cover
Contact Name
Pauladie Susanto
Contact Email
pauladie@stikom.edu
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal JCONES
Published by STMIK STIKOM Surabaya
ISSN : 23390204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Control and Network Systems (JCONES) adalah jurnal elektronik yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Sistem Komputer Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. JCONES merupakan jurnal untuk publikasi hasil penelitian para peneliti di bidang teknologi kontrol otomasi industri dan sistem komunikasi jaringan.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2016)" : 25 Documents clear
RANCANG BANGUN LOCKER OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN RFID Kusuma, Mochamad Fajar; Harianto, Harianto; Pratikno, Heri
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini locker masih menggunakan kunci manual dan harus ada penjaga jika ingin meminjam atau mengembalikan kunci locker. Dengan kondisi seperti itu, jika penjaga tidak ditempat, maka tidak bisa meminjam atau mengembalikan kunci locker. Maka dirancang  sebuah sistem pemilihan secara acak locker yang belum terpakai oleh user sehingga user tidak hanya mendapatkan locker yang sama. Penjaga kunci lockertidak diperlukan dalam peminjaman atau pengembalian kunci.Perancangan tugas akhir ini menggunakan metode pemilihan locker secara otomatis dengan input utama menggunakan RFID. Sistem ini dibuat untuk mempermudah user dalam memilih locker yang belum terpakai oleh user lain atau masih kosong. Sistem ini menggunakan 3 buah mikrokontroler, yaitu Arduino Uno sebagai master dan 2 buah mikrokontroler ATMega32 sebagai slave. Digunakan komunikasi I2C sebagi penghubung mikrokontroler master dan slave. Masing-masing mikrokontroler akan menjadi pusat kendali komponen input dan output yang terhubung pada mikrokontroler tersebut.Sistem dapat digunakan oleh semua user yang memiliki kartu RFID atau tag RFID. Komunikasi I2C yang berjalan dengan baik menghasilkan kondisi-kondisi yang memungkinkan terjadi saat sistem dijalankan. Terdapat 5 kondisi yang berhubungan dengan dengan pembuktian acak nomer locker, ID dari tag RFID yang terdaftar dan tidak terdaftar, akses nomer locker yang sama untuk ID dari tag RFID yang terdaftar, serta kondisi-kondisi yang memungkinkan untuk ID dari tag RFID yang belum terdaftar yang mungkin terjadi.
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA PROTOCOL TCP DENGAN SCTP PADA JARINGAN MOBILE Djojosuroto, Muh.Rahmat; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Ad Hoc adalah jaringan nirkabel yang terdiri dari sekumpulan node-node yang dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya secara langsung tanpa memerlukan infrastruktur tertentu. Teknologi Mobile Ad Hoc ini sudah sering kali digunakan untuk operasi militer dan komunikasi pribadi seperti ponsel dan laptop. Karena banyaknya pemakaian teknologi Mobile Ad Hoc ini sehingga perlu dilakukan pengujian yang melibatkan 5 node, 10 node dan 20 node untuk pemilihan protocol yang tepat.Pada penelitian ini, dengan posisi node yang (random) diketahui bahwa untuk penerapan topologi dengan  5 node, 10 node dan 20 node protokol SCTP sangat baik dalam hal keakuratan data berdasarkan parameter Paket Loss Ratio (PLR) dan Delay  dibandingkan dengan protokol TCP saat terjadi komunikasi.Dari hasil penelitian dan analisis unjuk kerja perbandingan protokol TCP dengan SCTP yang telah dilakukan, berdasarkan parameter-parameter yang telah di tetapkan. Maka didapatkan presentase dari hasil parameter delay dan paket loss ratio (PLR) pada protokol TCP, besar nilai rata-rata delay maupun rata-rata paket loss ratio (PLR) lebih besar dibandingkan dengan protokol SCTP, baik dari banyaknya node yang digunakan dalam topologi maupun dari masing-masing protokol.
KONTROL KONDISI AIR SECARA OTOMATIS PADA TANAMAN HIDROPONIK Pratama, I Gede Brahmanda Ekamartahadi; Rasmana, Susijanto Tri; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, dan mampu memberikan hasil produksi dengan mutu yang tinggi yang dapat meningkatkan nilai jual tanaman.  Pada penelitian ini bertujuan untuk membantu perawatan pada tanaman hidroponik khususnya pada bagian pengosongan tangki dan pengisian ulang nutrisi. Tugas akhir ini menggunakan metode pengontrol kondisi air secara otomatis, menggunakan satu buah mikrokontroler, yaitu Arduino Mega untuk mengendalikan solenoid valve yang mengatur masuknya dan keluarnya air dari tangki hidroponik. Menerima input dari sensor kapasitif mengenai ketinggian air dalam tangki hidroponik. Dari hasil pengujian kontrol air, proses pengisian air ke tangki dari keadaan kosong hingga berisi   50 liter air berdurasi 48 menit jika volume tangki suplai air berisi 70 liter. Sedangkan untuk pengurasan air dari tangki hidroponik dari keadaan volume air 50 liter hingga kosong membutuhkan waktu 54 menit. Debit penyerapan air pada tangki hidroponik yang diserap 23 tanaman selama 96 jam adalah 0.01410417 liter /jam atau 3.91782 ml/detik untuk tiap tanaman.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE AUTOMATIC VEHICLE CLASSIFICATION (AVC) PADA KENDARAAN JALAN TOL Asmoro, Yudo; Harianto, Harianto; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan transportasi dan kebutuhan angkutan jasa dan barang setiap tahunnya selalu bertambah, khususnya pada angkutan jalan raya. Data pada tahun 2011 dan 2012 pertumbuhan transportasi jalan raya rata-rata mengalami pertumbuhan sebesar 12 %, yang meliputi kendaraan mobil penumpang, bus, kendaraan barang, sepeda motor dan kendaraan khusus.              Jalan tol yang merupakan jalan bebas hambatan banyak dipilih pengendara untuk menhindari kemacetan yang terjadi di jalan raya. Dengan jumlah transportasi yang terus bertambah tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kemacetan pada jalan tol terutama waktu melakukan pembayaran pada gerbang keluar jalan tol.              Automatic Vehicle Classification atau AVC adalah sistem yang digunakan untuk mendeteksi jenis suatu kendaraan yang melewati jalan tanpa adanya interaksi dengan pengemudi atau seorang pengamat manusia. Dalam hal ini AVC dapat diterapkan pada pengoperasian pada jalan tol, dimana AVC berfungsi mendeteksi jenis golongan kendaraan berdasarkan jumlah gardan (As roda) dengan memanfaatkan pijakan ban kendaraan sebagai “Sensor”. Karakteristik dari roda (double wheels) dan ketinggian kendaraan juga dapat menjadi acuan dalam pengklasifikasian.              Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakaukan didapatkan hasil rata-rata keberhasilan sistem Automatic Vehicle Classification dalam mengklasifikasikan berbagai kendaraan sesuai ketentuan jenis golongan kendaraan jalan tol sebesar 85 % dan error sebesar 15 %.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS QOS PROTOKOL HWMP+ PADA JARINGAN MIKROTIK BERBASIS WIRELESS MESH NETWORK Putro, Abid Eka Sukatno; Jusak, Jusak; Pratikno, Heri
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya, perangkat wireless akan tersambung dengan akses point yang ada pada jarak jangkau. Perangkat wireless yang tersambung akan melakukan aktifitas transmisi data secara terus menerus, seperti browsing, mengunggah dan mengunduh data, video calling  dan lain lain, yang menuntut perangkat wireless pengguna tersambung secara konsisten, kendala dari kebutuhan pengguna perangkat wireless adalah jarak jangkau yang terbatas. semakin jauh akses point semakin rendah sinyal yang ditangkap untuk transmisi data sehingga unjuk kerja transmisi data  yang didapat tidak maksimal. Sudah ada pengujian yang mengangkat tema HWMP+ namun sebatas simulasi pada NS2 tanpa mendukung WDS secara real time.            Maka dari itu dalam tugas akhir ini akan dianalisis unjuk kerja sistem jaringan wireless mesh dengan penerapan protokol HWMP+ dan metode WDS  untuk menunjang proses komunikasi yang bisa diandalkan. Penelitian ini menitik beratkan pada unjuk kerja jaringan yang diimplementasikan secara nyata pada teknologi Mikrotik dengan kondisi jaringan yang normal dan error.Hasil dari penelitian unjuk kerja jaringan wireless mesh network dengan implementasi protokol HWMP+ adalah 0% packet loss untuk seluruh transmisi tipe data. Utilisasi bandwith pada ftp kondisi error mengalami kenaikan drastis pada bandwith 256Kb dengan mencapai 39% dibandingkan kondisi normal mencapai 18% 
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA VIDEO CALL VOIP SERVER KAMAILIO DAN VOIP SERVER TRIXBOX Hasyim, Dealis Dinamika; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi yang mampu melewatkan pesan suara, video maupun teks melalui jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Teknologi berbasis VoIP memiliki keuntungan dari segi biaya yang lebih murah dari biaya telepon tradisional. Salah satu contoh sistem yang menggunakan teknologi VoIP adalah Trixbox dan Kamailio. Dengan menggunakan Trixbox dan Kamailio pengguna dimungkinkan untuk membuat VoIP server sendiri.Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis perbandingan unjuk kerja video call VoIP server Kamailio dengan VoIP server Trixbox. Dalam pengujiannya, pertama menentukan topologi dan menginstall Trixbox dan Kamailio ke cloud server. Langkah kedua menjalankan software monitoring untuk merekam trafik jaringan kemudian melakukan panggilan video call antara client 1 dan client 2. Langkah ketiga melakukan analisis menggunakan parameter delay, throughput, dan packet loss dari hasil monitoring trafik video call.Dari hasil penelitian analisis perbandingan unjuk kerja video call server Kamailio dan Trixbox dapat disimpulkan, bahwa kinerja antara kedua server ditinjau dari parameter throughput memiliki nilai yang hampir sama. Akan tetapi dibandingkan dari segi delay Trixbox memiliki delay yang lebih kecil daripada Kamailio dan jika dibandingkan dari segi packet loss Trixbox memiliki persentase nilai packet loss yang lebih kecil dibandingkan dengan persentase nilai packet loss dari Kamailio.Kata kunci :Voice over Internet Protocol, Quality of Service, Trixbox, Kamailio, Video Call.
ANALISIS MANAJEMEN BANDWIDTH BERBASIS MIKROTIK DENGAN METODE MANGLE DAN METODE SIMPLE QUEUE Dewanto, Arief Rizki; Kusumawati, Weny Indah; Pratikno, Heri
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia industri saat ini sudah berkembang dengan pesat, terutama dalam penggunaan berbagai macam peralatan jaringan. Penggunaan peralatan jaringan tersebut digunakan untuk memudahkan semua pekerjaan manusia dan mengoptimalkan waktu agar hasil pekerjaan yang didapat sesuai dengan yang direncanakan.Pada dasarnya, suatu jaringan terdiri dari beberapa komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya. Dalam proses pengiriman data dari komputer satu ke komputer lain membutuhkan suatu bandwidth. Bandwidth merepresentasikan kapasitas dari suatu koneksi. Semakin besar koneksinya, semakin besar pula performa yang didapatkan. Bandwidth yang tidak dikontrol menyebabkan kinerja jaringan menurun.Analisis manajemen bandwidth ini akan menerapkan Metode Mangle & Metode Simple Queue karena metode ini dapat melakukan packet marking, yaitu dapat mengatur bandwidth berdasarkan packet data. Penerapan Metode Mangle & Metode Simple Queue pada manajemen bandwidth ini nantinya dapat menata bandwidth agar penggunaan jaringan bisa lebih efektif dan efisien.Berdasarkan hasil analisis, untuk HTTP didapatkan pada bandwidth 256 kbps menghasilkan throughput sebesar 1,68 Mbps, packet loss sebesar 13,73 % dan delay sebesar 0,0009 s. Bandwidth 512 kbps menghasilkan throughput sebesar 1,65 Mbps, packet loss sebesar 11,17 % dan delay sebesar 0,0009 s. Bandwidth 1 Mbps menghasilkan throughput sebesar 3,65 Mbps, packet loss sebesar 2,18 % dan delay sebesar 0,0004 s.Untuk Video Streaming didapatkan pada bandwidth 256 kbps menghasilkan throughput sebesar 0,104 Mbps, packet loss sebesar 2,77 % dan delay sebesar 0,0122 s. Bandwidth 512 kbps menghasilkan throughput sebesar 0,104 Mbps, packet loss sebesar 2,57 % dan delay sebesar 0,0123 s. Bandwidth 1 Mbps menghasilkan throughput sebesar 0,102 Mbps, packet loss sebesar 2,66 % dan delay sebesar 0,0124 s.Untuk Game didapatkan pada bandwidth 256 kbps menghasilkan throughput sebesar 0,001109 Mbps dan delay sebesar 0,0619 s. Bandwidth 512 kbps menghasilkan throughput sebesar 0,001136 Mbps dan delay sebesar 0,0616 s. Bandwidth 1 Mbps menghasilkan throughput sebesar 0,001111 Mbps dan delay sebesar 0,0614 s.
PENGATURAN AIR DAN NUTRISI SECARA OTOMATIS PADA TANAMAN HIDROPONIK Sugiharto, Tutus; Rasmana, Susijanto Tri; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunkan media tanah hasil yang dihasilkan akan lebih baik daripada bercocok tanam dengan menggukan tanah karena hasil produksi pertanian akan lebih bersih dan praktis biasanya masyarakat mengggunakan cara ini untuk memanfaatkan lahan pertanian yang sempit. Hidroponik sudah banyak digunakan masyarakat karena terbukti menguntungkan dan menghasilkan produksi pertanian yang masksimal. Ditugas akhir ini memperkenalkan cara mengurus hidroponik secara otomatis. Perancangan alat elektronik ini menggunakan microcontroller arduino yang memperoleh input dari sensor-sensor yang digunakan, akan diolah oleh microcontroller arduino dengan menggunakan metode pengaturan nutrisi dan air secara otomatis.Sistem yang dirancang telah mampu untuk mengurangi pemborosan waktu. Selain itu juga telah mampu untuk melakukan otomatisasi pengisian air dan pecampur nutrisi secara otomatis. Sehingga alat ini mampu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan nutrisi sehari-hari. Dan rata-rata dari hasil pengujian sampai nutrisi siap digunakan membutuhkan waktu 35 menit untuk menyiapkan nutrisi yang siap digunakan untuk tanaman hidroponik.Pada hasil percobaan menunjukkan tingkat keberhasilan alat tersebut dalam menentukan tingkat keberhasilan dengan benar sebesar 80%, dan tingkat kesalahan alat dalam menentukan tingkat kesalahan sebesar 20%.
RANCANG BANGUN ALAT ELEKTROKARDIOGRAF UNTUK VISUALISASI, PEREKAMAN, DAN PENYIMPANAN SINYAL JANTUNG Sugiarto, Wahyu Rokhman; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja kapan saja . Kadang-kadang penyakit tersebut tidak dapat dideteksi di awal. Proses pemeriksaan jantung hanya dapat dilakukukan oleh dokter disebut sebagai auskultasi . Auskultasi adalah pemeriksaan kinerja organ seperti jantung dengan mengambil informasi elektrolis jantung dengan elektroda jepit. Dalam pemeriksaan fisik dengan menggunakan elektroda jepit diperlukan untuk membuka sebagian besar daerah pergelangan tangan dan kaki pada pasien dan kertas perekam khusus untuk sinyal EKG. Oleh karena itu, diperlukan membangun sebuah alat yang mampu menyimpan data jantung pasien kedalam database untuk dicetak sewaktu – waktu dan tidak memerlukan kertas khusus untuk merekam.Dalam studi ini , pengiriman sinyal auskultasi jantung melalui modul EKG untuk mengambil sinyal. Kualitas layanan yang digunakan dalam penelitian ini termasuk probability of loss data, banyak data yang diterima dengan baik sebanyak sinyal jantung yang sebenarnya.Dari hasil penelitian yang dilakukan pengaplikasian transmsi sinyal auskultasi jantung dapat dibangun dengan cara penerimaan data oleh coordinator dilakukan secara offline.Berdasarkan hasil penelitian, hasil transmisi sinyal auskultasi jantung menunjukkan bahwa semakin tinggi baudrate pengiriman data yang ditetapkan oleh komunikasi serial, semakin banyak data yang didapat.
RANCANG BANGUN PENERJEMAH BAHASA ISYARAT ABJAD MENGGUNAKAN SENSOR FLEX DAN ACCELEROMETER BERBASIS ARDUINO Aliffandhiarto, Edo; Harianto, Harianto; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak permasalahan yang dihadapi manusia, salah satunya adalah berkomunikasi dengan orang lain. Bagi manusia normal hal ini bukanlah kendala serius tetapi bagi penderita tuna-rungu hal ini bisa menjadi hal yang sangat serius ketika para penderita tuna-rungu berhadapan langsung dengan masyarakat sekitar, dimana sebagian dari masyarakat sekitar belum mengerti bahasa isyarat. Di setiap negara para penderita tuna-rungu memiliki bahasa isyarat yang berbeda-beda, bahkan di indonesia sendiri memiliki beragam bahasa isyarat.Dengan keanekaragaman bahasa isyarat dan banyaknya masyarakat yang kurang memahami tentang bahasa isyarat dapat menghambat para penderita tuna-rungu untuk berbaur dengan masyarakat sekitar. Sehingga harus ada solusi untuk membantu para penderita tuna-runggu dan masyarakat sekitar agar bisa berkomunikasi dengan mudah.Perancangan sistem penerjemah bahasa isyarat menggunakan disain sarung tangan yang dikombinasikan dengan 2 sensor yang akan mendeteksi pergerakan tangan. Sistem ini dibuat agar pengguna sarung tangan dapat menerjemahkan bahasa isyarat ke dalam bentuk abjad. Perancangan sistem ini menggunakan 5 buah sensor flex, Accelerometer adxl335 dan Arduino Mega2560 sebagai master. Digunakan Analog to Digital Converter (ADC) sebagi penghubung mikrokontroler Arduino Mega2560 dengan 5 sensor flex dan Accelerometer. Masing-masing sensor flex akan menhasilkan input dari lekukan setiap jari dan sensor Accelerometer akan menghasilkan input dari kemiringan tangan yang diharapkan mendapat hasil yang akurat dari bentuk tangan.Hasil dari sistem penerjemah bahasa isyarat dapat digunakan dengan baik selama penggunaan sarung tangan sesuai dengan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia(SIBI). Pengujian 5 huruf abjad yang sesuai dengan SIBI yaitu huruf abjad A, I, U, E dan O dapat diketahui bahwa input dari sensor flex dapat dieksekusi dengan baik meskipun nilai sensor flex terus berubah. 

Page 1 of 3 | Total Record : 25