cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14110059     EISSN : 25491571     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jte
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
Metode Tuning Operating Range Fuzzy PID Controller pada Sistem Orde Tiga
Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v12i1.24050

Abstract

This research discusses the development of a model Fuzzy Proportional, Integral, Derivative (Fuzzy PID) controller models and self-tuning. This method has been implemented in the third-order system of Differential Equations, as a sample implementation of a PID controller. The methods self-tuning known are fuzzy rules, membership function (MF), and scaling factor. The focus of the discussion in this research is to introduce self-tuning to the operating range (OR) setting of MF. Previous research has succeeded in converting a PID controller to a Fuzzy Logic Controller (FLC) which is in accordance with the PID structure. The FLC has three inputs and one output as in the PID controller, hereinafter referred to as Fuzzy PID controller. Knowledgebase on the FLC structure of three inputs one output is expressed in the form of cubic fuzzy associative memory (FAM). The conversion was done by mapping errors, integrals error, derivative errors and outputs of PID controller into the OR of MF Fuzzy input/output. The size of the OR conversion value on the MF fuzzy input was set, so the response transient is set-to-point. While the OR value of the MF fuzzy output was fixed as a limitation. Improved settling time was reached up to 75.3% and percent overshoot was reduced by 57.7% in Fuzzy PID with PID controller. The output signal from the Fuzzy PID controller showed the smallest amplitude of 24.12, while the PID controller was 32.53. The amplitude unit depends on the Fuzzy PID controller parameters when it applied the real plant. The third-order Fuzzy PID controller has been successfully simulated in Simulink/Matlab.
Pemantau Temperatur dan Kelembaban Pada Rumah Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v3i2.3517

Abstract

Faktor temperatur dan kelembaban sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pada rumah kaca. Temperatur dan kelembaban yang optimal bagi tanaman dibutuhkan agar hasilproduksi tanaman maksimal. Temperatur dan kelembaban pada rumah kaca harus setiap saat terpantauagar pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan dengan tepat. Untuk keperluan itu, makadiperlukan suatu alat pemantau temperatur dan kelembaban pada rumah kaca yang setiap saat dapatmenyajikan data temperatur dan kelembaban. Alat Pemantau Temperatur dan Kelembaban pada rumah kaca terdiri dari sensor temperatur(LM35DZ) dan sensor kelembaban (HS15P) sebagai unit masukan, Mikrokontroller ATmega8535 sebagai unitpemroses dan pengendali data, LCD M1632 sebagai unit penampil serta rangkaian catu daya. Perancanganperangkat lunaknya menggunakan Codevision AVR Evaluation dengan bahasa C. Kerja dari alat ini adalahsinyal dari sensor temperatur maupun sensor kelembaban dikirim ke mikrokontroler. Dalam mikrokontrolerdata yang diterima dikonversikan menjadi informasi temperatur dan kelembaban. Hasil konversi akanditampilkan melalui LCD.
Perancangan Pembangkit dan Detektor Sinyal Beacon Black Box Locator Acoustic 37,5 kHz atau “Pinger”
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v9i2.12871

Abstract

Black box yang terdiri cockpit voice recorder dan flight data recorder dapat dideteksi lokasinya karena dilengkapi dengan “beacon black box locator acoustic 37,5 kHz” atau “pinger” yang memancarkan sinyal akustik 37,5 kHz. Untuk mendeteksi sinyal pinger yang mempunyai frekuensi 37,5 kHz, digunakan detektor sinyal pinger, yang mampu mendeteksi gelombang ultrasonic di dalam air pada frekuensi 37,5 ± 1 kHz. Makalah ini membahas perancangan pembangkit dan detektor sinyal pinger 37,5 kHz. Rancangan pembangkit sinyal pinger untuk membangkitkan sinyal pinger dengan frekuensi keluaran 37,5 ± 1 kHz, terdiri rangkaian osilator, pulse generator, pulse inverter, modulator OOK, dan audio amplifier.   Rancangan detektor sinyal pinger untuk mendeteksi sinyal pinger dengan frekuensi 37,5 ± 1 kHz, terdiri rangkaian band pass filter, demodulator OOK, audio amplifier, dan loudspeaker. Berdasarkan hasil pengujian, pembangkit sinyal pinger mampu membangkitkan sinyal pinger dengan amplitudo 12,2 Vp-p, frekuensi 37,69 kHz, lebar pulsa (kondisi on sebesar 9,8 ms), dan PRF sebesar 1 s sedangkan detektor sinyal pinger mampu mendeteksi sinyal pinger 37,5 kHz dan menghasilkan keluaran berupa pulsa dengan amplitudo 9 Vp-p, lebar pulsa 14 ms, dan PRF sebesar 1 s, serta suara yang dihasilkan terdengar jelas setiap interval 1 s.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN TINGGI PERMUKAAN AIR DAN SUHU CAIRAN BERBASIS PLC SCADA
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v3i1.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun pengendalian tinggi permukaan air dan suhucairan dengan sistem SCADA (Supervisory Control And Data Aqcuisition) dengan PLC (Programmable LogicControl) sebagai otak pengendali dan diaplikasikan pada boiler sebagai objeknya. Penelitian ini sebagaisalah satu bentuk simulasi dari proses yang terjadi dalam dunia industri. Project ini sudah dilengkapidengan sistem SCADA yang akan memberikan gambaran lebih nyata tentang proses yang dimaksud. Untuklebih memudahkan proses kontrol dan monitoring, maka bentuk dan ukurannya dibuat dalam modelminiatur yang mudah dibawa (portable).Rancang bangun pengendalian tinggi permukaan air dan suhu cairan ini diaplikasikan pada boilersebagai plant yang dikontrol oleh PLC OMRON CPM 1. Sedangkan bahasa pemrograman Visual Basicsebagai SCADA software akan memvisualisasikan proses yang terjadi pada plant.Dari pengujian yang dilakukan, sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan yaitumempertahankan permukaan air dan suhu cairan. Dan SCADA software dapat bekerja sebagai pengawasan,pengendalian dan pengambilan data.\Kata kunci: Boiler, PLC, SCADA software, Visual Basic
Virtualisasi Fenomena Rotasi Bumi dan Perbedaan Zona Waktu menggunakan Unity 3D
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v7i1.8584

Abstract

Kemajuan dari perkembangan teknologi komputer grafis melahirkan sebuah media citra 3 dimensi. Salah satu perangkat lunak yang mampu digunakan untuk mengolah media 3 dimensi adalah Unity 3D. Kebebasan pengembangan perangkat lunak menggunakan Unity 3D memungkinkan pengguna untuk menerapkan konsep kehidupan nyata ke dalam Unity 3D. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah rotasi bumi dan perbedaan zona waktu karena fenomenanya tidak dapat dilihat secara langsung.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui apakah Unity 3D mampu membuat virtualisasi sesuai konsep. Metode yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak adalah Waterfall dan untuk implementasinya menggunakan eksperimen. Hasil yang diperoleh adalah Unity 3D mampu menghasilkan produk media 3 dimensi yang sesuai atau valid dengan materi fisika rotasi bumi dan zona waktu yang telah diujicobakan kepada guru SMP mata pelajaran Fisika.
Otomatisasi Air Conditioner Pendingin Ruangan Berbasis Mikrokontroler ATmega-16
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v5i1.3553

Abstract

Abstrak— Di era globalisasi ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara pesat, terutama bidang elektronika. Sehingga orang lebih memilih kegiatan yang dilakukan secara canggih atau automatis daripada dilakukan secara manual. Otomatisasi Air Conditioner (AC) Pendingin Ruangan berbasis Mikrokontroler diwujudkan dengan menggabungkan beberapa komponen utama yaitu mikrokontroler ATmega16 sebagai unit pemroses, catu daya sebagai sumber tegangan, relay elektromagnetik dan transistor sebagai saklar, LM35 sebagai pendeteksi suhu ruangan, dan LCD sebagai penampil program. Perancangan perangkat lunak sebagai pengendali program pada mikrokontroler Atmega16 menggunakan bahasa C dan perangkat lunak Code Vision AVR sebagai compiler-nya. Setelah dilakukan percobaan dan dianalisis maka dapat dikaetahui bahwa perangkat kerastelah berhasil dibuat menggunakan mikrokontroler Atmega16 yang digabungkan dengan instrumen pendukung lainnya. Pernagkat lunak juga telah berhasil dibuat menggunakan pemrograman bahasa C yang dicompile menggunakan CodeVision AVR. Secara keseluruhan software ini dapat bekrja menjalankan perintah menyalakan dan menonaktifkan Air Conditioner (AC) berdasarkan suhu ruangan yang telah ditentukan batasnya. Keywords— Mikrokontroler Atmega16, Air Conditioner, Catu daya, Relay elektromagnetik, Transistor, LM35, LCD.
Perancangan Sistem Perparkiran Rendah Biaya Berbasis Ponsel Cerdas Android
Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v11i1.21202

Abstract

Every public space requires vehicle parking facilities. The registration system was created to ensure the safety of parked vehicles. The existing registration system is done manually by giving a ticket written by the vehicle number by the officer. During exit, ticket is shown to the officer for being matched with the vehicle number. This system has a disadvantage because parking tickets have the opportunity to be counterfeit; the time of verification is dependent on humans and the use of disposable paper. The purpose of this study is to solve problems at low cost. The chosen solution is to register with the QR Code on the driver and vehicle when entering and leaving. This frees the riding-vehicle pair when entering the same as when exiting, because the system will not open the door if the driver-vehicle pair is different between when entering and exiting. The next advantage is reducing human problems. To support this goal, use smart and smart devices that use Android-based smartphones, Google Sheets, Google Forms, MIT App Inventor and TinyDB. This Android-based parking registration system has been proven to increase parking safety levels and reduce waiting times while reducing paper usage.
PENGARUH DURASI WAKTU TERHADAP PEMBENTUKAN PAKET CALL DATA RECORD PADA SERVING GPRS SUPPORT NODE DI P.T TELKOMSEL REGIONAL JAWA TENGAH DAN D.I. YOGYAKARTA
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v1i2.1599

Abstract

SGSN (Serving GPRS Support Node) is a node which connect GSM network to GPRS network. SGSNfunctions like MSC in GSM system in monitoring MS location or mobility management, paging, datacompression, traffic calculation, charging, security and controlling data accesing prosses. SGSN is connectedbase station by using Gb interface.Data collecting in details of using GPRS service usage is needed to know how far the GPRS servicedevelopes among the customers is one of the systems used those data collecting.The population of this research is P.T Telkomsel cellular operator. The research sample is takenrandomly. Five research samples for each day in five days can be obtained. The sample taken is not based onthe used application. The research variables comprise time duration and file package.The research is conducted by quantitative methode based on the data got from P.T Telkomsel operators,then analyse toward SGSn and effect of time duration toward CDR file formation will be carried out. Theresearch data in the form of SGSN CDR output data and GPRS empirical research dat are the use of G{RS bycustomers seen from the used time duration and data volume.The result of this research will look out how far the effect of the time duration used by customers towardCDR file formation in SGSN is the research finding shows that the time duration used by customersinfluences the amount of file package formed in SGSN so that it can affect the next process. Besides, there aesome factors supporting the data sending delay technically or non technically. Another research findingshows the GPRS service quality of P.T Telkomsel bassed on the research.Based on the research results, it is suggested to do a research on charging GGSN in GPRS, chargingmechanism of each software supporting SGSN. So that the strong point of eacg software we can know.Keyword : SGSN, Duration of time, CDR
Klasifikasi Shadow Algorithm
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v8i2.8796

Abstract

Dalam bidang Grafika Komputer Shadow Algorithm merupakan salah satu kajian yang menarik. Shadow Algorithm, suatu algoritma yang digunakan untuk menghasilkan sebuah bayangan objek pada suatu scene. Pengembangan berbagai shadow algorithm  sudah banyak dilakukan. Klasifikasi algoritma menurut tipe interaktifitasnya dan hasil render dengan cepat (immediate render), algoritma terbagi menjadi dua yaitu real-time dan non-real-time. Sedangkan melihat dari bayangan yang dihasilkan terdapat dua jenis yaitu hard shadow dan soft shadow.
Simulasi Optimisasi Aliran Daya Sistem Tenaga Listrik Sebagai pendekatan efisiensi biaya operasi
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v2i2.1547

Abstract

Dalam sistem tenaga setiap pembangkit mempunyai biaya bahan bakar masing-masing dan beradapada jarak beban yang tidak sama dari pusat. Kapasitas seluruh pembangkit harus lebih dari kebutuhanbeban dan rugi-rugi. Dalam sistem tenaga terinterkoneksi perlu dilakukan penjadwalan penyaluran dayaaktif dan reaktif masing-masing pembangkit untuk meminimumkan biaya operasi. Tulisan ini memberikansuatu simulasi tentang optimisasi aliran daya sistem tenaga listrik yang merupakan suatu teknik untukmeminimalkan biaya operasi sistem tenaga. Dari simulasi ini diharapkan dapat memberikNewton-Rapson yang dikoan gambarannyata bagaimana pengambilan keputusan dalam operasi sistem tenaga. Metode aliran daya yang digunakanadalah metode mbinasi dengan optimisasi persamaan koordinasi dan iterasilambda. Newton-Rapshon memberikan penyelesaian aliran daya yang jumlah iterasi sedikit sedang iterasilambda memberikan penyelesaian optimisasi daric fungsi obyektif biaya pembangkitan.Kata Kunci : Aliran Daya, Optimisasi, Fungsi Obyektif, Newton-Rapshon, Iterasi Lambda

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro More Issue