Jurnal Pendidikan IPA Indonesia
<p>Jurnal Pendidikan IPA Indonesia published a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Each manuscript submitted will be reviewed by bebestari partners who specifically requested the appropriate fields.</p> <p>Description Publication: This journal was first published in April 2012 and every April and October.</p>
Articles
36 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2014): October 2014"
:
36 Documents
clear
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KREATIVITAS SISWA KELAS XII IPA2 SMA NEGERI 1 BANGSRI
Yahya, N.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3115
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas dalam pembelajaran berbasis proyek berbantuan media kultur jaringan. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat secara signifikan dari 31,50% prasiklus, 79,79% siklus I dan 90,14% pada siklus II. Kreativitas belajar siswa meningkat secara signifikan dari 58,70% prasiklus, 77,29% siklus I dan 85,10% pada siklus II. Dan kreativitas produk kultur jaringan juga meningkat secara signifikan dari 0% prasiklus, 72,42% siklus I dan 83,33% pada siklus II. This study aims to improve the activity and creativity in project-based learning-assisted tissue culture media. Data were analyzed with descriptive analysis techniques. The results showed that students’ learning activities increased significantly from prasiklus 31.50%, 79.79% and 90.14% first cycle in the second cycle. Creativity of students increased significantly from prasiklus 58.70%, 77.29% and 85.10% first cycle, the second cycle. Tissue culture and creativity products also increased significantly from 0% prasiklus, 72.42% and 83.33% first cycle in the second cycle.
ELEMEN BERNALAR TUJUAN PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN METAKOGNITIF SISWA SMP
Patonah, S.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3111
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran IPA menggunakan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah triangulasi mix method design. Dari hasil pengamatan, sejumlah 6 kelompok telah merespon pertanyaan, sehingga semua dapat dikatakan telah berpikir kritis karena dapat menginterpretasikan hasil pengamatan pada video dan dapat mempertimbangkan hasil percobaan sebelumnya. Penerapan pembelajaran IPA dengan pendekatan metakognitif dapat membuat siswa berpikir tentang perencanaan kerja sampai dengan pemecahan masalah yang dihadapi The purpose of this study is to develop a learning science using metacognitive approach to enhance the ability of critical thinking in students . The research method used is triangulation mixed method design. From the results, a number of 6 groups have responded to the question , so that all can be said to have critical thinking because it can interpret the results of observations on video and can consider the results of previous experiments. The application of science learning with metacognitive approach can make students think about the planning work to solving those problems.
PENGEMBANGAN AUTENTIC ASSESMENT BERBASIS PROYEK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH MAHASISWA
Wijayanti, A.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3107
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem asesmen autentik pada mata kuliah Pengembangan Konsep Dasar IPA SD untuk meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa calon guru SD. Desain penelitian yang digunakan adalah R&D yang diarahkan untuk mengembangkan perangkat asesmen autentik berbasis proyek dengan pendekatan saitifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa autentic asessment berbasis proyek dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah dengan efektif. Setiap aspek keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa mengalami peningkatan. Secara keseluruhan peningkatan (gain) keterampilan berpikir ilmiah sebesar 0,86 yang artinya peningkatannya dengan kriteria tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem asesmen autentik pada mata kuliah Pengembangan Konsep Dasar IPA SD untuk meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa calon guru SD. Desain penelitian yang digunakan adalah R&D yang diarahkan untuk mengembangkan perangkat asesmen autentik berbasis proyek dengan pendekatan saitifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa autentic asessment berbasis proyek dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah dengan efektif. Setiap aspek keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa mengalami peningkatan. Secara keseluruhan peningkatan (gain) keterampilan berpikir ilmiah sebesar 0,86 yang artinya peningkatannya dengan kriteria tinggi.
PERANGKAT PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL KONSERVASI SISWA
Rosita, A.;
-, Sudarmin;
Marwoto, P.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3112
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran problem based learning berorientasi green chemistry pada materi hidrolisis garam untuk mengembangkan soft skill konservasi siswa SMA. Metode penelitian ini adalah research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan LKS yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Perangkat pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa materi hidrolisis garam dengan N-gain sebesar 0,63 (sedang). Peningkatan soft skill konservasi siswa yang berkriteria tinggi sebanyak 35,48 % sedangkan yang berkriteria sedang 64,52 %. This research has aim to developt teaching and learning instrument application on problem based learning which oriented on green chemistry on salt hydrolisys for developing conservation soft skill for student. The method of this research is research and development (R&D). The results showed a very worthy worksheets developed for use in teaching chemistry. Teaching instrument can improve the understanding of student concept of salt hydrolysis matery can get N-gain 0,63 (medium). The improving soft skill of student conservation has high criteria 35,48%. For medium has 64,52%.
PEMBELAJARAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3110
Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui pembelajaran model examples non examples dengan berbantuan powerpoint. Model pembelajaran examples non examples adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan gambar yang sesuai dengan kompetensi dasar. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat kenaikan rata-rata nilai dan prosentase ketuntasan belajar. Pada siklus 3 siswa yang tuntas 80,4 %, sesuai dengan ketercapaian indikator keberhasilan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil yang telah dicapai maka dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan model examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar IPA. The objective of the research is to increase the result of learning Science through learning model of ‘examples non examples’ with power point. learning model of ‘examples non examples’ is a learning model which uses pictures related to basic competence. The result of the research obtains the increase score and the percentage of learning exhaustiveness. On the third cycle, the student learning exhaustiveness obtains 80,4 %. It refers to the success indicator established. The conclusion is that through learning model of ‘examples non examples’ can increase the result of Science learning.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KREATIVITAS SISWA KELAS XII IPA2 SMA NEGERI 1 BANGSRI
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3115
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas dalam pembelajaran berbasis proyek berbantuan media kultur jaringan. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat secara signifikan dari 31,50% prasiklus, 79,79% siklus I dan 90,14% pada siklus II. Kreativitas belajar siswa meningkat secara signifikan dari 58,70% prasiklus, 77,29% siklus I dan 85,10% pada siklus II. Dan kreativitas produk kultur jaringan juga meningkat secara signifikan dari 0% prasiklus, 72,42% siklus I dan 83,33% pada siklus II. This study aims to improve the activity and creativity in project-based learning-assisted tissue culture media. Data were analyzed with descriptive analysis techniques. The results showed that students’ learning activities increased significantly from prasiklus 31.50%, 79.79% and 90.14% first cycle in the second cycle. Creativity of students increased significantly from prasiklus 58.70%, 77.29% and 85.10% first cycle, the second cycle. Tissue culture and creativity products also increased significantly from 0% prasiklus, 72.42% and 83.33% first cycle in the second cycle.
ELEMEN BERNALAR TUJUAN PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN METAKOGNITIF SISWA SMP
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3111
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran IPA menggunakan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah triangulasi mix method design. Dari hasil pengamatan, sejumlah 6 kelompok telah merespon pertanyaan, sehingga semua dapat dikatakan telah berpikir kritis karena dapat menginterpretasikan hasil pengamatan pada video dan dapat mempertimbangkan hasil percobaan sebelumnya. Penerapan pembelajaran IPA dengan pendekatan metakognitif dapat membuat siswa berpikir tentang perencanaan kerja sampai dengan pemecahan masalah yang dihadapi The purpose of this study is to develop a learning science using metacognitive approach to enhance the ability of critical thinking in students . The research method used is triangulation mixed method design. From the results, a number of 6 groups have responded to the question , so that all can be said to have critical thinking because it can interpret the results of observations on video and can consider the results of previous experiments. The application of science learning with metacognitive approach can make students think about the planning work to solving those problems.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN KONSERVASI MELALUI LESSON STUDY UNTUK PENGUATAN LAYANAN PERKULIAHAN BAGI DOSEN MUDA DI FMIPA UNNES
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3116
Penelitian bertujuan untuk mengetahui; kefektifan perangkat perkuliahan berbasis kompetensi dan konservasi yang dikembangkan melalui kegiatan lesson study. Penelitian menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menerapkan langkah-langkah lesson study. Hasil penelitian perangkat perkuliahan yang dikembangkan melalui kegiatan lesson study efektif diterapkan. The study to determine; the effective of competency based learning and conservation to developed through lesson study. Apply to descriptive method qualitative research by applying the steps of lesson study. The results of the research tools developed through the course lesson study effective applied.
PENGEMBANGAN AUTENTIC ASSESMENT BERBASIS PROYEK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH MAHASISWA
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3107
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem asesmen autentik pada mata kuliah Pengembangan Konsep Dasar IPA SD untuk meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa calon guru SD. Desain penelitian yang digunakan adalah RD yang diarahkan untuk mengembangkan perangkat asesmen autentik berbasis proyek dengan pendekatan saitifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa autentic asessment berbasis proyek dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah dengan efektif. Setiap aspek keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa mengalami peningkatan. Secara keseluruhan peningkatan (gain) keterampilan berpikir ilmiah sebesar 0,86 yang artinya peningkatannya dengan kriteria tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem asesmen autentik pada mata kuliah Pengembangan Konsep Dasar IPA SD untuk meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa calon guru SD. Desain penelitian yang digunakan adalah RD yang diarahkan untuk mengembangkan perangkat asesmen autentik berbasis proyek dengan pendekatan saitifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa autentic asessment berbasis proyek dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah dengan efektif. Setiap aspek keterampilan berpikir ilmiah mahasiswa mengalami peningkatan. Secara keseluruhan peningkatan (gain) keterampilan berpikir ilmiah sebesar 0,86 yang artinya peningkatannya dengan kriteria tinggi.
PERANGKAT PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL KONSERVASI SISWA
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3112
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran problem based learning berorientasi green chemistry pada materi hidrolisis garam untuk mengembangkan soft skill konservasi siswa SMA. Metode penelitian ini adalah research and development (RD). Hasil penelitian menunjukkan LKS yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Perangkat pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa materi hidrolisis garam dengan N-gain sebesar 0,63 (sedang). Peningkatan soft skill konservasi siswa yang berkriteria tinggi sebanyak 35,48 % sedangkan yang berkriteria sedang 64,52 %. This research has aim to developt teaching and learning instrument application on problem based learning which oriented on green chemistry on salt hydrolisys for developing conservation soft skill for student. The method of this research is research and development (RD). The results showed a very worthy worksheets developed for use in teaching chemistry. Teaching instrument can improve the understanding of student concept of salt hydrolysis matery can get N-gain 0,63 (medium). The improving soft skill of student conservation has high criteria 35,48%. For medium has 64,52%.