cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2010): September" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN BAHASA RAGAM PRIA DANSEIGO OLEH TOKOH-TOKOH UTAMA WANITA DALAM KOMIK CHIBI MARUKO CHAN KARYA MOMOKO SAKURA Nurul Laili
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.61

Abstract

Nurul Laili Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulumdekiru_22@yahoo.com   Abstrak Bahasa Jepang memiliki karakteristik tertentu yang digunakan dalam setiap percakapan. Mereka adalah huruf, kosa kata, sistem pengucapan, tata bahasa dan varian bahasa (termasuk faktor jenis kelamin pembicara). Tulisan ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi varian bahasa kelamin laki-laki (Danseigo). Danseigo berarti bahasa yang digunakan identik dengan jenis kelamin (pria dan wanita). Hal ini dapat dilihat dari topik yang bisa diceritakan, kosa kata dan situasi. Penelitian ini mengeksplorasi Danseigo digunakan oleh Chibi Maruko Chan sebagai wanita dari karakter utama di Chibi Maruko Chan komik. Hasil analisis menunjukkan bahwa situasi adalah faktor dominan yang mempengaruhi penggunaan Danseigo oleh Chibi Maruko Chan. kata kunci:  danseigo, bahasa gender, varian bahasa    Abstract Japanese language has certain characteristics that are used in every conversation. They are letter, vocabulary, pronunciation system, grammatical and language variants (which includes the speaker’s sex factors). This paper is intended to explore the variants of male gender language (Danseigo). Danseigo means the language that identically used by gender (male and female). It can be seen from the topic to tell, dictions, and situation. This research explores the Danseigo used by Chibi Maruko Chan as the woman of the main character in Chibi Maruko Chan comics. The result of the analysis shows that situation is the dominant factors influencing the use of Danseigo by Chibi Maruko Chan. key words: danseigo, gender language, language variant
ANALISIS KESALAHAN URUTAN PENULISAN HURUF HIRAGANA PADA SISWA KELAS XI BAHASA DI MAN REJOSO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2008 – 2009 Siti Zaenab Setyawati
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.65

Abstract

Siti Zaenab Setiawati Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang joy_tea@yahoo.com Abstrak Dalam bahasa Jepang, ada 46 kata dalam Hiragana dan Katakana. Sebagian besar siswa sulit untuk menghafalkan kata- kata tersebut.. Hal ini tidak mengherankan karena mereka yang belajar bahasa Jepang memiliki kemampuan yang berbeda dalam hal menghafal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menulis Hiragana dan Katakana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling sering (terbanyak) adalah disebabkan oleh kesalahan urutan langkah penulisan Hiragana dan Katakana. kata kunci: kata, kesalahan, hiragana  Abstract In Japanese language, there are 46 words of each Hiragana and Katakana. Most of the students had difficulty in memorizing them. It is not surprising because they who learn Japanese language have different ability of memorizing. This research is aimed at analyzing the students’ errors in writing Hiragana and Katakana. The result of research shows that most errors are caused by disordering of steps of writing Hiragana and Katakana. key words: words, mistake, hiragana
SOME REFLECTIONS TOWARDS LANGUAGE LEARNING Widodo Purwanto
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.66

Abstract

Widodo Purwanto SMPN 2 Gudo Jombang diglossiafbs@gmail.com   Abstract Language is something that is essential for human life, including English. If the first language learned from childhood and obtained directly from the parents by nature, English is different. English is introduced when they learn at schools. The very common difference found is grammar problems. In this paper, the authors convey the things that relate to teaching English in Indonesia as a whole including grammar, standard language, teaching grammar, and the last is pragmatic in the context of learning English in Indonesia. Everything is analyzed and accompanied by a reflection based on empirical experience of the authors who are practitioners in teaching English. key words: language learning, reflection  Abstrak Bahasa merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia, termasuk Bahasa Inggris. Jika bahasa pertama dipelajari sejak kanak-kanak dan didapat langsung dari kedua orangtuanya secara alamiah, berbeda dengan Bahasa Inggris.  Bahasa Inggris dikenalkan saat mereka belajar di sekolah. Perbedaan yang sangat umum ditemukan adalah permasalahan tata bahasa. Dalam tulisan ini, penulis menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia secara menyeluruh. Diantaranya adalah mengenai bahasa, tata bahasa, bahasa baku, pengajaran tata bahasa, dan yang terakhir adalah pragmatis dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia. Semuanya dianalisa dan disertai dengan refleksi berdasarkan pengalaman empiris penulis yang merupakan praktisi dalam pengajaran bahasa Inggris. kata kunci: pembelajaran bahasa, refleksi
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN SIKLUS(SIKLUS BELAJAR) PADA SISWA KELAS XI-IA3 SMAN 1 PROBOLINGGO TAHUN AJARAN 2009-2010 Yenny Soefiyanti
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.67

Abstract

Yenny Soefiyanti Universitas Pesantren Tinggi Darul U’lum Jombang soefiyantiyenny@yahoo.com  Abstrak Proses belajar bahasa Jepang memerlukan metode yang efektif untuk memberikan dampak positif pada para siswa dan guru. Guru sebagai pendidik harus kreatif dalam memilih dan menerapkan metode pengajaran yang sukses. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa asing, terutama bahasa Jepang akan lebih bermakna dan menarik ketika para pendidik menggunakan strategi pembelajaran yang efektif. Tulisan ini akan membahas tentang manfaat dari metode siklus belajar sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang bagi siswa pada umumnya dan guru khususnya. kata kunci: siklus belajar  Abstract The process of learning Japanese required an effective method to provide a positive impact on both students and teachers. Teacher as educators has to be creative in selecting and applying a method for successful teaching. Therefore, the learning of foreign languages, especially Japanese language would be more meaningful and attractive when the educators use an effective learning strategy. This paper will discuss about the benefits of the learning cycle method as efforts to increase Japanese speaking ability for students and teachers. key word: learning cycle
SPEECH-ACT ANALYSIS OF XL Bebas ADVERTISEMENTS IN PULSA TABLOID Irta Fitriana
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.69

Abstract

Irta Fitriana University of Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang luvmarch19@yahoo.co.id   Abstract Creating an ad is similar to conduct a communication. This is in line with the principle of Pragmatics that is transmitting a message. This study chose XL ads as the objects of study taken from PULSA tabloid. These ads will be analyzed in terms of Speech Act (Locution, Illocution, Perlocution), based on Austen / Searle and copywriting analysis. From the analysis, it is concluded that the ad messages have its own purpose namely respective responses from readers. In addition, elements of copywriting are also crucial to attract readers. key words: speech act, advertisement, copywriting  Abstrak Membuat iklan sama halnya dengan melakukan komunikasi kepada orang lain. Hal ini sejalan dengan prinsip Pragmatik, dimana inti dari sebuah komunikasi adalah tersampainya pesan dengan baik. Penelitian ini memilih iklan XL bebas yang diambil dari tabloid PULSA sebagai objek kajian. Iklan ini akan dianalisis dari segi speech act (Locution, Illocution, Perlocution), berdasarkan teori Austen/Searle dan analisis copywriting. Dari hasil analisis, disimpulkan bahwa pesan iklan memiliki maksud tersendiri yakni respektif respon  dari pembaca. Selain itu elemen copywriting juga sangat menentukan dalam menuliskan pesan iklan guna menarik perhatian pembaca. kata kunci: tindak tutur, iklan, penulisan iklan
IDEOLOGI PENERJEMAHAN DAN PENERJEMAHAN IDEOLOGI Nuning Yudhi Prasetyani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 2 No. 1 (2010): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v2i1.76

Abstract

Nuning Yudhi Prasetyani Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombangningdibyo@gmail.com   Abstrak Studi penerjemahan dari sudut ideologi telah membuat lebih banyak ruang bagi kita. Terjemahan perlu dikaji dalam kaitannya dengan masyarakat, sejarah dan budaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerjemahan tidak hanya bahasa, tetapi juga transmisi ideologi antar bangsa dan negara. Makalah ini memperlihatkan keterlibatan ideologi dalam penerjemahan. Ideologi memainkan peranan penting dalam praktek terjemahan, namun penerjemahan hanya menerima pengaruh dari ideologi sampai batas tertentu, atau relatif. Selain itu, standar tekstualitas harus dibayar oleh penerjemah karena memiliki nilai yang besar untuk menentukan kepada siapa, dimana, kapan, dan bagaimana teks diterjemahkan. kata kunci: penerjemahan, ideologi  Abstract Translation studies from ideological angle have made more space for us. Translation needs to be studied in connection with society, history and culture. The factors that influence translation are not only language, but also transmission of ideology between different nations and countries. This paper exposes the interference of ideology in translation. Ideology plays an important role in translation practice, but translation only receives influences from ideology to a certain extent, or relatively. In addition, standard of textuality has to be paid by a translator since it has great value to determine to whom, where, when, and how the text translated. key words: translation, ideology  

Page 1 of 1 | Total Record : 6