cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 20887396     EISSN : 26140039     DOI : 10.12928
Core Subject : Social,
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan [e-ISSN: 2614-0039] publishes articles containing ideas, research results, literature review, and other innovative creations on citizenship, Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education learning models, Pancasila and Civic Education learning media, assessment and evaluation of Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education research and development, moral/ethical philosophy, state law education, socio-political education of the state, socio-cultural education.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Hubungan pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dengan sikap toleransi peserta didik Tukiran Taniredja; Dhimas Wahyu Pradana; Eko Priyanto
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.18017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan sikap toleransi peserta didik di kelas VIII SMP Bruderan Purwokerto. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Bruderan Purwokerto tahun ajaran 2019/2020 yaitu sebanyak 40 peserta didik. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan korelasi product momen. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran PPKn memiliki hubungan dalam mewujudkan sikap toleransi peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan sebesar 25%. Data tersebut diperoleh karena tujuan pembelajaran, muatan materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran PPKn memiliki muatan kompetensi sikap toleransi yang harus dimiliki peserta didik. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan sikap toleransi peserta didik melalui pemebelajaran PPKN.
Penguatan literasi budaya dan kewargaan berbasis sekolah di sekolah menengah pertama Dwi Arum Sari; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.19409

Abstract

Gerakan literasi sekolah sangat diperlukan oleh pemangku kepentingan di dunia pendidikan utamanya peserta didik, kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguatan literasi budaya dan kewargaan pada siswa berbasis sekolah untuk siswa Sekolah Menengah Pertama Swasta di Kota Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah penelitian yang digunakan dalam analisis data adalah menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi budaya dan kewargaan kepada siswa berbasis literasi di Sekolah Menengah Pertama mampu memahamkan siswa dalam kaitannya gerakan literasi budaya dan kewargaan di sekolah yaitu adanya pelaksanaan pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Adanya interaksi antara petugas perpustakaan dengan siswa, penanaman nilai-nilai karakter yang di antaranya adalah nilai karakter disiplin, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, mencintai budaya sendiri, gemar membaca dan tanggung jawab, pengembangan fasilitas literasi sekolah serta tingkat keterlibatan pelaku atau tim fasilitator dalam rangka penguatan literasi budaya dan kewargaan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan program penguatan literasi dan kewarganegaraan di sekolah-sekolah.
Pemanfaatan media youtube untuk mendukung e-learning pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi Ricky Santoso Muharam; Danang Prasetyo
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.19444

Abstract

Perubahan proses perkuliahan pendidikan kewarganegaraan dari tatap muka langsung menjadi pembelajaran jarak jauh melalui jaringan menuntut perlunya inovasi dan kreativitas pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran. Youtube adalah platform yang dapat dikembangkan dosen dalam mendukung pembelajaran dalam jaringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons mahasiswa terhadap youtube yang dikembangkan dosen sebagai media pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dalam jaringan. Penelitian dilakukan secara deskriptif analitis kepada mahasiswa peserta kuliah pendidikan kewarganegaraan di STP Ambarrukmo Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media youtube yang dikembangkan dosen dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi-materi perkuliahan pendidikan kewarganegaraan. Namun demikian, dosen dipandang perlu untuk terus melakukan inovasi dalam pengembangan media pembelajaran untuk perkuliahan lanjutan. Dilihat dari kesesuaian materi, 28,9% responden menyatakan sangat sesuai, 56,0% menyatakan sesuai, 14,8% menyatakan cukup, dan 0,3% menyatakan kurang memahami materi yang disampaikan lewat youtube. Berkaitan dengan perlunya inovasi lanjutan dalam pengembangan media pembelajaran, 86,7% responden mendukung dilakukannya inovasi dalam pengembangan media youtube sebagai media pembelajaran pendidikan kewarganegaraan, dan 13,3% lainnya menyatakan tidak perlu dilakukan inovasi. Penelitian ini dapat memberi landasan empiris manfaat youtube yang dikembangkan dosen sebagai media pembelajaran dalam perkuliahan pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi.
Penegakkan hukum peraturan daerah nomor 01 tahun 2014 tentang penanganan gelandangan dan pengemis Daerah Istimewa Yogyakarta Mufti Khakim; Egi Purnomo Aji
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.19906

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian hukum tentang penegakkan hukum Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2014 Tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis. Fokus penelitian ini pada aspek hukum yang menjadi bagian dari solusi penanganan gelandangan dan pengemis di Yogyakarta pasca diberlakukan Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tiga pendekatan yaitu pendekatan yuridis sosiologis, pendekatan kebijakan dan pendekatan nilai. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan kesimpulan diambil secara deduktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan gelandangan dan pengemis dari aspek hukum pidana di Yogyakarta pasca diberlakukan Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2014 telah dilaksanakan sebagi bagian dari kebijakan secara lebih luas, integralistik, dan terpadu.
Improvisasi pembelajaran pendidikan Pancasila pada era pandemi Covid-19 Kosasih Adi Saputra
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.20189

Abstract

Pandemi Covid 19 sangat berdampak pada beberapa sektor penting salah satunya dalam bidang pendidikan. Pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi agar pembelajaran tetap bisa dilaksanakan walaupun dalam jarak dan waktu yang terbatas. Sehingga para pendidik melakukan upaya untuk melukakan inovasi dan improvisasi pembelajaran. Pada mata kuliah Pendidikan Pancasila, dosen dituntut untuk tetap melakukan upaya pencapaian tujuan pembelajaran sebagai pembentukan karakter bangsa di tengah kondisi yang banyak mengalami hambatan. Artikel ini menyampaikan beberapa rumusan di antaranya: 1) bagaimana dampak pandemi covid terhadap pendidikan tinggi? 2) bagaimana dosen memberikan layanan pendidikan? 3) bagaimana ketercapaian tujuan pembelajaran pendidikan Pancasila? Penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif, menitik beratkan pada pengalaman selama proses pembelajaran yang dilakukan dalam perkuliahan Pendidikan Pancasila ditambah dengan literatur hasil penelitian yang relevan. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Gizi, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi, serta Keuangan dan Perbankan. Semuanya di Universitas Siliwangi. Waktu penelitian dimulai dari Oktober 2020 sampai dengan Desember 2021. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Improvisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Era Pandemi Covid-19 dilakukan melalui media pembelajaran dalam jaringan. Melakukan berbagai upaya peningkatan layanan pendidikan yang baik di antaranya dengan memilih media pembelajaran dapat mempermudah komunikasi dosen dengan mahasiswa, serta melakukan cara-cara yang kreatif dan inovatif selama proses pembelajaran online. Improvisasi bukan berarti mengabaikan esensi, karena dilakukan dengan persiapan yang baik, improvisasi yang dimaksud lebih kepada melihat situasi pada saat proses berlangsung sehingga dapat memperbaiki hal-hal yang menjadi kelemahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5