cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2013): April" : 6 Documents clear
STRUKTURALISME GENETIK PADA NOVEL THE KITE RUNNER KARYA KHALED HOSSEINI ENDANG SUCIATI
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.252

Abstract

Endang Suciati Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang Endang24@gmail.com Abstrak Dalam konteks sosiologi sastra, karya satra merupakan gambaran dari kehidupan sosial masyarakat. Sedangkan  menurut Goldmann, karya sastra merupakan struktur, struktur dalam karya sastra bukan lah sesuatu yang statis, melainkan dinamis karena merupakan produk dari proses sejarah yang terus berlangsung dan yang dihayati oleh masyarakat di mana karya sastra itu berada. Sehingga akan terjadi homologi antara struktur karya sastra dengan struktur masyarakat yang dijembatani oleh suatu pandangan dunia yang berupa ideologi. Dengan menggunakan konsep Goldmann tersebut, makalah ini menganalisa novel “The Kite Runner” karya Khaled Hosseini dan menemukan bahwa terdapat homologi antara struktur masyarakat yaitu masyarakat Afghanistan dengan struktur pada novel tersebut. Homologi ini dihubungkan oleh suatu ideologi kelas sosial yang dominan pada waktu itu yaitu yang berupa nasionalis-religius dan humanis. Kata kunci: strukturalisme genetik, pandangan dunia,  “The Kite Runner” Abstract Literary work, in term of sociology of literature, is the description of social life. According to Goldmann, literary work is a structure which is not static but dinamic because it is the result of the long historical process of the society where the work is made. So that, there will be homology between literary structure and social structure that is connected with ideology as the  world view. By analyzing Khaled Hosseini’s The Kite Runner using Goldmann concept, it is found that there is homology between the social structure in this case Afghanistan social structure with the structure of the novel. This homology is connected with some ideologies,, namely religion-nationalism and humanism. Key words: genetic structuralism, world view,  “The Kite Runner”  
LILIS SURYANI’S “GANG KELINCI” AS A REFLECTION OF SOCIAL REALITIES IN INDONESIA (1957–1965) CHRIS WOODRICH
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.254

Abstract

Chris Woodrich Universitas Gadjah Mada chris_woodrich@hotmail.com   Abstract Music does not live in a vacuum. It is forever growing and mutating, at once reflecting and creating social realities in the culture which birthed it, be they historical developments or contemporary conditions. The song “Gang Kelinci”, written by Titiek Puspa and sung by Lilis Suryani, provides an interesting case in point: its lyrics provide a stark portrayal of the suffering of the Indonesian lower class during the Guided Democracy period (1957–1965).This is only emphasised by its whimsical imagery and jaunty music, which was used to avoid censorship during the totalitarian Guided Democracy period. Key Words: gang kelinci, Lilis Suryani, Titiek Puspa   Abstract Musik tidak berada dalam suatu vakum. Ia selalu berkembang dan berubah, mencerminkan dan menciptakan realitas sosial dalam budaya yang telah melahirkannya, baik perkembangan historis maupun keadaan kontemporer. Lagu “Gang Kelinci”, yang ditulis oleh Titiek Puspa dan dinyanyikan Lilis Suryani, menjadi salah satu contoh yang menarik: lirik lagu ini menawarkan gambaran kesengsaraan yang dialami masyarakat kelas bawah Indonesia selama periode Demokrasi Terpimpin (1957–1965). Ini semakin ditekankan dengan pencitraannya yang fantastis dan musik yang gembira, yang digunakan untuk menghindari penyensoran dari pemerintah totaliter demokrasi terpimpin. Kata Kunci: gang kelinci, Lilis Suryani, Titiek Puspa
PENERJEMAHAN KARYA SASTRA ANAK IRTA FITRIANA
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.286

Abstract

Irta Fitriana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang irtaunipdu@gmail.com Abstrak Saat ini, banyak kita jumpai buku cerita anak yang semakin variatif beredar di pasaran. Berbagai cerita anak dalam bentuk dongeng, cerita bergambar, dan cerita pendek telah diterbitkan di Indonesia baik dalam majalah maupun buku. Sayangnya, sebagian besar karya sastra anak yang beredar bukanlah merupakan karya asli dari negeri sendiri melainkan terjemahan dari karya sastra asing dan karya sastra inilah yang cenderung disukai anak- anak karena sedikit banyak kepopulerannya turut didongkrak oleh media pengusung budaya populer seperti televisi dan film. Selain itu kisah- kisah dalam cerita terjemahan lebih variatif ketimbang cerita tentang sastra negeri sendiri yang lebih bersifat monoton (menggurui).  Namun, yang perlu diperhatikan adalah cara menciptakan hasil terjemahan yang baik dan berkualitas bagi anak bukan perihal mudah. Makalah ini mengulas tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerjemahan karya sastra anak. Kata kunci: sastra anak, sastra terjemahan, domestikasi Abstrak Currently, we have encountered many a children's book that the variety on the market. Various children's story in the form of fairy tales, picture books, and short stories have been published in Indonesia, both in magazines and books. Unfortunately, most of the outstanding children's literature is not an original work of their own country but the translation of foreign literature and literary works that tend to like little kids because a lot of its popularity also boosted by the bearer of popular culture media such as television and movies. Besides the stories in translation stories are more varied than the story of his own country which is more literary monotonous (patronizing). However, that needs to be addressed is how to create a good translation results and the quality of the child is not an easy subject. The paper reviews some of the things that need to be considered in the translation of children's literature. Keywords: children's literature, literary translation, domestication
THE COMPARATIVE ANALYSIS ON THE TRANSLATION OF SLANG WORDS IN THE SUBTITLE OF THE MOVIE FIRED UP BETWEEN DVD AND THE INTERNET VERSIONS SEPTIANINGRUM KARTIKA NUGRAHA
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.287

Abstract

Septianingrum Kartika Nugraha Universitas Sebelas Maret Surakarta kartikanugraha@yahoo.com     Abstrak Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan teknik yang digunakan oleh penerjemah DVD dan Internet dalam menerjemahkan kata-kata bahasa gaul dan untuk menilai kualitas keakuratan dan keberterimaan terjemahan kata-kata bahasa gaul yang ada di dalam versi DVD dan Internet. Di dalam penelitian ini terdapat 84 data yang dianalisis. Penerjemah DVD menggunakan empat jenis teknik untuk menerjemahkan kata-kata bahasa gaul. Sedangkan penerjemah Internet menggunakan lima jenis teknik untuk menerjemahkan 84 kata bahasa gaul. Hasil kualitas terjemahan DVD menunjukkan bahwa sebagian besar tidak akurat namun berterima.  Sebaliknya hasil terjemahan Internet menunjukkan bahwa lebih dari 50 % akurat dan berterima. Kata kunci: keakuratan, keberterimaan, DVD, internet, kata benda, bahasa gaul, teknik Abstract This research is designed to describe the techniques used by DVD and the Internet translators in translating slang words and to assess the accuracy and the acceptability of slang words translation both from DVD and the Internet versions. There are 84 data analyzed in this study. There are four classification techniques which are used by DVD translator. Meanwhile, there are five classification techniques which are used by the Internet translator. The result of translation accuracy of DVD version shows that most of the data belong to accurate translation, but belong to unacceptable translation. However, more than 50% of  data are included in accurate translation and categorized into acceptable translation. Key words: accuracy, acceptability, DVD, internet, noun, slang, techniques
KAJIAN HISTORISISME DALAM NOVEL KEINDAHAN DAN KESEDIHAN KARYA YASUNARI KAWABATA NURUL LAILI
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.288

Abstract

Nurul Laili Prodi D3 Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra UNIPDU dekiru22@gmail.com Abstract Beauty and Sadness is one of the famous novels that has earned the nobel prize written by Yasunari Kawabata, who is one of the novels that can be analyzed from different studies of literary theory. The study of psychology, feminism, new Historicism, and historicism is an example of a theory which is suitable for analyzing the novel. One of the theories that can be analyzed in the novel is The Historicism. Yasunari presents the results of this work by focusing on the various points of view of the author of the life of the original society in Japan. Based on a comparison of the author's biography and works, readers can understand that the author engaged in various forms of the setting and roles in the novel. The prominent points of the study of historicism in the novel is Kawabata retains the traditional values of Japan, which is considered very valuable although the story unfolds is the romance of life by modern society that hedonist. Keywords: history, biography, reflections Abstrak Novel Keindahan dan Kesedihan merupakan salah satu novel terkenal yang telah memperoleh nobel yang ditulis oleh Yasunari Kawabata, merupakan salah satu novel yang dapat dianalisis dari berbagai kajian teori sastra. Kajian feminisme, psikologi, historisisme, dan new historitisme merupakan contoh beberapa teori yang cocok untuk menganalisis novel tersebut. Salah satu teori yang dapat dianalisis dalam novel adalah historisisme. Yasunari menyajikan hasil karya ini dengan menitikberatkan berbagai macam sudut pandang pengarang dalam kehidupan aslinya di masyarakat Jepang. Berdasarkan perbandingan biografi pengarang dan hasil karya, pembaca dapat memahami bahwa pengarang ikut terlibat dalam berbagai bentuk setting dan peran di dalam novel. Poin yang menonjol tentang kajian historisime dalam novel ini adalah Kawabata tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional Jepang yang dianggap sangat berharga meskipun kisah yang diungkapkan adalah romantika kehidupan masyarakat modern yang bebas. Kata kunci: sejarah, biografi, refleksi
KALIMAT YANG DIPRODUKSI OLEH MAHASISWA PASCASARJANA UNESA KETIKA MEMAPARKAN MAKALAH NOVI ANDARI
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.289

Abstract

Novi Andari UNTAG Surabaya tyadandion@yahoo.com     Abstract When someone speaks is not free from the influence of the brain. here is a relationship between brain function resulting in the production of speech sentences. The good performance of the brain will result in a sentence that fairly well and smoothly. The study of the production line can not be done directly. It is impossible to dissect the skull to determine where and how the flow of electricity in our neurons that occurs. Carried observation sentence is issued, and noted how the sentence was issued, in which the speaker mute (pause), where he hesitated, and why he was silent and doubt, and what mistakes were made ​​by the speaker. Silence speaks situation also affects the tongue errors that occur during the production process sentences. To determine the location and shape of silence and errors tongue happens to a speaker in a formal forum do a little research. Scope of the small study conducted in a small forum that session S2 student seminar proposal Language and Literature Graduate Education Unesa class of 2011. The result is a silent zero and filled, and occurs in the clause and not much in between clauses. Silence is going to look for the right constituents to continue. Erros tongue is not so apparent that it can not be categorized in accordance with the theory presented. Key words : psikolinguistic, sentences production, silence, errors tongue Abstrak Saat seseorang berbicara tidak lepas dari pengaruh kerja otak. Ada hubungan antara otak dengan fungsi wicara sehingga menghasilkan produksi kalimat. Kinerja otak yang baik akan menghasilkan kalimat yang cukup baik dan lancar. Studi tentang produksi kalimat tidak dapat dilakukan secara langsung. Tidak mungkin membedah tengkorak untuk mengetahui di mana dan bagaimana aliran elektrik pada neuron kita itu terjadi. Yang dilakukan adalah mengobservasi kalimat yang diujarkan dan mencermati bagaimana kalimat itu diujarkan, di mana pembicara senyap (pause), di mana dia ragu, dan mengapa dia senyap dan ragu, serta kesalahan-kesalahan apa yang dibuat oleh pembicara. Situasi berbicara juga mempengaruhi kesenyapan dan kilir lidah yang terjadi selama proses produksinya kalimat. Untuk mengetahui letak dan bentuk kesenyapan serta kilir lidah yang terjadi pada seorang pembicara dalam forum yang formal dilakukan suatu penelitian kecil. Lingkup penelitian kecil tersebut dilakukan dalam forum kecil yaitu sesi seminar proposal mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Pascasarjana Unesa angkatan 2011. Hasilnya adalah senyapan yang terjadi adalah berupa senyapan diam dan terisi, dan terjadi di dalam klausa dan tidak banyak yang di antara klausa. Senyapan terjadi untuk mencari konstituen yang tepat untuk melanjutkan. Kilir lidah tidak begitu tampak sehingga tidak dapat dikategorikan sesuai dengan teori yang disampaikan. Kata Kunci: psikolinguistik, produksi kalimat, senyapan, kilir lidah

Page 1 of 1 | Total Record : 6