadanan deskriptif sebanyak 1 kali atau 1.33%. Di samping prosedur-prosedur tersebut, terdapat pula 5 istilah budaya yang tidak diterjemahkan atau 6.66% dari keseluruhan istilah budaya.  
Harmonisasi, Integrasi Desa Pakraman dengan Desa Dinas yang Multietnik dan Multiagama Menghadapi Pergeseran, Pelestarian, dan Konflik di Bali I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4469

Abstract

Penelitian penelitin ini bertujuan untuk (1) Menganalisis keberadaan tugas dan kewenangan desa pakraman multietnik dan multiagama di daerah pariwisata Provinsi Bali, (2) Menganalisis pergeseran dan pelestarian tugas dan kewenangan desa pakraman yang multietnik dan multiagama,  (3) Menganalisis intervensi oleh desa dinas terhadap desa pakraman multietnik dan multiagama, (4) Menganalisis harmonisasi sosial sebagai dampak dari pergeseran, pelestarian pelaksanaan tugas dan kewenanngan desa pakraman yang multietnik dan multiagama, (5) Menganalisis konflik intern dan ekstern warga desa pakraman yang multietnik dan multiagama. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif yang bersifat naturalistik dan etnografis, sehingga penekanannya bukan pada pengukuran, melainkan pada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan secara aktual, faktual, alamiah, holistik, dan emik tentang eksistensi desa pakraman dalam menghadapi dinamika, harmonisasi sosial, dan konflik warga di Bali. Penentuan subjek penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposif. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa pakraman telah mengakomodasi warga yang beragama Hindu dan warga non-Hindu dengan memposisikan warga sebagai warga muwed dan warga tamiu. Khusus bagi warga non-Hindu diposisikan sebagai warga desa dinas, sehingga secara administratif tidak menimbulkan masalah. Dari perspektif kelembagaan, desa pakraman dan desa dinas berada dalam kondisi harmonis, sehingga memunculkan ungkapan “satu badan dua kepala”. Keharmonisan hubungan antara desa dinas dan desa pakraman karena ada beberapa kemungkinan antara lain: satu desa dinas mempunyai luas wilayah dan penduduk yang sama dengan satu desa pakraman, satu desa dinas meliputi beberapa desa pakraman, satu desa pakraman terdiri atas beberapa desa dinas.  Tugas dan kewenangan desa pakraman masih lestari, sehingga sering dipergunakan sebagai pusat orientasi bagi orang Bali. Namun, dari segi pengelolaan harta kekayaan desa mengalami pergeseran, terutama terkait dengan pengelolaan harta kekayaan desa. Sehubungan dengan harmonisasi sosial, umat Hindu maupun umat lain yang ada dalam wilayah desa pakraman bersama-sama menciptakan integrasi atas dasar toleransi dan kerukunan serta saling menghormati dalam rangka membina rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Bali.
Sikap Pemustaka terhadap Program OPAC Jurnal dalam Mempermudah Penelusuran pada Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha N P Pramita Utami
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4470

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memerikan sikap pemustaka terhadap keberadaan program OPAC jurnal yang dikaji melalui skema triadik yang meliputi aspek kognitif, afektif dan konasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey digunakan dalam penelitian ini. 100 responden pemustaka dijadikan sebagai sampel penelitian yang didapat dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap pemustaka secara umum dapat dikategorikan positif yaitu dengan rerata 84,15 %. Sikap positif tersebut secara rinci dapat diuraikan sebagai berikut: (1) aspek kognitif sebesar 85 %, sehingga dikategorikan sangat positif; (2) aspek afektif sebesar 82,45 %, sehingga dikategorikan positif; dan (3) aspek konasi sebesar 85, 37 %, sehingga dikategorikan sangat positif. Dalam pembentukan sikap tersebut, ketiga komponen sikap ini terkait satu sama lain. Komponen sikap kognitif (pengetahuan, kepercayaan, dan keyakinan) pemustaka akan mewarnai aspek afektif (perasaan suka/tidak suka), sehingga akan membingkai kecenderungan perilaku pemustaka (aspek konasi) terhadap OPAC Jurnal. Berdasarkan hasil yang diperoleh, untuk membentuk sikap positif dan mengurangi keraguan sikap pemustaka untuk menggunakan OPAC Jurnal, maka perlu diupayakan keterlibatan pimpinan untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis secara berkelanjutan.
Pentingnya Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Masalah (KRRBM) untuk Melatih dan Meningkatkan Keterampilan Hidup (Life Skills) dan Sikap Reproduksi Sehat Siswa SMP Desak Made Citrawathi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4471

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya mengembangkan Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Masalah (KRRBM) untuk melatih dan meningkatkan keterampilan hidup (life skills) dalam bidang kesehatan reproduksi dan meningkatkan sikap reproduksi sehat siswa SMP. Untuk mencapai target tersebut dilakukan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Dick dan Carey. Prosedur penelitian meliputi lima tahap, yaitu: (1) penetapan mata pelajaran, (2) analisis kebutuhan, (3) pengembangan modul KRRBM, (4) penyusunan modul, dan (5) review dan uji coba modul KRRBM. Penelitian tahap pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan penyusunan prototipe modul KRRBM. Penelitian dilakukan di SMP Negeri dan Swasta di Kota Singaraja-Bali. Sekolah yang dilibatkan sebagai sampel ditentukan dengan teknik purposive random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan FGD, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa sebagian materi KRR sudah diberikan pada mata pelajaran IPA. Informasi KRR juga diberikan pada kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba, serta melalui ceramah dan poster. Strategi pembelajaran yang digunakan belum melatih keterampilan hidup  terkait KRR dan belum membelajarkan sikap reproduksi sehat. Kendala yang dihadapi sekolah dalam PKRR adalah menentukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk melatih keterampilan hidup dan pembelajaran sikap, buku sumber, waktu, dan biaya. Sekolah sangat setuju dikembangkan dan disusunnya modul KRRBM untuk membelajarkan siswa tentang KRR.
Seksualitas Perempuan Bali dalam Hegemoni Kasta: Kajian Kritik Sastra Feminis pada Dua Novel Karangan Oka Rusmini Ida Ayu Made Darmayanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4472

Abstract

Banyak konflik internal yang terjadi di Bali. Konflik yang paling sering muncul hingga kini adalah konflik kasta. Berdasarkan data yang diperoleh, di berbagai kabupaten/kota di Bali, masih terjadi konflik akibat perbedaan kasta, terutama menimpa kaum perempuan. Beberapa contoh kasus yang ada adalah perempuan sudra yang menikah dengan laki-laki brahmana dilarang sembahyang di merajan kaum brahmana, perempuan brahmana yang menikah dengan laki-laki sudra dianjurkan menggugurkan kandungan ketika hamil, dan perempuan dilarang menyembah orang tua. Dalam pandangan feminis, kasus ini sudah mengerdilkan perempuan, bahkan membunuh kebebasannya sebagai manusia, padahal konvensi internasional tentang perempuan melarang jika terjadi pendiskriminasian terhadap perempuan. Diskriminasi terhadap perempuan akibat kasta ini, terangkat dalam kesusastraan Indonesia, yakni novel Tarian Bumi dan Kenanga. Novel ini memiliki kedudukan yang penting dalam kesusastraan Indonesia berkat suara-suara pemberontakan yang disampaikan pengarangnya untuk melakukan dekonstruksi terhadap pandangan patriarkhi. Sebagai akibatnya, novel ini paling banyak dibaca oleh masyarakat dan dijadikan sebagai bahan perkuliahan hingga di luar negeri. Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan seksualitas perempuan Bali dalam hegemoni kasta pada dua novel tersebut, mendeskripsikan pergerakan perempuan Bali dalam hegemoni kasta, dan mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang melingkupi novel tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan teori triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Bali mengalami dominasi secara seksualitas oleh laki-laki Bali.

Page 1 of 1 | Total Record : 8