cover
Contact Name
Dadang Mulyana
Contact Email
dadang@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalptkft@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08547468     EISSN : 24077453     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan diterbitkan oleh Fakultas Teknin Universitas Negeri Medan yang merupakan media informasi dan wadah bagi civitas akademik dalam menginformasikan berbagai karya ilmiah hasil penelitian, ide/konseptual dan kebijakan pendidikan kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan menerima tulisan original belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lain. Artikel yang akan diterbitkan akan dievaluasi oleh tim redaksi dan mitra bestari. Tim redaksi berhak melakukan perubahan pada tulisan namun tidak mengubah makna tulisan. Artikel yang disampaikan wajib mengikuti gaya selingkung yang ditetapkan. Pendidikan dan Teknologi Kejuruan terbit secara berkala 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 2 (2014): November 2014" : 22 Documents clear
HUBUNGAN KESEIMBANGAN ASUPAN GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KONDISI FISIK ANAK SD DI KECAMATAN KOTANOPAN Mutiara, Dr. Erli; M.Si, Dra. Adikahriani; Yanti, Elvi Novi
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis hubungan keseimbangan asupan gizi dengan kondisi fisik anak. (2) Menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kondisi fisik anak. (3) Menganalisis hubungan keseimbangan asupan gizi dan aktivitas fisik dengan kondisi fisik anak. Lokasi penelitian di SDN 190, SDN 193 dan SDN 200 Kecamatan Kotanopan. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Jumlah sampel 70 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data keseimbangan asupan gizi diperoleh dengan recall konsumsi 2x24 jam, data kondisi fisik diperoleh dari hasil penimbangan berat badan dan data aktivitas fisik diperoleh dengan recall aktivitas 2x24 jam. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Korelasi Pearson dan Regresi Linear Berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Keseimbangan asupan gizi responden keseluruhannya termasuk kategori kurang. Kondisi fisik responden sebagian besar termasuk kategori normal/baik. Aktivitas fisik sebagian besar termasuk kategori aktivitas ringan. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa keseimbangan asupan energi, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, fosfor  dan besi berhubungan positif nyata (p<0.05) dengan kondisi fisik, sedangkan kalsium berhubungan positif sangat nyata (p<0.01) dengan kondisi fisik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik asupan zat gizi maka kondisi fisik anak juga akan semakin baik. Hasil uji statistik korelasi Pearson menunjukkan bahwa aktivitas fisik (r = -0.406 ; p = 0.000) berhubungan negatif sangat nyata dengan kondisi fisik. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik akan diikuti penurunan kondisi fisik. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa nilai fhitung = 2.521 > ftabel = 2.00 atau p-value = 0.013 < α = 0.05. Hal ini berarti keseimbangan asupan gizi dan aktivitas fisik secara simultan berhubungan signifikan dengan kondisi fisik anak. Kata kunci : Keseimbangan, asupan gizi, aktivitas fisik, kondisi fisik
KARAKTERISTIK PENGARUH BIODIESEL DARI LIMBAH SAWIT CAIR TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DIESEL EMPAT LANGKAH Ariani, Farida; Ginting, Elisabeth; Sitorus, Tulus Burhanuddin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Perkembangan dunia industri yang semakin pesat dan kelangkaan akan bahan bakar fosil mendorong dilakukannya penelitian untuk mengembangkan sumber bahan bakar alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar solar. Pada penelitian ini digunakan bahan bakar alternatif biodiesel POME yang diperoleh dari pengolahan limbah asam lemak sawit melalui proses esterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan campuran solar-biodiesel POME terhadap parameter performansi mesin genset diesel.Variasi bahan bakar yang digunakan solar, B5, B10, B15 dan B20.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor paling tinggi terdapat pada bahan bakar solar sebesar 43294 kJ/kg. Dan nilai kalor paling rendah terdapat pada bahan bakar B20 yaitu 34708 kJ/kg.Dari hasil pengujian di laboratorium diperoleh bahwa daya maksimum terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar pada putaran mesin 1200 rpm sebesar 445,03 watt. Sedangkan daya minimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm sebesar 121,84 watt. Untuk nilai konsumsi bahan bakar spesifik minimum diperoleh sebesar 359 gr/kWh pada pemakaian bahan bakar premium pada putaran mesin 1200 rpm dan konsumsi bahan bakar maksimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 sebesar 930,84 pada putaran mesin 700 rpm. Besarnya efisiensi termal maksimum sebesar 24% dengan menggunakan solar untuk putaran mesin 1200 rpm dan nilai efisiensi termal minimum sebesar 11,55% dengan menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm.Kondisi tingkat kekabutan atau opasitas emisi gas buang paling tinggi terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar dan minimum saat mesin menggunakan bahan bakar B20.Kata kunci :biodiesel limbah sawit, performansi mesin
PERBANDINGAN PASSIVE LC FILTER DAN PASSIVE SINGLE TUNED FILTER UNTUK MEREDUKSI HARMONISA VARIABLE SPEED DRIVE DENGAN BEBAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA Mustamam, Mr; Baafai, Usman; Ramli, Marwan
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Sebagian besar alat yang digunakan sebagai pengatur kecepatan putaran motor induksi tiga fasa adalah Variable Speed Drive (VSD) 1 fasa, di mana VSD merupakan pembangkit harmonisa. Oleh sebab itu harmonisa yang timbul pada VSD dapat direduksi dengan menggunakan filter fasif yaitu  passive LC filter dan passive single tuned filter sehingga memenuhi standar IEC61000-3-2 kelas A. Hasil yang diperoleh dengan passive LC filter dapat mengurangi total distorsi harmonisa arus  (THDi) dari 102,9% menjadi 23,78%  sedangkan passive single tuned filter mengurangi total distorsi harmonisa arus  (THDi) dari 102,9% menjadi 8,79%. Pada harmonisa ke 5 passive LC filter dapat mengurangi harmonisa dari 1,26 Amper menjadi 0,16 Amper , sedang passive single tuned filter dari 1,26 Amper menjadi 0,111 Amper. Impedansi yang dihasilkan passive single tuned filter lebih kecil yaitu 0,436 Ω sedang  passive LC filter 8,34 Ω. Dengan demikian  passive single tuned filter lebih baik untuk mereduksi harmonisa dibandingkan dengan passive LC filter.Kata Kunci : Variable speed drive 1 fasa, motor induksi 3 fasa, harmonisa, passive LC filter, passive single tuned filter.
HUBUNGAN ANTARA FASILITAS BENGKEL BANGUNAN DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PRAKTEK BATU PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI BATU DAN BETON SMK NEGERI 2 PEMATANGSIANTAR Nababan, Dimpu; Tambunan, Iskandar
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Fasilitas Bengkel Bangunan dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Praktek Batu Pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Konstruksi Batu dan Beton SMK Negeri 2 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2012/2013 dengan jumlah responden 31 orang.Data penelitian variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) dan minat belajar (X2) dijaring dengan angket. Hasil belajar praktek batu (Y) dijaring menggunakan tes. Berdasarkan uji coba instrumen didapat hasil : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) 23 valid, reabilitas sangat tinggi sebesar 0,847 pada taraf signifikansi 5%. (2) variabel minat belajar (X2) 24 valid, reabilitas sangat tinggi sebesar 0,768 pada taraf signifikansi 5%. (3) variabel hasil belajar praktek batu (Y) 26 soal yang valid, reliabilitas sangat tinggi sebesar 0,742 pada taraf signifikansi 5%. Indeks kesukaran tes hasil belajar praktek batu yaitu 20 soal kategori sedang dan 6 soal kategori mudah. Daya pembeda butir soal hasil belajar praktek batu terdapat 5 kategori jelek, 14 soal kategori cukup, dan 7 kategori baik. Uji normalitas dengan chi kuadrat masing-masing variabel penelitian didapat hasil sebagai berikut : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) yaitu hitung = 10,245 < tabel = 11,070, (2) minat belajar (X2) yaitu hitung = 6,825 < tabel = 11,070, (3) variabel hasil belajar praktek batu (Y) yaitu hitung = 8,818 < tabel = 11,070, dengan masing-masing berdistribusi normal pada taraf signfikansi 5%. Hasil uji masing-masing variabel penelitian didapat hasil (1) persamaan regresi sederhana Y atas X1 yaitu Ŷ = 17,448 -  0,025 X1, uji coba kelinieran persamaan regresi Y atas X1 yaitu Fhitung = 4,96 > Ftabel = 4,18 mempunyai konstribusi yang linier dan berarti pada taraf signifikansi 5%. (2) persamaan regresi sederhana Y atas X2 yaitu Ŷ = 20,239 - 0,062X2, uji coba kelinieran persamaan regresi Y atas X2 yaitu Fhitung = 4,346 > Ftabel = 4,18 mempunyai konstribusi yang linier dan berarti pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis korelasi antar variabel didapat hasil : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) dengan hasil belajar praktek batu (Y) yaitu rhitung = 0,467 > rtabel = 0,355 menunjukkan korelasi positif dan berarti pada taraf signifikansi 5%. (2) minat belajar (X2) dengan hasil belajar praktek batu (Y) yaitu rhitung = 0,389 > rtabel = 0,355 menunjukkan korelasi positif dan berarti pada taraf signifikansi 5%. Korelasi ganda antara X1 dan X2 terhadap Y menunjukkan korelasi yang positif dan berarti dengan r = 0,553 dan R2 = 0,306 yang berarti 30,60 % mata pelajaran praktek batu dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh fasilitas bengkel bangunan dan minat   belajar dan sisanya dijelaskan oleh variabel lainnya. Kata-kata Kunci: Fasilitas Bengkel Bangunan, Minat Belajar, Hasil Belajar Praktek Batu
HUBUNGAN PENGETAHUAN DESAIN BUSANA DENGAN HASIL MENGGAMBAR BUSANA KREASI PADA SISWA SMK NEGERI 8 MEDAN Sianturi, Dame Elfrida; Purba, M.Kes, Dra. Rasita
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara Pengetahuan Desain Busana dengan Hasil Menggambar Busana Kreasi Pada Siswa SMK Negeri 8 Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK  Negeri 8 Medan yang berjumlah 131 orang siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sehingga ditentukan kelas XI² sebagai subjek penelitian yang berjumlah 31 orang siswa. Data penelitian dikumpul dengan menggunakan tes pengetahuan Desain Busana dan lembar pengamatan Hasil Menggambar Busana Kreasi .Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh hasil analisis data korelasi Hasil Menggambar Busana Kreasi atas Pengetahuan Desain Busana, ternyata memiliki bentuk hubungan linier, yaitu : yang dibuktikan dengan nilai FHitung 0,98 < FTabel 2,38 sehingga persamaan regresi tersebut adalah linier. Selanjutnya untuk uji keberartian regresi diperoleh FHitung 7,65 > FTabel 4,18 sehingga persamaan regresi Y atas X adalah berarti. Apabila dilanjutkan pada analisis koefisien korelasi antara Y dan X, maka nilai koefisien korelasi sebesar 0,457 dan rTabel untuk jumlah responden sebanyak 31 orang sebesar 0,355 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian diperoleh rhitung 0,457 > rTabel ­­ 0,355 sehingga koefisien korelasi X terhadap Y adalah signifikan. Selanjutnya, hasil analisis keberartian koefisien korelasi antar variabel X dengan Y diperoleh nilai tHitung sebesar 2,77 dan dikonsultasikan dengan nilai tTabel(dk= 29; α = 0,05) sebesar 2,04  sehingga diperoleh t Hitung 2,77 > t Tabel 2,04. Sesuai dengan hal tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat korelasi yang berarti antara variabel X dengan Y. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa terdapat kontribusi fungsional yang signifikan antara Pengetahuan Desain Busana (X) dengan Hasil Menggambar Busana Kreasi (Y). Bentuk kontribusi tersebut berarah positif, berarti bahwa semakin baik Pengetahuan Desain Busana maka Hasil Menggambar Busana Kreasi akan semakin tinggi pula, begitu juga sebaliknya.Kata Kunci:Pengetahuan Desain Busana
Penerapan Media Powerpoint Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pengetahuan Dasar Teknik Bangunan Pada Siswa Kelas X Program Keahlian Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Merdeka Berastagi Tahun Ajaran 2012/2013 Tambunan, Rustam Efendi; Sinuraya, Edim
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian bertujuan ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pengetahuan Dasar Teknik Bangunan (PDTB) siswa kelas X di SMK Negeri 1 Merdeka Berastagi dengan menerapkan Media Powerpoint. Subjek penelitian adalah siswa kelas X program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Merdeka T.A 2012/ 2013 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang, metode penelitian ini bersifat deskriptif.Sebelum penelitian dilakukan terlebih dahulu tes belajar PDTB di uji cobakan dilanjutkan uji validitas dan reabilitas. Perhitungan uji validitas butir digunakan rumus Biserial dan uji reabilitas digunakan K-R 20. Butir tes dikatakan valid apabila rhitung > rtabel pada taraf signifikan 5%. Dengan hasil tes digunakan 15 soal dengan nilai r11=0,61 maka reliabilitas soal adalah tinggi untuk siklus I dan 20 soal dengan nilai r11=0,74 maka reliabilitas soal adalah tinggi untuk siklus II. Hasil penelitian siklus I aktivitas belajar siswa belum meningkat, tetapi setelah dilakukan siklus II aktivitas siswa meningkat. Dimana aktivitas siswa pada siklus I dengan kategori Tidak Baik sebanyak 10 siswa, Kurang Baik sebanyak 9 siswa, Cukup Baik sebanyak 8 siswa, Baik sebanyak 3 siswa, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu untuk kategori Tidak Baik , Kurang Baik tidak ada, Cukup Baik dari 9 siswa menjadi 7 siswa, Baik dari 7 siswa menjadi 21 siswa dan Sangat Baik dari nol menjadi 4 siswa.Hasil penelitian PDTB siswa siklus I nilai rata-rata hasil belajar PDTB siswa adalah 62 dengan keterangan siswa tidak kompeten 6 orang, kurang kompeten 11 orang, cukup kompeten 8 orang, kompeten 5 orang, dan yang sangat kompeten tidak ada. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar PDTB siswa meningkat menjadi 81 dengan keterangan siswa yang sangat kompeten 6 orang, kompeten 17 orang, cukup kompeten 5 orang, sudah tidak ada siswa yang kurang kompeten dan tidak kompeten. Maka peningkatan hasil belajar mencapai 19%.Dari data-data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dengan menerapkan media powerpoint.Kata Kunci : Powerpoint, Aktivitas, Hasil Belajar
PEMBUATAN PAVING BLOCK BERBASIS SEMEN POLIMER DENGAN LIMBAH PADAT GRIT SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN PEREKAT POLIVINYL ALKOHOL (PVA) Manurung, Juaksa
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Paving block dalam penelitian ini adalah campuran dari material pasir, grit, semen,Polivinyl Alkohol dan air. Variabel pada paving block ini adalah komposisi grit terhadap pasir : 0 :100; 10 : 90; 20 : 80; 30 : 70; 40 : 60; 50 : 50; 60 : 40; 70 : 30; 80 : 20; 90 : 10; 100 : 0 (%volume). Adapun tujuan penelitian adalah pemanfaatan limbah industri bubur kertas yaitu grit sebagai substitusi pasir dan penggunaan Polivinyl Alkohol sebagai perekat pada pembuatan paving block. Semen sebagai penguat dan PVA sebagai perekat adalah konstan. Sampel ujiberbentuk kubus 5 cm x5 cm x 5cm dan balok 12 cm x 3 cm x 3 cm. Dari hasil penelitian bahwa paving blockdengan variasi komposisi terbaik adalah 50 % (volume) grit dan50%(volume)pasir.Pada komposisi tersebut diperoleh paving block tanpa penggunaan PVA sebagai berikut : densitas = 1,61 g/cm3, penyerapan air = 8,86 %, kuat tekan = 12,60 MPa, kuat pukul = 1,26 MPa,kuat patah = 0,133 MPa. Dan paving block dengan menggunakan PVA adalah sebagai berikut : densitas = 1,54 g/cm3, penyerapan air =5,43 %, kuat tekan = 13,40 MPa, kuat pukul = 2,15 MPa, kuat patah = 0,0278 MPa.Hasil pengamatan dengan menggunakan mikroskop optik terlihat jelas butiran grit berwarna putih kekuningan dan butiran tersebut terlihat semakin besar setealahsampel direndam dalam air. Kata kunci : Paving block, grit, semen, pasir, PVA, pengadukan manual.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DAN PETA KONSEP TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA DALAM PROTEKSISISTEM TENAGA LISTRIK Sriadhi, Mr
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Studi ini mengungkap pengaruh model pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa dalam mata kuliah Proteksi Sistem Tenaga Listrik. Kelompok eksperimen pembelajaran berbasis multimedia dengan sampel 38 orang dan pembelajaran strategi peta konsep 36 orang. Analisis data menggunakan statistik komparasi dua mean pada taraf α = 5 %. Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran berbasis multimedia meningkatkan capaian kompetensi (A) sebesar 34,2% ; kegagalan 0% dan indeks nilai 3,48. Pembelajaran strategi peta konsep meningkatkan capaian kompetensi (A) sebesar 27,8%; kegagalan 5,6% dan indeks nilai 3,11. Kedua model pembelajaran berbeda secara signifikan dalam capaian hasil belajar dan pembelajaran berbasis multimedia terbukti lebih efektif dibandingkan strategi peta konsep pada taraf signifikansi α = 5%.  Untuk selanjutnya perlu dilakukan penelitian dengan menyertakan gaya belajar mahasiswa sebagai variabel moderator sehingga akan diketahui interaksinya dengan model pembelajaran dalam upaya meningkatkan kapabilitas hasil belajar mahasiswa.Kata kunci : multimedia, peta konsep, kompetensi, proteksi tenaga listrik.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PADA SISWA SMK NEGERI 1 TANJUNG MORAWA DELI SERDANG Baharuddin, Dr.
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pengaturan Motor Mekanik yang dibelarkan dengan  Strategi Pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas X TeknikTenaga Listrik SMK Negeri 1 Tanjung Morawa Deli Serdang.Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X Teknik Tenaga Listrik. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X TTL yang berjumlah 74 orang. Teknik pengambilan sampel digunakan dengan cara teknik random, dimana yang terpilih sebagai kelas eksperimen yang menggunakan Strategi Pembelajaran Problem Based Learning) kelas X TTL 1 yang berjumlah 37 siswa, sedangkan yang terpilih sebagai kelas kontrol adalah yang menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori kelas X TTL 2 yang juga berjumlah 37 siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data dijaring dengan menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah validitas test, indeks kesukaran soal, reliabilitas test. Hasil belajar siswa yang belajarkan dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Problem Based Learning memiliki skor rata-rata 24.027 sedangkan dengan menggunakan Strategi pembelajaran Ekspositori memiliki skor rata-rata 16,648. Uji statistik dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung> ttabel yaitu 13.8>1.7,disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang dibelaajarkan dengan menggunakan Strategi  Pembelajaran Ekspositori di kelas X SMK Negeri 1 Tanjung Morawa Kata Kunci : Problem Based Learning, Ekspositori, Hasil Belajar
Perbedaan Hasil Perawatan Wajah Untuk Kulit Berjerawat Dengan Menggunakan Masker Tradisional Temulawak Dan Temugiring Pada Siswa SMK Negeri 8 Medan Tarigan, Tabita; Aritonang, Rohana
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Hasil perawatan wajah untuk kulit berjerawat dengan menggunakan masker tradisional temulawak; (2) Hasil perawatan wajah untuk kulit berjerawat dengan menggunakan masker tradisional temugiring; (3) Hasil yang terbaik untuk kulit berjerawat dengan menggunakan masker tradisional temulawak dan temugiring. Lokasi penelitian SMK Negeri 8 Medan. Penelitian ini adalah penelitian metode eksperimen yakni untuk melihat perbedaan dua variabel yaitu  Hasil masker tradisional temulawak ( ) dan Hasil masker tradisional temugiring ( ). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan Tata Kecantikan Kulit SMK Negeri 8 Medan sebanyak 35 siswa.Instrumen yang digunakan yaitu dengan menggunakan lembar pengamatan. Analisis data menggunakan statistik eksperimen yaitu dengan cara menghitung rata – rata skor atau mean (M), Standart Deviasi(S) dan varians( ). Dari hasil penelitian ditemukan hasil perawatan wajah setelah diberi perlakuan yaitu rata – rata skor 2,62 dan 2,32 dengan standar deviasi sebesar 0,297 dan 0,235, dan <  = 4,03<6,39. Pada taraf signifikansi 5%.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil perawatan wajah untuk kulit berjerawat dengan menggunakan masker tradisional temulawak dan temugiring.Di sarankan guru SMK Negeri 8 Medan agar memanfaatkan bahan tradisional untuk perawatan wajah kulit berjerawat.

Page 2 of 3 | Total Record : 22