cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
KOMPOSIT BERBASIS POLYMER DENGAN MATRIK EPOXY YANG DIPERKUAT SERBUK ALUMINA Rusnoto .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.298

Abstract

Menggabungan dua material atau lebih yang memiliki sifat tidak sama dengan sifat bahan aslinya dinamakan komposit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan serbuk alumina pada epoxy  terhadap kekuatan tarik dan  kekuatan bending pada komposit epoxy-alumina. Bahan yang digunakan adalah epoxy sebagai matrik dan alumina sebagai penguat. Epoxy  jenis diglycidyl ether of bisphenol A (DGEBA) D.E.R. 331 dari DOW Chemical England. Alumina dari Merck K Ga A Darmstadt Germany. Hardener 2,4,6 Tris (dimethylaminomethyl) phenol DMP-30 dari Sigma-Aldrich England. Penelitian dilaksanakan dengan memanaskan alumina pada suhu 80°C selama 2 jam. Komposit dibuat dengan mencampurkan alumina sebanyak 0%, 10%, 20% dan 30% fraksi berat ke epoxy sebagai matrix menggunakan alat pengaduk pada putaran 800 rpm pada suhu 80⁰C selama 1 jam. Kemudian menambahkan hardener dalam keadaan  berputar selama 1 menit. Hasil campuran dimasukkan ke dalam bejana vakum selama 1 menit untuk menghilangkan gelembung udara dan kemudian hasil campuran dituangkan ke dalam cetakan dan di curing ke dalam oven pada suhu 80C selama 1 jam. Postcuring dilakukan dengan memasukkan komposit ke dalam oven pada suhu 120⁰C selama 2 jam. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik dan uji bending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk alumina pada epoxy tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan tarik dan kekuatan bending. Penambahan 20% fraksi berat alumina pada epoxy meningkatkan nilai tertinggi didalam flexural modulus sebesar 4316,137 Mpa.   Kata kunci: komposit, epoxy, alumina, kekuatan tarik, kekuatan bending.
ANALISA FAKTOR PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI TINGKAT SARJANA MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALITICAL HIRARKI PROCESS) M. Fajar Nurwildani
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.38 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh bagi calon mahasiswa dalam menentukan tempat melanjutkan studi tingkat sarjana. Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas, maka mereka melanjutkan ke perguran tinggi. Dari berbagai perguruan tinggi dengan bermacam-macam penawaran maka calon akan mempertimbangkan beberapa factor dalam menentukan dimana mereka melanjutkan studinya. Oleh karena itu akan dicari factor yang paling berpengaruh dalam menentukan keputusan pemilihan perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah metode AHP dengan menghitung bobot prioritas dari hasil quisoner calon Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan Quisoner terhadap 50 responden yaitu mahasiswa yang telah melanjutkan studinya di beberapa perguruan tinggi. Hasil dari penelitian ini adalah Dari perhitungan dengan Metode AHP didapatkan criteria yang tertinggi Dari Subkriteria Jenis adalah Universitas dengan bobot 0.741, Dari Subkriteria kualitas adalah akreditasi dengan bobot 0.559, Dari Subkriteria biaya adalah murah dengan bobot 0,661. Dari Subkriteria Sarana/prasanar adalah tempat kuliah nyaman dengan bobot 0,543,Dan dari criteria utama adalah kualitas dengan bobot 0,400, Jadi Faktor yang sangat mempengaruhi pemilihan tempat melanjutkan studi adalah kualitas dengan pilihan univeritas, biaya murah, akreditasi dan ruang kuliah nyaman.   Kata kunci: Analisa Faktor, AHP
PENGEMBANGAN MEDIA ALTERNATIF PEMBELAJARAN MENTAL ARITMATIKA METODE SEMPOA UNTUK ANAK USIA DASAR MELALUI PERANGKAT LUNAK KOMPUTER Eko Budiraharjo
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.446 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.300

Abstract

Ilmu berhitung (arithmetic) yang terdiri dari empat azaz yaitu “tambah, kurang, kali dan bagi” (+,-, x dan :) sudah lama sekali kita kenal sejak sekolah di bangku SD. Kalau orang Jawa pada jaman dahulu ilmu berhitung ini sangat keren disebutnya dengan nama “ping poro lan sudo” (mengucapkannya sambil menggerakkan lengan dan jari tangan mengepal seperti sebuah gerakan jurus pencak silat). Tujuan daripada pengembangan ini adalah untuk menciptakan media alternatif pembelajaran mental aritmatika metode sempoa untuk anak-anak usia dasar melalui perangkat lunak komputer. Dengan inti persoalan yaitu bagaimana mengembangkan media pembelajaran sempoa yang baik pada sebuah perangkat lunak komputer dengan materi yang menarik tetapi tidak membosankan. Perangkat lunak ini menggunakan penjejakan yang telah disesuaikan dengan susunan materi pembelajaran dan diimplementasikan pada perangkat lunak melalui proses pengolahan gambar (grafik) dan animasi dengan pengaturan garis waktu (timeline) dalam ActionScript perangkat lunak Macromedia Flash 8.0. Proses uji coba dilakukan kepada 30 orang siswa melalui proses jajak pendapat, pembelajaran dan latihan soal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa 80,33% dari jumlah responden dapat memahami materi yang diberikan dan dapat menyelesaikan soal latihan yang diberikan dengan cukup baik. Selain itu juga berdasarkan skor angket pada aspek desain pembelajaran bahwa responden yang menjawab sangat baik sebanyak 23%, baik 60% dan cukup 17% , dari semua responden menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan media ini sebagai sarana pembelajaran alternatif. Kesimpulan akhir yang diperoleh adalah bahwa media perangkat lunak dapat dijadikan sebagai media alternatif pembelajaran sempoa. Selain itu juga dapat memberikan manfaat berupa penghematan biaya dan waktu pembelajaran.   Kata Kunci : Timeline, Action Script
PENENTUAN AIR FUEL RATIO (AFR) AKTUAL PEMBAKARAN LPG PADA CELAH SEMPIT TIPE HORISONTALAris Yudi Widodo; Lagiyono .; Agus Wibowo
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.205 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.301

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan perbandingan yang tepat pada bahan bakar LPG dengan udara yang stoikiometri, mengetahui bagaimana Air Fuel Ratio (AFR) Aktual dan, Equivalent Ratio yang terjadi pada campuran kaya bahan bakar LPG dengan udara. Penelitian dititik beratkan pada bagaimana kecepatan pembakaran dengan visual pembakaran pada Air Fuel Ratio (AFR) Aktual yang terjadi pada bahan bakar LPG dengan udara (Campuran kaya). Dalam pengujian ini menggunakan lima variasi perbandingan AFR yaitu pada perbandingan 12:1, 13:1, 14:1, 15:1 dan 16:1 dengan alat uji ruang bakar. Hasil penelitian dapat disimpulkan dengan jarak yang sama yaitu 0,42 m. Pada AFR 12:1 dengan waktu 0,0445 detik menghasilkan kecepatan 9,7804 m/s, AFR 13:1 dengan waktu 0,0389 detik menghasilkan kecepatan 14,6707 m/s, AFR 14:1 dengan waktu 0,0334 detik menghasilkan kecepatan 12,5749 m/s, AFR 15:1 dengan waktu 0,0501 detik menghasilkan kecepatan 10,0599 m/s, dan pada AFR 16:1 dengan waktu 0,0334 detik menghasilkan kecepatan 14,2515 m/s. Dengan AFR stoikiometri 15,6/1 gram bahan bakar/gram udara dan Equivalent Ratio (ɸ) 1,114. Jadi dari hasil yang telah didapat dari pengujian diatas dapat disimpulkan pada AFR 13:1 dan 16:1 menghasilkan kecepatan paling maksimal tetapi pada AFR 13:1 membutuhkan bahan bakar LPG lebih banyak dibanding AFR 16:1, sehingga pada AFR 13:1 boros bahan bakar LPG meskipun dengan kecepatan AFR 16:1 hampir setara. Dengan kata lain pada Air Fuel Ratio (AFR) 16:1 paling efisien dan seimbang antara bahan bakar LPG dengan udara. Kata Kunci: AFR stoikiometri, AFR Aktual dan Equivalen Ratio pembakaran.
Analisis Pengaruh Time Buff Terhadap Tingkat Kekasaran dan Kekerasan Permukaan Pada Proses EDM MP-50 Material Stainless Steel SUS 304 Ahmad Syaifullah; Siswiyanti .; Rusnoto .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.391 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.302

Abstract

Electrical Discarge Machine (EDM) merupakan salah satu proses permesinan non konvensional yang berbasis komputer sebagai pengendali utamanya. Dimana EDM digunakan untuk membuat rongga yang memiliki kontur yang kompleks dan kepresisisan yang tinggi. Untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil produk sesuai dengan yang diharapkan maka pengetahuan time buff selama proses permesinan EDM haruslah baik. Suatu eksperimen yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh time buff terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan produk. Eksperimen akan dilakukan pada mesin EDM MP-50 dan benda kerja stainless steel sus 304 serta menggunakan elektroda berbahan tembaga. Lamanya time buff akan memberikan pengaruh pada kekerasan dan kekasaran hasil dari benda kerja, sehingga perlu adanya variasi percobaan waktu time buff meningkatkan hasil produksi. Dalam penelitian ini benda kerja yang digunakan sebanyak 3 buah yang mendapatkan perlakuan yang berbeda dalam proses pembuatannya yaitu dengan variasi lama penekanannya. Kemudian  dari  ke  3 benda  kerja  tersebut  akan  ditentukan  tingkat  kekerasan dan kekasaran   permukaannya. Angka kekasaran pada time buff 1 detik=8,88 µm, 2 detik=6,05 µm, 3 detik=3,46 µm. Sedangkan nilai kekerasan untuk time buff 1 detik= 150,33 kg/mm², 2 detik=160 kg/mm² dan 3 detik=164,17 kg/mm². Kata kunci: Time buff, Tingkat kekerasan, Kekasaran, Proses EDM
ANALISA WAKTU SIMPAN AIR PADA TABUNG WATER HEATER TERHADAP KINERJA AC SPLIT 1 PK Imron Rosadi; Agus Wibowo; Ahmad Farid
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.813 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.303

Abstract

AC Split merupakan salah satu jenis mesin pendingin yang menyerap panas dari dalam ruangan dan memindahkan panas tersebut keluar ruangan sehingga ruangan menjadi dingin. Oleh karena itu agar panas tersebut tidak terbuang percuma maka penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem AC dengan dua kegunaan yaitu sebagai pendingin ruangan dan juga sebagai pemanas air yang berguna untuk mandi air hangat. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang menggunakan suatu alat uji sistem AC dengan penambahan  tabung water heater dengan  metode pengumpulan data yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan air panas dalam tabung water heater selama AC Split 1 PK dijalankan untuk mendinginkan ruangan terhadap kinerja AC, kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air dan daya aktual kompresor. Pengujian mesin dilakukan selama 90 menit dengan mencatat data setiap 6 menit untuk data perhitungan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa COP pada AC Split 1 PK pada menit 6 ke- 1 masih tinggi dengan nilai 22,1134 sampai pada menit 6 ke- 5 dengan nilai 8,64255 COP terjadi penurunan dan COP mengalami stabil pada menit 6 ke- 6 sampai menit 6 ke- 15. Dan pada kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air pada menit 6 ke- 1 masih rendah dengan nilai 452,8333 joule/s sedangkan nilai tertinggi kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air pada menit 6 ke- 15 dengan nilai 9683.667 Joule/s. Kemudian pada daya aktual kompresor pada menit 6 ke- 1 masih rendah karena air dalam tabung water heater masih dingin sedangkan pada menit 6 ke- 2 sampai menit 6 ke- 15 semakin meningkat karena air dalam water heater sudah mulai panas. Kata Kunci : AC , Water Heater, COP dan Daya actual
VARIASI KONSTANTA BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN PADA MOTOR GOKART MATIC Andi Saputra; Zulfah .; Rusnoto .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.886 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.340

Abstract

Indonesia banyak mekanik bengkel yang melakukan modifikasi pada sistem CVT, salah satunya adalah merubah massa dari roller penggerak, akan tetapi belum ada data pasti yang menunjukkan pengaruh perubahan massa roller tersebut terhadap performa dari mesin motor gokart matic itu sendiri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil daya dan torsi pada motor gokart matic dengan variasi konstanta berat roller sentrifugal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen deskriptif, yaitu pada motor gokart matic dengan konstanta berat roller sentrifugal. Dengan mengetahui variasi berat roller 6, 8, 10, 12, 14 gram dengan bahan uji gokart dan roller sedangkan alat yang digunakan alat ukur dynamometer,kunci sok, kunci leter T, kunci puli. Dalam hal ini pengujian dilakukan sebanyak 3 kali percobaan kemudian diambil max power (daya) dan max torsi pada masing-masing pengujian.Hasil penelitian menunjukan variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap daya mesin pada motor gokart matic.Untuk menghasilkan kecepatan yang tinggi kita membutuhkan tenaga maksimum yang besar.Variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap torsi mesin pada motor gokart matic yang menunjukan berat roller 6 gr bisa menghasilkan torsi 15,2 Nm. Untuk medan yang berat dibutuhkan torsi yang besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi. Kata kunci : Roller , Sentrifugal , Torsi
Perancangan Alat Pemotong Besi Strip Untuk Meningkatkan Kecepatan Potong Akhmad Kharis Nur Zaman; Zulfah .; Tofik Hidayat
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.592 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.343

Abstract

Dewasa ini kebutuhan akan permintaan produk yang berbahan utama besi strip(striptizer) sangat banyak. Sebagai contoh pada pagar besi, penutup selokan, alat bermain anak, rangka penyangga fairing motor modifikasi, rangka pelindung jendela/pintu, dll. Pada pengerjaan pemotongan besi jenis ini, biasanya tukang menggunakan gunting plat/grenda potong. Padahal sebenarnya cara ini dirasa kurang efektif, karena pada pemotongan besi strip hanya membutuhkan pemotongan area pendek saja. Oleh sebab itu, penulis merancang ulang alat yang sudah ada dipasaran (berupa gunting besi beton). Penelitian ini bertujuan untuk dapat memodifikasi/membuat prototype, mengetahui waktu standar pemotongan, serta mengetahui analisis investasinya. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tinggi jangkauan tangan dan diameter genggaman tangan menghasilkan dimensi panjang pipa tuas190,3 cm dan lebar diameter pipa tuas 3,4 cm(dengan menggunakan uji keseragaman, normalitas, dan kecukupan sampel melalui SPSS 16.0). Perancangan produk menggunakan AutoCAD 2007 yang kemudian produk dibuat dan diuji dimensi potongannya dengan menghasilkan selisih potongan 0,07 cm lebih balik dari alat sebelumnya, waktu proses potong yang lebih singkat dengan selisih waktu potong 0,24 sekon dari alat sebelumnya dan kerapihan potongan yang lebih baik dari alat sebelumnya. Hasil dari nilai NPV sebesar 341.943.625 dan nilai AE sebesar 31.349.447,5 dimana kedua nilai tersebut lebih besar dari nol, sehingga rencana investasi pembuatan gunting besi strip ini dinyatakan layak. Hal ini diperkuat dengan nilai k dalam analisis metode PBP adalah 1 yang berarti lebih kecil dari periode investasi yang direncanakan yaitu 12 bulan. Kata kunci : Besi Strip, Merancang Ulang, Kelayakan Investasi
PENGGUNAAN LOGARITMA PADA PENENTUAN LAJU REAKSI PENCAMPURAN MINYAK JARAK DAN AIR Agus Wibowo; Indah Eko Cahyani
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1647.039 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i2.370

Abstract

Laju reaksi dapat dipergunakan untuk memprediksi kebutuhan bahan pereaksi dan produk reaksi tiap satuan waktu, dan dapat juga dipergunakan untuk menghitung kebutuhan energi untuk produksi hidrogen. Persamaan laju reaksi diperoleh melalui eksperimen, dan tidak bisa hanya dilihat dari persamaan reaksinya saja. Dengan pengukuran jumlah kosentrasi minyak jarak dan kosentrasi air pada perbandingan tertentu serta jumlah kosentrasi hasil reaksi, persamaan laju reaksi dapat diperoleh dengan menggunakan sifat logaritma. Teori perbandingan pencampuran antara minyak jarak dengan air dapat diperoleh dari rumus kimia minyak jarak dan air. Adapun kandungan minyak jarak terdiri dari bermacam asam yang menyusunnya. SehinggaPenelitian ini didesain untuk mencari persamaan laju reaksi, enengi yang diperlukan untuk reaksi serta mencari perbandingan yang optimal campuran minyak jarak dan air. Eksperimen menggunakan variasi perbandingan 1:1, 1:1,5, 1:2 dan 1:3 antara minyak jarak dengan air yang diberi katalis Cu dan dipanaskan pada suhu rata-rata 700oC pada pemanas 1 dan suhu rata-rata 700oC pada pemanas 2 serta pada katalis dengan suhu ratarata 300oC.dan dengan menggunakan sifat logaritma hasil yang diperoleh yaitu persamaan laju reaksi v = 0,0081[M]0,1133.[A]-0,1714Kata Kunci: Logaritma, Hidrogen reformer, Laju reaksi
PENGARUH INHIBITOR KOROSI TERHADAP LAJU KOROSI INTERNAL PIPA M Fajar Sidiq; Soebyakto ,; M Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1663.315 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i2.371

Abstract

Minyak bumi adalah suatu senyawa hidrokarbon dengan unsur utama karbon dan hidrogen, serta bahan ikutan lainya seperti nitrogen, sulfur, dan oksigen. Minyak mentah (crude oil) hasil dari sumur tersebut mempunyai kandungan air yang sangat besar, dan juga komponen-komponen lain berupa pasir, garam-garam mineral, aspal, gas CO2 dan H2S, dapat menyebabkan korosi dan dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada pipa minyak bumi.. Jenis pipa minyak bumi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah tipe ERW / API 5L X – 42. Untuk menghambat dan mengurangi laju korosi maka dipergunakan inhibitor korosi. Inhibitor yang dipergunakan adalah Natrium Asetat dengan tiga variasi konsentrasi yang berbeda. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa inhibitor Natrium Asetat dengan konsentrasi 0,15% menghasilkan laju korosi yang paling rendah. Hal ini membuktikan bahwa inhibitor korosi mampu memperlambat laju korosi yang terjadi pada material dengan salah satu caranya yaitu membuat pasif permukaan logam.Kata kunci : pipa minyak bumi, korosi, inhibitor korosi