cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL FISIKA
ISSN : 20881509     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika Bumi.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2014)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN ALAT EKSPERIMEN BUNYI DENGAN SISTEM AKUISISI DATA BERBASIS SMARTPHONE ANDROID Ervian Arif Muhafid; M. Reza Primadi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3831

Abstract

Proses pembelajaran di dalam fisika memerlukan eksperimen untuk memperoleh pemahaman yang baik tentang konsep-konsep yang terkandung di dalamnya. Metode eksperimen dimaksudkan juga untuk mempelajari serta mengamati langsung fenomena-fenomena yang terjadi di dalam fisika. Akan tetapi, fakta yang terjadi dalam pembelajaran fisika di kelas khususnya pada sub bab pipa organa belum banyak dilakukan eksperimen dalam pembelajarannya dikarenakan belum tersedianya alat penunjang untuk eksperimen bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan alat eksperimen bunyi pada pipa organa untuk menghitung cepat rambat bunyi di udara dengan sistem akuisisi data dari hasil analisis frekuensi menggunakan smartphone berbasis android dan menentukan akurasi dan presisi hasil pengukuran cepat rambat bunyi di udara pada pipa organa terbuka dan tertutup. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Pada tahap analisis dilakukan analisis terhadap tujuan matapelajaran fisika dan permasalahan yang ada pada pembelajaran fisika tingkat SMA, pada tahap design dilakukan perancangan alat eksperimen, pada tahap pengembangan dilakukan penyediaan bahan yang akan digunakan dan perakitan, pada tahap implementasi alat eksperimen yang dibuat diuji coba untuk eksperimen, dan pada tahap evaluasi dilakukan pengecekan ulang terhadap kelayakan alat yang sudah dirancang. Hasil data dalam penelitian ini adalah analisis frekuensi dengan software MicTester berbasis android. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata berbobot dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat eksperimen dalam penelitian ini mampu digunakan untuk pembelajaran pipa organa terbuka dan tertutup. Dari eksperimen diperoleh nilai cepat rambat gelombang bunyi di udara untuk pipa organa terbuka adalah v = (340.9 ± 0.3) m/s dengan tingkat akurasinya sebesar 98.1% dan presisinya sebesar 99.90 %. Dan untuk cepat rambat gelombang bunyi di udara pada pipa organa tertutup adalah v = (341.8 ± 0.1) m/s dengan tingkat akurasinya sebesar 98.4 %, sedangkan untuk presisinya sebesar 99.97 %.
FABRIKASI TINTA PRINTER BERBAHAN DASAR PIGMEN ORGANIK DARI SAMPAH DAUN Pradita Ajeng Wiguna; - Susanto; Muh. Afis Nur Said; Rahmawan Wicaksono; Mahardika Prasetya Aji; - Sulhadi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3827

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang belum terselesaikan dalam masyarakat. Salah satu jenis sampah yang jumlahnya melimpah adalah sampah organik berupa dedaunan. Hal ini menuntut cara penanganan alternatif yang kreatif dan inovatif menjadi produk berdaya guna. Sebuah upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan sampah daun sebagai pigmen warna organik untuk tinta printer. Pembuatan pigmen warna dilakukan dengan mereduksi sampah daun hingga berbentuk serbuk karbon yang homogen yaitu membakar sampah daun dalam kondisi oksigen rendah kemudian dilakukan proses pencampuran sederhana dengan bahan lain pembuat tinta. Tinta yang dihasilkan diuji transmitansinya dengan memvariasikan massa karbon yaitu dari 1 sampai 6 gram, hasilnya menunjukan bahwa semakin banyak massa karbon ,intensitas cahayanya semakin rendah. Uji laju absorbsi menunjukan bahwa tinta karbon memiliki kelajuan yang hampir sama dengan jenis tinta di pasaran, yaitu 1,04 mm/s. Saat uji kinerja tinta karbon pada printer menunjukan hasil yang lebih hitam dan halus sehingga sesuai jika diaplikasikan sebagai tinta printer.
SINTESIS PIGMEN ALAMI DAUN TANAMAN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L.) SEBAGAI PEWARNA BATIK DAN ANALISIS SIFAT OPTIKNYA Nita Rosita; - Susanto; Andya Satya Purnomo Putro; Riameinda Br. Bangun; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3832

Abstract

Pigmen alami dari daun tanaman Andong (Cordyline fruticosa L.) telah berhasil disintesis secara sederhana dengan merendamnya pada larutan 20 ml HCl 1,47 M. Massa daun dijadikan sebagai variabel bebas penelitian dimana 1 gram hingga 6 gram daun direndam pada larutan kemudian dianalisis sifat optik berupa transmitansi dan absorbansinya. Pigmen yang dihasilkan dalam penelitian ini berwarna merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa transmitansi pigmen yang diperoleh menurun secara eksponensial dengan penambahan massa daun. Hasil tersebut menunjukkan pada massa daun 4 gram pigmen telah mengalami saturasi. Adapun absorbansi pigmen yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki spektrum absorbansi pada daerah UV hingga spektrum tampak yaitu pada panjang gelombang 200 – 700  nm. Dari hasil analisis absorbansi tersebut, pigmen yang dihasilkan dari penelitian ini secara umum merupakan pigmen jenis flavonoid.  Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa daun tanaman Andong berpotensi sebagai pewarna alami yang selanjutnya dapat diaplikasikan untuk pewarna batik.
PENENTUAN PANJANG GELOMBANG SINAR MENGGUNAKAN INTERFERENSI CELAH GANDA SEDERHANA Moh. Nashir Tsalatsin; - Masturi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3828

Abstract

Telah dilakukan penelitian  penentuan panjang gelombang sinar menggunakan interferensi celah ganda sederhana,  Peneliti menggunakan peralatan yang sederhana, di mana peralatan tersebut bisa ditemuakan disekitar, seperti sterefom, bohlam,kertas mika berwarana, kayu dan lem. Proses pengujian dilakukan dengan bohlam sebagai sumber cahaya, bohlam yang dipakai adalah bohlam halogen berwarana putih, mika berwarna dijadikan sebagai filter, kertas sebagai celah. Cara kerjanya yaitu dengan meletakan filter di depan kertas HVS yang sudah diseset sedikit kemudian setelah cahaya polykromatik melewati filter berwarana  maka ada warna yang diserah dan ada warna yang diteruskan, warna yang diteruskan akan menghasilkan pola gelap dan pola terang, peneliti menggunakan dua warna mika yaitu merah dan hijau. Panjang gelombang dari  tiap mika berbeda, Berdasarkan hasil penelitian diperoleh panjang gelombang untuk sinar hijau adalah 711 nm dan untuk panjang gelombang sinar merah adalah 506 nm.
ANALISIS SPEKTRUM ABSORBANSI PIGMEN FLAVONOID DARI DAUN TANAMAN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L.) SEBAGAI DYE SOLAR SEL - Susanto; Budi Antoni Saputra; Khoirun Nisa’; Nita Rosita; Agus Yulianto
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3833

Abstract

Pigmen flavonoid dari daun tanaman Andong (Cordyline fruticosa L.) telah dihasilkan secara sederhana dengan merendamnya pada larutan 20 ml HCl 1,5 M. Massa daun dijadikan sebagai variabel bebas penelitian dimana 1 gram hingga 6 gram daun direndam pada larutan kemudian dianalisis absorbansinya. Absorbansi pigmen di dalam penelitian ini diukur menggunakan spektrometer UV-VIS. Pigmen yang dihasilkan dalam penelitian ini berwarna merah. Pigmen yang dihasilkan pada penelitian ini mengabsorb cahaya dengan optimum pada daerah tampak 400-700 nm. Absorbansi maksimum yang dihasilkan oleh tamanan Andong berada pada spektrum tampak adalah 500 nm, sehingga pigmen yang dihasilkan merupakan jenis pigmen flavonoid. Absorbansi pigmen yang tinggi pada spectrum tampak saat dipicu oleh sumber energi dari luar, memberikan harapan pigmen tanaman Andong sebagai bahan absorben yang baik. Berdasarkan kurva absorbansi yang diperoleh, spektrum absorbansi semakin melebar dengan pengaruh massa sehingga baik digunakan sebagai bahan absorben seperti dye pada solar sel berbasis sensitasi (Dye Sensitized Solar Cell).
KONSTANTA DIELEKTRIK BAHAN KERTAS KARTON PADA KEPING SEJAJAR Banar Dwi R; - Supriyadi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai dari konstanta dielektrik kertas karton, penelitian dilakukan pengulangan sebanyak lima kali dengan variasi ketebalan kertas karton dan tegangan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, serta menggunakan desain alat bahan.Pada penelitian ini menggunakan dua analisis data yaitu analisis kesalahan relatif dan juga analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil penelitian dengan variasi ketebalan dan tegangan diperoleh konstanta dielektrik rata-rata suatu kertas karton sebesar  3,60 dengan standar deviasi sebesar 0,09 sehingga diperoleh 3,60 ± 0,09. Pada kegiatan penelitian ini di dapat kesalahan relative sebesar 2,52%, dan ketelitiannya sebesar 97,48%. Berdasarkan grafik regresi diperoleh besar r = 0,9991, hal ini nilai r berada pada interval 0,80 ≤ r 1, maka r dalam tingkat hubungan sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa besar konstanta dielektrik sebesar 3,60 dengan batas ketidakpastian ± 0,09.
KOEFISIEN SERAP BUNYI AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN PEREDAM SUARA Yani Puspitarini; Fandi Musthofa A. S.; Agus Yulianto
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3834

Abstract

Penyerap bunyi telah berhasil dibuat dengan bahan dasar ampas tebu dan diketahui koefisien serap bunyinya menggunakan metode tabung impedansi. Material penyerap bunyi ini dibuat dengan cara mencampurkan ampas tebu dengan perekat PVA cair, dicetak, dan dikeringkan dibawah sinar matahari selama 5 hari. Sampel silinder dibuat sebanyak enam buah dengan tebal:0,26cm; 0,48cm; 0,76cm; 1,04cm; 1,3cm dan 1,76cm. Pengujian dilakukan berdasarkan perbedaan ketebalan sampel pada frekuensi 400 Hz, 500 Hz, dan 600 Hz. Nilai koefisien serap bunyi optimal sebesar 0,89 pada frekuensi 600 Hz dengan tebal sampel 0,26 cm dan kerapatannya 0,33 gram/cm3. Sedangkan nilai koefisien serap minimum sebesar 0,19 dicapai pada sampel dengan ketebalan 0,26cm. Koefisien serap bunyi semakin menurun dengan bertambahnya ketebalan sampel. Peredam suara dengan bahan dasar ampas tebu memiliki kualitas yang cukup baik sebagai peredam dengan kandungan karbon yang tinggi dan materialnya yang berserat tinggi bahan ini juga ramah lingkungan.
UJI SIFAT MAGNETIK PASIR PANTAI MELALUI PENENTUAN PERMEABILITAS RELATIF MENGGUNAKAN LOGGER PRO Ayu Lusiyana; Moh. Toifur; Fatkhur Rohman
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3830

Abstract

Telah dilakukan  penelitian  permeabilitas relatif pasir di beberapa pantai wilayah Yogyakarta, sebagai sampel digunakan pasir Pantai Depok, pasir Pantai Parangtritis dan pasir Pantai Parangkusumo.  Penelitian  tersebut  didasari  pada  dugaan bahwa pada pasir pantai terkandung bijih besi yang dapat terinduksi oleh medan magnet. Penelitian dilakukan dengan memasukkan sampel pasir pantai ke dalam rongga kumparan solenoida agar termagnetisasi saat dialiri arus listrik. Pembangkitan medan magnet dilakukan dengan memvariasikan tegangan mulai dari 1.5 V sampai dengan 9 V. Pengambilan data medan magnet dan arus dilakukan secara langsung menggunakan interface Logger pro untuk selanjutnya dilakukan analisis  regresi linier menggunakan perangkat lunak MS.Excel.  Besarnya permeabilitas ditentukan melalui slope grafik. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai permeabilitas eksperimen udara adalah (6,430±0,006)×10 -7 TmA-1 , nilai permeabilitas eksperimen pasir Pantai Depok (25,216±0,007)×10 -7 TmA-1,  nilai permeabilitas eksperimen pasir Pantai Parangkusumo (20,478±0,006)×10 -7 TmA-1dan nilai permeabilitas eksperimen pasir Pantai Parangtritis (19,042±4,692)×10 -7 TmA-1. Berdasarkan hasil tersebut, didapatkan  nilai permeabilitas relatif dari pasir pantai Depok, pantai Parangtritis, dan pantai Parangkusumo berturut-turut adalah   dan . Hasil penelitian  menunjukan tingkatan nilai permeabilitas relatif  dari pasir pantai Depok lebih tinggi dari pasir pantai yang lainnya sehingga pasir pantai Depok diketahui memiliki kandungan bijih besi yang lebih banyak daripada pasir pantai Parangtritis dan Parangkusumo.
PENGARUH FREKUENSI RESONANSI TERHADAP PENURUNAN SUHU PADA SISTEM TERMOKLASTIK SEDERHANA Moh. Shofi Nur Utami; Nur Rohman Arif; Agus Yulianto
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3835

Abstract

Termoakustik merupakan fenomena fisis dimana perubahan temperatur dapat menyebabkan gelombang (akustik) bunyi atau sebaliknya gelombang (akustik) bunyi dapat menimbulkan perubahan temperatur. Sistem termoakustik sederhana yang menggunakan stack dari bahan plastik dengan panjang 10 cm dan pori-pori berbentuk lingkaran serta resonator tube dari bahan PVC dengan diameter 11⁄4 in. dioperasikan untuk mengetahui pengaruh frekuensi resonansi terhadap penurunan suhunya. Metode yang digunakan untuk frekuensi resonansi, yaitu dengan menentukan panjang resonator tube, kemudian memberikan perlakuan pada resonator tube dengan memberikan gelombang bunyi pada resonator tube, ketika tampilan spektrum pada CRO menampilkan puncak spektrum maksimum dapat dikatakan sudah terjadi resonansi. Transfer energi optimum terjadi pada saat resonansi. Frekuensi resonansi mempengaruhi panjang resonator tube, semakin tinggi frekuensi resonansi maka panjang resonator tube semakin pendek. Hal ini yang menyebabkan kecepatan transfer kalor pada frekuensi resonansi tinggi semakin cepat. Perubahan suhu terkecil terjadi pada frekuensi resonansi 90 Hz, yaitu 0,9 oC. Sedangkan perubahan suhu terbesar terjadi pada frekuensi resonansi 150 Hz, yaitu 1,9 oC dibagian tandon dingin sistem termoakustik sederhana.
ALIH TEKNOLOGI PEMBUATAN TEROPONG BINTANG SEDERHANA UNTUK KEPERLUAN RU’YATUL HILAL BAGI REMAJA MASJID - Sehah; Abdullah Nur Aziz; Mukhtar Effendi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3826

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Penerapan IPTEKS yang berjudul “Alih Teknologi Pembuatan Teropong Bintang Sederhana untuk Keperluan Ru’yatul Hilal bagi Remaja Masjid” telah dilakukan di Masjid Baitussalam Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Tujuan kegiatan adalah melakukan alih teknologi teknis pembuatan teropong bintang sederhana bagi Remaja Masjid. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktek. Setelah dilakukan alih teknologi, sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan PKM ini dan terdapat keinginan cukup kuat untuk menerapkan dan menyebarluaskan. Indeks capaian rata-rata keberhasilan kegiatan ini berdasarkan monitoring menggunakan kuisioner adalah 78,69%, dengan indeks capaian tertinggi 96,43% dan indeks capaian terendah 60,71%. Tingkat pemahaman peserta kegiatan PKM terhadap materi alih teknologi dan sosialisasi yang diberikan cukup optimal. Hal ini terlihat dari hasil rekapitulasi nilai pre-test maupun post-test, dimana nilai rata-rata pre-test adalah 4,95, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 7,86. Berdasarkan nilai-nilai yang diperoleh tersebut, terdapat kenaikan nilai pre-test ke post-test sebesar 58,58% yang menunjukkan bahwa penyerapan materi PKM oleh peserta sesuai dengan yang diharapkan

Page 1 of 1 | Total Record : 10