cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2017): April" : 6 Documents clear
Lirik Lagu First Love Dan Prisoner of Love Oleh Utada Hikaru Dalam Analisis Wacana Kritis Sri Aju Indrowaty; Sumarlam Sumarlam
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.848

Abstract

AbstrakLagu adalah sesuatu yang membuat pendengar menjadi terhibur, apalagi bila lagu itu mempunyai tema yang tak lekang oleh masa yaitu tema Cinta. Pada Japan Pop atau J-Pop nama Utada Hikaru merupakan penyanyi pop dan pencipta lagu yang tidak asing lagi. Disamping itu termasuk bintang besar di Jepang. Sangat menarik apabila teks lagu dari penyanyi ini dianalisis melalui analisis wacana kritis (Anawa). Artikel ini bertujuan untuk memaparkan analisis teks lagu first love dan Prisoner of love oleh Utada Hikaru dan bagaimana unsur kognisi sosial dan konteks yang terdapat dalam kedua lagu tersebut. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Simpulan dari Analisis wacana kritis pada riset mini ini yaitu Tema pada kedua lagu kenangan dan kekaguman kepada orang yang dicintai. Sedang kognisi sosial lebih menekankan bahwa menikah muda bukan suatu halangan untuk berkarir, sedang konteks sosial kekaguman kepada penyanyi yang bilingual yaitu bisa berbahasa Jepang dan Bahasa Inggris.Keyword : Analisis wacana kritis, lirik lagu, kognisi sosial, konteks  AbstractThe song is something to entertain the listener, especially love songs. A famous Japan Pop, Utada Hikaru is a big star in Japan. It will be very interesting to analyze the song lyrics using critical discourse analysis. This study is aimed at explaining the analysis of song texts of Utada Hikaru’s songs, first love and prisoner and how the elements of social cognition and context existed in those songs. By using descriptive qualitative research, there were some conclusions taken. The conclusion of critical discourse analysis in this mini research is the theme on both songs of memories and admiration to loved ones. Medium social cognition more suppressed young married is not an obstacle to a career, is the social context of admiration for bilingual singers that can be watched Japan and English.Keywords: critical discourse analysis, song lyrics, social cognition, context 
Postcolonialism in Africa Based on Colonialism Analysis in Chinua Achebe's Things Fall Apart Adi Yusuf
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.861

Abstract

AbstractOne of the interesting things in the study of literary works is to explore the representation of a literary work itself to the culture of real life. More specifically, when it is related to the history – in this case, the condition of precolonial, colonial, and postcolonial times. This article discusses postcolonialism analysis on Things fall Apart by Achebe. The method used in this study is descriptive qualitative. It is found that the novel represents “precolonial tribal” life in Africa: earning a living by farming land and keeping the cattle, diverse cultural backgrounds including belief of traditional religion. Then, the things lost as a result of colonial contact are “religious practice and government”. Then, Colonizers’ strategies in indoctrinating the native population to their way of thinking  include building a school, convincing the society of the importance of education for the future generation, and building the court for judgement and protection. There are some reasons that make colonizers’ successful, they are: they make mutual benefit of trading, use a soft way to spread the belief, and use an innovative way to link the religion and the education. Furthermore, after colonialism, Africa experiences mixed reaction of religious practice, education becomes the key to get success in career, two ways of healers: the traditional African healers i.e. “using ritual and herbal remedies and modern cures, hospital, and the establishment of Courts of Justice and Human Rights”.Keywords: precolonial life, positive effects, negative effects, postcolonialism.  AbstrakSalah satu hal yang menarik dalam studi karya sastra ialah mengeksplorasi representasi  karya sastra itu sendiri dengan budaya kehidupan nyata, lebih khusus lagi, ketika dikaitkan dengan sejarah - dalam hal ini, kondisi pada saat pra-kolonial, kolonial, dan postkolonial. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang  postkolonialisme pada novel Things Fall Apart oleh Achebe. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif qualitative. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel tersebut merepresentasikan kehidupan suku “precolonial di Afrika”: mencari nafkah dengan bertani dan memelihara binatang ternak, latar belakang budaya yang beragam termasuk keyakinan agama tradisional. Hal-hal yang hilang/ negatif  akibat dari kontak kolonial pada penduduk asli yaitu “praktik agama dan pemerintahan”. Ada tiga strategi yang dilakukan oleh penjajah dalam mengindoktrinir penduduk asli terhadap cara berpikir mereka antara lain:   “membangun sebuah sekolah, meyakinkan masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi generasi masa depan, dan membangun pengadilan untuk mencari keadilan dan perlindungan”. Penjajah sukses karena mereka mengadakan “perdagangan yang saling menguntungkan, menggunakan cara yang lembut untuk menyebarkan keyakinan, dan menggunakan cara yang inovatif untuk menghubungkan antara agama dan pendidikan”.  Beberapa efek dari kolonialisme tersebut antara lain: (1) terdapat beberapa agama di Afrika, (2) pendidikan menjadi kunci untuk mendapatkan kesuksesan dalam karir, (3) ada dua cara penyembuhan: (1.penyembuhan tradisional Afrika yaitu menggunakan ritual dan herbal, dan 2. obat modern, rumah sakit), dan (4) pendirian Pengadilan Hukum dan Hak Asasi Manusia.Kata Kunci: kehidupan prekolonial, efek negatif, efek positif, postkolonial
Penguakan Makna Ideasional pada Teks Lagu Mars Unipdu dalam Kacamata Sistemik Fungsiona Linguistik (SFL) Binti Qaniah Qaniah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.862

Abstract

Binti Qani’ahUniversitas Pesantren Tinggi Darul Ulum JombangBinty_willbe@yahoo.co.id   AbstrakLagu mars Unipdu merupakan lagu kebanggaan bagi loyalis dan mahasiswa Unipdu. Sayangnya, kebanyakan dari mereka kurang memahami secara mendalam makna mars Unipdu. Makna mendalam dari mars Unipdu dapat diketahui dengan menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL).Penelitian menggunakan teknik trianggulasi data. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk lebih mengetahui tujuan dan makna mars Unipdu secara implisit. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses transitivitas dominasi proses perilaku 5 data atau 72%. Proses ini terdiri dari 1 data atau 14% proses perilaku verbal dan 4 data atau 58% proses perilaku mental. Proses ini menunjukkan bahwa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang membina, mewujudkan, dakwah dan mencetak insan,  tidak hanya sekedar bicara tetapi juga memberi contoh yang baik. Selanjutnya, proses mental terdiri dari 1 data atau 14%. Proses ini menunjukkan bahwa harapan untuk mendapatkan ridlo Allah menjadi jantung untuk mencetak insan yang bertakwa. Sementara itu, proses relasional identifikasi terdapat juga 1 data atau 14%. Hal ini mengindifikasikan bahwa Pancaran sinar Darul Ulum itu mempunyai pengaruh dalam pengembangan ilmu agama, intelektualitas, dan pengetahuan. Secara umum Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) mempunyai peranan aktif dalam mencetak insan yang bertakwa.Kata Kunci: Lagu mars Unipdu, proses transitivitas, insan  AbstractThe song of mars Unipdu is the song for unipdu loyalis and students. Unfortunately, Most of them lack of understanding the deep meaning of mars Unipdu. The deep meaning of mars Unipdu can be known by using Systemic Functional Linguistics (SFL) approach.This research used data trianggulation techniques. The purpose of this study was to know more the aim and meaning of Unipdu mars implicitly. The result of this study showed that the transitivity processes are dominated by behavioural process, 5 data or 72%. It contained 1 data or 14% for verbal behavioural process and 4 data or 58% for mental behavioural processes. This processes indicated that Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang educated, actualized, and created students, It was not only by saying but also giving good behaviors. Then, mental process consisted of 1 data or 14%. This process showed that the hopes to have Allah’s “ridlo” became a heart for creating “takwa’ students. Meanwhile, Identifying relational process had 1 data or 14%. It indicated that rays of Darul Ulum had effects in developing of religions, intellectualities, and knowledges.Generally, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang had active roles in creating “takwa” students. It related to Allah’s “ridlo”.Key words: The song of mars Unipdu, Transitivity process, and students
Tindak Ilokusi Ekspresif dan Prinsip Kesantunan Dalam Program Nippon Housou Kyoukai World Mohammad Faizal Fuad Aziz
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.863

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengaji tindak ilokusi?ekpresif yang merepresentasikan prinsip kesantunan dalam program NHK World. Penelitian tindak ilokusi ekspresif ini berlandaskan pada teori Leech (1993). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman program NHK World. Data pada penelitian ini berupa tuturan-tuturan yang mengandung tindak ilokusi ekspresif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Tindak ilokusi ekspresif terdiri dari ucapan terima kasih, permintaan maaf, dan  rasa senang. Klasifikasi tersebut direpresentasikan dalam empat maksim kesantunan yaitu kerendah hatian, pujian, kesepakatan, dan simpati.Kata Kunci : tindak Ilokusi Ekspresif, prinsip kesantunan   AbstractThis study aims to assess information about expressive illocutionary acts that represent the principles of politeness in the NHK World program. Research based on the theory of Leech (1993). This is research of qualitative. In this research used method of descriptive analysis. And this research source of data is a recording NHK World program. While the data in this study are utterances containing expressive illocutionary acts. Data collection technique which used by observing method. Acts of illocutionary expressive consists of acknowledgments, apologies, and pleasure. The classifications represented in four maxims of politeness, that maxim humility, praise, agreement, and sympathy.Key Words : expressive illocutionary acts, politeness. 
Penerapan Hukum Epik Ala Axel Olrik Dalam Dongeng Jepang Berjudul Mizuumi No Kegyo (Ikan Aneh Dalam Danau) Putri Rahayuningtyas
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.864

Abstract

AbstrakStruktur cerita dalam cerita rakyat umumnya terikat pada hukum yang sama. Hukum-hukum dalam sebuah cerita disebut dengan hukum epic ala Axel Olrik. Terdapat tiga belas hukum epos Ala Axel Orik. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti penerapan hukum epic Ala Axel Olrik dalam dongeng Jepang berjudul Mizuumi No Kegyo (Ikan Aneh dalam Danau). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur cerita dalam dongeng Jepang. Dongeng ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini ada enam hukum epik Ala axel Orlic yakni: 1) hukum pembukaan dan penutup, 2) hukum-hukum penggulangan, 3) hukum pentingnya tokoh-tokoh yang keluar pertama dan keluar terakhir, 4) hukum penggunaan adegan-adegan tablo, 5) hukum kesatupaduan rencana cerita, dan 6) hukum pemusatan pada tokoh utama. Struktur cerita dalam dongeng Mizuumi no Kegyo (Ikan Aneh dalam Danau) yaitu memiliki dua pola segitiga tak beralas dan  garis menanjak.Kata kunci : hukum epic Axel Olrik, Dongeng, Struktur  AbstractThe structure of stories in folklore is generally tied to the same law. The laws in a folklore is known by Axel Olrik's epic laws. Axel Olrik’s epic laws are consists of thirteen epic laws. Therefore, the researchers are interested to examine the application of Axel Olrik's epic laws in the Japanese fairy tale entitled Mizuumi No Kegyo (Ugly Fish in the Lake). The purpose of this research is describe the story structure in Japanese fairy tales.This fairy tale was analyzed using descriptive qualitative method. The results of this study are six Epic Laws of Axel Orlic, namely: 1) the laws of opening and closing, 2) the laws of reptition, 3) the law of the importance of the first and last outgoing figures, 4) the law of the use of tableaux scenes 5 ) The law of the unity of the plot, and 6) the law of the concentration on a leading character. The structure of the story in the fairy tale Mizuumi no Kegyo (Ugly Fish in the Lake) that has two unwarranted triangular patterns and uphill lines.    Keywords: Axel Olrik's epic law, Folklore, Structure
Metaphors of Life Insurance and Home Appliance on Youtube Advertisements Videos Lilik Rochmah Agustina; Masriatus Sholikhah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 8 No. 2 (2017): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.866

Abstract

AbstractThe aim of this research is to explore metaphors in life insurance and home appliance on YouTube advertisements videos by employing pragmatics perspective. To accomplish the goal of the research, qualitative descriptive is employed to figure out of both two research questions. Furthermore, to know the kinds of metaphor, researchers work on theory proposed by Lakoff and Johnsen (2003) for fundamental metaphor theory, then, conceptual metaphor theory proposed by Kovecses (2010); and the last is pictorial metaphor theory proposed by Forceville (2002). At last, it can be seen that the type of metaphor are pictorial metaphor for SINAR MAS MSIG life insurance and LG home appliance advertisements. Further, in term of conceptual metaphor researchers found two type of metaphor; structural metaphor and ontological metaphor in Thai life insurance and Philips home appliance advertisements. As the closing, researchers figured out that among the four of life insurance and home appliance advertisements issued in YouTube apply the persuasive strategy to influence the audiences. These advertisements eventually are influential in inviting customers’ attention since the application of metaphors and persuasive strategies.Keywords: Metaphor, Source Domain, Target Domain, YouTube Advertisement Video, Persuasion   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki metaphor yang terdapat pada video iklan asuansi jiwa dan iklan perabot rumah tangga di laman Youtube melalui pendekatan Pragmatic. Untuk mencapai tujuan penelitian, pendekatan kualitatif diaplikasikan untuk menjawab dua permasalahan penelitian. Lebih lanjut, untuk mengetahui jenis metafor yang digunakan pada objek penelitian, peneliti menggunakan teori dari Lakoff dan Johnsen (2013) tentang Fundamental Metaphor, Conseptual Metaphor dari Kovecses (2010), dan teori Pictorial Metaphor dari Forceville (2002). Akhirnya, dapat diketahui bahwa jenis metaphor yang di temukan dalam empat iklan di laman Youtube adalah pada iklan asuransi jiwa Sinar Mas MISG life dan iklan perabot rumah tangga LG terdapat lebih dominan Pictorial Metaphor. Selain itu, pada iklan asuransi jiwa Thailand dan iklan lampu Philip cenderung menggunakan Conceptual Metaphor dengan temuan 2 sub jenis dominan yakni Structural Metaphor dan Ontoligical Metaphor. Sebagai penghujung temuan, peneliti menemukan fakta bahwa keempat iklan asuransi jiwa dan iklan perabot rumah tangga yang ditayangkan pada laman Youtube menggunakan beberapa jenis strategy persuasive untuk mempengaruhi khalayak. Secara jelas, iklan-iklan tersebut bersift persuasive dalam mengundang perhatian dan minat para konsumen dengan menggunakan unsur-unsur metafora dan strategi persuasif.     Kata kunci: metafora, domain sumber, domain target, video iklan mber, domain target, video iklan Youtube, persuasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6