cover
Contact Name
Usman Malik
Contact Email
 usman.malik@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62811756227
Journal Mail Official
kfi@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Jurusan FMIPA Universitas Riau Kampus Bina Widya Km 12,5 Simpang Baru Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Komunikasi Fisika Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 14122960     EISSN : 2579521X     DOI : 10.31258/jkfi
KFI mempublikasikan artikel hasil penelitian dan review pada bidang fisika, namun tidak terbatas, yang meliputi fisika murni, geofisika, plasma, optik dan fotonik, instrumentasi, dan elektronika, dan fisika terapan (aplikasi fisika).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2017)" : 15 Documents clear
PENENTUAN KONSENTRASI GLUKOSA DAN INSULIN DARAH NORMAL DENGAN METODE SIMULINK Muhammad Hamdi; Antonius Surbakti; Salomo Salomo; Isroyani Isroyani
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.814 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1055-1060

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan membandingkan konsentrasi glukosa normal antara hasil pemodelan dengan hasil eksperimen dari 6 orang pasien glukosa normal. Pola-pola grafik yang dihasilkan pada masing-masing pasien glukosa normal berbeda-beda walaupun setiap pasien mendapatkan perlakuan yang sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemodelan cocok digunakan untuk data hasil eksperimen pada wanita berumur 17-20 tahun dimana diperoleh konsentrasi glukosa statis 73 mg/dl. Hal ini dikarenakan ada beberpa harga konstanta laju transport (K) hasil pencocokan kurva yang bernilai sama, yaitu pada parameter Fluk glukosa (Fg) 80000 mg/dl s, konstanta laju transport pengurangan glukosa orde pertama (K1) 24,7 s-1, konstanta laju transport eliminasi ginjal (K2) 72 s-1, konstanta laju transport pengurangan insulin-glukosa (K3) 13,9 s-1, konstanta laju transport metabolisme pankreas (K4) 14,3 s-1. Adanya beberapa parameter yang memliki nilai sama antara pemodelan dan juga eksperimen ini berarti bahwa pasien dalam menjaga keseimbangan glukosa plasma darah dalam kesehariannya sama, glukosa plasma darah seimbang bila efisiennya organ pankreas dan ginjal.
SELISIH TEMPERATUR OZON PERMUKAAN BERDASARKAN METODE IPCC DAN INSTRUMEN AWS DI BUKIT KOTOTABANG Tengku Emrinaldi; Sugianto Sugianto; Maksi Ginting
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.995 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1088-1094

Abstract

Hasil perhitungan nilai radiative forcing O3 permukaan, pada tahun 2009 diperoleh 0,93 Wm-2, tahun 2010 diperoleh 0,90 Wm-2, tahun 2011 mencapai 1,05 Wm-2, kemudian pada tahun 2012 diperoleh 1,03 Wm-2, Selisih temperatur berdasarkan metode IPCC dari tahun 2009 sampai dengan 2012 berkisar antara 0,40 K hingga 0,60 K, sedangkan melaui pengukuran Instrumen Automatic Weather Station berkisar antara 0,1 0 C hingga 2,4 0 C dan selisih temperatur berdasarkan pengukuran Automatic Weather Station yang dipengaruhi oleh radiative forcing O3 menggunakan software IBM SPSS STATISTICS 19 diperoleh koefisien regresi liniear 0,031 yang mengidentifikasikan korelasi yang rendah antara radiative forcing O3 permukaan dengan selisih temperatur Automatic Weather Station sebesar 3,1% di Bukit Kototabang, hasil ini menunjukkan bahwa ada beberapa subtansi atau faktor lain yang mempengaruhi konsentrasi O3 permukaan terhadap temperatur permukaan bumi. 
ANALISIS PENGARUH PARTIKULAT MATTER PM10 TERHADAP SUHU, KELEMBABAN UDARA DAN KECEPATAN ANGIN DI DAERAH KULIM KOTA PEKANBARU Riad Syech; Usman Malik; Riska Fitriani
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.743 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1032-1036

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis pengaruh konsentrasi partikulat metter PM10 terhadap faktor suhu, kelembaban udara dan kecepatan angin telah dilakukan pada bulan agustus 2015 sampai dengan november 2015. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode imterprestasi data. Data-data yang diperoleh dari labor udara stasiun kulim Pekanbaru. Hasil yang diperoleh pada bulan agustus 2015 sampai bulan november 2015 yaitu konsentrasi partikulat metter rata-rata yaitu 172,4 ug/m3 dengan konsentrasi partikulat metter maksimum terletak antara bulan september dan bulan oktober dengan harga 271,13 ug/m3 pada suhu 33,54 ℃ .Konsentarasi Partikulat metter PM10 minimum yaitu 119,91 ug/m3 pada suhu 23,58℃ .Kelembaban udara maksimum adalah 99,98 %, Kelembaban udara minimum adalah pada 56,88 %,Kecepatan angin maksimum 3,26 m/s berada pada konsentrasi partikulat metter PM10 maksimum 271,13 ug/m3 ,Sedangkan kecepatan minimum 1,17 m/s berada pada konsentrasi partikulat metter minimum 119,91 ug/m3 . Rata-rata nilai konsentrasi PM10 masih dibawah batas indeks standar pencemaran yaitu 70 µg/m3.
PEMANFAATAN AMPAS SAGU SEBAGAI ELEKTRODA KARBON SUPERKAPASITOR Andika Afrianda; Erman Taer; Rika Taslim
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.212 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1119-1124

Abstract

Penelitian pembuatan karbon aktif berbasis sagu sebagai elektroda superkapasitor telah berhasil dilakukan. Tahap pertama produksi karbon aktif dimulai dengan mengeringkan limbah ampas sagu dibawah sinar matahari dan dilanjutkan dengan pengeringan oven, prakarbonisasi, penggilingan, pengayakan, aktivasi kimia dengan larutan KOH konsentrasi 0,2 M, pencetakan pelet, karbonisasi pada 600 °C diikuti aktivasi fisika pada suhu 850 °C dan pemolesan pelet. Sampel yang dikeringkan dalam oven dilakukan pada suhu 110 °C dan prakarbonisasi dilakukan pada suhu 100 °C sampai 250 °C selama 2 jam. Sampel digiling dengan menggunakan penggilingan mortar dan ball milling. Aktivator 0,2 M KOH digunakan untuk meningkatkan luas permukaan elektroda. Aktivasi fisika menggunakan H2O selama 1,5 jam. Karakterisasi sifat fisis dilakukan dengan pengukuran densitas, stabilitas termal (TGA) dan SEM dan sifat elektrokimia dilakukan dengan metode voltametri siklik dengan variasi scan rate 1, 2 dan 5 mV/s. Hasil kapasitansi spesifik optimum karbon aktif berbasis sagu untuk superkapasitor ditemukan pada scan rate 1 mV/s sebesar 74,85 F/g.
PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL PLASMONIK PERAK (Ag) TERHADAP SIFAT FISIS NANOROD ZnODENGAN METODE SEED-MEDIATED HYDROTHERMAL Fera Anggelina; Iwantono Iwantono; Lazuardi Umar; Awitdrus Awitdrus
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.622 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1041-1047

Abstract

Penumbuhan nanorod ZnO dengan tambahan material plasmonik Ag telah berhasil dilakukan dengan menggunakan metode seed-mediated hydrothermal melalui 2 proses: pembenihan dan penumbuhan. Penambahan Ag dilakukan setelah penumbuhan nanorod ZnO yang berlangsung pada suhu 90°C selama 8 jam. Pengaruh penambahan Ag terhadap sifat fisis nanorod ZnO dievaluasi dengan menggunakan teknik karakterisasi XRD, FESEM-EDX dan spektroskopi UV-Vis. Spektrum XRD yang dihasilkan sampel tidak memperlihatkan puncak khusus untuk Ag, namun foto FESEM cukup menampakkan bahwa Ag berhasil masuk ke dalam kisi nanorod ZnO. Hal ini diperlihatkan dengan rusaknya penampang permukaan dari nanorod ZnO, ukuran diameter yang tidak seragam, serta orientasi nanorod yang tidak tegak lurus terhadap substrat. Keberadaan Ag sangat jelas diperlihatkan pada uji EDX dengan persentase berat sebesar 0.2%. Penambahan Ag pada nanorod ZnO berdampak positif, terutama pada sifat optik ZnO. Adanya tambahan Ag menambah rentang daya serap sampel dari UV hingga cahaya tampak. Dengan adanya sifat SPR pada sampel, maka penggunaan material aktif ini pada DSSC sangat dimungkinkan mampu menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.

Page 2 of 2 | Total Record : 15