cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 6 (2014)" : 16 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA RANDOMAYANG KECAMATAN BAMBALAMOTU KABUPATEN MAMUJU UTARA Rustam, Wafda
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Randomayang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bambalamotu yang memiliki produksi padi sawah yang cukup besar dibandingkan desa-desa lain yang berada di Kecamatan Bambalamotu. Besarnya produksi padi sawah yang diperoleh belum menjamin tingginya pndapatan yang diterima oleh petani. Produksi padi sawah yang diperoleh di Desa Randomayang cukup tidak berarti pendapatan yang diperoleh juga tinggi, sehingga diperlukan suatu penelitian analisis pendapatan dan kelayakan uasahatani padi sawah di Desa Randomayang. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2013. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Randomayang merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah dengan produktivitas 4,85 ton/ha. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil sebanyak 31 responden KK petani dari 154 KK petani (20%) yang mengusahakan padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan kelayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah untuk satu kali musim tanam di Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Mamuju Utara sebesar Rp. 3.819.021,38/0,74 ha/MT atau Rp. 5.147.376,65 ha/MT. Hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio usahatani padi sawah diperoleh sebesar 1,56. Dengan demikian, usahatani padi sawah di Desa Randomayang layak untuk diusahakan, dengan nilai rasio a > 1.
EKSPLORASI BAKTERI ENDOFIT SEBAGAI AGENS PENGENDALIAN HAYATI TERHADAP PENYAKIT DARAH PADA TANAMAN PISANG SECARA IN-VITRO Balosi, Fitria; Lakani, Irwan; Panggeso, Johanes
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit darah yang disebabkan oleh BDB  (Blood Disease Bacterium) merupakan salah satu penyakit penting pada pisang di Indonesia. Bakteri endofit melakukan kolonisasi pada relung ekologi yang sama dengan patogen tanaman. Bakteri endofit berpotensi sebagai  agensi pengendalian hayati, sebab bakteri endofit dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap patogen tanaman.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bakteri endofit sebagai agens pengendalian hayati terhadap penyakit darah pada tanaman pisang secara in-vitro.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah Palu.Penelitian berlangsung pada bulan Juni sampai Desember 2013. Bakteri endofit diisolasi dari perakaran  tanaman pisang yang sehat diantara tanaman yang terserang BDB. Hasil isolasi kemudian diseleksi dan diuji antagonisme dengan isolat BDB secara in-vitro . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, didapatkan dua koloni isolat yang berhasil diisolasi dari akar tanaman pisang yang diseleksi berdasarkan ciri morfologi, uji KOH, dan uji hipersensitif yaitu koloni isolat BEA1 dan BEA2 dengan kerapatan populasi 5,8x105 cfu/ml. Koloni isolat bakteri endofit BEA1 20,7%  memiliki kemampuan daya hambat lebih efektif dan berbeda nyata dalam menekan patogen BDB dibandingkan koloni isolat bakteri endofit BEA2 12 % secara in-vitro.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK DAGING BUAH SRIKAYA (Annona squamosa L.) PADA BERBAGAI SUHU PEMANASAN PULP Listiorini, Erna; Kadir, Syahraeni; R., Rostiati
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik daging buah  srikaya pada berbagai suhu pemanasan pulp dan untuk mendapatkan suhu pemanasan tertentu yang memberikan karakteristik kimia dan organoleptik terbaik pada pulp srikaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2013, bertempat di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Menggunakan rancangan acak lengkap untuk analisis kimia dengan 4 taraf perlakuan  suhu pemanasan yaitu, tanpa pemanasan, 50oC, 60oC dan 70oC. Sedangkan untuk uji organoleptik menggunakan rancangan acak kelompok di mana pengelompokkan didasarkan pada masing-masing panelis, jumlah panelis yang dilibatkan sebanyak 15 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pemanasan hingga 70oC menyebabkan penurunan terhadap mutu kimia antara lain kadar air, kadar serat dan vitamin C namun cenderung meningkatkan kadar gula reduksi. Selanjutnya pada mutu organoleptik, suhu pemanasan hanya berpengaruh terhadap uji warna. Suhu pemanasan 50oC memberikan pengaruh terbaik terhadap karakteristik kimia dan organoleptik buah srikaya.
KARAKTERISTIK FISIK, MEKANIK DAN SENSORIS EDIBLE FILM DARI PATI TALAS PADA BERBAGAI KONSENTRASI ASAM PALMITAT Pangesti, Anggraeni Dwi; Rahim, Abdul; Hutomo, Gatot S.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalahuntuk mengetahui konsentrasi asam palmitat terhadap karakteristik fisik, mekanik dan sensoris edible film. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 4 taraf perlakuan konsentrasi asam palmitat yaitu 5%, 10%, 15% dan 20% (b/b polimer). Para meter pengamatan  meliputi karakteristik fisik (WVTR, ketebalan, WHC dan OHC),  karakteristik mekanik (tensile strength dan elongasi) serta karakteristik sensoris berdasarkan warna edible film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum pembuatan edible film terhadap karakteristik fisik diperoleh pada konsentrasi asam palmitat 15% (b/b polimer) yang meliputi laju transmisi uap air (WVTR) 5,75 g.m-2.jam-1, ketebalan 0,18 mm, WHC 5,24 g/g dan OHC 3,41 g/g.  Karakteristik mekanik edible film yang optimum diperoleh pula pada konsentrasi asam palmitat 15% (b/b polimer) dengan nilai elongasi 8,92%. Sedangkan karakteristik  sensoris terhadap warna edible film umumnya dapat diterima oleh panelis.
KELAYAKAN USAHATANI KAKAO DI DESA SIDONDO IV KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Palunsu, Christovani; A., Hadayani; Kalaba, Yulianti
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani kakao di Desa Sidondo IV, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Penentuan sampel dilakukan secara sengaja (Purpossive) dengan pertimbangan bahwa Desa Sidondo IV merupakan salah satu daerah penghasil Kakao di Kecamatan Sigi Biromaru yang produksinya sebesar 15.532. Responden merupakan petani kakao.Alat analisis yang digunakan adalah Analisis PAM (Policy Analysis Matrix). Hasil penelitian menunjukkan kelayakan usahatani kakao di Desa Sidondo IV,  hal ini ditunjukan oleh nilai finansial lebih besar dari pada nilai sosial yang artinya keuntungan finansial pada usahatani kakao di Desa Sidondo IV adalah Rp.11.677,175 sedangkan keuntungan sosial Rp. 11.423,918. Hal ini terjadi karena harga input tradable yang dibayarkan atau diterima petani tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh petani. Apabila nilai finansial lebih besar dari pada nilai sosial maka usahatani dalam posisi yang menguntungkan, dan kelayakan Usaha tani di Desa Sidondo IV, berdasarkan analisis PAM menunjukan nilai komperatif sehingga usatahani kakao di Desa Sidondo IV layak untuk di usahakan oleh petani-petani kakao di desa tersebut.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA HARAPAN JAYA KECAMATAN BUMI RAYA KABUPATEN MOROWALI N., Nirmawati; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi penggunaan input produksi (luas lahan, jumlah benih, penggunaan pupuk, dan tenaga kerja)usahatani padi sawah di Desa Harapan Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Metode penentuan responden dilakukan dengan metode Simple Random Sampling, dengan asumsi kondisi populasi dalam keadaan homogen. Dalam penelitian ini responden yang diambil sebanyak 30% dari 117 petani padi sawah yaitu 35 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Cobb-Doglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan input yang diberikan petani telah mampu menutupi jumlah biaya yang dikeluarkan. Dimana rata-rata penerimaan petani responden lebih besar dari total biaya yang di keluarkan, sehingga petani responden mendapatkan keuntungan.Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) faktor luas lahan (X1), benih (X2), pupuk (X3), dan tenaga kerja (X4) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi padi sawah, dimana secara parsial variabel luas lahan (X1) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi (Y). Sementara untuk variabel benih  (X2) berpengaruh sangat nyata dimana t-hitung > t-tabel (pada α 10%) , dan dua variabel lainnya berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah yaitu variabel pupuk (X3) dimana t-hitung > t-tabel (pada α 10%) dan variabel tenaga kerja (X4)dimana t-hitung > t-tabel (pada α 10 %).Analisis efisiensi penggunaan input diperoleh nilai bahwa input luas lahan (X1) didapatkan t-hitung > t-tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, berati penggunaan luas lahan belum digunakan secara efisien maka perlu ditambah, penggunaan input benih (X2)belum juga digunakan secara efisien, dimana Nilai Produk Marjinal (NPM) lebih dari satu, sedangkan pupuk (X3), dan tenaga kerja (X4) kedua variabel tidak efisien, dimana Nilai Produk Marjinalnya ((NPM) kurang dari satu sehingga memungkinkan lagi untuk mengurangi.

Page 2 of 2 | Total Record : 16