cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
dwi.sulisworo@uad.ac.id
Phone
+62895416066361
Journal Mail Official
bfi@mpfis.uad.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161 Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya
ISSN : 20850409     EISSN : 25500465     DOI : 10.12928
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The coverage of the journal includes but not limited to: Physics Physics Education Computational Physics Experimental Physics Theoretical Physics Astronomy Electronics Instrumentation Sensor Instructional Media Learning strategies Learning Evaluation Learning model
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2009)" : 3 Documents clear
Parametrisasi Fungsional Kerapatan-tenaga Fayans dalam Ruang Koordinat untuk Perhitungan Swakonsisten Keadaan Dasar Inti dengan Inti ZR90 Sebagai Acuan Raden Oktova
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v1i2.256

Abstract

Telah dikembangkan suatu metode perhitungan keadaan dasar inti bola dalam ruang koordinat secara swakonsisten dengan menggunakan fungsional kerapatan-tenaga Fayans. Parametrisasi fungsional dilakukan berdasarkan data eksperimental jari-jari muatan inti ajaib rangkap Zr90. Himpunan parameter terbaik yang diperoleh menunjukkan bahwa gaya permukaan dalam fungsional dapat diabaikan.
Penerapan Kecerdasan Majemuk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik di SMAN 2 Magelang, Jawa Tengah Meinani Dwi Setyowati; Achmad A. Hinduan
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v1i2.254

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan  untuk mengetahui hasil  belajar fisika pada peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik dengan kecerdasan verbal-linguistik dan peserta didik dengan kecerdasankinestetik-badani  pada penggunaan metode Explicit Instruction (EI), untuk mengetahui hasil belajar fisika pada peserta didik dengan  kecerdasan verbal-linguistik lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis dan peserta didik dengan kecerdasan kinestetik-badani  pada penggunaan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), dan untuk mengetahui hasil  belajar fisika pada peserta didik dengan  kecerdasan kinestetik-badani  lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis dan peserta didik dengan kecerdasan verbal-linguistik  pada penggunaan metode  Student Facilitator and Explaining (SFE). Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Magelang, Jawa Tengah. Sebagai sampelnya adalah peserta didik yang memilih IPA terdiri dari  89 siswa kelompok matematis–logis, verbal-linguistik dan kinestetik-badani. Pengambilan  sampel berdasarkan pengelompokan yang diambil dari hasil psikotes peserta didik yang masuk ke jurusan IPA. Teknik analisis yang digunakan adalah  uji korelasi Pearson, regresi linier berganda yang diteruskan  dengan  uji  beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) penerapan metode EI untuk kelompok matematis-logis, kelompok verbal-linguistik maupun kelompok kinestetik-badani tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan satu sama lain; hal ini tidak mendukung teori Gardner yang menyatakan bahwa setiap orang akan dapat belajar apapun dengan mudah bila bahan itu disajikan sesuai dengan kecerdasan  yang menonjol pada orang tersebut,     (2) dalam penelitian ini   kelompok verbal-linguistik bila diajar dengan metode CIRC memperoleh hasil belajar yang signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan nilai kelompok matematis-logis dan juga secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan  kelompok kinestetik-badani, dengan kata lain metode CIRC untuk kelompok verbal-linguistik mendukung teori Gardner, (3) penerapan metode SFE pada ketiga kelompok tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan satu sama lain; suatu indikasi bahwa metode SFE sesuai untuk  kelompok matematis-logis, kelompok verbal-linguistik maupun kelompok kinestetik-badani, sehingga tidak mendukung teori Gardner.
Penerapan Strategi Pembelajaran Probex untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik SMP Negeri 3 Purworejo, Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2007/2008 pada Konsep Kalor . Juniati
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v1i2.255

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan yang pertama ingin membuktikan bahwa penerapan strategi pembelajaran Probex (predict observe explain) dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasi peserta didik. Kedua ingin meningkatkan hasil belajar fisika pada konsep kalor. Subyek penelitian adalah kelas VIIE SMP N 3 Purworejo, Jawa Tengah tahun pelajaran 2007/2008 sebanyak 24 peserta didik. Prosedur yang penulis lakukan dalam penelitian ini melalui dua siklus pada 20 April sampai dengan 3 Juni 2008. Siklus I dalam proses pembelajaran penulis menerapkan strategi pembelajaran Probex melakukan pengamatan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, memberi postes untuk mengukur ketercapaian hasil belajar. Pada siklus II prosedur yang penulis lakukan sama dengan siklus I hanya dalam pembelajaran penulis tambah dengan pemanfaatan TIK. Hasil perlakuan pada siklus I dan II menunjukkan bahwa peserta didik selalu termotivasi  untuk belajar fisika meningkat dari siklus I 25% menjadi 52,5% pada siklus II. Sedangkan kerjasama meningkat dari siklus I 38% menjadi 44,2% pada siklus II.  Nilai pretes dan postes untuk konsep kalor juga meningkat ketuntasan dari 33,3% menjadi 66,6% pada siklus I dan nilai pretes dan postes pada siklus II  dengan ketuntasan 79% menjadi 95,8%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Probex pada konsep kalor dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar belajar fisika.

Page 1 of 1 | Total Record : 3