cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mediator
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2001)" : 17 Documents clear
Pers, Hak Privasi, dan Hak Publik Sobur, Alex
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran terhadap hak privasi kerap terjadi disebabkan adanya asumsi di kalangan wartawan kita bahwa peristiwa rutin tidak akan menghasilkan berita, dan karena itu mereka akan mencari peristiwa yang luar biasa. Namun umumnya, peristiwa luar biasa sering melibatkan kehidupan pribadi individu. Jika peliputan itu diteruskan, maka privasi individu tersebut bisa terganggu. Barangkali tidak mudah menentukan batas privasi individu di negara kita. Tetapi pada dasarnya, setiap individu memiliki hak untuk “sendiri”. Inilah yang harus dihormati para wartawan.
Rethinking Journalism Education in Indonesia: Nine Theses Hanitzsch, Thomas
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since the number of Indonesian mass media products is rapidly increasing, the media industry is seeking – more than ever before – for qualified and professional journalists. Although Indonesia disposes of a broad variety in journalism education, the findings of a qualitative case study show a serious amount of problems and deficiencies. What the Indonesian journalism education currently needs, is a rethinking of political, legal, and curricula aspects within a nationwide debate.
Profil Jurnalis di Era Reformasi: Studi Kualitatif dengan Pendekatan Sense Making tentang Profil Sumber Daya Manusia di Media Cetak, Radio, dan Televisi Rachmiatie, Atie
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk kinerja profesi dapat diukur dari produktivitas, yakni bentuk dan target produksi informasi serta waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk. Selain itu, kinerja mencerminkan pula prestasi kerja yang diukur dari prioritas kerja, penghargaan atau sanksi yang pernah diperoleh. Berdasarkan penemuan penelitian di lapangan, bentuk produk informasi yang dihasilkan wartawan media cetak relatif hampir sama, yakni berupa berita, artikel, kolom opini, atau depth reporting. Untuk wartawan televisi dan radio, terdapat nuansa yang berbeda, yakni bahwa bentuk acara yang dihasilkannya lebih berupa bentuk-bentuk semacam talkshow, siaran reguler, filler /opini, spot iklan, ulasan berita, atau bentuk publikasi lainnya. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan karya jurnalistik, ternyata cukup beragam, sedangkan target produksi yang harus dicapai pada dasarnya ditentukan oleh motivasi kerja pribadi atau keinginan “atasan”. 
Paradigma Baru Penyuluhan Pembangunan dalam Pemberdayaan Masyarakat Karsidi, Ravik
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran penyuluhan pembangunan mengalami gelombang pasang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutannya. Hal itu dipengaruhi oleh paradigma pembangunan yang dianut oleh negara dan komunitas di dalamnya. Kuatnya tuntutan peranserta masyarakat sipil dan pilihan pembangunan yang memihak rakyat, menuntut penyuluhan pembangunan menyesuaikan paradigma keilmuannya yang berorientasi pada sasaran penyuluhan atau pemberdayaan masyarakat sasaran. Pemberdayaan masyarakat tidak lain adalah usaha memotivasi dan memberi dorongan kepada masyarakat agar mampu menggali potensi dirinya dan berani bertindak memperbaiki kualitas hidupnya, melalui cara, antara lain, pendidikan untuk penyadaran dan pemampuan diri mereka. Penyuluhan pembangunan sebagai bidang ilmu terapan, secara metodologis harus menyesuaikan dan mengembangkan prinsip-prinsip dan langkah-langkah teknis-metodologis bagi pengembangan program penyuluhan tersebut.
Peningkatan Peran dan Performan Inovator untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia Pedesaan Suryana, Asep
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The methodology used in this study was survey. Interview and observation were executed on 100 respondents (innovaators) in Kabupaten Bandung, selected randomly. The unit sampling was 50 respondents on rural area, and 50 respondents on urban area. The result of the study showed that: in the general, there was not significantly different between rural and urban areas in factors of human resources deveopment for innovators’ role and performance; all of respondents needed training and education program in leadership, effective communication, enterpreneurships, management of organization, skill of agriculture, skills of breeding, technology, rural economics, and human resources development; the man or institution hoped by respondents to involve in the program were agriculture instructure, nonformal organizations (non government organization), and university; on cognitive domain: respodents in rural area preferred science and skills of agriculture, breeds, and simple technology, whereas respondents in urban area preferred managerial and startegic aspects, like science of enterpreneurship, human resources development, leadership, and rural economics.
Participatory Approach to Indonesian Rural Development in the Era of Reformation Venus, Antar
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The approach used by the government for developing society both rural and urban for the last 30 years has been the mobilization approach with top-down communication patterns. This approach does not give a space to the people to participate in the development process. When people become critical and aware of their own rights, a democratic participation approach to the development is needed. Such an approach, called the participatory development approach, is assumed to be able to give a space to the people to participate and to decide what are the best for themselves. The implementation of this approach in Indonesia is appropriate due to the reason that such an approach is in accordance with the principle of social justice.
Telaah Buku Sobur, Alex
Mediator Vol 2, No 1 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hari-hari Terakhir Sebuah RezimJudul: Pers dalam “Revolusi Mei” Runtuhnya Sebuah Hegemoni;Editor: Dedy N. Hidayat, Effendi Gazali, Harsono Suwardi, Ishadi S.K.;Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta;Tahun terbit: 2000; Tebal: xii + 465 halaman;Harga Rp 45.000.

Page 2 of 2 | Total Record : 17