cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Informatika
ISSN : 19780524     EISSN : 25286374     DOI : 10.26555
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD Sukamto, _; Sulistyo, Wahyu; Suyanto, Budi
Jurnal Informatika Vol 6, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.506 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v6i1.a2782

Abstract

Dalam penelitian ini, system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknologi smart card sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart card dapat digunakan sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA DINI DEFISIENSI VITAMIN DAN MINERAL Labellapansa, Ause; Timur Boyz, Alex
Jurnal Informatika Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.695 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v10i1.a3347

Abstract

Mineral dan vitamin berperan penting bagi tubuh manusia. Vitamin berguna untuk proses pertumbuhan, pengaturan, dan perbaikan fungsi tubuh sedangkan mineral berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolisme energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh. Pentingnya peran vitamin dan mineral mengakibatkan perlunya dijaga kadar vitamin dan mineral didalam tubuh. Banyak yang tidak mengetahui bahwa gejala yang dirasakan pada tubuh merupakan akibat dari defisiensi suatu vitamin atau mineral tertentu sehingga seringkali terlambat untuk diketahui dan mengakibatkan perlunya kunjungan ke dokter. Defisiensi terhadap vitamin dan mineral dapat diketahui secara lebih dini dengan menggunakan bidang ilmu kecerdasan buatan melalui sistem pakar. Sistem pakar defisiensi vitamin dan mineral ini terdiri dari 11 vitamin dan 6 mineral. Dari akuisisi pengetahuan oleh seorang pakar, ditemukan 46 gejala dan menghasilkan 35 aturan (rule) yang direpresentasikan menggunakan tabel keputusan. Metode penelusuran defisiensi menggunakan forward chaining sedangkan untuk menangani ketidakpastian yang muncul digunakan metode certainty factor dari aplikasi Mycin. Untuk memudahkan pengguna, maka sistem dibuat dengan menggunakan teknologi mobile. Berdasarkan pengujian yang dilakukan kepada pakar dapat dibuktikan bahwa sistem pakar yang dibangun mampu mendiagnosa defisiensi vitamin dan mineral dengan nilai akurasi kebenaran sebesar 100%. Dengan diketahuinya defisiensi yang terjadi maka penanganan dan pencegahan dapat dilakukan secara lebih dini
VISI KEPALA DAERAH DAN PELIBATAN STAKEHOLDER: IMPLIKASINYA DALAM PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS Winarno, Adi; Savitri, _
Jurnal Informatika Vol 7, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.163 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v7i1.a2771

Abstract

Strategi SI/TI di pemerintahan kerap hanya merupakan strategi yang dangkal dan sempit jika dibandingkan dengan strategi bisnis pemerintahan yang sudah mapan dan dirumuskan dengan baik. Paper ini mengulas tantangan penyelarasan strategi bisnis dengan strategi SI/TI dalam locus pemerintahan daerah yang dikaitkan dengan visi kepala daerah di bidang SI/TI dan sejauh mana visi tersebut bisa dituangkan dalam kondisi strategi SI/TI dan keselarasannya dengan strategi bisnis pemerintah di Kabupaten Banyumas dan bagaimana melibatkan stakeholder untuk memperoleh strategi SI/TI yang berlandaskan pada prinsip Good Governance.
APLIKASI PENGOLAHAN CITRA UNTUK MENDETEKSI FRAKTUR TULANG DENGAN METODE DETEKSI TEPI CANNY Triono, Puji; Murinto, -
Jurnal Informatika Vol 9, No 2 (2015): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.803 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v9i2.a2966

Abstract

Tulang merupakan salah satu anggota tubuh yang sangat penting bagi manusia, sehingga kerusakan pada tulang sangat berpengaruh pada keadaan tubuh manusia. Salah satu jenis kecacatan/kerusakan pada tulang yang kerap dijumpai adalah fraktur. Fraktur adalah keadaan dimana tulang mengalami retak atau patah. Karena letak tulang yang berada didalam tubuh, maka perlu dilakukan pemotretan dengan sinar-X untuk melihat kondisi tulang. Gambar dari pemotretan tersebut yang akan digunakan petugas medis dalam pemeriksaan tulang. Pemeriksaan dilakukan dengan cara mengamati gambar secara langsung dengan menggunakan kemampuan visual petugas medis. Proses pemeriksaan inilah yang sangat membutuhkan konsentrasi dan ketelitian. Untuk menangani permasalahan tersebut dapat digunakan sebuah aplikasi pengolahan citra untuk mendeteksi fraktur pada tulang dengan metode Canny. Metode Canny sangat baik untuk mendeteksi tepi karena memenuhi syarat pendeteksi tepian paling optimum, yakni: mendeteksi dengan baik (kriteria deteksi), melokalisasi dengan baik (kriteria lokalisasi), dan respon yang baik (kriteria respon). Dalam penelitian ini dilakukan perancangan aplikasi pengolahan citra untuk mendeteksi fraktur pada tulang dengan metode Canny. Citra yang digunakan adalah citra hasil scan tulang paha menggunakan sinar-X dengan posisi Lateral dan Antero Posterior (AP). Untuk pengambilan keputusan menggunakan uji kstest2. Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah matlab R2013a. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 8 citra standar  dan 29 citra uji. Untuk citra standar tulang paha dengan posisi Lateral dan Antero Posterior masing-masing digunakan sebanyak 4 citra. Sedangkan untuk citra uji sebanyak 15 citra untuk tulang paha dengan posisi Antero Posterior dan 14 citra untuk posisi Lateral. Hasil dari penelitian ini adalah suatu aplikasi pengolahan citra untuk mendeteksi fraktur pada tulang dengan metode Canny. Aplikasi ini mampu mendeteksi tepian objek pada citra kemudian mampu memberikan keputusan bahwa tulang mengalami fraktur atau tidak. Hasil pengujian sistem menunjukan nilai akurasi deteksi pada citra tulang paha dengan posisi Antero Posterior adalah 80% dan citra tulang paha dengan posisi Lateral adalah 85,71%.Kata kunci : Antero Posterior, Fraktur Tulang, Lateral, Metode Canny, Uji kstest2.
APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN LOGIKA FUZZY (STUDY KASUS : PRAKIRAAN CUACA DI BMKG JAMBI) Simorangkir, Lucy; Nur, Muchammad
Jurnal Informatika Vol 7, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.907 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v7i2.a2399

Abstract

Aplikasi Pendukung Keputusan dengan Logika Fuzzy (Studi Kasus : Prakiraan Cuaca di BMKG Jambi) bertujuan khususnya untuk mempermudah Prakirawan Cuaca meramalkan cuaca dengan parameter cuaca yang berkaitan dengan dinamika perubahan cuaca (suhu udara, tekanan udara, dan kelembaban udara) yang selama ini belum di kombinasikan dengan teknik pembuatan prakiraan cuaca yang lain sehingga akan manambah keakuratan dalam meramalkan cuaca di Jambi khususnya. Oleh karena itu dalam penggunaan aplikasi ini memanfaatkan software Matlab 6.1 dan Microsoft Visual Basic 6.0. Masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana aplikasi yang menggunakan logika fuzzy kebenarannya semakin mendekati data real di BMKG Jambi, kedua bagaimana perancangan serta susunan dan tata bahasa program sehingga menghasilkan program yang mudah digunakan khususnya oleh Prakirawan BMKG Jambi dengan pembuatan database prakiraan cuaca dan pengaturan cuaca yang berkaitan dengan hasil prakiraan cuaca dengan menggunakan Microsoft Access dan mambuat laporan data prakirawan dan pengguna dan yang terakhir adalah bagaimana proses kerja program sehingga dapat menghasilkan program aplikasi prakiraan cuaca. Kata Kunci : prakiraan cuaca, database, BMKG Jambi
PERANCANGAN LAYANAN STREAMING MULTIMEDIA PADA M-LEARNING Kristiyana, Samuel; Santoso, Gatot
Jurnal Informatika Vol 5, No 1: January 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.797 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v5i1.a2796

Abstract

Teknologi telekomunikasi dan teknologi internet merupakan teknologiyang paling digemari di seluruh dunia. Dalam perkembangan teknologi inimemungkinkan terobosan baru dalam belajar secara mobile menggunakanperangkat IT genggam atau disebut mobile learning (m-learning). M-Learning memiliki beberapa kelebihan di antaranya adalah kemampuanbelajar kapan-pun di mana-pun. Mobile learning (m-learning) berbasismultimedia pada implementasinya membutuhkan bandwith yang besar untukmengakses file-file video. Untuk mengatasi hal tersebut dipilih teknologikomunikasi 3G karena memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingteknologi sebelumnya. Problem yang ada adalah perangkat pembelajaran m-learning memiliki keterbatasan sumber daya dan keragaman platformsehingga diperlukan rancangan yang mampu menjamin kompatibilitas antaraberbagai macam platform. Perancangan ini bertujuan sebagai mediapembelajaran yang tak terbataskan ruang dan waktu. 
SISTEM PAKAR PENENTUAN JENIS PENYAKIT HATI DENGAN METODE INFERENSI FUZZY TSUKAMOTO (Study Kasus di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta) Pujiyanta, Ardi; Pujiantoro, Ari
Jurnal Informatika Vol 6, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1921.702 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v6i1.a2787

Abstract

Hati memiliki banyak fungsi yang kompleks dan beragam, fungsi hati adalah sebagai filter semua darah yang datang dari usus melalui vena porta, kemudian menyimpanya dan mengubah bahan-bahan makanan yang diterima vena porta. Dari penjelasan tersebut, dapat diketahui peran atau fungsi hati, termasuk pengganggu dari fungsi hati itu sendiri. Akan tetapi, masyarakat pada umumnya tidak mengetahui informasi tentang bahaya dari penyakit hati yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang terbawa oleh makanan dan minuman yang mereka konsumsi sehari-hari, sehingga sering kali masyarakat mengabaikan hal-hal yang dapat merusak fungsi hati tersebut dan dapat menimbulkan penyakit hati. Jenis-jenis penyakit hati antara lain yaitu Hepatitis, Liver, Sirosis, Kanker Hati, Jaundice (penyakit kuning), Kegagalan Hati, Kolangitis, Leptospirosis dan Abses Hati. Penyakit-penyakit hati akut akan banyak mempengaruhi fungs-fungsi hati. Oleh karena itu, gejala-gejala klinik yang timbul pada kerusakan hati akut menjadi kompleks, sehingga seorang pakar penyakit dalam terkadang mengalami kesulitan dalam menentukan jenis penyakit yang diderita oleh pasien karena adanya beberapa gejala-gejala yang mirip pada beberapa penyakit. Maka dari itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk membangun sebuah system pakar yang dapat digunakan untuk menentukan jenis penyakit hati, serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit hati dari gejala, penyebab dan solusinya. Subjek pada penelitian ini adalah aplikasi sistem pakar untuk penentuan jenis penyakit hati. Pada penelitian ini penelusuran faktanya menggunakan forward chaining dan logika yang digunakan adalah system inferensi fuzzy metode Tsukamoto. Tahap pengembangan aplikasi diawali dengan analisis data, perancangan system, pengkodean (Coding) dengan menggunakan Visual Basic 6.0 dan Testing (pengujian system dengan Black BoxTest dan Alfa Test) Dari hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak tentang Sistem Pakar Penentuan Jenis Penyakit Hati Dengan Metode Inferensi Fuzzy Tsukamoto. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap responden menghasilkan secara keseluruhan sistem layak untuk digunakan.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE 2D MEDIAN FILTER DAN MULTI LEVEL MEDIAN FILTER PADA PROSES PERBAIKAN CITRA DIGITAL Murinto, _; Muchtar, Bachrudin
Jurnal Informatika Vol 6, No 2: Juli 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.989 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v6i2.a2778

Abstract

Di dalam penyampaian informasi orang lebih cenderung menggunakan media gambar untuk mempresentasikan sesuatu, misalnya penggunaan rambu-rambau lalu lintas, penggunaan gambar rancang bangun dalam sebuah pembuatan rumah, penggunaan gambar dalam penyuluhan dan lain sebagainya. Namun sering kali citra atau gambar yang dimiliki mengalami penurunan mutu (degradasi). Hal ini akan menyebabkan citra sulit diinterpretasi. Dengan memperbaiki tampilan citra yang mengalami gangguan (noise) sehingga diperoleh citra yang mutunya baik dan mudah diinterpretasikan. Salah satu manipulasi perbaikan mutu citra adalah dengan proses filtering citra. Dalam proses filtering citra ada bebarapa metode yang digunakan untuk memproses citra, diantaranya metode 2D median filter dan multilevel median filter. Dari kedua metode tersebut belum diuji keunggulan dan kelemahan dari masing-masing metodenya. Untuk mengetahui perbedaan hasil yang diolah kedua metode filtering citra tersebut maka dilakukan suatu analisi perbandingan kedua metode tersebut. Metode filtering citra digital yang di gunakan adalah 2D median filter dan multilevel median filter. Operasi filtering citra mengunkan ukuran matriks 3X3, 5X5, 7X7 dan 9X9. Jenis citra dengan ekstensi bmp berformat 24 bit dengan ukuran piksel 640 X 480. Citra tersebut kemudian di tampilkan ke dalam program lalu dilakukan proses filtering citra, menampilkan histogram, timing-run serta SNR dari citra filter. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jenis citra, ukuran citra, ukuran matriks serta metode yang dipilih mempengaruhi proses filtering citra. Proses filtering citra dengan metode multilevel median filter menghasilkan mutu citra yang lebih baik dibanding metode 2D median filter. Hal ini dapat dilihat dari mutu citra yang dihasilkan, nilai SNR lebih besar dan timing-run yang lebih cepat.
REKAYASA PERANGKAT LUNAK INFORMASI KEMISKINAN Haidar Mirza, Ahmad; Ependi, Usman; Panjaitan, Febriyanti
Jurnal Informatika Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.091 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v10i1.a3351

Abstract

Dalam rangka mengimplementasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan, informasi mengenai siapa yang miskin dan dimana mereka berada menjadi sangat penting dan akan menjadi modal dasar dalam targeting rumah tangga miskin. Dengan kata lain, agar program penanggulangan kemiskinan berhasil dan tepat sasaran, maka ketersediaan data kemiskinan yang terpercaya merupakan suatu keharusan. Di Indonesia sendiri, sumber data mengenai kemiskinan telah tersedia di berbagai sumber.  Namun demikian, sumber yang resmi digunakan oleh pemerintah adalah data kemiskinan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data kemiskinan yang bersumber dari BPS sering menjadi dasar dalam implementasi program penanggulangan kemiskinan oleh pemerintah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, proses penentuan pola data kemiskinan dengan menggunakan metode KDD (Knowlerge Discovery in Database)  dengan memakai  data PPLS dari Badan Pusat Statistik menghasilkan tujuh pola informasi. Ketujuh pola informasi tersebut dihasilkan berdasarkan hasil analisis data dan requirement pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) terhadap data kemiskinan. Ketujuh pola informasi tersebut merupakan hasil dari pengclusteran / pengelompokan data kemiskinan berdasarkan wilayah dan tingkat kemiskinan berdasarkan indikator kemiskinan. Proses rekayasa perangkat lunak informasi kemiskinan dibangun dengan menggunakan metode Rapid Application Deveopment (RAD) untuk memenuhi kebutuhan pemerintah akan informasi data kemiskinan.
MODEL SISTEM M-GOVERNMENT (Studi Kasus : Pemerintah Kota Yogyakarta) Handayaningsih, Sri; Nugroho, Heru
Jurnal Informatika Vol 7, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.377 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v7i2.a2767

Abstract

Saat ini pertambahan jumlah penduduk di suatu daerah yang sangat cepat, sistem layanan publik secara tradisional yang mana pelayanan yang berorientasi pada antrian di depan meja petugas dan tergantung pada jam kerja tidak dapat lagi memadai. Sebagai tindak lanjut dari Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas bidang telematika. Pemerintah DIY menetapkan kebijakan pengembangan Jogja Cyber Province. Akan tetapi dalam perkembanganya pengembangan e-Government ini masih belum optimal, seperti e-ktp. Proses Bisnis dalam pembuatan e-KTP lebih panjang dibandingkan dengan sebelum e-KTP. Fisik e-KTP baru diterima dalam hitungan bulan, jika ada kesalahan data, proses pembuatan dimulai dari awal lagi. Data penduduk terpusat, namun penggunaannya masih belum di sharing dengan pihak lain yang membutuhkan. Untuk itu dibutuhkan media penghubung untuk melakaukan proses yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien. Tujuan penerapat tersebut adalah mempermudah masyarakat berhubungan dengan pemerintah serta menciptakan data-data yang terintegrasi antara dinas-dinas yang ada di Pemerintah  Kota Yogyakarta. Subyek pada penelitian ini adalah model sistem m-Government. Model yang dibuat  menghasilkan  sebuah pemodelan sistem yang bisa digunakan untuk  acuan dalam penerapan m-Government untuk pelayanan publik yang bersifat rutin. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model sistem yaitu : “Model m-Government di Pemerintah Kota Yogyakarta” yang dapat memberikan kemudahan komunikasi dari pemerintah kepada masyarakat dalam hal proses pelayanan maupun proses penyelesaian layanan melalui handphone atau smartphone. Hasil uji kelayakan sistem menunjukan bahwa sistem yang di usulkan dapat diimplementasikan.

Page 11 of 42 | Total Record : 419


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 18 No. 3 (2024): September 2024 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 3 (2022): September 2022 Vol 16, No 2 (2022): May 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 3 (2021): September 2021 Vol 15, No 2 (2021): May 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 3 (2020): September 2020 Vol 14, No 2 (2020): May 2020 Vol 14, No 1 (2020): January 2020 Vol. 13 No. 2 (2019): July 2019 Vol 13, No 2 (2019): July 2019 Vol 13, No 1 (2019): January 2019 Vol 12, No 2: July 2018 Vol 12, No 1: January 2018 Vol 11, No 2 (2017): Juli Vol 11, No 2 (2017): Juli Vol 11, No 1 (2017): Januari Vol 11, No 1 (2017): Januari Vol 10, No 2 (2016): Juli Vol 10, No 2 (2016): Juli Vol 10, No 1 (2016): Januari Vol 10, No 1 (2016): Januari Vol 9, No 2 (2015): Juli Vol 9, No 2 (2015): Juli Vol 9, No 1 (2015): Januari Vol 9, No 1 (2015): Januari Vol 8, No 2 (2014): Juli Vol 8, No 2 (2014): Juli Vol 8, No 1 (2014): Januari Vol 8, No 1 (2014): Januari Vol 7, No 2: Juli 2013 Vol 7, No 2: Juli 2013 Vol 7, No 1: Januari 2013 Vol 7, No 1: Januari 2013 Vol 6, No 2: Juli 2012 Vol 6, No 2: Juli 2012 Vol 6, No 1: Januari 2012 Vol 6, No 1: Januari 2012 Vol 5, No 2: Juli 2011 Vol 5, No 2: Juli 2011 Vol 5, No 1: January 2011 Vol 5, No 1: January 2011 Vol 4, No 2: July 2010 Vol 4, No 2: July 2010 Vol 4, No 1: January 2010 Vol 4, No 1: January 2010 Vol 3, No 2: July 2009 Vol 3, No 2: July 2009 Vol 3, No 1: January 2009 Vol 3, No 1: January 2009 Vol 2, No 2: July 2008 Vol 2, No 2: July 2008 Vol 2, No 1: January 2008 Vol 2, No 1: January 2008 More Issue