cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2014)" : 8 Documents clear
STUDI PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON DENGAN AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN METODE SNI DAN METODE MAXIMUM DENSITY Muhammad Shalahuddin
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3669.512 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.593

Abstract

Abstract : Variations aggregate gradation in the mixed concrete greatly affect the characteristicsof the concrete. Concrete with dense and continuous gradation is expected to reduce the levels ofair and increases the unit weight of concrete and add to the strength of concrete.Concrete mixturewas planned SNI method with 25 MPa compressive strength with cement and water factorvariation and 15 sample units. To compare the methods of concrete mixtures with the maximumdensity with variation of water cement factor and sample cube 15 units.Compressive strength ofmaximum density method 26 Mpa and SNI method 23,8 Mpa. The compressive strengthmaksimum density method is higher 9.24 % than SNI method, it is also supported by the results ofconcrete weight 8117 kg at maximum density method and 8068 kg at SNI method. Slump withmaximum density method and SNI method shows the same value, then the level of work abilityis also the same.Keywords: Maximum Density, SNI, compressive strength of Concrete.
STUDI STABILITAS TURAP BETON PADA TEPI SUNGAI ANAI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Rina Yuliet
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4080.161 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.594

Abstract

Abstrak: Pekerjaan pembangunan turap (sheet pile) di tepi sungai Batang Anai Kabupaten PadangPariaman merupakan salah satu rangkaian pekerjaan untuk menormalisasi aliran sungai BatangAnai, karena Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dibangun pada kawasan pesisir pantaiyang ketinggiannya sangat rendah dari permukaan laut. Untuk mengantisipasi terjadinya kegagalanstruktur turap maka harus dipastikan kestabilan turap tersebut. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji kembali stabilitas turap beton pada proyek pengendalian banjir sungai Batang AnaiPadang berdasarkan data hasil uji sondir dan uji laboratorium. Metode yang digunakan untukperencanaan struktur turap adalah dengan menggunakan metode coba-coba, dimana kondisitekanan tanah yang bekerja menggunakan teori Rankine. Hasil penyelidikan tanah berupa 4 titiksondir diketahui kedalaman tanah keras rata-rata adalah 5 m dan lapisan tanah di lokasi proyeksungai Batang Anai terdiri dari tanah pasir berlanau dan tanah pasir halus berlanau. Stabilitas turapdapat dicapai jika kedalaman pemancangan aktual 1,3 kali kedalaman teoritis dimana pada proyekini untuk turap kantilever nilai kedalaman pemancangan turap aktual didapatkan sebesar 6,4 mdan panjang turap total 12 m. Panjang turap total yang didapatkan sama dengan panjang turap totalyang digunakan di lokasi proyek. Untuk turap diangkur metode ujung bebas stabilitas turap dicapaijika kedalaman pemancangan turap aktual 2.4 m dan panjang total turap 8 m, sementara di lokasiproyek panjang turap diangkur yang digunakan besar dari 8 m yaitu 12 m sama halnya denganturap kantilever.Kata kunci: Turap kantilever, turap diangkur, stabilitas turap, kedalaman pemancangan, panjangtotal turap.
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON Johanes Januar Sudjati Tri Yuliyanti Rikardus
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4087.284 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.639

Abstract

Limbah serbuk kaca biasanya dibuang langsung di tanah maupun di sungai dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini tentu saja menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pada tanah maupun air. Salah satu upaya untuk mengurangi volume limbah serbuk kaca adalah dengan memanfaatkannya sebagai substitusi agregat halus dalam campuran beton. Dalam penelitian ini digunakan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran tinggi 300 mm dan diameter 150 mm untuk uji kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah, dan balok dengan ukuran lebar 100 mm, tinggi 100 mm dan panjang 500 mm untuk uji kuat lentur. Campuran beton dibuat dengan dua nilai faktor air semen yaitu 0,57 dan 0,46. Pengujian yang dilakukan meliputi: uji kuat tekan beton dan modulus elastisitas, uji kuat tarik belah dan uji kuat lentur yang dilakukan saat benda uji berumur 28 hari. Dari hasil pengujian diperoleh hasil beton dengan faktor air semen 0,46 memperlihatkan kenaikan kuat tekan sebesar rata-rata 21,13%, kenaikan modulus elastisitas sebesar rata-rata 9,09%, kenaikan kuat tarik belah sebesar rata-rata 14,02% dan kenaikan kuat lentur sebesar rata- rata 19,35% dibanding beton dengan faktor air semen 0,57. Beton dengan serbuk kaca 10% dan 20% dan faktor air semen 0,46 masih memiliki kuat tekan di atas 20 MPa sehingga masih dapat digunakan untuk struktur bangunan.
PERILAKU STRUKTUR BAJA TIPE MRF DENGAN BEBAN LATERAL BERDASARKAN SNI 1726-2012 DAN METODE PERFORMANCE BASED PLASTIC DESIGN (PBPD) Nidiasari Jati Sunaryati Eem Ikhsan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3457.975 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.640

Abstract

Struktur rangka baja pemikul momen merupakan jenis struktur baja tahan gempa yang populer digunakan. Daktilitas struktur yang tinggi merupakan salah satu keunggulan struktur ini, sehingga mampu menahan deformasi inelastik yang besar. Dalam desain, penggunaan metode desain elastis berupa evaluasi non-linear static (Pushover analysis) maupun evaluasi non-linear analisis (Time History Analysis) masih digunakan sebagai dasar perencanaan meskipun perilaku struktur sebenarnya saat kondisi inelastik tidak dapat digambarkan dengan baik. Metode Performance-Based Plastic Design (PBPD) berkembang untuk melihat perilaku struktur sebenarnya dengan cara menetapkan terlebih dahulu simpangan dan mekanisme leleh struktur sehingga gaya geser dasar yang digunakan adalah sama dengan usaha yang dibutuhkan untuk mendorong struktur hingga tercapai simpangan yang telah direncanakan. Studi dilakukan terhadap struktur baja 5 lantai yang diberi beban gempa berdasarkan SNI 1726, 2012 dan berdasarkan metode PBPD. Hasil analisa menunjukkan bahwa struktur yang diberi gaya gempa berdasarkan metode PBPD mencapai simpangan maksimum sesuai simpangan rencana dan kinerja struktur yang dihasilkan lebih baik .
KEKUATAN LENTUR, MOE, DAN MOR KAYU ULIN (EUSIDEROXYLON ZWAGERI) Yosafat Aji Pranata Johnny Gunawan Palapessy
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3307.913 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.641

Abstract

Dalam perencanaan balok kayu (komponen struktur lentur), diperlukan parameter kekuatan lentur kayu (Fb) dan modulus elastisitas (MoE). Kekuatan lentur dapat diperoleh dari hasil pengujian eksperimental di laboratorium dengan acuan standar antara lain ASTM D143. Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian eksperimental uji lentur kayu Ulin (Eusideroxylon Zwageri) dengan alat Universal Testing Machine (UTM). Hasil yang diperoleh adalah kekuatan lentur (Fb) pada beban batas proporsional, kekuatan lentur pada beban ultimit (MoR), dan modulus elastisitas (MoE) lentur. Jumlah benda uji adalah tiga benda uji ukuran penampang 50 mm x50 mm x 760 mm sesuai metode uji primer ASTM D143. Hasil yang diperoleh adalah Fb sebesar 52,45 MPa (deviasi standar 226,24 MPa dan koefisien variasi 25,40%), MoE sebesar 5573,79 MPa, MoR sebesar 85,92 MPa (deviasi standar 112,55 MPa dan koefisien variasi 7,71%).
EVALUASI KEBUTUHAN LAHAN PARKIR PADA AREA PARKIRAN KAMPUS FISIP UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA Alfred Rodriques Januar Nabal
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3890.305 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.642

Abstract

Permasalahan Area parkir di wilayah kampus Fisip UAJY merupakan suatu fenomena yang patut untuk ditelaah. Urgensitas kebutuhan lahan parkir menjadi suatu keutamaan ketika lahan yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung kendaraan yang memasuki area parkiran. Selain perlunya mengevaluasi kebutuhan lahan parkir, evaluasi tentang tingkat keamanan, perilaku, dan fasilitas parkiran juga menjadi hal yang penting. Adanya evaluasi ini diharapkan memberikan suatu alternatif pemecahan masalah terhadap permasalahan parkiran di wilayah kampus Fisip UAJY. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap. Penelitian tahap pertama berupa pengukuran lahan parkir (baik mobil maupun motor) yang terdapat di wilayah kampus Fisip UAJY. Penelitian tahap ke dua berupa evaluasi tentang karakteristik kendaraan yang memasuki area parkiran kampus. Penelitian tahap ke dua ini dilakukan pada hari selasa dan jumat. Dalam tahap ini, durasi setiap jenis kendaraan yang menggunakan lahan parkir dihitung. Selanjutnya, data luas lahan parkir dan jumlah kendaraan yang menggunakan lahan parkir kampus digunakan untuk mengevaluasi kebutuhan lahan parkir. Penelitian tahap ke tiga berupa penyebaran kuisioner yang bertujuan untuk mengevaluasi masalah keamanan, perilaku, dan fasilitas tempat parkir. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa, luas lahan parkiran mobil kampus Fisip UAJY adalah 967,945 m2dan luas lahan parkiran motor sebesar 1185,9816 m2. Evaluasi kebutuhan lahan parkiran menunjukkan, luas lahan parkir yang tersedia untuk setiap karakteristik kendaraan tidak mencukupi untuk menampung jumlah kendaraan yang memasuki area kampus Fisip UAJY. Tambahan luas lahan parkir untuk mobil sebesar 458,055 m2 dan tambahan luas lahan parkir motor sebesar 273,518 m2. Evaluasi terhadap masalah keamanan, masalah perilaku, dan fasilitas tempat parkir menunjukkan tingkat keamanan dan perilaku mahasiswa yang masih cukup baik. Fasilitasdan luasan parkiran yang kurang memadai menjadi kendala utama yang saat ini dialami. Hal tersebut didukung oleh hasil analisis kebutuhan lahan parkir.
KAJIAN PELAKSANAAN PROYEK JALAN PENGHUBUNG DESA “X” DI KABUPATEN MALUKU “Z” Josefine Ernestine Latupeirissa Irwan Lie K.W
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2404.001 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.643

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi jalan adalah serangkaian aktivitas yang berawal dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan pelaksanaannya ditentukan oleh bagaimana pihak yang terlibat langsung melakukan evaluasi dan pengendalian selama masa konstruksi terhadap tiga aspek yaitu, biaya, waktu dan mutu pekerjaan serta lingkup pekerjaan. Ketiga aspek tersebut dapat tercapai apabila didukung oleh sumber daya yang memadai sesuai persyaratan yang telah diatur dalam kontrak kerja. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah mengkaji pelaksanaan proyek jalan penghubung desa “X” di Kabupaten Maluku ”Z” dan membandingkan realisasi pelaksanaannya dengan kontrak kerja yang telah disepakati bersama. Data sekunder, menyatakan bahwa biaya HPS adalah Rp 800.000.000,00, biaya penawaran kontraktor Rp 705.317.000,00 dan biaya belum termasuk PPN adalah Rp 641.197.677,00. Waktu pelaksanaan berdasarkan kurva rencana adalah tiga bulan, yaitu awal bulan Oktober 2013 sampai dengan akhir bulan Desember 2013. Indikator mutu pelaksanaan adalah SNI 03-1774-1989, SNI 1742: 2008; BS 812 part 1 1975 artiele 7.3; SNI 03-1968-1990; AASHTO M20. AASHTO M140, SNI 03-4800-1998, SNI 03-4799-1998. Data primer diperolehdari pengamatan langsung di lokasi penelitian dan wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan proyek jalan penghubung desa “X” ditinjau dari biaya, waktu dan mutu yang mana pelaksanaannya adalah sebagai berikut: biaya realisasi lebih kecil dari biaya penawaran, hal ini terjadi karena kontraktor yang melaksanakan pekerjaan memiliki pengalaman kerja dan kinerja yang baik. Waktu pelaksanaan sama dengan waktu realisasi di lapangan, hal ini terjadi karena kontraktor dapat mengelola waktu dengan baik dan disiplin dalam mengerjakan proyek. Mutu sudah sesuai dengan spesifikasi teknik yang ditunjukan dengan terjadinya serah terima dari pihak kontraktor kepada pihak owner.
PERCEPATAN PENURUNAN SAMPAH PLASTIK SEBAGAI DRAINASE VERTIKAL Sumiyati Gunawan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6116.09 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.644

Abstract

Salah satu perilaku tanah yang berpotensi menyebabkan kegagalan struktur adalah penurunan tanah akibat konsolidasi pada tanah lempung. Tanah lempung merupakan tanah yang mempunyai koefisien permeabilitas (k) yang kecil. Bila lapisan tanah jenuh berpermeabilitas rendah dibebani, maka tekanan air pori di dalam tanah tersebut segera bertambah. Perbedaan tekanan air pori pada lapisan tanah, berakibat air mengalir ke lapisan tanah dengan tekanan air pori yang lebih rendah, yang diikuti penurunan tanahnya. Salah satu cara untuk mempercepat aliran air/laju konsolidasi lempung jenuh dengan menggunakan drainase vertikal. Dalam penelitian ini akan dilakukan percobaan perbandingan drainase vertikal dengan bahan pengisi berupa pasir, ijuk dan sampah plastik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan drainase vertikal dengan bahan pengisi pasir, ijuk dan limbah plastik terhadap kecepatan penurunan tanah lunak.Penelitian ini dilakukan dengan membuat model di laboratorium. Pembebanan yang dilakukan ada 4 tahap, yaitu beban 0,25 ton, 0,5 ton, 1 ton dan 2,0 ton masing-masing dilakukan 10 hari pengamatan. Diameter drainase yang dipakai adalah 2,5 cm dengan jarak antar drainase vertikal 18,75 cm dengan pola susunan segiempat pada tanah lunak dengan ketebalan 10 cm dan dalam kondisi double drain. Ada 4 pengujian, yaitu pengujian pembebanan tanpa drainase vertikal, dengan drainase vertikal pasir, dengan drainase vertikal ijuk dan dengan drainase vertikal sampah plastik. Pasir dilakukan penyaringan sebelum digunakan, ijuk yang dipakai dari pohon aren dan samapah plastik yang digunakan adalah sampah botol plastik dengan ukuran ±1cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode perbaikan tanah menggunakan drainase vertikal dengan bahan pengisi sampah plastik terbukti lebih baik daripada drainase vertikal Ijuk dan pasir dalam mempercepat penurunan. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan koefisien konsolidasi arah vertikal yang dibandingkan dengan koefisien konsolidasi pada tanah lunak tanpa drainase vertikal. Pada drainase vertikal sampah plastik meningkatkan sebesar 412,03%. Pada drainase vertikal pasir meningkatkan 160,0% dan drainase vertikal ijuk meningkatkan 345,13%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8