cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
dwi.sulisworo@uad.ac.id
Phone
+62895416066361
Journal Mail Official
bfi@mpfis.uad.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161 Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya
ISSN : 20850409     EISSN : 25500465     DOI : 10.12928
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The coverage of the journal includes but not limited to: Physics Physics Education Computational Physics Experimental Physics Theoretical Physics Astronomy Electronics Instrumentation Sensor Instructional Media Learning strategies Learning Evaluation Learning model
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2013)" : 5 Documents clear
PEMAHAMAN KONSEP SISWA SETELAH MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI FISIKA YANG TIDAK SESUAI FISIKA Rita Nunung Tri Kusyanti
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.246

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan mendeskripsikan pemahaman konsep yang dimiliki siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media animasi fisika tetapi tidak sesuai fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah siswa kelas X sebuah SMA di Kab. Sleman yang dipilih secara acak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 10% siswa untuk topik Gaya Gesekan dan 30% siswa untuk topik Gaya Sentripetal mengalami penurunan pemahaman konsep setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media animasi fisika yang tidak sesuai fisika. Pada topik Gaya Gesekan, siswa kurang memahami dengan baik adanya gaya gesekan statis pada benda yang diam, N f statis, , titik kerja dan arah gaya gesekan. Pada topik Gaya Sentripetal, dan menganggap bahwa gaya sentripetal merupakan lintasan lingkaran itu sendiri, gaya sentripetal adalah gaya yang muncul tersendiri dan tidak memahami bahwa gaya sentripetal adalah julukan atau aliasuntuk gayagaya yang merupakan penyebab gerak melingkar. Selain itu siswa juga mengalami kekeliruan dalam memahami konsep munculnya gaya normal. Dapat disimpulkan bahwa media animasi yang diharapkan dapat membantu peningkatan pemahaman konsep justru malah dapat menjerumuskan siswa jika isi dari animasi tidak sesuai dengan konsep yang benar.
PENENTUAN KOEFISIEN VISKOSITAS AIR MENGGUNAKAN METODE GETARAN PEGAS DENGAN KOREKSI KEDALAMAN PENETRASI DAN KOREKSI EFEK DINDING Raden Oktova; Nirva Diana
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.247

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan koefisien viskoitas air pada suhu kamar dengan mengamati getaran teredam sebuah bola di dalam air. Analisis matematis dilakukan dengan menggunakan hukum Landau-Lifshitz, yang merupakan generalisasi hukum Stokes, sehingga muncul koreksi kedalaman penetrasi. Pengamatan posisi bola dilakukan dengan program Tracker,  dan untuk membantu perhitungan dilakukan analisis regresi linier dengan program REGLIN berbasis Compaq Visual Fortran 6.5 pada sistem operasi Windows XP. Dari gradien garis hasil regresi, periode getaran, massa dan diameter bola diperoleh rata-rata koefisien viskositas air sebesar ( ) poise jika tidak dilakukan koreksi efek dinding, lebih besar dari nilai acuan (1,08 ± 0,07) x 10-2 poise. Dengan koreksi efek dinding diperoleh nilai rata-rata (1,16 ± 0,08) x 10-2poise, sesuai nilai acuan.
THE DETERMINATION OF OPTICAL BAND AND OPTICAL CONSTANTS OF MnO2THIN FILMS PREPARED BY SPRAY PYROLYSIS Salah K. Hazaa
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.243

Abstract

Polycrystal MnO2thin films have been deposited using spray pyrolysis deposition technique under a varied thickness. By analyzing the X-ray diffraction, the structure of deposited films was found to be polycrystalline. Different optical properties of these films have been investigated by observing the optical absorption and transmission spectra. Various optical constants such as optical energy gap, the width of band tails of localized states into the gap, and steepness parameter, were calculated and the variation of various optical parameters such as refractive index, extinction coefficient and dielectric constant, with phonon energy are estimated.
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MELALUI PENGALAMAN EMPIRIS: KASUS PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP GERAK MELINGKAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 4 MAGELANG, JAWA TENGAH Mokhamad Arief Fauzan Bukhori
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.244

Abstract

Telah dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui perbedaan antara pemahaman konsep fisika siswa tentang gerak melingkar dengan metode CTL dan dengan metode ceramah, serta untuk mengungkap seberapa besar kontribusi variabel sertaan kemampuan awal fisika, kemampuan numerik dan kemampuan verbal terhadap pemahaman konsep fisika siswa. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Magelang, dan sebagai sampel adalah siswa kelas X-2 dan X-3.Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil undian, kelas X-2 diambil sebagai kelas kontrol dan kelas X-3 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran fisika dengan metode CTL, sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran fisika dengan metode ceramah. Adapun data kemampuan awal fisika diperoleh melalui hasil pretes, data kemampuan numerik dan data kemampuan verbal diperoleh melalui hasil psikotes, sedangkan data pemahaman konsep fisika siswa diperoleh melalui postes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t, uji Anacova yang diteruskan dengan uji beda rata-rata nilai (BRS) dan regresi. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji-t dan Anacova, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara pemahaman konsep físika siswa ketika digunakan metode CTL dan ketika digunakan metode metode ceramah, tidak bergantung pada kemampuan awal físika, kemampuan numerik, dan kemampuan verbal. Berdasarkan hasil uji BRS, disimpulkan bahwa tingkat pemahaman konsep físika melalui metode CTL lebih tinggi dibandingkan dengan melalui metode ceramah. Di samping itu, disimpulkan bahwa tiga variabel sertaan yaitu kemampuan awal físika, kemampuan numerik, dan kemampuan verbal memberi kontribusi yang positif terhadap pemahaman konsep físika, dengan kontribusi relatif berturutturut 68,8%, 25,9%, dan 5,3%, sedangkan kontribusi efektif berturut-berturut 42,79 %, 16,11 %, dan 3,30 %.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PURWANTORO WONOGIRI, JAWA TENGAH Singgih Santoso
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.245

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengungkap apakah model pembelajaran kolaboratif yang diterapkan pada materi  kinematika gerak lurus dan motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar fisika dibanding metode ceramah. Penelitian juga ditujukan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kolaboratif yang dikaitkan dengan motivasi belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Purwantoro di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penetapan subyek menggunakan teknik incidental sampling. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan menekankan aktivitas membangun kerjasama antarsiswa dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan  pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan angket motivasi dengan skala Likert. Instrumen telah diujicoba untuk mengetahui indeks validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Pada taraf reliabilitas α= 0,05, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar yang diberi perlakuan model pembelajaran kolaboratif dengan lebih tinggi dibanding pada metode ceramah, (2) hasil belajar yang diberi perlakuan model pembelajaran kolaboratif lebih tinggi dibanding dengan metode ceramah yang dikaitkan dengan motivasi belajar. Sumbangan motivasi belajar terhadap peningkatan hasil belajar fisika dengan model pembelajaran kolaboratif adalah 64,8 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 5