cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lembaran Ilmu Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 02160847     DOI : 10.15294/lik
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 41, No 2 (2012)" : 30 Documents clear
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERSUMBER DARI PARTISIPASI MASYARAKAT -, Muhajirin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, telah diamanatkan dalam UU RI No 20 Tahun 2003 oleh karena itu diperlukan pengelolaan pembiayaan yang bersumber dari partisipasi masyarakat/orang tua siswa. Fokus penelitian adalah pengelolaan pembiayaan pendidikan dana dari masyarakat, sedangkan rumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah proses perencanaan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS), proses penggalian dana dari masyarakat, proses pembelanjaan pembiayaan pendidikan, proses pengawasan pembiayaan pendidikan, dan  proses pelaporan pembiayaan pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengumpulkan informasi guna mendiskripsikan dan menganalisis tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan yang bersumber dari partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu proses penyusunan RAPBS termasuk katagori partisipatif, proses penggalian dana dari orang tua siswa melalui komunikasi secara intensif dengan orang tua siswa. Sumber pembiayaan yang berasal dari orang tua siswa, Infaq pengembangan sekolah dan wakaf, sumbangan pengembangan pendidikan, uang POMG, uang komputer, uang kegiatan, uang ekstrakurikuler, dan uang ZIS. Simpulannya adalah proses penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS)  telah dilakukan secara partisipatif. Public participation in education, has been mandated by Law No. 20 of 2003 is therefore necessary financing management resulting from participation in community / parents. Research focus is the management of funds from public education funding, while the formulation of the research problem is how the process of planning the school budget revenues and expenditures (RAPBS), the process of extracting funds from the public, the education expenditure finance, education finance process monitoring, and reporting processes of education financing. The purpose of research to gather information in order to describe and analyze the management of the education funding comes from community participation. This study uses descriptive qualitative approach. The data was collected using interview techniques, observation and documentation. The results of the research process including the preparation of School Budget category participatory process of extracting funds from the parents of students through intensive communication with parents. Source of funding comes from the student’s parents and school development Infaq endowments, donations of education, PTA money, computer money, money activities, extracurricular money, and money ZIS. Conclusion is the process of planning the budget revenue and expenditure of schools (RAPBS) have been conducted in a participatory manner.
MANAJEMEN PROGRAM KEJAR PAKET C DI PKBM SARANA MAJU KOTA TEGAL Adhiaty, Maria
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen Program Kejar Paket C di PKBM Sarana Maju Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, subyek penelitian Penyelenggara, tutor, dan warga belajar. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa hal sebagai berikut : 1) Perencanaan program berdasarkan kebutuhan belajar masyarakat, 2) Pelaksanaan program dikelola seperti pendidikan formal ditambah dengan praktek pendidikan ketrampilan hidup, 3) Evaluasi program meliputi evaluasi formatif, sumatif dan evaluasi akhir. The purpose of this study to describe and analyze the planning, implementation and evaluation of program management Kejar Paket C di PKBM Sarana Maju Kota Tegal.This study used a qualitative approach through case studies, research subjects organizers, tutors and resident learning. The type of data used are primary and secondary data. Data collection techniques to be done in three ways: observation, interview and documentation. The results of this study suggest some of the following: 1) Planning learning programs based on the needs of the community, 2) Implementation of the program is managed as formal education coupled with practical life skills education, 3) Evaluation of the program includes evaluasiformatif, summative and final evaluation.
PEMBELAJARAN KIMIA ANALITIK DASAR BERBASIS MULTIMEDIA BAGI MAHASISWA CALON GURU KIMIA Haryani, Sri; Prasetya, Agung Tri; -, Alauhdin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang model bahan ajar  Kimia Analitik Dasar berbasis multimedia yang berorientasi pada penjelasan level makroskopik, mikroskopik, dan simbolik, serta implementasinya untuk meningkatan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains mahasiswa calon guru. Subyek penelitian terdiri 27 orang dan 30 orang mahasiswa masing-masing sebagai kelompok kontrol dan eksperimenProdi Pendidikan Kimia yang mengontrak  Mata Kuliah Praktikum Kimia Analitik Dasar.Desainkuasi eksperimen dengan pretes – postes control group digunakan dalam penelitian ini, dan perbedaan antara tes awal- akhir diasumsikan sebagai efek dari perlakuan. Penguasaan konsep dan keterampilan proses sainsyang diukur melalui tes bentuk uraian dianalisis berdasarkan perbandingan nilai gain yang dinormalisasi (N-gain), sedangkan kuesioner tanggapan mahasiswa secara deskriptif persentasi.Pembelajaran dasar kimia analitik menggunakan CD pembelajaran yang berorientasi pada struktur dapat meningkatkan penguasaan konsep dan ketrampilan proses. Keunggulan implementasi pembelajaran disamping meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains, juga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan. The Purpose of study to design a model of multimedia-based teaching materials for Analytical Chemistry to explain macroscopic, mikcroscopic, dan symbolic levels, and its implementation to improve the mastery of concepts and science process skills of the students. The subjects consisted of students of Chemistry Education Study Program taking the course of Practicum on Basic Analytical Chemistry, in which 27 students were placed into a control group and 30 students were placed into an experiment was used in this study, and the difference between pretest and post test is assumed to be the effect of the treatment. The mastery of the concept and science process skills were measured by using essay tests and analysed by comparing the normalized value (N-gain), whereas the questionnaires from the students were descriptively presented. The teaching and learning activities of analytical chemistry by using CD-based learning oriented toward structure can improve the mastery of the concept and science process skills. In addition, the students also obtained fun learning experiences.
KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan PLS Universitas Negeri Semarang) -, Fakhruddin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa sebagai iron stock dan kelompok masyarakat terpelajar dengan segenap kemampuan dan kesempatan belajarnya diharapkan dapat menjadi motivator sekaligus dinamisator dalam pembangunan. Khususnya pembangunan masyarakat yang berbasis kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pemahaman, persepsi dan intensi kewirasahaan di kalangan mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah PLS UNNES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kewirausahaan masyarakat melalui desa vokasi lebih tinggi (86,4 persen) dibanding dengan  persepsi  (34,1 persen) dan intensi untuk berwirausaha (63,6 persen). Students as iron stock and eduacated community strata with all the ability anda learning opportinities expected to be a motivator and dinamiasator in development, especially in developing community-based entrepreneurship. The issue is whether the understanding, perception and the entrepreneurial dmilikinya intensi. The results showed an understanding of entrepreneurship communities through the village of Commissioner for higher (86.4 per cent) compared with perception (34,1%) and intention for entrepreneurship (63,6%).
KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN SKRIPSI DITINJAU DARI SELF EFFICACY PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG Wisudaningtyas, Adhisty
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara self efficacy dengan kecemasan dalam menghadapi ujian skripsi pada mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis data secara statistik. Perhitungan validitas dan reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan data empirik tergolong sedang dikarenakan kecemasan tersebut dirasakan dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, berdasarkan pengamatan dan wawancara yang dilakukan pada subjek penelitian jawabannya mereka banyak mendapatkan dukungan dari orangtua dan teman–temannya  serta self efficacy pada mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang diperoleh data secara empirik tergolong sedang dikarenakan subyek mempunyai cukup kepercayaan dalam diri bahwa ia memliki kemampuan dalam mengambil keputusan untuk membentuk perilaku yang tepat pada situasi khusus agar membuahkan hasil yang nyata sesuai dengan keinginan individu. The Purpose of study to determine whether there is a relationship between self-efficacy in dealing with exam anxiety thesis at the Faculty of Psychology Unika Soegijapranata Semarang. This research method is a method of quantitative analysis of statistical data. Calculation of validity and reliability in this study using SPSS. The results showed the empirical data are classified as being due to the anxiety felt in a relatively short time. In addition, based on observations and interviews conducted in the subjects they answer a lot of support from parents and friends, and self-efficacy in students of the Faculty of Psychology Unika Semarang Soegijapranata obtained empirical data because the subjects were classified as having enough confidence in himself that he must have the ability in the decision to establish appropriate behavior in specific situations in order to produce real results in accordance with the wishes of the individual.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PROSA DENGAN LITERATURE CYCLES UNTUK MAHASISWA SASTRA UNNES Asianti, Dwi Anggara
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengapresiasi dan menganalisis prosa mahasiswa Program Studi di Sastra Unnes. Sumber data adalah 23 mahasiswa Prodi Sastra FBS Unnes. Metode pengumpulan data adalah interview, observasi partisipasi, portofolio. Data selanjutnya diberi kode L (literature circle) dan H (portofolio). Setelah itu dilakukan klasifikasi, tabulasi dan ditulis dalam tabel untuk selanjutnya data diinterpretasi. Temuan dari penelitian ini adalah lebih dari 50% mahasiswa menganggap kelas analisis prosa menarik dan 87% mahasiswa aktif bekerjasama dalam kelompok. Dengan kata lain kelompok-kelompok belajar menyumbang terciptanya motivasi belajar mahasiswa sastra, terbukti mereka menjadi aktif karena suasana kelas yang menarik. Pada kondisi penambah motivasi, hampir 90% mahasiswa  semangat belajar dalam menganalisis prosa. Pada akhir semester 97% mahasiswa mampu mencapai nilai yang berkisar antara 70-100. Pada kondisi pertahankan motivasi, penguasaan beragam isi prosa diakui oleh hampir 80% mahasiswa. 19 dari 23 orang mahasiswa mengaku diskusi merupakan sarana belajar yang efektif untuk analisis prosa. The aim of this research was to maximazing the analysis skill of literature students of Semarang State University. The sample of the research was one class which consisted of 23 students. The methods of  data collection were interviews, participative observation, and individual paper. The identified data were written specific codes such as L which stands for literature circle and H is for the individual paper. Data were classified, tabulated and written to the table and interpreted. Students were divided into four groups consist of six member with six different roles that they had to discuss in group. Findings are class of prose analysis class was interesting for more than half of students, and 87% were actively involved in group discussion. 90% students were enthusiastic in learning analysis, so 97% students reached 70-100. 80% students could understand various stories. 19 out of 23 students admitted that discussion was the effective way of learning prose analysis subject.
KOMIK SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP NARASI CERITA Widayanti, Maria J. A.
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan ringkasan temuan penelitian tindakan pada kelas Prosa yang diampu penulis. Studi ini melibatkan 25 orang mahasiswa, 15 perempuan dan 10 laki-laki, dan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan menganalisis karya sasrta melalui pengguanaan komik. Merujuk pada model Penelitian Tindakan tiga siklus, studi ini menemukan bahwa penggunaan komik secara signifikan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa sebagaimana ditunjukkan fakta-fakta berikut; (1) pada tahap pretes hanya terdapat 4 (16%) mahasiswa yang mampu secara mudah memahami dan menganalisis karya sastra; jumlah ini meningkat setelah penggunaan komik, yaitu menjadi, (2) 15 (60%) pada siklus pertama; (3) 22 (88%) pada siklus kedua; dan, (4) mencapai puncaknya hingga 25 orang (100%) pada siklus ketiga/fase postes. Berdasar temuan tersebut, studi ini menyimpulkan bahwa komik merupakan salah satu media efektif dalam membantu mahasiswa memahami karya sastra secara mudah. Lebih dari itu, dalam konteks peningkatan pembelajaran bahasa Inggris, studi ini mendapatkan pelajaran baik yaitu, pentingnya guru dan calon guru secara kreatif mengembangkan dan mendayagunakan media dan alat bantu pembelajaran demi keberhasilan para siswa mereka. The present paper is an excerpt of an action research-based study conducted in the author’s class on prose. It involved 25 students, 15 females and 10 males, and aimed to improve the class participants’ understanding of literary works through the use of comics. Following a three-cycle model of Action Research, this study found that the use of comics has significantly improved the students’ ability to understand and analyze literary works contents, as it is indicated by the fact that; (1) only four students (16%) could easily understand and analyze literary works in the pre-test stage; whilst after the introduction of comics the number increased up to; (2) 15 (60%) in the first cylcle; (3) 22 (88%) in the second cycle; and, (4) peaked to 25 (100%) in the third cycle which was also the post-test phase. Based on these findings this study concludes that comic is amongst the effective media to help students to easily understand literary works. Moreover, for the contexts of teaching improvement, this study has also learnt that it is highly recommended for English teachers, and those who would be, to creatively develop and use attractive teaching aids and learning media in general for the success of their students.
PENGEMBANGAN PERKULIAHAN KIMIA LINGKUNGAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN NILAI-NILAI KARAKTER MAHASISWA Nuswowati, Murbangun
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengembangkan model perkuliahan kimia lingkungan berbasis masalah untuk meningkatkan karakter mahasiswa.  Penelitian dilakukan pada mahasiswa S1 pendidikan kimia yang mengambil mata kuliah kimia lingkungan di FMIPA UNNES pada semester genap tahun 2011-2012. Kelas eksperimen dilakukan perkuliahan dengan tahap-tahap pendekatan berbasis masalah. Kelas Kontrol dilakukan perkuliahan seperti biasa. Pre-tes dan pos-tes penanda nilai-nilai karakter kelas kontrol mengalami peningkatan N-gain nya 22,00 % tergolong rendah.  Kelas eksperimen pre-tes dan pos-tes penanda nilai-nilai karakter N-gain nya 48,00 % tergolong sedang. Rerata pre-tes dan pos-tes penguasaan materi kelas kontrol didapatkan N-gain nya 33 % tergolong sedang. Kelas eksperimen skor rerata pre-tes dan pos-tes  penguasaan materi didapatkan  N-gain nya 40,00 % tergolong sedang.  Model PKLBM dengan open-ended masalah dapat dikembangkan lebih lanjut pada mata kuliah yang lain. The purpose of this study developed a model of  Environmental Chemistry Problem Based Learning to enhance the character of students. The study was conducted on chemical education students taking courses in environmental chemistry at FMIPA UNNES the second semester in 2011-2012.  Class learning experiment with stages based approach to the problem. Control class learning conducted as usual. Pre-test and post-test marker values increased control class character N-gain its 22.00% is low. While the experimental class pre-test and post-test marker values his character N-gain 48.00% classified as moderate. The mean pre-test and post-test mastery of class material obtained  N-gain control of its 33% classified as moderate. As for the experimental class mean score of pre-test and post-test mastery of the material obtained its N-gain 40.00% classified as moderate. Model Environmental Chemistry Problem Based Learning with open-ended problems can be further developed in other subjects.
PENERAPAN PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES DALAM SETING PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN MODEL DUGEM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR FISIOTERAPI OLAHRAGA Sumartiningsih, Sri
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sikap pasif dan kurangnya respon mahasiswa terhadap pertanyaan dosen. Pemecahan yang ditawarkan adalah dengan  penerapan pembelajaran koperatif tipe Student Team Achievment Divisions? (STAD) dan model Dunia Gembira (DUGEM) untuk meningkatkan kualitas belajar fisioterapi olahraga. Untuk memperoleh hasil yang meyakinkan, penelitian dilakukan selama tiga siklus, didapatkan hasil sebagai berikut; 1) siklus I, nilai rata-rata 60 dengan ketuntasan 46%, 2) siklus II, nilai rata-rata 69.11 ketuntasan 72.5%, 3) siklus III, nilai rata-rata 73.7 ketuntasan 87.5%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model Dugem dapat meningkatkan hasil belajar,  keaktifan, ketrampilan, kerjasama dan keberanian mengemukakaan pendapat dalam diskusi ataupun selama proses belajar mengajar. The learned outcomes indicated learned passivity and lack of student response to teacher questions, need to find the solution. One of them with the implementation of cooperative learning and model type STAD and DUGEM to improve the quality of learning sports Phisiotherapy. The study was conducted over three cycles, obtained the following results: 1) the first cycle, the average value of 60 with mastery 46%, 2) the second cycle, the average value of 72.5% 69.11 completeness, 3) the third cycle, the average value of 73.7 87.5% completeness. Implementation of cooperative learning and model type STAD and DUGEM can improve learning outcomes, activity, skill, team work and courage opinion in discussion or during the learning process.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT DENGAN PENDEKATAN SETS PADA MATERI CAHAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA Kartikasasmi, H.; Khanafiyah, S.; -, Sutikno
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kreativitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran NHT (Number Head Together) dengan menggunakan pendekatan SETS. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Pemalang. Subjek penelitian adalah kelas VIII E tahun pelajaran 2011/2012 dengan jumlah siswa 38 orang. Data kreativitas siswa didapatkan melalui angket. Data hasil belajar kognitif siswa didapatkan melalui tes evaluasi yang berupa soal pilihan ganda dan uraian. Hasil belajar psikomotorik didapatkan melalui lembar observasi. Perkembangan kreativitas dan hasil belajar siswa dilakukan dengan analisis uji gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT dengan pendekatan SETS dapat mengembangkan kreativitas dan hasil belajar siswa. The aim of this research was to find out the development of student creativities after   the NHT learning model  applied using SETS approach. The method used in this research was class action research. This research was done in SMP Negeri 3 Pemalang. The subjects of this research are 38 students of class VIII E in the academic year 2011/2012. Data obtained through the questionnaire students creativity. Students cognitive learning outcomes data obtained through evaluation tests in the form of multiple choice questions and a description. Psychomotor learning results obtained through observation sheet. The development of creativity and learning achievement  done by gain test analysis. Based on these results it can be concluded that the application of  learning NHT with SETS approach model can develop creativity and learning achievement.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 52, No 2 (2023): September: Technology and Innovation in Education, Inclusive Education and Equi Vol 52, No 1 (2023): April: Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education Vol 51, No 2 (2022): September: Curriculum and Learning, Inclusive Education and Equity Vol 51, No 1 (2022): April: Technology and Innovation in Education, Leadership, Policy, and Educatio Vol 50, No 2 (2021): September Vol 50, No 2 (2021): September: Leadership, Policy, and Educational Governance Vol 50, No 1 (2021): April: Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education Vol 50, No 1 (2021): April Vol 49, No 2 (2020): September Vol 49, No 1 (2020): April Vol 48, No 2 (2019): September Vol 48, No 1 (2019): April Vol 47, No 2 (2018): September Vol 47, No 1 (2018): April Vol 46, No 2 (2017): September 2017 Vol 46, No 1 (2017): April 2017 Vol 46, No 1 (2017): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2017 Vol 45, No 2 (2016): September 2016 Vol 45, No 2 (2016): Lembaran Ilmu Kependidikan: September 2016 Vol 45, No 1 (2016): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2016 Vol 45, No 1 (2016): April 2016 Vol 44, No 2 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: September 2015 Vol 44, No 2 (2015): September 2015 Vol 44, No 1 (2015): April 2015 Vol 44, No 1 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2015 Vol 43, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 43, No 2 (2014): September 2014 Vol 43, No 1 (2014): Edisi April 2014 Vol 43, No 1 (2014): April 2014 Vol 42, No 2 (2013) Vol 42, No 2 (2013) Vol 42, No 1 (2013) Vol 42, No 1 (2013) Vol 41, No 2 (2012) Vol 41, No 2 (2012) Vol 41, No 1 (2012) Vol 41, No 1 (2012) Vol 40, No 1 (2011) Vol 40, No 1 (2011) Vol 39, No 2 (2010) Vol 39, No 2 (2010) Vol 39, No 1 (2010) Vol 39, No 1 (2010) Vol 38, No 2 (2009) Vol 38, No 2 (2009) Vol 38, No 1 (2009) Vol 38, No 1 (2009) Vol 37, No 2 (2008) Vol 37, No 2 (2008) Vol 37, No 1 (2008) Vol 37, No 1 (2008) Vol 36, No 2 (2007) Vol 36, No 2 (2007) Vol 36, No 1 (2007) Vol 36, No 1 (2007) More Issue