Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini bertujuan memublikasikan karya ilmiah berupa hasil penelitian, penciptaan, pengkajian, serta studi pustaka di bidang seni rupa, kriya, dan desain. Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada periode Januari–April, Mei–Agustus, dan September–Desember. Sejak volume 21 tahun 2018, Ars telah terakreditasi Sinta 4, dan seluruh artikel yang diterbitkan telah dilengkapi dengan DOI (digital object identifier).
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 27, No 1 (2024): April 2024"
:
10 Documents
clear
Penerapan Prinsip Feng Shui pada Perancangan Interior Rumah Toko di Palu
Natasia Anggomez;
Diana Thamrin;
Maria Suzanna G Poetiray
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7430
Seiring dengan berkembangnya zaman, desain rumah toko mengalami perubahan berdasarkan kebutuhan. Kegiatan jual beli yang awalnya dilayani sepenuhnya oleh penjual mengalami perubahan yaitu pembeli dapat memilih dan mengambil barang yang dipilih karena adanya swalayan yang menggeser aktivitas jual beli semula. Era pandemi Covid-19 memberikan dampak pada desain rumah toko yang harus menyesuaikan dengan protokol yang telah ditetapkan. Tujuan perancangan ini yaitu menyelesaikan permasalahan terkait bagaimana penerapan prinsip feng shui sehingga dapat menjadi solusi desain untuk rumah toko di era pandemi. Penerapan prinsip feng shui dilakukan dengan penataan ruang dan furnitur serta peletakkan bukaan berupa pintu dan jendela yang dapat menimbulkan cross ventilation. Metode yang digunakan yaitu design thinking yang terdiri dari enam tahapan yaitu understand, observe, point of view, ideate, prototype, dan test. Hasil dari perancangan ini berupa redesain rumah toko Sentral Phone yang menjual handphone dan aksesorisnya dengan konsep Positive Comfort yang menerapkan feng shui untuk mengalirkan angin ke dalam setiap ruang pada rumah toko dengan tata ruang, tata perabot, peletakan bukaan, penggunaan partisi, dan penerapan gaya chinese contemporer.
Perbandingan Efisiensi dan Kualitas Rendering V-Ray dan Enscape pada Model Roster Beton di Sketchup
- Nareswarananindya;
Sigit Hadi Laksono;
Mochamad Junaidi Hidayat
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.9472
Penelitian ini membahas tentang evaluasi perbandingan jumlah tahapan dan durasi render menggunakan mesin render VRay dan Enscape pada obyek roster dengan material beton. Metode yang digunakan yaitu dengan metode simulasi komputer dengan pengujian render yang menjabarkan proses dan tahapan render secara detail, sehingga dapat diketahui jumlah tahapan dan durasi render dengan obyek yang sama dengan hasil rendering yang menyerupai material acuan beton yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keunggulan dan kekurangan dari masing-masing mesin render. Hasil dari penelitian ini adalah perbandingan kepraktisan tahapan render dalam skala jumlah dan perbandingan durasi render dalam skala detik antara plugin VRay dan Enscape.
Analisis Landscape dan Kartun pada Karya Lugas Syllabus
Muhammad Wahyu
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7558
Esensi seni adalah kreativitas. Kreativitas adalah perkara menghubung-kaitkan segala sesuatu yang tadinya tak terhubung. Kreativitas lahir dari berbagai gagasan yang dirangkai sedemikian rupa. Dari situlah muncul berbagai keunikan, kekhasan, dan keberagaman. Dari hal itu dapat dikatakan bahwa berfikir tentang seni itu dalam, dengan dan melalui seni kehidupan keseharian dapat dibuat menjadi lebih indah, menyenangkan, dan merangsang orang untuk mencipta dan berinovasi. Dalam artikel ini, secara lebih khusus sampel yang menjadi objek penelitian adalah 3 karya lukisan dari seorang perupa asal Sumatera Selatan, yaitu Lugas Syllabus. Seni landscape pada lukisan Lugas Syllabus adalah simbolisme tentang perbatasan. Uniknya dalam landsacape Lugas Syllabus gemar menggunakan imaji figur fantasi popular dari berbagai latar belakang. Sepintas lukisan Syllabus tampak riang dan ringan. Tetapi di balik itu, terkandung makna yang dalam. Ketertarikan peneliti terhadap karya Lugas Syllabus adalah pada visualisasi dan konseptualnya yang menggabungkan banyak simbol dalam perjalanan karirnya di setiap karya Syllabus. Oleh karenanya, penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah wawasan dalam proses kreatif seorang perupa bagi masyarakat umum.
Pengembangan Majalah Sekolah Digital dengan Basic Design untuk Meningkatkan Literasi Digital di SMKN Jenawi Karanganyar
Sabrina Davina Shanty;
Evelyne Henny Lukitasari;
Yudi Wibowo
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.12252
Peningkatan literasi digital menjadi salah satu fokus pemerintah dalam beberapa tahun terakhir untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, terutama pada kalangan pelajar. Salah satu langkah yang diambil adalah mengembangkan majalah sekolah ke dalam bentuk digital dan menerapkan pengetahuan dasar desain dalam pembuatan majalah sekolah untuk menarik minat baca siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah majalah sekolah digital dengan menerapkan dasar desain untuk menarik minat baca siswa sehingga dapat menumbuhkan dampak yang baik pada pengetahuan dan sikap. Hasilnya, 94% siswa menyatakan bahwa desain majalah yang menarik dapat meningkatkan minat literasi mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, survei, dokumentasi, dan analisis literatur menggunakan pendekatan deskriptif.
Kura-kura sebagai Analogi Ekspresi Diri dalam Seni Lukis
Kholifah Febriana Ekawati;
Yayan Suherlan
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7940
Penciptaan karya lukis ini sebagai bentuk ekspresi diri penulis dalam mengungkapkan emosi dan perasaan yang pernah terjadi dan dirasakan. Metode yang digunakan merupakan metode penciptaan yaitu eksplorasi, implementasi dan visualisasi. Eksplorasi memuat proses pencarian ide dengan eksplorasi pengalaman pribadi dan tambahan informasi dari internet maupun buku dan jurnal. Dilanjutkan dengan pengembangan ide yang didapatkan menjadi suatu konsep karya seni rupa berupa lukisan. Visualisasi dari ide yang dikembangkan menjadi konsep karya dibuat menjadi lukisan dengan melalui berbagai proses, mulai dari pembuatan sketsa, pewarnaan dan finishing. Hasil dari ide dan eksplorasi mengenai topik yang dipilih, menghasilkan karya seni rupa dua dimensi berupa lukisan, dengan media kanvas berukuran 100x100 cm dan pewarnaan menggunakan cat akrilik. Karya memvisualisasikan ekspresi diri ketika merasakan kesedihan dengan menggunakan kura-kura sebagai analogi diri. Penciptaan karya seni lukis ini diharapkan dapat memberi inspirasi mengenai lukisan bertema serupa.
Aplikasi Motif Reog Ponorogo sebagai Hiasan pada Busana Casual dengan menggunakan Teknik Bordir
Zhillan Zholiila;
Astuti Astuti
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.5525
Reog Ponorogo adalah salah satu budaya berupa pertunjukan seni tari tradisional dari Jawa Timur, Indonesia. Untuk mencegah dari ancaman kepunahan, diperlukan kreativitas yang inovatif dalam mengembangkan kesenian tersebut. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan Reog Ponorogo sebagai hiasan pada busana casual dengan menggunakan teknik bordir ini. Selain bertujuan agar terasahnya kreativitas, ketrampilan berpikir kreatif, dan cara pandang luas masyarakat upaya tersebut juga diharapkan menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air dan budaya Indonesia dengan melestarikan budaya dan meningkatkan daya saing produk dan berkualitas. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah Project Based Learning (PBL) yaitu metode pembelajaran inovatif yang melibatkan kerja proyek pemecahan masalah dilakukan dengan mewujudkan produk nyata. Temuan tiset ini merupakan hasil dari proses gabungan teknik bordir dengan mengangkat ide konsep Reog Ponorogo menjadi suatu busana casual.
Perbedaan Karakter Spiderman dalam 3 Film Spiderman
Febri Sukma Ambarani;
Wegig Murwonugroho
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.5629
Film atau movie merupakan serangkaian gambar diam yang menciptakan ilusi gambar yang bergerak di dalam layar. Film Spiderman merupakan film yang menceritakan seorang pahlawan super berasal dari Amerika Serikat di adaptasi dari komik Marvel dengan karakter fiktif yang diberi nama Spiderman, Spiderman merupakan karakter yang berasal dari laba-laba. Genrenya adalah film petualangan, laga, fiksi ilmiah, film pahlawan super. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 3 perbedaan karakter Spiderman. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode analisis semiotika C.S Pierce dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang melakukan riset yang cenderung bersifat deskriptif atau cenderung menggunakan analisis data. Dari hasil pembahasan diketahui perbedaan dari 3 Spiderman yang memiliki ciri khas pertama dalam film “Spiderman 2002” mempunyai karakter yang kutu buku, culun dengan jaring laba-laba yang timbul dan warna biru yang gelap, kedua “The Amazing Spiderman” menggunakan topeng yang berbentuk seperti bola basket warna merah gelap dengan karakter yang mudah bergaul dan tidak mendominasi sebagai pahlawan, terakhir “Spiderman: Homecoming” menggunakan web shooters yang lebih canggih dibandingkan dengan versi sebelumnya, kostum yang digunakan berwarna merah dengan aksen warna biru di bagian pinggang dan pola jaring laba-laba lebih tipis serta karakter yang energik dan berani.
Pengembangan Dimensi Spiritual Manusia melalui Seni Rupa
Dhian Riskiana Putri;
Puji Prihwanto
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7882
Masyarakat modern terlalu mengutamakan kebutuhan materi sehingga larut dalam gaya hidup materialis dan hedonis. Akibatnya, manusia modern mengalami kekeringan dalam sisi spiritualitasnya. Manusia modern menjadi lebih rentan terhadap stress saat menghadapi tekanan persoalan kehidupan yang makin berat. Orang yang tidak mampu mengatasi stress dengan baik maka hidupnya akan selalu dalam kecemasan, bahkan bisa menjadi depresi. Depresi yang tidak mendapat penanganan secara baik menyebabkan gangguan jiwa dan memicu perilaku bunuh diri. Tingginya angka perilaku bunuh diri beberapa tahun terakhir menunjukkan rendahnya nilai spiritualitas manusia modern. Kajian tentang spiritual telah dilakukan oleh para ilmuan dalam bidang psikologi. Dalam psikologi, spiritual dan agama memiliki dimensi yang berbeda. Seseorang dapat memiliki nilai spiritual tinggi tanpa harus menjadi religius. Salah satu kegiatan manusia yang memiliki potensi spiritual adalah kesenian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kesenian seni rupa dalam pengembangan spiritual manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seni rupa mengandung potensi spiritual, sehingga dapat digunakan sebagai sarana manusia untuk meningkatkan dimensi spiritualnya.
Strategi Branding Logo dan Kemasan Produk Makanan Tradisional “Enye Ibu Iya”
Ripa Laviva Zahara
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.6757
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan melihat apakah dengan adanya strategi branding penambahan identitas logo dan pengemasan yang baru akan meningkatkan penjualan dan meningkatkan daya tarik masyarakat dan bagaimana persepsi konsumen terhadap strategi branding. Produk yang dimaksud adalah “enye.” Masalah utama yang dihadapi oleh home industry makanan tradisional Ibu Iya ini mengenai identitas dan packaging yang kurang menarik. Kemasan ini dibungkus dengan packaging yang sederhana tidak memiliki konsep brand yang kuat. Perancangan ini dilakukan untuk membuat brand Enye Ibu Iya ini berkembang dan dapat bersaing dengan brand sejenis. Keseragaman brand dari segi logo dan pengemasan yang lebih modern. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yang sudah diperoleh adalah dengan pendekatan kualitatif, dimana seluruh data dianalisis terlebih dahulu sehingga dapat menghasilkan kesimpulan bagaimana desain kemasan yang sebaiknya dibuat, Hasil analisis strategi branding ini diharapkan agar industri rumahan produk makanan Enye Ibu Iya dapat meningkat daya saingnya.
Kisah Arjunawiwaha pada Relief Goa Selomangleng Tulungagung sebagai Inspirasi Penciptaan Batik Lukis
Kartika Indah Wahyuni;
Triyono Widodo;
Lisa Sidyawati
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v27i1.7124
Goa Selomangleng merupakan situs budaya yang ada di Tulungagung. Goa ini memiliki relief yang menggambarkan cerita kisah Arjunawiwaha. Tetapi situs ini kurang adanya renovasi sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu letaknya bahkan cerita yang terkandung pada reliefnya. Ketertarikan penulis pada situs budaya ini adalah ketika penulis merasakan kepekaan artistik terhadap relief Arjunawiwaha yang diolah dan diciptakan melalui kegelisahan penciptanya. Latar belakang tersebut menjadi landasan dalam berkarya untuk mengenalkan situs budaya yang memiliki banyak nilai moral namun banyak masyarakat yang belum mengetahui bahkan mengenalnya. Tujuan penciptaan ini adalah mendeskripsikan ide konsep batik lukis yang terinspirasi dari kisah Arjunawiwaha, mendeskripsikan proses kreatif penciptaan batik Lukis dan mendeskripsikan hasil dari penciptaan karya batik lukis. Terwujudnya karya batik lukis ini diharapkan relief yang menceritakan tentang Arjunawiwaha ini lebih dikenal oleh masyarakat luas. Proses penciptaan batik lukis ini menggunakan metode penciptaan Alma Hawkins yang memiliki 3 proses yaitu eksplorasi, improvisasi/perancangan dan perwujudan. Karya batik lukis yang diciptakan menjadi dua karya yang berasal dari alur kisah Arjuna namun diciptakan menjadi karya yang interpretatif dan mengekspresikan kegelisahan pencipta. Kedua karya tersebut berjudul Harta, Tahta, Wanita dan Bebedheg Ganjaran. Karya batik lukis bertema Arjunawiwaha ini, sebagai sarana pengenalan situs budaya yang harus dikenal dan dijaga kelestariannya.