Articles
419 Documents
PERANCANGAN LAYANAN STREAMING MULTIMEDIA PADA M-LEARNING
Kristiyana, Samuel;
Santoso, Gatot
Jurnal Informatika Vol 5, No 1: January 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.425 KB)
Teknologi telekomunikasi dan teknologi internet merupakan teknologi yang paling digemari di seluruh dunia. Dalam perkembangan teknologi ini memungkinkan terobosan baru dalam belajar secara mobile menggunakan perangkat IT genggam atau disebut mobile learning (m-learning). M-Learning memiliki beberapa kelebihan di antaranya adalah kemampuan belajar kapan-pun di mana-pun. Mobile learning (m-learning) berbasis multimedia pada implementasinya membutuhkan bandwith yang besar untuk mengakses file-file video. Untuk mengatasi hal tersebut dipilih teknologi komunikasi 3G karena memiliki kapasitas yang lebih besar dibanding teknologi sebelumnya. Problem yang ada adalah perangkat pembelajaran m-learning memiliki keterbatasan sumber daya dan keragaman platformsehingga diperlukan rancangan yang mampu menjamin kompatibilitas antara berbagai macam platform. Perancangan ini bertujuan sebagai media pembelajaran yang tak terbataskan ruang dan waktu.
IMPLEMENTASI KOMPUTASI AWAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GOOGLE APP ENGINE (GAE) DAN AMAZON WEB SERVICES (AWS)
Nugroho, Adi;
Mustofa, Khabib
Jurnal Informatika Vol 6, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.425 KB)
Interoperabilitas, dalam arti cara bagaimana suatu sistem yang memiliki platform perangkat keras dan perangkat lunak tertentu dapat berkomunikasi dengan sistem-sistem yang memiliki platform yang berbeda, mungkin merupakan bagian dari masa lalu. Di masa-masa yang akan datang, interoperabilitas yang selama ini ditangani secara manual oleh organisasi-organisasi/perusahaan-perusahaan akan ditangani langsung oleh vendor-vendor penyedia komputasi awan (cloud computing) yang memang memiliki sumberdaya-sumberdaya manusia (analis sistem, pemrogram, pakar jaringan), perangkat keras (komputer-komputer server yang berjumlah sangat banyak dan berkemampuan raksasa), serta perangkat lunak (sistem operasi, server aplikasi, server Web) yang memang memenuhi syarat untuk itu. Di masa yang akan datang, untuk mendapatkan layanan-layanan (service) dan tempat penyimpanan tertentu, organisasi-organisasi/ perusahaan-perusahaan tidak perlu berinvestasi terlalu tinggi untuk menyediakannya sendiri; mereka bisa saja menyewanya dari vendor-vendor komputasi awan yang saat ini mulai bermunculan. Google dan Amazon adalah para pendahulu dari teknologi komputasi awan (cloud computing) ini. Melalui tulisan ini, kita tidak akan membahas struktur internal keduanya secara rinci, melainkan kita akan mencoba membahas kelebihan serta kekurangan kedua vendor komputasi awan ini dari sudutpandang para manajer di bidang Teknologi Informasi yang akan melakukan investasi yang bermanfaat bagi organisasi/perusahaannya.
ANALISA PEREKAMAN DATA SUARA DARI SISTEM BLACKBOX PADA KERETA API
Setyaningsih, Emy;
Novianta, M. Andang
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.149 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2040
       Makalah ini akan membahas tentang penerapan black box pada kereta api yang diadopsi pertama kali pada pesawat, dengan parameter perekam suara hingga waktu simpan kurang dari 1 hari 8 jam pada media penyimpanan SD Card. Tujuan dari pengujian pada makalah ini adalah membandingkan sumber suara terhadap jarak penerima, sebagai parameter perubahan tingkat suara âdBâ. Sistem perekaman suara yang akan ditempatkan pada kereta api ini menggunakan modul rangkaian terintregasi WTR010. Voice record WTR010 merupakan modul rangkaian terintegrasi untuk merekam suara sendiri atau pun suara dari file music / video pada komputer dengan sangat mudah. Modul ini bisa merekam suara sendiri dan langsung di simpan ke dalam format audio. Format audio yang disediakan oleh modul voice record adalah format AD4 dan wav. Hasil pengujian modul black box yang diletakkan pada kereta api, dengan mencoba mengucapkan kata âSAYAâ, suara dapat terekam pada modul perekam suara yang selanjutnya diolah menggunakan âsoftware sound editorâ yang disimpan pada SD Card ber-ekstensi âwavâ. Perbandingan sumber suara terhadap jarak penerima dari pengujian didapatkan sebuah persamaan regresi linier y = -( 31x â 11) dan R² = 0.972. Pengujian ini menghasilkan penekanan suara dB dan frekuensi sample Hz yang berbeda.  Kata kunci: black box kereta api, perekaman suara, WTR010
PERANCANGAN APLIKASI FRONTDESK SERVER ASSISTANT (FOSA)
Abdullah, Dahlan;
Afisman, Heri Juni
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2014): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.156 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v8i1.a2083
Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat turut memajukan media komunikasi sebagai media penyampaian informasi dari suatu tempat ke tempat lainnya, sehingga memudahkan orang dalam mengakses media komunikasi.Dalam faktor keamanan ini biasanya perusahaan menempatkan administrator untuk menjaga tetapi fungsi administrator tentunya akan terbatas waktunya, saat jam kerja.perancangan aplikasi yang melayani para administrator server dalam hal menjaga dan memelihara kestabilan server tanpa membutuhkan keahlian tertentu dalam memanfaatkan aplikasi tersebut oleh penulis system tersebut diberi nama Frontdesk Server Assistant (Fosa). Kata kunci : Server, Client, Administrator, Frontdeks Server Assistan (Fosa)
ANALISIS PENGELOMPOKAN JUMLAH PENUMPANG BUS TRANS JOGJA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS DAN AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING (AHC)
Zahrotun, Lisna
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (545.828 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2045
Teknik kluster merupakan teknik pengelompokan yang sudah di kenal, dimana dalam teknik ini bertujuan untuk mengelompokkan data ke dalam kluster sehingga setiap kluster berisi data yang semirip mungkin.Dengan memanfaatkan data dari dinas perhubungantentang jumlah penumpang Trans Jogja, maka dalam penelitian ini dilakukan pengelompokan jumlah penumpang berdasarkan jalur bus dan shelter dengan menggunakan metode clustering k-means, dan Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC). Penelitian ini menghasilkan 3 cluster untuk metode K-Means dengan jumlah data untuk cluster 0 ada 15 data, cluster 1 ada 44 data dan cluster 2 ada 54 data. Dan metode AHC3 cluster dengan jumlah data untuk cluster 0 ada 2 data, cluster 1 ada 57 data dan cluster 2 ada 54 data. Sehingga dari hasil pengelompokkan tersebut dapat terlihat metode K-Means memiliki hasil yang lebih baik dari pada metode AHC Kata kunci : shelter, clustering k-means, agglomerative hierarchical clustering
Redaksional
Redaksi, JIFO
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.39 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2036
Jurnal Informatika diterbitkan oleh Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta sebagai media untuk menyalurkan hasil penelitian dan pemikiran kalangan akademisi, peneliti dan praktisi bidang informatika maupun teknologi informasi. Jurnal Informatika terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman berikutnya.
HASHTABLE SEBAGAI ALTERNATIF DARI ALGORITMA PENCARIAN BINER PADA APLIKASI E-ACESIA
Mutiawani, Viska
Jurnal Informatika Vol 8, No 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.192 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v8i2.a2060
Aplikasi e-Acesia merupakan kamus dwibahasa Aceh-Indonesia yang dapat digunakan pada telepon genggam berbasis Java MIDP (Mobile Information Device Profile). Aplikasi kamus ini menyimpan data berupa kata dan terjemahannya dalam file teks. Proses utama pada kamus adalah proses pencarian. Aplikasi ini mencoba dua jenis pencarian yaitu pencarian biner dan pencarian pada struktur data Hashtable. Kedua algoritma ini dipilih karena data kamus yang terurut dan tetap serta algoritmanya mudah diimplementasikan pada Java MIDP yang memiliki jumlah Class terbatas. Pengujian terhadap kedua-dua algoritma menggunakan file teks berisi jumlah kata 1000, 2000, 3000 dan 4000 kata. Pengujian pada emulator di komputer menghasilkan waktu pencarian yang sama untuk kedua-dua algoritma yaitu 0 milidetik. Sedangkan pengujian pada telepon genggam dengan menggunakan algoritma pencarian biner menghasilkan waktu 0 milidetik untuk 1000 kata, 0.042 milidetik untuk 2000 kata dan 0.125 milidetik untuk 3000 dan 4000 kata. Sebaliknya waktu pencarian pada telepon genggam dengan menggunakan struktur data Hashtabel menghasilkan waktu rata-rata pencarian yang konstan yaitu 0 milidetik. Namun demikian ukuran milidetik adalah sangat kecil dan tidak terdeteksi oleh pengguna aplikasi. Selain waktu pencarian, pengujian juga mendata besarnya ukuran file jar. Ternyata ukuran file jar bertambah berdasarkan jumlah kata yang disimpan dalam file teks dan ukurannya sama untuk kedua-dua algoritma. Struktur data Hashtable ternyata dapat menjadi alternatif struktur data dan algoritma pada aplikasi kamus e-Acesia karena waktu pencarian yang konstan dan dapat menampung data yang lebih banyak berbanding dengan struktur data array pada pencarian biner.Kata kunci : aplikasi kamus, telepon genggam, Java MIDP, pencarian biner, Hashtable
MEDIA INFORMASI KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MENENGAH BERBASIS SMS GATEWAY
Buyung, Irawadi
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.405 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2041
Media informasi kesehatan masyarakat ini merupakan sistem pengolahan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintahan secara sistematis dan terpadu untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Media informasi ini terdiri dari data, manusia dan proses serta kombinasi perangkat keras, perangkat lunak dan teknologi informasi. Penggunaan media informasi ini terdiri dari 3 tahap yaitu pemasukan data, pemrosesan dan pengeluaran informasi. Media informasi kesehatan ini menggunakan metode semi-blocking atau harus sesuai dengan kata kunci yang ada pada database. Berdasarkan hasil perancangan disediakan 3 jenis informasi yaitu: gejala, pencegahan, dan pengobatan dari suatu penyakit yang umum dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Jenis penyakit yang bisa dikenali oleh sistem mampu mencapai hingga 1000 jenis, sehingga akan membantu masyarakat mendapatkan informasi untuk mendukung keputusan tindakan yang akan dilakukan saat darurat secara cepat, kapan saja dan dimana saja sedangkan waktu respon rata-rata SMS sekitarnya 6 detik tergantung kualitas sinyal dan trafic data dari suatu provider oleh pengguna. Kata kunci: Sistem Informasi; Kesehatan; Short Message Service
IMPLEMENTASI SIKADES (SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN DESA) UNTUK KEMUDAHAN LAYANAN ADMINISTRASI DESA BERBASIS WEB MOBILE
Noviyanto, Fiftin;
Setiadi, Tedy;
Wahyuningsih, Iis
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2014): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.809 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v8i1.a2084
Disadari bahwa kondisi penyelenggaraan pelayanan masyarakat saat ini masih dihadapkan pada sistem pemerintahan yang belum efektif dan efisien serta kualitas sumber daya manusia aparatur yang belum memadai. Hal ini terlihat dari masih banyaknya keluhan dan pengaduan dari masyarakat baik secara langsung maupun melalui media massa, terkait dengan prosedur yang berbelit-belit, tidak ada kepastian jangka waktu, biaya yang harus dikeluarkan, persyaratan yang tidak transparan, petugas yang tidak profesional, sehingga menimbulkan citra yang kurang baik terhadap pemerintah. Perkembangan teknologi yang ada dapat digunakan untuk membantu penyelesaian masalah layanan publik tersebut. Salah satunya adalah web mobile.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah waterfall. Pengguna sistem ini meluputi: Warga, Dukuh, Lurah dan Camat. Sistem dirancang untuk menerima masukkan data dari warga terkait administrasi surat menyurat. Selanjutnya dilakukan verifikasi data oleh Dukuh dan Lurah sedangkan Camat dapat memantau warga dan administrasinya setiap desa dalam wilayah pemerintahannya.Penelitian ini berhasil mengimplementasikan SIKADES (Sistem Informasi Kependudukan Desa) yang memanfaatkan teknologi Web Mobile, untuk kemudahan layanan. Berdasarkan pengujian sistem serta pelatihan yang dilaksanakan sistem ini telah layak dikembangkan dan memungkinkan pengembangan untuk daerah lain. Â Â Kata kunci : Sistem informasi, kependudukan, web mobile
ANALISIS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN METODE INFORMATION ECONOMICS
J.P. Sibarani, Alexander
Jurnal Informatika Vol 8, No 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.196 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v8i2.a2056
Investasi dalam bidang teknologi informasi menjadi salah satu aspek penting dalam strategi organisasi saat ini.Organisasi harus mampu mengambil keputusan investasi teknologi informasi secara tepat.Namun keuntungan dari hasil investasi teknologi informasi menjadi sulit ditentukan karena adanya biaya dan manfaat yang sulit diberi penilaian.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesuksesan investasi Sistem informasi Rumah Sakit (SIRS) yang telah diimplementasi oleh Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar dengan menggunakan metode Information Economics (IE).Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan, wawancara, kuesioner, dan metode analisis.Dari hasil penelitian, investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan sangat bermanfaat karena SIRS yang sedang berjalan dapat mendukung rencana strategik perusahaan sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan dan berpredikat baik dalam investasi teknologi informasi.Kata Kunci: Information Economics, Investasi, Sistem Informasi Rumah Sakit