cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014)" : 26 Documents clear
TITIK PULANG POKOK PRODUK OLAHAN COKELAT PADA INDUSTRI SA’ADAH AGENCY DI KOTA PALU M., Mansur
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya total biaya yang dikeluarkan, besarnya penerimaan dan pendapatan serta besarnya titik pulang pokok produksi dan titik pulang pokok harga pada Industri Sa?adah Agency dalam usaha produk olahan cokelat di Kota Palu.Penelitian ini dilaksanakan pada Industri Sa?adah Agency di Kota Palu. Penentuan sampel dilakukan secara sengaja (Purpossive). Responden merupakan pimpinan Industri Sa?adah Agency dan tenaga kerja bagian produksi. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis total biaya, penerimaandanpendapatan serta titik pulang pokok produksi dan harga. Hasil penelitian menunjukkan, total biaya produksi untuk produk Cokelat Bar sebesar Rp 7.841.750, penerimaan sebesar Rp 10.500.000/bulan dengan pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 2.658.250 / bulan, titik pulang pokok produksi sebanyak 222 kemasan dan titik pulang pokok harga sebesar Rp 5.227,83/kemasan. Total biaya produksi untuk produk Cokelat Praline sebesar Rp 4.856.750, penerimaan sebesar Rp 7.200.000/bulan dengan tingkat keuntungan sebesar Rp 2.343.250/bulan, titik pulang pokok produksi sebanyak 148,13 kemasan dan titik pulang pokok harga sebesar Rp 5.396,38 per kemasan. Total biaya produksi untuk produk Cokelat Candy sebesar Rp 1.890.875, penerimaan sebesar Rp 3.600.000/bulan, dengan tingkat keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 1.709.125/bulan, titik pulang pokok produksi sebanyak 143 kemasan dan titik pulang pokok harga sebesar Rp 1.572,72/kemasan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA KARAWANA KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Susanto, Hery; Antara, Made; B., Sisfahyuni
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pertanian pada dasarnya merupakan salah satu sistem pembangunan yang tidak kalah pentingnya dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Pembangunan sektor pertanian bertujuan untuk menumbuh kembangkan usaha pertanian di pedesaan yang akan memacu aktivitas ekonomi pedesaan, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menumbuhkan industri hulu, hilir dan penunjang dalam meningkatkan daya saing dan nilai tambah suatu produk pertanian.   Tujuan penelitian ini untuk : (i) mengetahui besar pendapatan usahatani padi sawah di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, (ii) mengetahui kelayakan usahatani padi sawah di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive), Jumlah petani responden (sampel) yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 petani padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah analisis pendapatan dan analisisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan usahatani padi sawah di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi sebesar Rp 5.724.552/Ha. Usahatani padi sawah di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi layak diusahakan dengan nilai R/C 2,63 yang artinya bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp 1.000,- akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2.630,-.
PENGARUH SISTEM NAUNGAN TERHADAP SERANGAN PBK,Conophomorpha cramerella (Gracillariidae : Lepidoptera) DAN PRODUKSI KAKAO PADA LAHAN PERKEBUNANKAKAO DI DESA RAHMAT KECAMATAN PALOLO Agung, Azwar; S., Shahabuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sistem naungan pertanaman kakao terhadap serangan PBK Conophomorpha cramerella (Grillicidae :Lepidoptera) dan produksi kakao. Penelitian dilaksanakan di perkebunan kakao rakyat yang terletak pada pinggiran hutan di Desa Rahmat Kecamatan Palolo, Provinsi Sulawesi Tengah, dari bulan Desember 2012 sampai Maret 2013. Penelitian metode survey dengan membandingkan antara sistem naungan polikultur dan sistem naungan monokultur terhadap perkembangan larva penggerek buah kakao (C. cramerella) pada kebun kakao dan produksi dari masing-masing lahan.Terdapat 5 petak pengamatan pada lahan monokultur dan 5 petak pada lahan polikultur serta 16 pohon pada setiap petaknya. Variabel pengamatan terdiri atas jumlah lubang keluar larva, jumlah larva di dalam buah, jumlah biji rusak dan produksi dari kakao tiap lahan. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tingkat serangan  larva C. cramerella pada sistem  tidak berbeda nyata dengan polikultur. Namun demikian rata-rata jumlah lubang keluar larva (1.81 per buah), dan jumlah larva (0.25 per buah) pada monokultur lebih kecil dibandingkan dengan jumlah lubang keluar larva (1.41 per buah) dan jumlah larva (0.24 per buah) pada naungan polikultur, Persentase biji kakao yang rusak akibat terserang C. cramerella pada naungan monokultur 31,40 % tidak berbeda nyata dengan penaung polikultur 22.07 %. Hasil pengamatan estimasi produksi kakao tidak berbeda nyata, pada pertanaman dengan penaung monokultur sebesar 0.95 ton/ha sedangkan pada pertanaman dengan penaung polikultur hanya sebesar 0.88 ton/ha.
PENGARUH PUPUK ORGANIK MIKROBA RUMPUN BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) Ferawati, Chotimah Fajar; Barus, Henry N.; Tjoa, Aiyen
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk organik mikroba rumpun bambu terhadap pertumbuhan tanaman cabai kriting(Capsicum annuum). Penelitian dilaksanakan disekitar area kampusUntad, Palu. Sulawesi Tengah dan dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, dari bulan April - Juli 2013, Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari enam perlakuan dengan dosis pemberian pupuk organik mikroba rumpun bambu yang berbeda  kedalam 5 kg  tanah per poliybag yaitu:0 g  (Kontrol),25 g,  50 g, 75 g, 100 g dan 125 g.  Berdasarkan jumlah perlakuan yang dicobakan diatas maka terdapat 6 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk organic mikroba rumpun bamboo dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Pada setiap perlakuan yang diberikan ternyata dosis  75 g  menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, berat segar dan berat kering tajuk lebih baik dibandingkan dengan perlakuan dosis yang lain.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ROTAN PADA MEUBEL ROTAN TORA-TORA KELURAHAN UJUNA KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU Widyastuti, Rizqi
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang manajemen persediaan bahan baku rotan bertujuan untuk mengetahui pesanan bahan baku yang ekonomis,persediaan maksimum, dan biaya persediaan di Meubel Rotan Tora-Tora. Penentuan responden dipilih dengan metode purposive atau secara sengaja, dengan mewawancarai satu orang pemilik, satu orang karyawan bagian administrasi/keuangan dan satu orang karyawan bagian produksi.Analisis yang digunakan yaitu metode MRP teknik EOQ, Biaya Persediaan, Safety stock,  Re order point, dan persediaan maksimum. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam satu periode (6 bulan) dengan menggunakan teknik EOQ, perusahaan dapat memesan bahan baku sebesar 230,60 kg untuk rotan polish; 124,12 kg rotan pitrit; 190,24 kg rotan asalan. Besarnya persediaan bahan baku yang maksimum pada Meubel Rotan Tora-Tora sebesar 84,20 kg rotan polish; 46,00 kg rotan pitrit dan 68,62 kg rotan asalan. Besarnya biaya persediaan untuk pengadaan bahan baku sebesar Rp 257.239,83 untuk rotan polish ; Rp 206.293,58 untuk rotan pitrit, dan Rp 219.721,57 untuk rotan asalan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAMBAK BANDENG DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Annisa, Risna; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usaha tambak bandeng di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong.Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2013 di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penetapan sampel dilakukan dengan metode sampel acak sederhan (Simple Random Sampling), dimana jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian 30 responden dari populasi sebanyak 42 petani budidaya tambak bandeng. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Pendapatan dan Kelayakan. Hasil analisis pendapatan yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pada usaha tambak bandeng bandeng di Desa Dolago sebesar Rp4.889.042/Ha. Hasil  analisis kelayakan yang diperoleh menunjukkan Nilai Return Cost Ratio (R/C-ratio) sebesar 2,7 menunjukkan R/C >1, maka usaha tambak bandeng di Desa Dolago layak untuk diusahakan.

Page 3 of 3 | Total Record : 26