cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2018): January 2018" : 20 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN SISWA PADA MATERI SISTEM KOLOID DENGAN METODE INKUIRI Supanti, Sri; Hartutik, Irene
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dengan menerapkan metode inkuiri pada pembelajaran Sistem Koloid. Penelitian ini dilakukan karena adanya keprihatinan terhadap rendahnya kemandirian belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI-IPA4 SMAN 14 Semarang tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 36 siswa, yang terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan.  Fokus penelitian adalah peningkatan karakter kemandirian belajar siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi  menggunakan lembar cek kemandirian, wawancara pada siswa serta menganalisis hasil tugas siswa dari tindakan ke-1 sampai tindakan ke-2. Setelah diterapkannya metode inkuiri, peneliti mendapatkan hasil bahwa kemandirian belajar siswa meningkat, hal ini terlihat dari rerata indikator  kemandirian  belajar siswa dari siklus 1 sebesar 77,35 % menjadi 90,06% pada siklus 2. Hal ini berarti ada  peningkatan karakter kemandirian dalam memperoleh pengetahuan mengenai Sistem Koloid  setelah diterapkannya metode inkuiri.
PROFIL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KURIKULUM 2013 DI KOTA GORONTALO DAN KOTA SURAKARTA KELAS X TAHUN AJARAN 2016/2017 Setiawan, Imam; Indriyanti, Nurma Yunita; Mulyani, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pembelajaran kimia berbasis Kurikulum  2013 di SMA Negeri kelas X di Kota Gorontalo dan Surakarta beserta perbedaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan evaluatif. Sampel dalam penelitian ini adalah SMAN 1, 2, 3 Gorontalo, serta SMAN 1, 5, 7 Surakarta. Pemilihan sampel dilakukan dengan sampling bertujuan. Teknik pengumpulkan data dengan wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dan dikombinasikan dengan analisis komparatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kekreatifitasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru di Gorontalo telah membuat perencanaan pembelajaran dengan berbagai metode pembelajaran interaktif, namun ketika proses pembelajaran, metode yang sering digunakan yaitu ceramah dan diskusi. Penggunaan media pembelajaran masih kurang maksimal, minat siswa mengikuti pembelajaran tinggi, serta interaksi siswa dengan guru dan lingkungan sudah nampak ketika observasi. Guru di Surakarta mengembangkan perencanaan pembelajaran dengan berbagai model pembelajaran kooperatif, dan beberapa kali diterapkan ketika pembelajaran. Pemanfaatan media juga kurang maksimal, minat siswa mengikuti pembelajaran cukup tinggi, sedangkan interaksi siswa dengan guru dan lingkungan lebih tinggi. Pembelajaran kimia berbasis Kurikulum 2013 di Surakarta relatif lebih baik dibandingkan dengan Gorontalo, hal ini dikarenakan perbedaan kompetensi guru, kemampuan dan aktivitas siswa dalam pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN PENYUSUNAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING Haryani, Sri; Wardani, Sri; Prasetyo, Agung Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan parsipatoris ditujukan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui penyusunan RPP dan LKS-kontruktivis berbasis Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Penelitian deskriptif ini diikuti 12 guru kimia SMA/MA baik negeri maupun swasta sebagai responden yang mewakili 146 guru kimia MGMP kota Semarang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan pendampingan praktek penyusunan RPP dan LKS-kontruktivis. Hasil LKS diterapkan melalui lesson study yang diikuti 5-7 orang guru dari SMA yang berbeda. Secara umum para guru masih kesulitan menggabungkan konten materi secara mendalam dengan model PBL dan PjBL, sehingga membutuhkan pendampingan lebih seksama karena setiap meteri memiliki karakteristik yang berbeda. Kesulitan utama pada LKS berbasis PjBL terletak pada penulisan  pertanyaan mendasar, diikuti langkah memasukkan materi secara konstruktivis sebelum pelaksanaan proyek. Hasil yang hampir sama untuk PBL adalah penulisan fase 1 yaitu mengorientasi siswa pada masalah, dan fase 2 mengarahkan siswa untuk memecahkan masalah melalui pertanyaan pengarah. Untuk kedua model tersebut, para guru mengalami kesulitan dalam memfasilitasi agar siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Antusiasme dan rasa ingin tahu para guru terkait mengintegrasikan aspek konstruktivis ke dalam model PBL dan PjBL tampak pada tahap refleksi untuk setiap lesson study. Didasarkan hasil  LKS dan hasil lesson study, serta wawancara dengan beberapa guru teridentifikasi bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kemauan para guru dalam menuliskan RPP dan LKS konstruktivis berbasis PBL dan PjBL.
HASIL IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DITINJAU DARI ASPEK MAKROSKOPIS, MIKROSKOPIS, DAN SIMBOLIK (MMS) PADA POKOK BAHASAN PARTIKULAT SIFAT MATERI DI TAIWAN Shui-Te, Liu; Kusuma, Irene Wardhani; Wardani, Sri; Harjito, Harjito
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami siswa di tahun pertama Senior High School pada pokok bahasan Partikulat Sifat Materi ditinjau dari aspek makroskopis, mikroskopis, dan simbolik (MMS) menggunakan 13 butir soal three-tier diagnostic test. Metode penelitian yang digunakan adalah mix-method terhadap 70 siswa pada rentang usia 15-16 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data adalah soal three-tier diagnostic test dengan kolom alasan terbuka yang mana telah divalidasi oleh validator yang terkualifikasi. Hasil analisis soal diagnostik secara kuantitatif menunjukkan siswa secara keseluruhan masih belum memahami konsep partikulat sifat materi yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata siswa yang rendah yakni sebesar 50,654. Hasil analisis secara deskriptif menunjukkan bahwa miskonsepsi yang terjadi pada siswa dalam materi ini adalah sebesar 25,547%, sementara 69,216% siswa masuk dalam kategori tidak tahu konsep. Miskonsepsi yang kerap terjadi pada siswa adalah: pelarutan garam sebagai perubahan fisika, kenaikan temperatur mengakibatkan partikel mengalami ekspansi, perbedaan antara tabung “kosong” dengan tabung “hampa”, dan pendefinisian kurva pendinginan naftalen. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian aspek makroskopis tanpa pemahaman pada aspek mikroskopis dapat memicu terjadinya miskonsepsi, dan pemahaman pada aspek simbolik perlu ditekankan agar siswa memiliki pemahaman konsep secara utuh.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Janah, Mely Cholifatul; Widodo, Antonius Tri; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian modified pretest-posttest group comparison design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, dengan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji perbedaan rata-rata, analisis pengaruh antar variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar dan keterampilan proses sains kelas eksperimen 89,68 dan 82,08 sedangkan kelas kontrol 81,76 dan 75,37. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,59 untuk hasil belajar dan 0,44 untuk keterampilan proses sains. Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan penerapan model problem based learning berkontribusi sebesar 35,00% terhadap hasil belajar dan 19,36% terhadap keterampilan proses sains. Hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar pada pembelajaran model problem based learning diperoleh sebesar 31,82%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berpengaruh terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jepara pada materi hidrolisis garam.
DESAIN MEDIA PETA KONSEP MULTI REPRESENTASI PADA MATERI BUFFER DAN HIDROLISIS Aliyah, Ana Aminatul; Susilaningsih, Endang; Kasmui, Kasmui; Nurchasanah, Nurchasanah; Astuti, Pudji
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelayakan, kepraktisan, tanggapan positif, dan keefektifan media pada materi buffer dan hidrolisis. Model pengembangan yang digunakan 4-D (four D) terdiri atas define, design, develop, dan disseminate. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, tes, dan angket. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi pakar, tanggapan siswa, hasil pretest dan posttest siswa pada uji skala kecil, skala besar, dan implementasi. Peta konsep yang dikembangkan memiliki karakteristik terintegrasi multi representasi. Hasil validasi kelayakan tampilan dan isi berturut-turut mendapat rerata skor 26/30 kategori sangat layak dan 29/35 kategori layak. Ketuntasan klasikal siswa dari skala kecil, skala besar, dan implementasi berturut-turut siswa yang tuntas sebanyak 16/33 atau 48,48%; 55/67 atau 82,09%; 50/66 atau 75,76%. Media ajar yang dikembangkan dapat memberikan tanggapan positif dengan rerata skor yang didapatkan dari skala kecil, skala besar, dan implementasi berturut-turut 41,52; 41,49; 42,65 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian, media ajar terintegrasi peta konsep multi representasi yang dikembangkan terbukti layak, praktis, mendapatkan tanggapan positif, dan efektif untuk digunakan pada materi buffer dan hidrolisis.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIC MULTIPLE CHOICE BERBANTUAN CRI (CERTAINTY OF RESPONSE INDEX) A’yun, Qurrota; Harjito, Harjito; Nuswowati, Murbangun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi siswa pada materi struktur atom menggunakan instrumen tes diagnostic multiple choice berbantuan CRI (Certainty of Response Index). Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Demak dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan pertimbangan kelas rata-rata hasil belajar tertinggi yaitu kelas X MIPA 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tes tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pencapaian konsepsi siswa pada materi struktur atom yaitu sebanyak 37,03% siswa pada kelompok tahu konsep, 28,91% siswa pada kelompok tidak tahu konsep, dan 34,06% siswa pada kelompok miskonsepsi. Persentase tingkat miskonsepsi siswa pada materi struktur atom tersebar pada setiap sub konsep. Secara berurutan persentase miskonsepsi siswa untuk sub konsep teori atom Dalton, teori atom Thomson, teori atom Rutherford, teori atom Bohr, dan teori atom mekanika gelombang adalah 24,85%; 27,27%; 45,45%; 39,395; dan 33,33%. Miskonsepsi terjadi pada seluruh sub konsep pada materi struktur atom dengan persentase tertinggi pada sub konsep teori atom Rutherford yaitu sebesar 45,45%.
ANALISIS HASIL BELAJAR DAN MINAT WIRAUSAHA SISWA MENGGUNAKAN BAHAN AJAR BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP Sunarya, Rilo Adwyarini; Supartono, Supartono; Sumarti, Sri Susilogati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi kasus ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Bergas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan tingkat minat wirausaha siswa setelah diterapkan pembelajaran menggunakan bahan ajar berorientasi Cemoentrepreneurship (CEP) pada materi buffer dan hidrolisis. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mengetahui nilai kognitif, observasi untuk mengetahui nilai afektif dan psikomotorik, angket untuk mengetahui tingkat minat wirausaha siswa, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar ranah kognitif sebesar 75,32 yang telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), ranah afektif sebesar 91,60 dengan kriteria sangat baik; dan ranah psikomotorik sebesar 83,24 dengan kriteria baik. Tingkat minat wirausaha siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 26,32% dan 73,68% termasuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dan tingkat minat wirausaha siswa setelah diterapkan pembelajaran menggunakan bahan ajar berorientasi CEP termasuk dalam kategori tinggi.
PENELUSURAN PROFIL LULUSAN TAHUN 2015-2017 JURUSAN KIMIA FMIPA UNNES Jumaeri, Jumaeri; Mahatmanti, F. Widhi; Sulistyani, Martin; Kusumastuti, Ella
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua Program Studi di Jurusan Kimia FMIPA UNNES memperoleh status akreditasi A pada tahun 2016. Dalam rangka mempertahankan status akreditasi unggul tersebut, maka Jurusan Kimia memandang perlu melakukan upaya berkelanjutan untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dan mengetahui sejauh mana profil lulusan melalui program penelitian penelusuran profil lulusan. Metode yang digunakan adalah melalui tahap survey pendahuluan terhadap database alumni, pembuatan web tracer study, melaksanakan penelusuran dan menyebar kuisioner terhadap alumni dan wawancara terhadap alumni yang terpilih secara acak. Sebagai populasi sampel penelitian adalah alumni yang lulus tahun 2015-2017, sedangkan sampelnya adalah alumni yang memberikan respon (responden) yang mengisi data di web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Status Pekerjaan alumni 2015-2017 Jurusan Kimia telah sesuai dengan Profil Alumni yan diharapkan yakni untuk Program Studi Kimia sebagai QC (Quality Control) 22%, analis kimia 16%, Research and Development (RnD) 16%, Tentor Kimia 16%, lain-lain (pegawai bank, admin, dsb) sebesar 20%. Untuk Program Studi Pendidikan Kimia, 35% alumni berprofesi sebagai guru di sekolah, 30% sebagai tentor kimia, 7% sebagai guru les privat. Rata-rata waktu tunggu memperoleh pekerjaan untuk Program Studi Kimia adalah 3,85 bulan sedangkan Program Studi Pendidikan Kimia adalah 2,75 bulan. Alumni Program Studi Kimia yang lulus tahun 2015-2017 yang bekerja sesuai bidang adalah 74%, sedangkan alumni Program Studi Pendidikan Kimia yang bekerja sesuai bidang adalah 86%. 
PENGGUNAAN INSTRUMEN LEMBAR WAWANCARA PENDUKUNG TES DIAGNOSTIK PENDETEKSI MISKONSEPSI UNTUK ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP BUFFER-HIDROLISIS Hidayah, Umi Lailatul; Supardi, Kasmadi Imam; Sumarni, Woro
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kelas XI MIA di MAN Purworejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi miskonsepsi dan menganalisis pemahaman konsep siswa pada materi buffer dan hidrolisis. Pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen tes diagnostic dan lembar wawancara diagnostik pendeteksi miskonsepsi yang telah dinyatakan valid oleh validator. Soal tes diagnostik yang digunakan adalah jenis soal two tier dengan reasoning terbuka. Setelah dilakukan tes diagnostik yang didukung wawancara ditemukan miskonsepsi pada materi larutan penyangga dan hidrolisis. Hasil analisis pemahaman konsep yang didapat yaitu: pada materi larutan penyangga siswa yang paham konsep 21,66 %, kurang paham konsep 12,50 %, tidak paham konsep34,17 %, miskonsepsi 31,67 %. Sedangkan pada materi hidrolisis siswa yang paham konsep 22,96%, kurang paham 7,22%, tidak paham 32,59% dan miskonsepsi 37,22%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan lembar wawancara pendukung tes diagnostik dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi dan menganalisis pemahaman konsep siswa pada materi larutan penyangga dan hidrolisis.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue