cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2020): January 2020" : 20 Documents clear
PEMERTAHANAN BAHASA USING DI DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Darojatin, Elok
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Using di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dan faktor-faktor yang mempengaruhi situasi pemertahanan bahasa di wilayah tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Wujud data dalam penelitian ini berupa informasi lisan dan tulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi komunikasi yang mana metode pengumpulan data dilakukan melalui dua tahapan, yaitu observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi pemertahanan bahasa Using di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dalam ranah keluarga dan ketetanggaan tergolong tinggi. Semakin tua usia penutur bahasa, maka semaki­­n tinggi pula tingkat pemertahanannya terhadap  bahasa Using. Sebaliknya, semakin muda usianya, maka semakin rendah pula tingkat pemertahanannya. Penutur bahasa yang berada pada status sosial rendah memiliki tingkat pemertahanan lebih tinggi daripada lingkungan status sosial tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain: 1). desakan bahasa nasional, 2). pewarisan bahasa, 3). kontak antarbahasa, 4). perkawinan antaretnis, dan 5). pengakuan identitas.
FUNGSI WACANA HUMOR STAND-UP COMEDY DI INDONESIA Astuti, Eka Yuli
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stand-Up Comedy is one type of humor show that has now developed throughout the world to become a creative industry. Stand-up comedy is an entertainment that until now is still in demand by all ages and segments of society. The material delivered by Komika can provide entertainment to the audience as well as a medium of social criticism and education for the community. The research data was obtained from stand-up comedy shows on several television stations in Indonesia, which were analyzed qualitatively to provide relevant data to reveal the function of stand-up comedy humor. The results showed that in general the material of stand-up comedy humor has the main function as a means of recreation or entertainment, while secondary functions include educational functions, mock/ quip function, power function, persuasive functions, solidarity functions, psychological functions, and communication functions.
afiks derivasi dan afik infleksi pada verba dan nomina bahasa Arab dalam buku al-arabiyah baina yadaik hasibuan, fitri hidayati
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Afiks derivasi dan afiks infleksi yang digunakan sebagai pembentuk nomina  bahasa Arab serta menganalisis fungsi dan makna afiks derivasi dan afiks infleksi pada nomina bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa kata bahasa Arab yang diambil dari buku al-arabiyah baina yadaik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat, kemudian data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan berupa teknik oposisi dan teknik lesap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam buku buku al-arabiyah baina yadaik, terdapat afiks derivasi pembentuk nomina berjumlah sembilan, yaitu: prefiks (as-Sâbiq), diantaranya: /mu-/, /ma-/ dan /a-/. Infiks (dâkhilah), diantaranya: /-â-/,  /-ĩ-/ dan /-ū-/. Konfiks (as-sâbiq wa al-lâhiq), diantaranya: /mi-â/, /ma-ū/ dan /mi-tun/. Afiks–afiks ini membentuk makna gramatikal ‘nomina pelaku (ism fâ‟il)’; ‘nomina verba (isim maṣdar)’; ‘nomina penderita (ism maf’ûl)’; ‘nomina instrumental (isim alat)’, ‘nomina temporer (isim zaman)’; ‘nomina qualiti (syifatu al-musyabbahah bi al-ismi fâil)’ dan ‘nomina loci (isim makan)’ serta berfungsi membentuk nomina deverba. Afiks infleksi pembentuk nomina berjumlah sepuluh, yaitu: sufiks (al-Lâhiq), diantaranya: /-âni/, /aini/, /-ūna/, /-ĩna/, /-âtun/, /-ĩ/, /-tun/, /-ka/, /-hu/ dan /-him/. Afiks-afiks ini memiliki makna gramatikal yaitu: nomina dual, nomina plural maskulin, nomina plural feminim dan nomina gender.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK TERHADAP PUISI “KEMBALIKAN INDONESIA PADAKU“ KARYA TAUFIK ISMAIL siregar, putri
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma kritis bertujuan untuk menganalisis puisi “Kembalikan Indonesia Padaku” karya Taufik Ismail untuk mengetahui hubungan antara teks dan faktor yang berada di luar teks. Data penelitian diperoleh dari studi pustaka dan penelusuran internet. Hasil penelitian meliputi tiga dimensi analisis wacana kritis model Van Dijk: Pada struktur makro puisi bertemakan kekecewaan dan harapan akan perubahan negara yang tengah terpuruk, serta keberanian yang ada di dalam generasi sebuah bangsa adalah salah satu jalan untuk menciptakan masa depan sebuah negara yang lebih baik. Suprastruktur, skema teks pada puisi “Kembalikan Indonesia Padaku”  dibuat dengan kisah Indonesia pada saat itu masih karut-marut.  Struktur mikro yang terdapat latar, detail, maksud, diksi, dan metafora. Kognisi sosial yang membahas Indonesia yang ‘sekarat’ terbukti dengan penggunaan kata tenggelam; mulut menganga; lampu menyala bergantian. Syair-syairnya adalah gambaran Indonesia yang sedang ‘dipinjam’ atau ‘dikuasai’ oleh orang lain, sehingga meminta untuk dikembalikan padaku. Terakhir yaitu analisis sosial mengamanatkan agar masyarakat Indonesia dengan semangat nasionalisme melakukan perubahan kearah yang lebih baik nantinya dan pemerintah lebih peduli lagi terhadap negaranya. Abstract  This research is a qualitative research with a critical paradigm aimed at analyzing the poem “Kembalikan Indonesia Padaku” by Taufik Ismail to find out the relationship between text and factors outside the text. Research data was obtained from literature studies and internet searches. The results of the research cover three dimensions of Van Dijk's model of critical discourse analysis: On the macro structure of poetry with the theme of disappointment and hope for a deteriorating state, and courage in the generation of a nation is one way to create a better future for a country. The Superstructure, the text scheme in the poem “Kembalikan Indonesia Padaku” made with the Indonesian story at the time was still chaotic. Micro structure that contains background, detail, purpose, diction, and metaphor. Social cognition that discusses 'dying' Indonesia is proven by the use of the word drown; mouth gaping; lights turn alternately. The poems are a picture of Indonesia that is being 'borrowed' or 'mastered' by others, so that it is asked to be returned to me. Finally, social analysis mandates that the Indonesian people with a spirit of nationalism make changes towards a better direction later and the government cares more about their country.
PENGUASAAN KOSAKATA ANAK USIA 2 TAHUN (STUDI KASUS PADA ANAK: KAHFI RAMADHAN) Revika, Revika
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penguasaan kosakata anak dan mengklasifikasikannya berdasarkan jenis kelas kata serta untuk mengetahui faktor yang menghambat perkemabangan bahasa anak. Data penelitian ini adalah ujaran yang berbentuk kelas kata, sedangkan sumber data penelitian yaitu seorang anak yang bernama Kahfi Ramadhan usia dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kelas kata yang diucapkan responden sebanyak 6 kelas kata. Kelas kata yang diucapkan responden yang termasuk kata benda sebanyak 15, yakni tatan, atuk, tutu, etek, amak, inyau, ees, lolo, uuk, bintan, cicak, opu, jeyud, balon,dan aci. Kelas kata yang termasuk verba, yakni kata metus. Kelas kata yang termasuk adjektiva sebanyak 6, yakni kata aak, biyu, odeh, warnana, jauh, dan ijau. Sementara itu, kelas kata yang termasuk numeralia sebanyak 9, yakni kata anyak, atu, uwa, iga,ampat, nima, mnam, ujuh, dan lapan. Sedangkan kata pronominal yakni kata di itu dan kelas kata adverbial yakni kata akik. Ada dua faktor yang mengahambat anak dalam penguasaan kosakata, yaitu faktor latar belakang lingkungan sosial dan faktor keturunan yang berkaitan dengan kepribadian dan gaya/cara pemerolehan bahasa.
PENANDA KOHESI GRAMATIKAL DALAM LATAR BELAKANG SKRIPSI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG Azmi, Winda
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the marker of what grammatical cohesion was in the background of the students’ thesis of  Padang State University. The research data was in the form of written data, namely paragraphs in the background of students' thesis at Padang State University. The results in this study showed 7 theses there were 263 used of grammatical cohesion. From the analysis of the data, the most dominant marker of grammatical cohesion was the reference marker of 142 data. There were 62 data substitution markers, 38 data ellipsis markers, and 21 conjunction markers. So, it could be concluded that the writing of the background of the students’ thesis at Padang State University had a marker of grammatical cohesion which made the paragraph intact and efficient.Keywords: markers, grammatical cohesion, scripts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanda kohesi gramatikal apa yang terdapat dalam latar belakang skripsi mahasiswa Uiversitas Negeri Padang. Data penelitian ini berupa data tertulis, yaitu paragraf dalam latar belakang skripsi mahasiswa Universitas Negeri Padang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan 7 skripsi terdapat 263 penggunaan kohesi gramatikal. Dari analisis data tersebut, penanda kohesi gramatikal yang paling dominan adalah penanda referensi sebanyak 142 data. Penanda subsitusi terdapat 62 data, penanda ellipsis sebanyak 38 data, dan penanda konjungsi terdapat 21 data. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penulisan latar belakang skripsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terdapat penanda kohesi gramatikal yang menjadikan paragraf tersebut utuh dan efisien.Kata kunci: penanda, kohesi gramatikal, skripsi
RELASI GRAMATIKAL DALAM BAHASA BATAK TOBA DAN GAYO LUT Sitompul, Monika Sales
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses about Grammatical relation in Batak Toba and Gayo Lut language. In the field of micro linguistic, the study of grammatical relations of some languages already made by linguist but not for Gayo Lut with Batak Toba yet. So in this case, the writer aim to find out the grammatical relation in language especially GayoLut and Batak Toba language and to find out the structure of grammatical influence of their clause or sentence meaning in their each language.Artikel ini membahas tentang relasi gramatikal dalam bahasa Batk Toba dan Gayo Lut. Dalam ruang lingkup linguistik secara mikro, relasi gramatikal dalam beberapa bahasa telah banyak dikaji namun belum ada kajian tentang bahasa Batak Toba dan Gayo Lut. Jadi dalam hal ini, penulis bertujuan untuk menemukan relasi gramatikal dari bahasa khususnya dalam bahasa Gayo Lut dan Batak Toba dan untuk menemukan bagaimana struktur gramatikal tersebut mempengaruhi makna dari masing-masing klausa atau kalimat dalam kedua bahasa tersebut.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH DENGAN MODEL BERBASIS MASALAH BERDASARKAN TINGKAT BERPIKIR KREATIF PADA PESERTA DIDIK KELAS XI Haekal, Muhammad Husain
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis karya ilmiah perlu dimiliki peserta didik agar dapat menuangkan ide dalam bentuk tulisan berdasarkan metode serta bahasa ragam ilmiah. Pembelajaran cocok dilakukan dengan model pembelajaran berbasis masalah yang sesuai dengan tingkat berpikir kreatif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan keefektifan pembelajaran menulis karya ilmiah dengan model berbasis masalah berdasarkan tingkat berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk menguji sampel menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Analisis data akhir menggunakan uji paired sample t-tes. Semua uji tersebut menggunakan uji program SPSS 25. Simpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model berbasis masalah efektif digunakan dalam pembelajaran menulis karya tulis ilmiah berdasarkan tingkat berpikir kreatif pada peserta didik kelas XI. Pembelajaran menulis karya ilmiah menggunakan model berbasis masalah lebih efektif dilakukan pada peserta didik dengan tingkat berpikir tinggi dibanding pada peserta didik dengan tingkat berpikir sedang, dan tingkat berpikir rendah. Manfaat penelitian ini adalah untuk memperkaya pengembangan penelitian di bidang pendidikan dan untuk menambah pengetahuan menulis karya ilmiah di lembaga-lembaga pendidikan.
Kritik Sosial Cerpen “Malam Laksmita” Karya S Prasetyo Utomo suhardi, suhardi
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sastra Indonesia saat ini boleh dikatakan, banyak ditunjang oleh peran media surat kabar, khususnya cipta sastra cerpen. Perkembangan yang terjadi tersebut membawa angin segar terhadap perkembangan  dunia cerpen Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terkanKritik Sosial, Cerpendung dalam cerpen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pembacaan hermeneutik. Teknik analisis data dengan cara mendeskripsikan kritik sosial dari aspek agama, ekonomi, budaya, dan  iklim lingkungan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah cerpen “Malam Laksmita” karya S. Prasetyo Utomo mengandung kritik sosial, berupa (1) kritik agama, khususnya Islam, (2) kritik budaya, khususnya Melayu), (3) kritik ekonomi; dan (3) kritik lingkungan. 
Nilai Pendidikan Karakter Mitos Putri Pandan Berduri (PPB) suhardi, suhardi
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mitos ini dilakukan dengan maksud untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam mitos Putri Pandan Berduri (PPB). Dalam proses penggalian nilai tersebut, peneliti menggunakan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam isi mitos. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumen, yaitu teks mitos Putri Pandan Berduri yang dijadikan sumber utama data berkaitan nilai pendidikan karakter. Sementara analisis datadilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (conten analysis), yaitu menghubungkan isi mitos dengan teori berkaitan nilai pendidikan karakter.Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa mitos Putri Pandan Berduri mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, seperti nilai: (1) religius atau keagamaan; (2) kejujuran; (3) toleransi, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) mandiri, (7) demokratis; (8) komunikatif; (9) cinta damai; dan (10) nilai tanggung jawab. Kesepuluh nilai tersebut menyatu dalam mitos Putri Pandan Berduri.

Page 1 of 2 | Total Record : 20