TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control)
Submitted papers are evaluated by anonymous referees by single blind peer review for contribution, originality, relevance, and presentation. The Editor shall inform you of the results of the review as soon as possible, hopefully in 10 weeks. Please notice that because of the great number of submissions that TELKOMNIKA has received during the last few months the duration of the review process can be up to 14 weeks. Communication Engineering, Computer Network and System Engineering, Computer Science and Information System, Machine Learning, AI and Soft Computing, Signal, Image and Video Processing, Electronics Engineering, Electrical Power Engineering, Power Electronics and Drives, Instrumentation and Control Engineering, Internet of Things (IoT)
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2: August 2007"
:
9 Documents
clear
KENDALI KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASA PADA V/F KONSTAN DENGAN INVERTER SPWM BERBASIS FPGA ALTERA ACEX1K
Noorfatchurrudin Noorfatchurrudin;
Tole Sutikno
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1347
Pulse Width Modulation (PWM) inverter satu fasa adalah rangkaian pengubah tegangan searah menjadi tegangan bolak-balik untuk satu fase. Pembangkitan sinyal PWM secara digital dapat memberikan unjuk kerja sistem yang bagus karena lebih kebal terhadap gangguan/derau. Perancangan sebuah pembangkit sinyal PWM berbasis FPGA Altera ACEX1K-50 memiliki beberapa keuntungan yaitu dapat memenuhi tuntutan akan kecepatan. Tujuan tugas akhir ini adalah merancang pembangkit sinyal PWM satu fase dengan menggunakan FPGA. Dengan menggunakan inverter ini, maka pengendalian kecepatan motor AC dapat dilakukan dengan lebih teliti. Perancangan pembangkit sinyal SPWM (PWM Sinusoida) dengan MAX+PLUS melalui tahapan: Design entry, Design verification, Design implementation. Rangkaian penggerak dengan catu daya sebesar 5 V. Rangkaian inverter ini dirancang menggunakan mosfet SK 727 dengan V 800 V dan I 2,5 A. Spesifikasi motor induksi satu fasa model Z-406, 125/220, 50 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan inverter SPWM berbasis FPGA Altera ACEX1K yang dirancang dapat digunakan untuk mengatur kecepatan putar motor induksi satu fasa pada putaran yang halus pada range kecepatan 285-587 rpm
IMPLEMENTASI LAYANAN PESAN PENDEK SEBAGAI PIRANTI NOTIFIKASI SISTEM DETEKSI INTRUSI
Wahyu Sapto Aji;
Soedjatmiko Soedjatmiko;
Sujoko Sumaryono
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1353
Penelitian ini mengkaji penerapan layanan pesan pendek (SMS) sebagai piranti notifikasi sistem deteksi intrusi/penyusupan (IDS) dalam usaha untuk meningkatkan keterawasan sistem. Penelitian dilakukan dengan membangun piranti SMS Gateway yang akan memberikan informasi berupa SMS jika terjadi kegiatan yang dianggap sebagai usaha percobaan intrusi. Sistem notifikasi ini juga diharapkan memberikan kemampuan administrator melakukan tindakan terbatas terhadap server apabila terjadi kegiatan intrusi tadi. Hasil penelitian menunjukkan telah dapat dikembangkan piranti notifikasi SMS. Waktu rerata yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi kepada administrator dalam simulasi serangan yang dilakukan berkisar pada angka 1.6 menit. Dalam pengujian dilakukan simulasi tindakan berupa pematian server, penguncian server, penyambungan dan pemutusan server ke internet dan reboot server.
PERANCANGAN ALAT UKUR GOLONGAN DARAH BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52
Muchlas Muchlas;
Tole Sutikno;
Santiko Santiko
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1349
Golongan darah yang dibutuhkan pasien haruslah sesuai dengan golongan darah pendonor, karena apabila tidak sesuai akan mengakibatkan reaksi-reaksi alergi. Selama ini, untuk menentukan golongan darah dilakukan secara manual dengan mencampurkan cairan antisera A pada sampel darah satu dan antisera B ke sampel darah kedua dari tiap pendonor yang akan ditentukan golongan darahnya. Atas dasar kombinasi terjadi atau tidaknya reaksi penggumpalan pada darah pada kedua sampel yang dicampur antisera tersebut, golongan darah pendonor ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang purwarupa alat yang dapat menentukan golongan darah banyak pendonor secara otomatis dengan tampilan digital. Alat dirancang agar dapat menentukan golongan darah dari 8 pendonor secara sekuensial tiap satu set pengukuran. Tiap 2 sampel darah pendonor yang masing-masing telah diberi antisera A dan B diletakkan pada kaca preparat di atas rotary disc yang digerakkan dengan motor DC, untuk selanjutnya ditentukan golongan darahnya satu persatu atas dasar proses aglutinasi yang terjadi. Pengaturan sistem kerja alat ini berbasis mikrokontroler AT89S52. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dapat dirancang purwarupa otomatisasi alat ukur golongan darah secara on-line dan real-time yang dapat menentukan golongan darah A, B, O dan AB secara sekuensial atas sampel darah 8 pendonor dalam tiap satu set pengukuran.
PENGUKURAN UNJUK KERJA MODULASI GMSK PADA SOFTWARE-DEFINED RADIO PLATFORM
Eko Marpanaji;
Bambang Riyanto;
Armein Z.R. Langi;
Adit Kurniawan
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1344
This paper addresses performance measurement of Gaussian Minimum Shift Keying (GMSK) modulation which is implemented on Software-Defined Radio (SDR) platform using Universal Software Radio Peripheral (USRP) from GNU Radio. GMSK modulation is very popular and is adopted as GSM cellular phone modulation standard. The results of this research can be used as basic concept in developing wireless communication system based on SDR technology which is needed in Next-Generation Networks (NGN). The GMSK performance is measured in terms of Packet Error Rate (PER) with several of Eb/No, bit rate, modulation frequency, payload size, and gain values. Based on this research, the lowest PER can be achieved by setting Eb/No value equal to 20 dB, optimum bit rate = 256 kbps, BT 0.25, optimum payload size = 4092 bytes, and optimum gain equal to 100.
APLIKASI MASTER SWITCH OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51
Prastyono Eko Pambudi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1350
Listrik merupakan salah satu kebutuhan penunjang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Dari aspek paling sederhana sampai ke proses penting yang melibatkan pembuatan alat-alat pendukung kehidupan manusia, keseluruhan proses-proses tersebut memerlukan tenaga listrik. Permasalahan yang timbul dengan adanya kebutuhan listrik yang bersifat kontinyu akan terjadi pada saat pembangkit tenaga utama mengalami kerusakan atau kegagalan operasi. Penelitian ini merancang suatu prototipe dari sebuah sistim otomatis yang dikendalikan oleh mikrokontroler. Dengan metode pengaturan ini, sistem pensaklaran tegangan 220Vac dari PLN dan 220Vac keluaran DC to AC converter (pengganti genset) dapat dikendalikan menggunakan master switch secara otomatis. Selain itu proses stater dan mematikan kembali juga dapat dikendalikan secara otomatis. Hasil pengujian dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaturan motor stater dan choke selenoid genset menggunakan mikrokontroler terbukti dapat dilakukan termasuk pengaturan proses stater dan mematikan genset secara otomatis. Sistem akan tetap stabil dan akurat selama DC to AC converter (pengganti genset) dan batere yang digunakan berada dalam kondisi prima. Persyaratan ini mutlak harus diperhatikan agar proses stater genset tidak terlalu lama dan genset mudah dimatikan hanya dengan menutup choke.
PURWARUPA ALAT PEMILAH BARANG BERDASARKAN UKURAN DIMENSI BERBASIS PLC OMRON SYSMAC CPM1
Agus Susila;
Wahyu Sapto Aji;
Tole Sutikno
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1345
Guna meningkatkan jumlah barang yang diproduksinya secara efektif dan efisien, termasuk dalam pemilahan barang, dunia industri sebagai produsen dituntut mampu menerapkan sistem otomatisasi. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pemilah barang berdasarkan ukuran dimensi secara otomatis berbasis PLC. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium yang dimulai dengan merancang perangkat keras, meliputi: rangkaian sensor LDR untuk pendeteksi adanya barang, rangkaian relai sebagai On/Off input PLC dan perancangan perangkat lunak, yang meliputi: perancangan program penerima input dari sensor dan perancangan program output untuk mengaktifkan motor DC pada pemilah barang. Barang yang akan dibaca oleh sensor dirancang bergerak di atas konveyor dan dikendalikan menggunakan motor DC. Alat pemilah juga dirancang dikendalikan dengan motor DC. Sistem dirancang dapat memilah barang ukuran besar, sedang dan kecil pada tempatnya masing-masing. Pengujian dilakukan secara eksperimen yang meliputi pembacaan sensor jika telah mendeteksi adanya barang, kondisi PLC saat memberikan tanggapan pada alat pemilah, mengamati alat pemilah saat bekerja memilah barang ke tempat yang sudah disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem otomatisasi pemilah barang berdasarkan ukuran dimensi berbasis PLC dapat bekerja dengan baik, memilah barang ukuran besar, sedang dan kecil pada tempatnya masing-masing.
E-LEARNING FOR IMPROVEMENT QUALITY OF THE INDONESIAN HUMAN RESOURCES
Rohani Jahja Widodo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1351
This paper presents E-Learning (E-L) to support the Programs of Education and Training (E&T), Research and Development (R&D) for improvement quality of the Indonesian Human Resources (IQIHR). The programs of the IQIHR must be related with the modern Art, Science, Engineering and Technology (ASET). The prosperity of the Human Resources will be approached from prosperity approach which is mainly emphasized with three universes of aspects: Physical, Intellectual, Emotional and Spiritual (PIES) aspects. There are three basic requirements for developing these aspects: Material, Energy and Information (MEI). Social welfare and increase of life quality are desired output that must be attained from the MEI aspects. Current standard of living of human being should be reported as feedback information in the programs of the IQIHR. In global communication, developed countries and developing countries should build several attractive and sound symbiosis bridges, to prevent loss of universe balances. High quality of human resources as products of IQIHR activities, have social impacts not only in developed countries but also in developing countries. A new work force strategy without denying the existing of high quality of human resources is established by retooling the work forces, thus the challenges of social impacts could be answered wisely and would be bright opportunities to improve human standards of living.
PENGENDALI MOTOR INDUKSI SATU FASA DENGAN INVERTER UPWM BERBASIS FPGA
Joko Purwanto;
Andi Martanto;
Tole Sutikno
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1346
Frekuensi dan tegangan catu daya adalah dua komponen utama dalam sebuah sistem pengendali motor induksi. Pengendali yang banyak dikembangkan menggunakan inverter dengan metode PWM (Pulse Width Modulation). Keuntungan pembangkitan sinyal PWM berbasis FPGA dibandingkan dengan menggunakan DSP (Digital Signal Processing) dan mikrokontroler adalah dapat memenuhi tuntutan kecepatan operasi. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah pembangkit sinyal UPWM (Uniform Pulse Widtah Modulation) sebagi pengendali inverter satu fasa untuk mengatur kecepatan motor induksi satu fasa. Rancangan dibuat melalui metode penggambaran skematik dengan perangkat lunak MAX+Plus II Baseline versi 10.2. Rancangan selanjutnya di-compile dengan MAX+Plus II compiler dan diverifikasi dengan MAX+ Plus II Simulator, kemudian dikonfigurasikan secara perangkat keras pada FPGA Altera ACEX1K50TC144-3. Hasil rancangan digunakan sebagai penggerak rangkaian inverter satu fasa dengan beban sebuah motor induksi. Rangkaian inverter dirancang menggunakan MOSFET SK 727 dengan tegangan masukan DC sebesar 127 V. Plant motor induksi satu fasa yang digunakan pada penelitian ini adalah model Z-406, 125/220, 50 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sinyal UPWM dapat diwujudkan dalam bentuk hardwere logic pada FPGA dan dapat digunakan untuk men-drive inverter sebagai pengendali motor induksi satu fase. Pengaturan kecepatan pada range 289-1466 rpm.
DETEKSI API REAL-TIME DENGAN METODE THRESHOLDING RERATA RGB
Kartika Firdausy;
Yusron Saudi;
Tole Sutikno
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1352
Kebakaran di hutan maupun pemukiman mengakibatkan kerugian material maupun korban jiwa. Pendeteksian dini terhadap kebakaran merupakan salah satu upaya mengurangi kerugian tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan simulasi pendeteksian dini sumber api yang berasal dari lilin. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan pengambilan citra api secara real-time menggunakan webcam dan kemudian melakukan thresholding, sehingga diperoleh citra yang hanya mempunyai dua nilai derajad keabuan, dan selanjutnya dicari nilai rerata RGB untuk dibandingkan dengan nilai range acuan yang ada di database untuk menentukan apakah citra yang ditangkap webcam berupa api atau bukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan sistem deteksi api yang dirancang adalah 100 % dapat mendeteksi ada dan tidaknya api pada variasi jarak api ketika background-nya homogen.