cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Rumination in children from broken home: Can self-compassion and emotional intelligence reduce rumination? Amalia Juniarly; Sayang Ajeng Mardhiyah; Nissah Ghina Fitri
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.21972

Abstract

Although research on rumination and self-compassion has been done before, none of them examined rumination, self-compassion, and emotional intelligence simultaneously. This study aims to determine the role of self-compassion and emotional intelligence on rumination. The study participants were 200 adolescents aged 10-21 years and whose parents are divorced. Researchers used rumination, self-compassion and emotional intelligence measuring instrument and distributed the instrument through google form in the data collection process. Multiple regression analysis results indicate that self-compassion and emotional intelligence have a significant role in reducing rumination. Researchers found that adolescents mostly used mindfulness (M=18.00; SD=3.544), reflection (M=25.59; SD=5.364), and aspects of self-motivation (M=17.86; SD=2.313) to regulate emotions, and feel the benefits of components in everyday life.
Efektivitas nature sound terhadap penurunan insomnia William Shakespeare; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Ridfah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v2i2.17861

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting karena memiliki manfaat yang besar bagi individu. Sementara, terdeteksi sebanyak 30% penduduk di dunia menderita insomnia yang merupakan gangguan tidur dengan penderita terbanyak dibandingkan dengan gangguan tidur lainnya. Begitupula di Indonesia sendiri terdapat sebanyak 10% penduduk mengalami insomnia. Dengan demikian dibutuhkan suatu intervensi untuk mengatasi permasalahan tersebut, dan nature sound diasumsikan merupakan salah satu alternatif untuk mengatasinya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian nature sound terhadap penurunan insomnia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini adalah 12 orang dewasa awal yang memiliki usia 21-24 tahun, memiliki gangguan insomnia, berstatus sebagai mahasiswa dan pegawai yang berdomisili di kota Makassar. Gangguan insomnia pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Insomnia Severity Index (ISI). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon yang dioperasikan melalui aplikasi SPSS 25.0 for windows. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan ada perbedaan tingkat insomnia sampel saat sebelum mendengarkan nature sound dengan setelah mendengarkan nature sound. Selanjutnya penelitian ini menyimpulkan bahwa mendengarkan nature sound dapat menurunkan tingkat insomnia individu.
Calling dan cinta pekerjaan sebagai faktor yang mempengaruhi keterikatan kerja anggota Polri Aulia Aulia; Jarot Tri Adiono
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.21893

Abstract

Tuntutan tugas dan tingginya beban kerja anggota polisi bukanlah sesuatu yang dapat dipandang sebelah mata. Mengingat bahwa hal tersebut dapat berdampak pada tingginya tingkat stres dan berpotensi besar mempengaruhi performa anggota dalam bekerja, termasuk keterikatan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, melakukan kajian yang berhubungan dengan keterikatan kerja di dalam lingkup anggota Polri merupakan sesuatu yang penting, agar dapat diketahui faktor apa saja yang berkemungkinan memiliki pengaruh terhadap keterikatan kerja anggota, agar ke depan dapat menjadi alternatif rekomendasi bagi institusi terkait untuk terus dapat melakukan antisipasi dalam mempertahankan keterikatan kerja anggota Polri. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menguji secara empirik pengaruh calling dan cinta pekerjaan terhadap keterikatan kerja anggota Polri. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crossectional study. Populasi pada penelitian ini adalah anggota polisi yang masih aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimal satu tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, dan untuk memenuhi karakteristik purposive tersebut maka penelitian ini menggunakan sampel anggota Polisi yang berada di bawah wilayah Polda Metro Jaya. Total sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 430 anggota polisi. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Utrecht Work Engagement Scale (UWES) yang telah dimodifikasi, skala calling, dan skala cinta pekerjaan. Teknik yang digunakan untuk pengolahan data pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan perolehan R=0,644, F=151,449 (p<0,01), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan calling dan cinta pekerjaan memiliki pengaruh terhadap keterikatan kerja anggota polri.
Hubungan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja Rahmi Fauzana Zufa; Sri Kushartati
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.21962

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius, terutama di lingkungan sekolah, karena mampu mempengaruhi anak-anak dan remaja. Bullying juga memiliki efek jangka pendek dan panjang pada pelaku, korban, termasuk mereka yang melihat peristiwa bullying tersebut. Dengan demikian, memahami faktor apa saja yang berhubungan erat dengan kecenderungan bullying di kalangan remaja merupakan sesuatu yang penting agar dapat melakukan pencegahan munculnya perilaku tersebut.  Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA “Y” di Yogyakarta. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 138 siswa yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam mengumpulkan data meliputi skala loneliness, skala konformitas, dan skala kecenderungan perilaku bullying. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan yang sangat signifikan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying, 2) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara loneliness dengan kecenderungan perilaku bullying, 3) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konformitas dan kecenderungan perilaku bullying. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan dan parsial bahwa loneliness dan konformitas memiliki hubungan dengan kecenderungan perilaku bullying.
Stres akademik pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa Luthfi Rahman; Asri Ananda Putri; Mhd. Fikri Ramadhan; Siti Muntiah; Marty Mawarpury
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.22121

Abstract

Sektor pendidikan merupakan salah satu yang terdampak Pandemi Covid-19. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah menginstruksikan Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh dalam skema dalam jaringan (online) yang dinilai menjadi solusi efektif untuk menunjang pembelajaran ditengah pandemi. Namun, sejumlah tantangan yang dihadapi mahasiswa selama pembelajaran daring menyebabkan tekanan psikologis, seperti stres akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres mahasiswa selama pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, menggunakan skala academic stress inventory dalam pengumpulan data terhadap 100 mahasiswa yang mengikuti pembelajaran daring melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 91% mahasiswa memiliki tingkat stres akademik dalam kategori sedang selama mengikuti pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19, sedangkan sebanyak 8% dalam kategori tinggi dan hanya sebanyak 1% yang mengalami stres akademik dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara dominan mahasiswa mengalami stres, namun pada tataran yang cukup ringan (sedang).
Konflik peran ganda dan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya Ria Okfrima; Belly Natura; Herio Rizki Dewinda
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.20281

Abstract

Bekerja sebagai karyawan Bank merupakan salah satu pekerjaan yang cukup banyak diminati masyarakat. Hal tersebut dikarenakan selain bergengsi, gaji yang didapatkan juga relatif besar dan berbanding lurus dengan tuntutan kerja yang diemban karyawan, yang kemudian berpotensi besar pula untuk mengalami stres dalam bekerja. Khususnya bagi karyawati, mengingat secara empirik salah satu hasil penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa karyawan wanita yang bekerja di Bank memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan pria. Oleh karena itu, untuk melakukan antisipasi tingginya tingkat stres yang dialami oleh karyawati yang bekerja di perbankan, maka penting untuk menguji hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank, mengingat penelitian ini masih sangat jarang ditemui dalam konteks perbankan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 31 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konflik peran ganda dan skala stres kerja. Hasil analisis data menunjukkan besarnya koefisien korelasi sebesar r=0,609 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,01), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan dengan arah positif antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6