cover
Contact Name
Melki
Contact Email
melki@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmaspari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Maspari Journal
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20870558     EISSN : 25976796     DOI : -
Maspari Journal : Marine Science Research with eISSN: 2597-6796 (SK no. 0005.25976796/JI.3.1/SK.ISSN/2017.09 - 13 September 2017) publish by Marine Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Sriwijaya, particularly focuses on the marine science areas as follows: 1). Marine Biology, 2). Marine Ecology, 3). Marine Acoustic, 4). Oceanography, 5). Environment, 6). Maritime Law, 7). Marine Microbiology and Biotechnology, 8). Marine Culture, 9). Coastal Management, and 10). Marine Social Science.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli" : 11 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI CELITE (DIATOM) TERHADAP HASIL ISOLASI DNA BAKTERI Escherichia coli Marlina Ummas Genisa; Rosana Agus; Mohc Hatta
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.639 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi celite (diatom) yang tepat dalam isolasi DNA bakteri Escherichia coli, sehingga diperoleh DNA Genom dengan konsentrasi tinggi. Metode yang digunakan yaitu metode Boom. Dalam penelitian ini menggunakan tiga variasi konsentrasi celite, yaitu 10 µl, 20 µl, 30 µl dan kontrol tanpa celite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kualitas (hasil elektroforesis) konsentrasi celite 20 µl dan 30 µl memperlihatkan pita DNA yang leibh tebal dan jelas. Nilai konsentrasi DNAbakteri Escherichia coli dari konsentrasi celite 10 µl, 20 µl, dan 30 µl berturut-turut adalah 0,032 µg/µl, 0,075 µg/µl, dan 0,042 µg/µl. Kontrol tanpa celite 0,009 µg/µl. Angka tersebut menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi celite 20 µl pada sampel memiliki konsentrasi DNA yang paling tinggi (0,075 µg/µl) dibanding dengan konsentrasi lain dan kontrol tanpa celite.KATA KUNCI: Escherichia coli, isolasi DNA genom, konsentrasi celite.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN FITOPLANKTON (Tetraselmis sp., Porphyridium sp. dan Chaetoceros sp.) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ZOOPLANKTON Diaphanosoma sp. PADA SKALA LABORATORIUM Siti Maryam; Gusti Diansyah; Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.732 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2440

Abstract

Fitoplankton  dan  zooplankton  merupakan  salah  satu  pakan  alami.  Pakan alami  yang banyak  digunakan  untuk  pembenihan  adalah  ordo  Cladocera, jenis  Diaphanosoma  sp. Cladocera  adalah  kelompok  yang  paling  sering digunakan  mengingat  ukurannya  yang kecil,  perkembangan  cepat, budidaya mudah,  kerentanan  terhadap  predasi,  kandungan enzim  dan  nutrisi  yang tinggi.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  mengkaji  pengaruh pemberian pakan  fitoplankton   (Tetraselmis  sp.,  Porphyridium  sp.  dan  Chaetoceros sp.) terhadap  kepadatan  populasi  dan  laju  pertumbuhan  Diaphanosoma  sp. Metode  yang digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  metode  eksperimental laboratorium  dengan  3 perlakuan dan 5 kali pengulangan. Perlakuan menggunakan tiga jenis pakan fitoplankton yaitu  Tetraselmis  sp., Porphyridium  sp.  dan  Chaetoceros  sp. Hasil analisis ragam (ANOVA) terhadap  kepadatan  populasi  dan  laju  pertumbuhan  menunjukkan bahwa  adanya pengaruh antar perlakuan. Uji lanjut menggunakan BNT menunjukkan bahwa pemberian pakan  Tetraselmis  sp.  memberikan  pengaruh terhadap  kepadatan  populasi  dan  laju pertumbuhan  Diaphanosoma  sp. paling baik dengan kepadatan maksimum 608 ind/liter, sedangkan laju pertumbuhan 61 ind/liter/hari.KATA KUNCI:   Chaetoceros sp., Diaphanosoma sp., laju pertumbuhan,Porphyridium sp., Tetraselmis sp..
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA (CH4N2O) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP KEPADATAN SEL DAN LAJU PERTUMBUHAN Porphyridium sp. PADA KULTUR FITOPLANKTON SKALA LABORATORIUM Zafira Afriza; Gusti Diansyah; Anna Ida Sunaryo
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.391 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2439

Abstract

Usaha budidaya ikan dan non-ikan di Indonesia saat ini berkembang dengan pesat.  Oleh karena itu dibutuhkan kultur pakan alami yang cukup dan berkualitas untuk  keberhasilan usaha  budidaya.Porphyridium  sp.  adalah salah satu  jenis  pakan  alami  yang  merupakan mikroalaga air laut yang masuk ke dalam divisi Rhodophyta (alga merah).  Porphyridium sp.dapat tumbuh optimum  dengan penambahan pupuk pada media kulturnya.  Salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk kultur Porphyridium sp. adalah pupuk pertanian (urea, ZA, dan TSP).  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  melihat  pengaruh pemberian  urea  dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan  Porphyridium sp.  dan komposisi pupuk yang tepat untuk kultur  Porphyridium sp.  skala massal.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan (A-F) dan 4 kali ulangan. Perlakuan A adalah perlakuan tanpa pemberian  pupuk  dan  perlakuan  B  hingga  F  berturut -turut  memiliki dosis urea 10mg/l, 20mg/l, 30 mg/l, 40 mg/l dan 50 mg/l dengan dosis ZA 30 mgl/l dan TSP 10 mg/l. Kepadatan  populasi,  laju  pertumbuhan dan waktu generasi Porphyridium  sp.  dianalisis dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian urea dengan dosis  berbeda  memberikan  pengaruh terhadap  laju  pertumbuhan  dan  waktu  generasi. Kepadatan  populasi Porphyridium  sp.  tertinggi  terdapat  pada  pelakuan  F  yaitu  2363 x 104sel/mlpada  hari  ke  11.  Laju  pertumbuhan  tertinggi  diperoleh  pada perlakuan E 0,34 sel/ml/hari. Waktu generasi tercepat didapat pada perlakuan E 1,75 jam.KATA KUNCI: Kepadatan  populasi,  laju  pertumbuhan,  Porphyridium  sp., waktu generasi.
Analisis Pola Sebaran Sedimen Tersuspensi Menggunakan Teknik Penginderaan Jauh di Perairan Muara Sungai Banyuasin Fernandho Simbolon; Heron Surbakti; Hartoni .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.328 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2432

Abstract

TSS  (Total  suspended  solid)  adalah  semua  zat  padat  (pasir,  lumpur, dan tanah  liat)  atau partikel-partikel  yang  tersuspensi  dalam  air  berupa komponen  biotik  (fitoplankton, zooplankton, bakteri, fungi,dll), ataupun komponen abiotik (detritus dan partikel-partikel anorganik)  yang  masuk  ke perairan  melalui  sungai  menuju  ke  wilayah  pesisir  dan  laut , dapat dilihat pengaruhnya secara langsung di perairan pesisir. Aktivitas manusia di hulu seperti  illegal loging, pembuatan parit, transportasi, industri dan rumah tangga memberi sumbangan yang nyata terhadap peningkatan TSS di Muara Banyuasin. Penelitian analisis pola  sebaran  sedimen  tersuspensi menggunakan  teknik  penginderaan  jauh  di  perairan Muara Banyuasin telah dilaksanakan pada bulan April 2013 sampai dengan Oktober 2013. Data Landsat ETM 7 dikaji untuk memetakan sebaran TSS di Perairan Muara Banyuasin. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pola  sebaran  TSS insitu  dan  pendugaan, mengetahui  algoritma  TSS  pendugaan  yang  sesuai di  Muara  Banyuasin  dan mengaplikasikanya  pada  citra  31  Maret  2004,  29 Maret  2009  dan  24  Maret  2013. Pengolahan  data  citra  landsat   ETM  7 tanggal  9  April  2013  adalah  untuk  mengetahui pendugaan konsentrasi TSS dan  mengolah  data  insitu  yang diambil tepat saat perekaman citra. Konsentrasi  TSS  pendugaan  diregresikan  dengan  data  insitu.  Hasil penelitian menunjukkan hasil dari regresi polynomial  antara TSS pendugaan dan TSS insitu koefisien determinasi (R2) terbesar adalah 0,426 dihasilkan oleh algoritma Budhiman. berdasarkan data  insitu  menunjukkan  konsentrasi  TSS saat  surut  berkisar  40,33  mg/l-755,66  mg/l sedangkan  saat   pasang berkisar  113,44  mg/l-477,11  mg/l.  Konsentrasi  TSS  pendugaan dalam kurun waktu 9 tahun (2004-2013) menunjukan bahwa terjadi peningkatan TSS di Muara Banyuasin.KATA KUNCI:   Landsat ETM 7, muara Banyuasin, penginderaan jauh, total suspended solid  (TSS).
KUALITAS PERAIRAN SUNGAI KUNDUR BERDASARKAN MAKROZOOBENTOS MELALUI PENDEKATAN BIOTIC INDEX DAN BIOTILIK Susy Amizera; Moh. Rasyid Ridho; Edward Saleh
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.185 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sungai kundur melalui pendekatan biotic index dan biotilik. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Mei 2014 sampai dengan November 2014 di sepanjang aliran sungai Kundur, kelurahan Mariana, kecamatan Banyuasin 1. Penentuan lokasi pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun penelitian. Analisa data dilakukan dengan perhitungan indeks toleransi makrozoobentos melalui biotic Index dan biotilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai biotic index yaitu 8,72 dan nilai biotilik yaitu 1.Penilaian tersebut sama – sama menggambarkan bahwa kualitas sungai kundur berada pada kondisi tercemar berat. Kondisi ini ditunjukkan oleh jenis makrozoobentos yang ditemukan pada perairan ini memiliki nilai toleransi yang cukup tinggi terhadap pencemaran.KATA KUNCI: Biotilik, biotic index, makrozoobentos, sungai.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN DI PERAIRAN PULAU PASARAN PROVINSI LAMPUNG UNTUK BUDIDAYA KERANG HIJAU (Perna viridis) Mahrus Ali; Henni Wijayanti Maharani; Siti Hudaidah; Hermawan Fornando
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.216 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2484

Abstract

Kerang hijau merupakan salah satu komoditas perikanan laut yang digemari oleh masyarakat. Di Lampung budidaya kerang hijau baru dirintis beberapa tahun terakhir. Budidaya ini terdapat di sekitar Teluk Lampung seperti perairan Ringgung (Pesawaran) dan Pulau Pasaran (Bandar Lampung). Analisis kesesuaian lahan di perairan Pulau Pasaran untuk budidaya kerang hijau (Perna viridis) dapat diamati dengan menganalisis faktor fisika, kimia dan biologi air menggunakan metode rating point. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian perairan Pulau Pasaran untuk budidaya kerang hijau. Pengamatan dilakukan dengan membandingkan parameter pendukung di 5 stasiun di sekitar perairan Pulau Pasaran. Hasil pengukuran menunjukan salinitas, pH, temperatur, DO dan substrat perairan Pulau Pasaran baik untuk budidaya, sedangkan parameter kekeruhan, kecepatan arus, kedalaman dan klorofil-a kurang mendukung untuk budidaya kerang hijau. Secara keseluruhan rating point kesesuaian lahan perairan Pulau Pasaran. sebesar 6,72 yang menunjukkan bahwa perairan Pulau Pasaran memiliki tingkat kesesuaian cukup baik untuk budidaya kerang hijau. Lokasi terbaik untuk budidaya kerang hijau pada stasiun 2 dengan rating point 7,1.KATA KUNCI: Kerang hijau, kesesuaian lahan, Lampung, rating point.
Pertumbuhan Semai Rhizophora apiculata di Area Restorasi Mangrove Taman Nasional Sembilang Sumatera Selatan Dian Rahmat; Fauziyah .; Sarno .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.374 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2433

Abstract

Mangrove  merupakan  suatu  komunitas  vegetasi  pantai  yang  di  dominasi oleh  beberapa spesies  pohon  –  pohonan  yang  khas.  Salah  satu  kerusakan mangrove  disebabkan  oleh kegiatan manusia yaitu penebangan liar dan konversi lahan menjadi tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan semai  Rhizophora apiculata serta menentukan tingkat keberhasilan  semai  Rhizophora  apiculata  pada  usia  1,5  tahun  di  area restorasi Taman Nasional Sembilang, Banyuasin Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan kombinasi perlakuan antara jarak tanam (4 x 4 dan 5 x 5) dengan  cara  tanam  polibag  dan propagul.  Hasil  analisis  sidik  ragam  ANOVA memperlihatkan,  tidak  ada pengaruh  nyata  pertumbuhan  semai  mangrove  Rhizhophora apiculata, yang ditunjukkan dengan pertumbuhan tinggi tunas, diameter tunas, dan jumlah akar pada setiap kombinasi perlakuan. Rata- rata laju pertumbuhan tinggi tunas adalah 16 cm,  diameter  tunas  adalah  1  cm,  dan  rata-rata  jumlah  akar adalah  10.  Akan  tetapi, Persentase  kelulusan  hidup  dengan  cara  tanam propagul  lebih  baik  yaitu  75%  di bandingkan dengan propagul yaitu 61,5 %.KATA KUNCI: Pertumbuhan, restorasi, Rhizophora apiculata, semai , TNS.
KAJIAN Ulva sp. SEBAGAI SUPLEMEN PAKAN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN DAN RESPON IMUN NON-SPESIFIK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Esti Harpeni; Limin Santoso; Winda Rohaila Sari; Duma Oktorina Purba
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2486

Abstract

Peningkatan produksi melalui intensifikasi sistem budidaya menyebabkan peningkatan penggunaan pakan buatan. Pakan buatan yang baik harus memiliki kecukupan nutrisi bagi pertumbuhan optimum ikan selain juga meningkatkan resistensi terhadap penyakit. Penggunaan suplemen pakan menjadi penting dilakukan untuk memperoleh panen yang maksimal. Penggunaan algae sebagai suplemen pakan telah diketahui cukup potensial sebagai sumber protein dan metabolit sekunder melawan patogen. Namun, pengaruh pakan dengan penambahan algae terhadap pertumbuhan dan ketahanan tubuh ikan mungkin bervariasi tergantung pada jenis algae dan ikannya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pemberian suplemen paka Ulva sp. terhadap performa pertumbuhan dan respon imun non-spesifik ikan nila. Penelitian dilakukan dengan perlakuan 5 perlakuan dan 3 ulangan, A: Suplementasi Ulva sp. 0% pakan; B: 4% pakan; C: 8% pakan; D: 12 % pakan; dan E: 16% pakan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan performa pertumbuhan dan respon imun non spesifik. Perubahan level jaringan ke level berat terjadi seiring dengan peningkatan dosis suplementasi Ulva sp. pada pakan. Suplementasi dengan dosis 4% pakan merupakan perlakuan terbaik.KATA KUNCI: Nila, pertumbuhan, respon imun non-spesifik, suplementasi, Ulva sp.
ANALISIS FINANSIAL PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP DRIFT GILLNET DI KECAMATAN TOBOALI KABUPATEN BANGKA SELATAN BANGKA BELITUNG Septian Vario Gerba; Fitri Agustriani; Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.857 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2434

Abstract

Kecamatan  Toboali  merupakan  ibukota  dari  Kabupaten  Bangka  Selatan yang  secara administratif  terbagi  menjadi  11  Desa/Kelurahan.  Drift  Gillnet merupakan  alat  tangkap yang  ramah  lingkungan  dan  merupakan  alat tangkap  yang  palling  banyak  digunakan  di Kabupaten  Bangka  Selatan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kelayakan  usaha penangkapan ikan  dengan  melihat  aspek  ekonomi.  Penelitian  ini  dilakukan  pada bulan oktober  2013.  Pengambilan  data  menggunakan  metode  purposive random  sampling dengan  cara  melakukan  teknik  kuisioner.  Hasil penelitian ini  menunjukkan  Analisis finansial yang dilakukan pada usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali menyatakan usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali layak dilaksanakan. Rata-rata pendapatan bersih  setiap  kapal sebanyak  Rp.  45.920.515/tahun.  Faktor  lain  seperti  Payback  perioduntuk usaha  penangkapan  ikan  di  Kecamatan  Toboali  didapat  selama  3  tahun dengan persentase  ROI  sebesar  33,7%.  Analisis  Kelayakan  Usaha  yang dilakukan  pada  usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali menghasilkan nilai NPV Rp.  60.105.615 dengan nilai  Benefit  Cost  Ratio  sebesar  1,44. Nilai  IRR  sebesar  29%  lebih  besar  dari  nilai  suku bunga sebesar 16%, sehingga usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali dinyatakan layak secara finansial.KATA KUNCI: Analisis financial, penangkapan ikan, Toboali.
ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN KETAPANG, LAMPUNG SELATAN SEBAGAI LAHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappapycus alvarezii Nuning Mahmudah Noor
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.855 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2487

Abstract

Lampung menjadi salah satu penghasil rumput laut jenis Kappaphycus alvareziikarena memiliki perairan yang relatif tenang dan banyak dilindungi pulau kecil. Daerah yang menjadi pusat budidaya rumput laut adalah Pesawaran, Pulau Pahawang, Perairan Pulau Legondi dan Lampung Selatan. Salah satu daerah di Kabupaten Lampung Selatan yang menjadi areal budidaya rumput laut adalah perairan Ketapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk usaha budidaya rumput laut dari parameter kualitas perairan, lokasi dan pertumbuhan rumput laut. Pengambilan data dilakukan selama bulan Oktober-Desember 2014 di tiga lokasi (stasiun) budidaya rumput laut di Kecamatan Ketapang. Analisis kesesuaian lahan menggunakan metode pembobotan (skoring) yang dilanjutkan dengan pengamatan pertumbuhan rumput laut pada masing-masing stasiun. Hasil pengamatan dan skoring penilaiankesesuaian lahan di Ketapang menunjukkan bahwa perairan tersebut sangat sesuai untuk budidaya rumput laut kecuali pada stasiun I yang kurang sesuai karena tingkat kedalaman yang rendah serta substrat yang berupa lumpur.KATA KUNCI: Kesesuaian lahan, rumput laut, perairan Ketapang.

Page 1 of 2 | Total Record : 11