cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi
ISSN : 2303114x     EISSN : 2714786X     DOI : 10.26555
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATHY adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah mahasiswa psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Terbit 2 kali dalam setahun. Menerbitkan karya ilmiah ilmu psikologi yang mencakup semua cabang ilmu psikologi yaitu psikologi klinis, psikologi sosial, psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, psikometri dan psikologi industri. Jurnal EMPATHY telah di index di Google scholar, EMBASE, Portal Garuda, dan PILNAS RISTEK.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015" : 7 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN KOGNITIF UNTUK MENGURANGI STRES DALAM PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA BARU FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN ANGKATAN 2013/2014 Lora, Meysie Diyanna
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.713 KB)

Abstract

AbstrakStres dalam penyesuaian diri adalah ketidakmampuan mahasiswa dalam menyesuaikan diri terhadap tuntutan atau perubahan yang terjadi ketika memasuki lingkungan baru yang berpengaruh pada respon kognitif, emosi, serta fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan kognitif untuk mengurangi stres dalam penyesuaian diri pada mahasiswa angkatan 2013/2014 di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Subjek penelitian berjumlah 10 orang mahasiswa yang mengalami stres dalam penyesuaian diri. Instrument yang digunakan untuk mengukur tingkat stres dalam penyesuaian diri yaitu Skala stres dalam penyesuaian diri yang dibuat peneliti berdasarkan 4 macam respon stres dari Sarafino.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni dengan rancangan intervensi dalam bentuk randomized pretest-posttest control group desain dengan follow-up. Intervensi yang diberikan pada subjek berupa pelatihan dengan perlakuan pendekatan kognitif yang menggunakan teknik tiga kolom. Pelaksanaan pelatihan sebanyak tiga kali pertemuan dalam 1 minggu. Analisis kuantitatif menggunakan non parametrik test dengan friedman test chi-square 10,000 dengan tingkat signifikansi 0,007 (p<0,001) dan uji Mann-Whitney pada gain score pre-post kelompok eksperimen dan kontrol, yang menghasilkan nilai z -2,611 dengan taraf signifikansi 0,009 (p<0,01). Analisis kualitatif dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara dan observasi. Hasil yang didapat memperlihatkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan pada tingkat stres dalam penyesuaian diri antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengalami penurunan stres dalam penyesuaian diri sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami penurunan.Kata kunci: Pendekatan kognitif, stres dalam penyesuaian diri, Mahasiswa.
PENGARUH TERAPI KELOMPOK REMINISCENCE UNTUK MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT BUDI LUHUR KASONGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Adicondro, Nobelina
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.211 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok reminiscence dalam menurunkan depresi pada lanjut usia. Karakteristik subjek penelitian adalah lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun dan telah didiagnosis depresi sesuai dengan hasil screening menggunakanGeriatric Depression Scale (GDS > 5) dan Mini Mental State Examination (MMSE >17) komunikatif dan kooperatif dalam kelompok, serta belum pernah mengikuti kegiatan terapi kelompok Reminiscence.Penelitian bersifat kuantitatif dan diperkuat dengan data kualitatif. Uji analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan program komputer program SPSS for Windows 16.0. Analisis kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pretest and posttest control group design with follow up. Kelompok terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Subjek mendapat perlakuan berupa terapi kelompok reminiscence, yang diberikan dalam enam kali pertemuan dan masing-masing pertemuan membutuhkan waktu sekitar 60-90 menit.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah terapi kelompok reminiscence dan variabel tergantung adalah tingkat depresi. Dianalisis dengan uji statistik Mann Whitney, Wilcoxon Signed Ranks Test dan Friedman test. Hasil pengolahan data menunjukkan taraf signifikansi nilai Z = - 2.677 dengan nilai p = 0,007 (p<0,01). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tingkat depresi pada subjek mengalami penurunan setelah diberikan intervensi Terapi Kelompok Reminiscence dibandingkan sebelum diberikan intervensi.Kata kunci : lansia, depresi, terapi kelompok reminiscence
PENGARUH TERAPI PSIKOSPIRITUAL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA Aliza, Novia Fetri
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.515 KB)

Abstract

AbstrakMasa remaja merupakan fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju masadewasa, memberikan kesempatan untuk tumbuh tidak hanya dimensi fisik, tetapi juga dalamotonomi, harga diri, perilaku, kompetensi kognitif & sosial, biologis, dan keintiman (Feldman,2009). Adapun batasan usia remaja menurut Back (Santrok, 2003) adalah berusia antara12 tahun sampai 21 tahun, dengan pembagian 12-15 tahun remaja awal, 15-18 tahunremaja tengah dan 18-21 tahun remaja akhir. Feldman (2009) menyebutkan bahwa masaremaja penuh dengan kesempatan untuk pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial, akantetapi juga berisiko terhadap kesehatan mental seperti konsumsi alkohol, pergaulan bebasdan aktivitas seksual serta perkelahian dengan senjata api, hal ini terjadi karena cerminandari belum matangnya pemikiran remaja.
EFFECT OF GROUP ACTIVITIES THERAPY ON THE IMPROVEMENT OF BASIC SOCIAL SKILLS IN SCHIZOPHRENIA PATIENTS IN RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI CENTRAL JAVA 2015 Hartono, Hartono
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.687 KB)

Abstract

ABTRACK-This study examines whether group activity therapy can improve basic social skills of schizophrenic patients. This study is a quantitative and using SPSS version 16.0. Qualitative analysis using observation and interviews. The design of this study are randomized control group pretest - posttest design - followup. Five subjects diagnosed with schizophrenia and hospitalized. The independent variable group is activity therapy and dependent variables is social skills base. This research analyzed by Mann Whitney U test and Friedman test. The results are shown to improve basic social skills schizophrenic patients. Data processing results show the level of significance, the results of Mann Whitney test to gain score of the experimental group and the control group significantly, meaning that the intervention of group activity therapy can improve basic social skills scale score the schizophrenia patients in experimental group. Analysis results of the basic social skills scale between pretest and posttest scores experimental group and the control group are significantly, it means that there are significantly differences in basic social skills scores schizophrenic patients between pretest and posttest scores in experimental group and control groups, in followup the results of the analysis of Friedman test also showed significant result.Keywords: group activity therapy, social skills base, schizophrenic patients
Self Instruction Training (SIT) Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Kehamilan Pada Ibu Primigravida Nasir, Nurwahyuni
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.794 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menguji keefektifan SIT untuk menurunkan tingkat kecemasan kehamilan pada ibu primigravida. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan mixed methods. Metode kuantitatif menggunakan skala kecemasan kehamilan, sedangkan metode kualitatif menggunakan wawancara dan observasi. Tahapan dalam intervensi ini yaitu, psikoedukasi, relaksasi dan positive self talk dengan relaksasi dzikir.Teknik dalam memilih subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu peneliti memilih subjek penelitian sesuai dengan kriteria. Karakteristik subjek penelitian yaitu primigravida, beragama Islam, pendidikan minimal SMA dan memiliki tingkat kecemasan kehamilan sedang atau tinggi yang diperoleh dari screening sekaligus sebagai pretest. Desain menggunakan pre-ekperimental design dengan one group pretest and posttest design, dilanjutkan dengan follow up.Hasil pengolahan data dengan Uji statistik Wilcoxon, menunjukkan hasil nilai pengukuran untuk pretest ke posttest Z = -1,342 dengan nilai p = 0,180 (p>0,05), pretest ke follow up Z = -1,342 dengan p = 0,180 (p>0,05) dan posttest ke follow up Z = -1,000 dengan nilai p = 0,317 (p>0,05). Hal tersebut berarti tidak ada perbedaan kecemasan kehamilan yang signifikan antara pretest ke posttest, pretest ke follow up dan posttest ke follow up.Secara kualitatif diperoleh hasil bahwa self instruction training (SIT) mampu memberikan efek positif terhadap subjek, yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Kesimpulannya intervensi SIT yang diberikan mampu menurunkan tingkat kecemasan kehamilan pada ibu primigravida walaupun tidak secara signifikan.Kata kunci : Primigravida, kecemasan kehamilan, self instruction training (SIT)
PENGARUH PSIKOEDUKASI MENOPAUSE DAN RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN WANITA PERIMENOPAUSE Sriwaty, Ida
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.822 KB)

Abstract

INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan pada wanita perimenopause melalui psikoedukasi menopause dan relaksasi. alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecemasan TMAS (Taylor manifest anxiety scale) dan intervensi yang digunakan adalah psikoedukasi dan relaksasi. intervensi dilakukan kepada kelompok eksperimen sebanyak 5 sesi pertemuan dan dalam 1 minggu terdiri dari 2 pertemuan.Subjek dalam penelitian ini adalah wanita yang berdomisili di Kelurahan Teban Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta, yang mengalami gejala perimenopause seperti siklus haid yang tidak teratur dalam 6 bulan atau dalam 1 tahun terakhir serta mengalami hot flashes, keringat dimalam hari dan gangguan tidur. subjek dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok ekperimen yang terdiri dari 6 subjek dan kelompok kontrol yang terdiri dari 5 subjek. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan non parametrik test dengan uji dan Mann whitney dan Wilcoxon. Data yang diperoleh diolah program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17.0 windows, juga diperoleh melalui metode kualitatif dengan tehnik wawancara dan observasi.Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukan bahwa kelompok eksperimen diperoleh hasil yang signifikan dengan nilai p=0.027 (p<0,05) dan nilai Z sebesar -2,207 sementara pada kelompok kontrol menunjukan hasil yang tidak signifikan dengan nilai p=0,102 (p>0,05) dan nilai Z sebesar -1,633. Pada uji Mann whitney menunjukkan nilai signifikan 0,021 dan nilai Z sebesar -2,303. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian psikoedukasi menopause dan relaksasi untuk menurunkan kecemasan pada wanita perimenopause pada kelompok eksperimen, sementara pada kelompok kontrol tidak mengalami penurunan skor kecemasan.Kata kunci: kecemasan, psikoedukasi dan relaksasi, perimenopause
PENGARUH PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN Sukmatun, Primanita
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.456 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang regulasi emosi untuk meningkatkan resiliensi pada remaja remaja di panti asuhan masih belum banyak dilakukan. Jenis sempel remaja di panti asuhan memiliki banyak faktor resiko yang riskan terhadap berbagai kesulitan dan tantangan hidup. Remaja yang mampu meregulasi emosi dengan baik akan mampu bertahan dibawah situasi yang menekan dan mampu mengendalikan emosi. Regulasi emosi mampu menciptakan emosi positif yang sangat berguna untuk meningkatkan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi untuk meningkatkan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan. Hipotesis dalam penelitian ini pelatihan regulasi emosi dapat meningkatkan resiliensi pada remaja di panti asuhan. Desain penelitian menggunakan pretest-postest control group design. Subjek penelitian berjumlah 10 remaja yang tinggal di panti asuhan. Skala yang digunakan adalah skala resiliensi yang digunakan untuk menyeleksi subjek sekaligus sebagai data pre-test dalam kategori sangat rendah sampai sedang. Pelatihan diberikan selama empat kali pertemuan dalam rentang waktu dua minggu. Skala resiliensi diberikan sebagai post-test dan follow-up diberikan satu minggu setelah pelatihan berakhir. Menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada saat pre-test ke post-test maupun pada saat post-test ke follow-up hanya pada saat pre-test menuju follow-up terjadi peningkatan skor dengan nilai Z= -1745 dan taraf signifikansi sebesar 0,043 (p>0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukan tidak ada perbedaan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu pada saat pre-test ke pos-test dengan nila Z= -747 dan taraf signifikansi sebesar 0,455 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelatihan regulasi emosi tidak berhasil untuk meningkatkan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2015 2015