cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2016)" : 36 Documents clear
PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP KALOR SISWA Gunawan, G.; Harjono, A.; Imran, I.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.5018

Abstract

Dalam penelitian ini telah dikembangkan multimedia interaktif pada konsep kalor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh multimedia interaktif dan gaya belajar terhadap penguasaan konsep kalor siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan, pengembangan desain, dan pengujian model. Pada tahap pengujian model digunakan metode kuasi eksperimen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dengan dua faktor, yaitu model pembelajaran dan gaya belajar. Gaya belajar siswa dibagi menjadi empat kategori berdasarkan model VARK Fleming, yaitu Visual, Auditori, Read, dan Kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penguasaan konsep siswa yang belajar menggunaan multimedia interaktif lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar tanpa multimedia. Penguasaan konsep kalor siswa juga dipengaruhi oleh gaya belajar, dimana siswa dengan gaya belajar visual memiliki penguasaan konsep yang lebih tinggi dibandingkan siswa dengan gaya belajar lainnya.In this research, we have developed interactive multimedia on heat concepts. This research aimed to analyze the effect of interactive multimedia and learning styles towards students’ understanding on heat concepts. The research was conducted in three stages: a preliminary study, development, and testing of models. Testing phase of the model used a quasi-experimental method. Data were analyzed using ANOVA with two factors, namely learning models and learning styles. Students' learning styles were divided into four categories based on the model VARK Fleming; Visual, Auditory, Read, and Kinesthetic. The results showed that the average of students’ understanding who learned using interactive multimedia was still higher than students who learned without interactive multimedia. Students’ understanding on heat concepts were affected by learning styles, in which students with visual learning styles had higher understanding on heat concepts that students with any other learning styles.
SIKLUS PRAPEMBELAJARAN MODEL PENILAIAN FORMATIF WEB-BASED PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SISWA SMK KELAS X Ediyanto, E.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.5906

Abstract

Model penilaian formatif Web-based dibagi menjadi tiga siklus yaitu siklus prapembelajaran, siklus pembelajaran dan siklus pascapembelajaran. Penelitian kali ini mengembangkan siklus prapembelajaran model penilaian web-based pada mata pelajaran fisika materi suhu dan kalor untuk siswa SMK kelas X. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah yang digunakan untuk pengembangan siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based yaitu 1) mengumpulkan informasi, 2) melakukan perencanaan, 3) mengembangkan bentuk produk awal, 4) melakukan uji permulaan, 5) revisi, dan 6) Uji coba. Berdasarkan hasil uji coba, ditemukan bahwa siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based dapat membantu guru dan siswa untuk mendapatkan umpan balik yang cepat. Umpan balik yang cepat dapat membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman konsep dengan cepat dan dapat membantu guru untuk menemukan masalah siswa sehingga dapat dipecahkan dengan cepat.Web-based Formative Assessment Model is divided into three cycles: pre-teaching, whilst teaching, post-teaching. This research develops Pre-teaching Cycle of Formative Web-Based Assessment Model on physics material teaching: Temperature and Heat for X Grader of Vocational High School Students. The method used in this research is a Research and Development (R & D). The steps used for the development of pre-learning cycle of web-based formative assessment models: 1) collecting information, 2) conducting planning, 3) developing pre-product form, 4) conducting pre-test, 5) revision, 6) trial test. Based on the trial test, the findings show that pre-teaching cycle of formative web-based assessment model is able to assist teachers and students to get fast feedback. Fast feedback can helps students to gain fast conceptual comprehension and help teachers to find out the students’ problems so it enables to solve faster.
IMPROVING CONCEPT MAPPING SKILL THROUGH INQUIRY INSTRUCTION Gumilar, S.; Setiawan, W.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.7504

Abstract

The purpose of this research was to analyze implementation of inquiry instruction for improving concept mapping skill. The subject of the research was student on grade 10 in islamic senior high school in subang district. Method of research used was quasy experiment with matching control group pretest-posttest design. Instruments used in this research were test and concept map about electricity. The treatment of experiment group was the combination of virtual-real experiment and virtual experiment, while control group was only real experiment method. The result of analyzing data showed that the average of normalized gain <g> was in low criteria. Significant test of three averages normalized gain using analysis of varians (anova) showed that virtual-real experiment method was more significant in improving mapping concept skill than those virtual experiment and real experiment only.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan ketrampilan membuat peta konsep. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X pada salah satu Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu di Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy experiment dengan desain penelitian matching control group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan peta konsep mengenai kelistrikan. Kelas eksperimen dalam penelitian ini memperoleh perlakuan kombinasi metode eksperimen nyata-virtual dan virtual saja, sedangkan kelas kontrol memperoleh perlakuan metode eksperimen nyata saja. Hasil perhitungan rataan gain <g> yang ternormalisasi menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membuat peta konsep berada pada kriteria rendah. Hasil uji signifikansi ketiga rataan <g> menggunakan analysis of varians (ANOVA) menunjukkan bahwa metode eksperimen nyata-virtual lebih signifikan dalam meningkatkan keterampilan membuat peta konsep dibandingkan dengan metode eksperimen virtual saja dan nyata saja.
DEVELOPMENT OF SCIENCE TEXTBOOK BASED ON SCIENTIFIC LITERACY FOR SECONDARY SCHOOL Rusilowati, A.; Nugroho, S. E.; Susilowati, S. M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.4252

Abstract

The purpose of this research is to develop scientific literacy-based science text books and to determine the characteristics, validity, readability, as well as the effectiveness of the textbooks.The study started with product development and then continued by feasibility test and readability test. Feasibility test was done with the respondent of lecturer and science teachers of VII, VIII, IX grade at SMP N at Central Java. Readability test used cloze test that filled by VII, VIII, and IX grade students at that schools. The data analysis was done with percentage discription and t-test. The study results in feasibility test showed that the developed literacy science textbook has average score 90,74%. It means the literacy science textbook is suitable. Based on the readability test result, science literacy textbook is easy to learn. The average of score of cloze test was 88,14%. The effectiveness of the developed science textbook was classified as an effective stimulant to increase students’ scientific literacy.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku ajar IPA berbasis literasi sains, menentukan karakteristik, kevalidannya, tingkat keterbacaan, dan keefektifannya. Penelitian pengembangan ini dimulai dengan analisis kebutuhan, penyusunan tema, pengembangan buku ajar, uji kevalidan dan keterbacaan buku yang telah dikembangkan. Validasi dilakukan oleh dosen dan guru IPA kelas VII, VII, IX. Uji validitas, tingkat keterbacaan dan keefektifan buku dilakukan di SMP N di Jawa Tengah. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VII, VIII, IX. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase untuk uji kevalidan dan keterbacaan, dan uji t untuk keefektifan. Hasil validasi menunjukkan seluruh buku yang dikembangkan adalah valid dengan rata-rata skor 90,74% berada pada kategori sangat valid. Skor rata-rata tingkat keterbacaan sebesar 88,14% beradapada kategori mudah dipahami. Buku ajar yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains.
RADIATION SAFETY ANALYSIS OF NEUTRON COLIMATOR BASED ON NICKEL MATERIAL FOR PIERCING RADIAL BEAMPORT UTILIZATION OF KARTINI RESEARCH REACTOR
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.4937

Abstract

Radiation safety analysis of nickel material neutron colimator (as requirement) for pearcing radial beamport utilization of Kartini research reactor has been done before the neutron colimator instaled. The neutron collimator made of nickel material with cyllindrical geometry which is 156 cm length. The Inside and outside diameter are 16 cm and 19 cm respectively with mean cyllindrical thickness is 1.5 cm. Irradiation process to the neutron collimator begin when the reactor beeing operated for 6 (six) hours per day and assumed optimum at 100 kW power level. Results of the analysis showed that gamma dose rate which was generated by collimator at a distance of 50 cm from the end of the collimator is 1.5328e-03 mr/hours. The dose rate is still below the dose limit value which was required by Nuclear Energy Regulatory Agency (BAPETEN) is 1 mr/hours. It can be concluded that utilization neutron colimator of nickel material which installed at the radial pierching beamport of Kartini Reactor is safelly.Telah dilakukan kajian analisis keselamatan paparan radiasi terhadap kolimator neutron (sebagai persyaratan) sebelum dipasang pada beamport tembus radial reaktor kartini. Kolimator neutron terbuat dari bahan nikel berbentuk silinder panjang 156 cm dengan diameter dalam 16 cm dan diameter luar 19 cm sehingga tebal silinder 1.5 cm. Proses iradiasi terhadap kolimator neutron terjadi pada saat reaktor dioperasikan pada suatu daya dan diasumsikan optimal pada daya 100 kw selama 6 jam dalam satu hari. Hasil analisis menunjukan laju dosis gamma yang dihasilkan kolimator pada jarak 50 cm dari ujung kolimator sebesar 1.5328e-03 mr/jam. Laju dosis tersebut masih dibawah nilai batas dosis yang ditetapkan oleh bapeten sebesar 1 mr/jam, sehingga penggunaan kolimator tersebut dalam batas aman
PENGARUH KARET ALAM SIKLIK (CYCLIC NATURAL RUBBER) TERHADAP RONGGA ASPAL MODIFIKASI
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.4389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karet alam siklik terhadap rongga aspal modifikasi. Tahapan peneltian meliputi pembuatan aspal modifikasi dengan menyampur aspal murni dengan karet alam siklik, pengujian persyaratan fisik aspal, pembuatan benda uji dan pengujian marshall. Berdasarkan pengujian sifat fisik aspal diperoleh data bahwa keseluruhan aspal modifikasi memenuhi persyaratan fisik aspal. Setelah pembuatan benda uji, dilakukan pengujian marshall untuk memperoleh rongga aspal meliputi VIM, VMA dan VFA. Nilai VIM pada penambahan 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, dan 4 phr adalah 3,65%, 5,41%, 4,27%, 3,84%, dan 2,88%. Nilai VMA sebesar 15,52%, 17,26%, 16,07%, 15,80%, dan 15,17%. Nilai VFA sebesar 76,48%, 68,72%, 73,54%, 75,76%, dan 81,34%. Diperoleh kesimpulan bahwa karet alam siklik bisa dijadikan sebagai bahan memodifikasi aspal dan berpengaruh terhadap rongga aspal.This research aimed to determine the effect of cyclic natural rubber (CNR) to cavity of modified bitumen. The steps of the research were mixing the pure bitumen with CNR, testing bitumen physical requirement, making the specimen, and testing the cavity of modified bitumen with marshall method. Testing showed that all the modified bitumen met the physical requirement. After making specimen, marshall method was used to determine the cavity of bitumen, including VIM, VMA, and VFA. VIM in addition of 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, and 4 phr was 3,65%, 5,41%, 4,27%, 3,84%, and 2,88%. The value of VMA was 15.52%, 17.26%, 16.07%, 15.80% and 15.17%. The value of VFA was 76.48%, 68.72%, 73.54%, 75.76% and 81.34%. The conclusion of this study was CNR could be used as material for bitumen modified and had the effect on bitumen cavity.
SYNTHESIS AND OPTIMIZATION OF CARBON NANOPARTICLES (C-DOTS) AS ABSORBER MATERIALS FOR SOLAR DISTILLATION APPLICATIONS
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.7518

Abstract

Carbon nanoparticles (C-Dots) were synthesized using citric acid and urea as carbon and fuel source, and combustion reaction methods. The absorption spectral and morphology particles of C-Dots were investigated. The morphology describes the synthesis of small (1 ?m) and monodispersedC-Dots. Thus, the C-Dots solutions has absorption spectral range of about 86% at visible light spectral. This study suggests that the as-prepared carbon nanoparticles (C-Dots) with particle size and absorption spectral tunability might be utilized as solar energy absorber material.Karbon nanopartikel (C-Dots) disintesis menggunakan asam sitrat dan urea sebagai sumber karbon dan bahan bakar, melalui reaksi pembakaran sederhana. Spektrum absorpsi dan morfologi partikel C-Dots diinvestigasi menggunakan UV-Vis Spectrometry dan analisis SEM. Hasil SEM menunjukan bahwa morfologi partikel C-Dots sangat kecil (1 ?m) dan seragam. Selain itu, larutan C-Dots memiliki spektrum absopsi pada rentang sekitar 86% pada daerah cahaya tampak. Hasil studi ini menunjukan bahwa karbon nanopartikel (C-Dots) dengan ukuran partikel dan spektrum absorpsi yang dapat diatur, sehingga dapat digunakan sebagai material penyerap sinar matahari.
PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP KALOR SISWA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.5018

Abstract

Dalam penelitian ini telah dikembangkan multimedia interaktif pada konsep kalor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh multimedia interaktif dan gaya belajar terhadap penguasaan konsep kalor siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan, pengembangan desain, dan pengujian model. Pada tahap pengujian model digunakan metode kuasi eksperimen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dengan dua faktor, yaitu model pembelajaran dan gaya belajar. Gaya belajar siswa dibagi menjadi empat kategori berdasarkan model VARK Fleming, yaitu Visual, Auditori, Read, dan Kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penguasaan konsep siswa yang belajar menggunaan multimedia interaktif lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar tanpa multimedia. Penguasaan konsep kalor siswa juga dipengaruhi oleh gaya belajar, dimana siswa dengan gaya belajar visual memiliki penguasaan konsep yang lebih tinggi dibandingkan siswa dengan gaya belajar lainnya.In this research, we have developed interactive multimedia on heat concepts. This research aimed to analyze the effect of interactive multimedia and learning styles towards students’ understanding on heat concepts. The research was conducted in three stages: a preliminary study, development, and testing of models. Testing phase of the model used a quasi-experimental method. Data were analyzed using ANOVA with two factors, namely learning models and learning styles. Students' learning styles were divided into four categories based on the model VARK Fleming; Visual, Auditory, Read, and Kinesthetic. The results showed that the average of students’ understanding who learned using interactive multimedia was still higher than students who learned without interactive multimedia. Students’ understanding on heat concepts were affected by learning styles, in which students with visual learning styles had higher understanding on heat concepts that students with any other learning styles.
SIKLUS PRAPEMBELAJARAN MODEL PENILAIAN FORMATIF WEB-BASED PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SISWA SMK KELAS X
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.5906

Abstract

Model penilaian formatif Web-based dibagi menjadi tiga siklus yaitu siklus prapembelajaran, siklus pembelajaran dan siklus pascapembelajaran. Penelitian kali ini mengembangkan siklus prapembelajaran model penilaian web-based pada mata pelajaran fisika materi suhu dan kalor untuk siswa SMK kelas X. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah yang digunakan untuk pengembangan siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based yaitu 1) mengumpulkan informasi, 2) melakukan perencanaan, 3) mengembangkan bentuk produk awal, 4) melakukan uji permulaan, 5) revisi, dan 6) Uji coba. Berdasarkan hasil uji coba, ditemukan bahwa siklus prapembelajaran model penilaian formatif web-based dapat membantu guru dan siswa untuk mendapatkan umpan balik yang cepat. Umpan balik yang cepat dapat membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman konsep dengan cepat dan dapat membantu guru untuk menemukan masalah siswa sehingga dapat dipecahkan dengan cepat.Web-based Formative Assessment Model is divided into three cycles: pre-teaching, whilst teaching, post-teaching. This research develops Pre-teaching Cycle of Formative Web-Based Assessment Model on physics material teaching: Temperature and Heat for X Grader of Vocational High School Students. The method used in this research is a Research and Development (R D). The steps used for the development of pre-learning cycle of web-based formative assessment models: 1) collecting information, 2) conducting planning, 3) developing pre-product form, 4) conducting pre-test, 5) revision, 6) trial test. Based on the trial test, the findings show that pre-teaching cycle of formative web-based assessment model is able to assist teachers and students to get fast feedback. Fast feedback can helps students to gain fast conceptual comprehension and help teachers to find out the students’ problems so it enables to solve faster.
IMPROVING CONCEPT MAPPING SKILL THROUGH INQUIRY INSTRUCTION
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.7504

Abstract

The purpose of this research was to analyze implementation of inquiry instruction for improving concept mapping skill. The subject of the research was student on grade 10 in islamic senior high school in subang district. Method of research used was quasy experiment with matching control group pretest-posttest design. Instruments used in this research were test and concept map about electricity. The treatment of experiment group was the combination of virtual-real experiment and virtual experiment, while control group was only real experiment method. The result of analyzing data showed that the average of normalized gain g was in low criteria. Significant test of three averages normalized gain using analysis of varians (anova) showed that virtual-real experiment method was more significant in improving mapping concept skill than those virtual experiment and real experiment only.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan ketrampilan membuat peta konsep. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X pada salah satu Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu di Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy experiment dengan desain penelitian matching control group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan peta konsep mengenai kelistrikan. Kelas eksperimen dalam penelitian ini memperoleh perlakuan kombinasi metode eksperimen nyata-virtual dan virtual saja, sedangkan kelas kontrol memperoleh perlakuan metode eksperimen nyata saja. Hasil perhitungan rataan gain g yang ternormalisasi menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membuat peta konsep berada pada kriteria rendah. Hasil uji signifikansi ketiga rataan g menggunakan analysis of varians (ANOVA) menunjukkan bahwa metode eksperimen nyata-virtual lebih signifikan dalam meningkatkan keterampilan membuat peta konsep dibandingkan dengan metode eksperimen virtual saja dan nyata saja.

Page 3 of 4 | Total Record : 36