cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2020): July 2020" : 16 Documents clear
Potret Masyarakat Pegaten dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari Berdasarkan Teori Kritik Sastra Marxis Basid, Abdul
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kausalitas pada klasifikasi kelas yang terjadi pada masyarakat Pegaten di novel ‘Kubah’ karya Ahmad Tohari. Analisis menggunakan teori kritik sastra Marxis yang menitikberatkan pada pengelompokan kelas-kelas masyarakat berdasarkan infrasutruktur dan superstrukturnya dalam karya sastra. Adapun paparan analisa meliputi: 1) analisis struktur kelas sosial masyarakat Pegaten menggunakan teori kritik sastra Marxis pada novel ‘Kubah’ berdasarkan paradigma hubungan kelas sosial pada masyarakat Pegaten dalam novel ‘Kubah’ yang mencakup (a) identifikasi latar sosial yang menjadi konteks terjadinya peristiwa dan (b) identifikasi kelas-kelas sosial; (2) hubungan kausalitas antar kelas pada novel ‘Kubah’ dengan menganalisis aktivitas sosial para tokoh; dan (3) dampak hubungan kausalitas antar kelas sosial pada masyarakat Pegaten. Berdasarkan analisis tersebut, akan ditemukan bentuk kelas sosial, ideologi kesadaran kelas, dan dampak positif dan negatif pada interaksi kelas atas dan kelas bawah masyarakat Pegaten.
NILAI KARAKTER PADA TINDAK TUTUR ILOKUSI ‎DALAM ANIMASI ADIT DAN SOPO JARWO Permana, Lenggar Berryl; Rosita, Farida Yufarlina
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter pada tindak tutur ilokusi yang terkandung di dalam percakapan antar tokoh animasi Adit dan Sopo Jarwo. Karakater yang baik dapat dicerminkan melalui tuturan yang baik pula, hal tersebut yang menjadi dasar peneliti melakukan penelelitian ini. Penelitian ini merupakan peneltian yang berjenis deskriptif kualitatif. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah percakapan antar tokoh dalam animasi Adit dan Sopo Jarwo yang merupakan sumber data yang berwujud dokumen. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simak dan catat. Model interaktif yang terdiri dari reduksi, penyajian, dan penarikan digunakan sebagai teknik analisis data. ‎Penelitian ini menemukan tindak tutur ilokusi yang terkandung di ‎dalamnya yaitu ilokusi asertif, direktif, ‎komisif, dan ekspresif. Ilokusi asertif yang ‎terkandung adalah ilokusi yang bermakna ‎menduga dan mengumumkan, ilokusi direktif, yaitu ‎makna memerintah, melarang, dan ‎menganjurkan, ilokusi komisif, bermakna menawarkan ‎dan berjanji, sedangkan ilokusi ekspresif ‎memiliki makna meminta maaf, memaafkan, ‎dan berterimakasih.‎ Nilai karakter yang ditemukan dalam tindak tutur ilokusi dialog antar tokoh adalah enam nilai karakter terkandung di ‎dalam tindak tutur ilokusi percakapan antar ‎tokoh animasi Adit dan Sopo Jarwo ‎ditemukan enam nilai karakter baik. Keenam ‎nilai karakter tersebut, yaitu peduli sosial, ‎disiplin, cinta damai, tanggung jawab, religius, ‎dan toleransi. ‎berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tuturan yang baik akan mengandung karakter yang baik pula. Untuk itu, bagi orang tua dan pendidik tontonan layak anak yang mendidik sangat penting bagi pembentukan karakter.
Pengembangan Buku Pengayaan Menyusun Teks Biografi Bermuatan Karakter Wirausaha untuk Peserta Didik Kelas X SMK Anwar, Chusnul
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop the enrichment book on writing biography text containing entrepreneurial character for tenth graders of Vocational High School. This study uses research and development (R&D) approach. The result shows that the prototype achieved very good judgment from the experts with the mean score 89.1 on the material aspect, 87.5 on the material presentation aspect, 85.4 on the language aspect, 80.4 on the graphic aspect, and 87.5 on the aspect of entrepreneurial character content.
Improving Students’ English Pronunciation by Using Bruno Mars’ Song Videos with Moving Lyrics (A Classroom Action Research at Second Graders of Language Program of MAN Kendal, in the Academic Year 2015/2016). Rohmah, Ulil Hidayatur; Rohmah, Ulil Hidayatur
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to prove the use of song videos with moving lyrics in improving students’ English pronunciation. Language program students were chosen as the subjects of this study by using a purposive sampling technique.This study used action research design with two cycles in the investigation. In each cycle, the students got a pre-test, a treatment, and a post-test. However, the students were given Initial Pre-Test first before the first cycle and Final Pos-Test after the second cycle. In recording the students’ attitudes, the writer used an observation checklist in each treatment. Besides, in the end of the research, the students were asked to fill a questionnaire to record their opinions relating to the medium.By looking at the data analysis, we can see that there is an improvement. The improvement is proven by comparing Initial Pre-Test (62.20) and Final Post-Test (95.72). On average, the students improve their scores by 33.40 points. Moreover, the results of two observation checklists show that C-2 OC is better than C-1 OC. It means that the students’ motivation increase after they get treatment. Those results are in line with the students’ opinions in the questionnaire in which 90% of them like the medium and agree that it can help them to improve English pronunciation.Based on the results above, it can be concluded that song video with moving lyric is able to improve the students’ English pronunciation. Furthermore, this medium effectively improves their interest, enjoyment, and involvement during learning activities. As a result, the medium is recommended for the students to learn English pronunciation independently because it can be used out of the classroom.                                              
Ujaran Kebencian Bahasa Minangkabau Pada Facebook: Kajian Metafora Konseptual hutri, kemala; mulyadi, Mulyadi
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ujaran kebencian pada  facebook dalam bahasa Minangkabu ini menggunakan metafora dalam mengungkapkan realitas sosial dan politik yang terjadi pada masyrakat sekarang ini . Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  bagaimana bentuk dan makna  metafora konseptual  yang di gunakan dalam ujaran kebencian pada facebook  dalam bahasa Minangkabau yang menggambarkan realitas sosial dan politik pada saat sekarang ini. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang di gunakan adalah beberapa ujaran kebencian di social media facebook tiga bulan terakhir yang membahas masalah  sosial dan persaingan politik pada pemilihan Presiden di Indonesia yang di ambil dari sebuah grup di media sosial facebook .Teori yang di gunakan adalah metafora konseptual (Lakoff dan Johson, 1980). Hasil penelitian ini mengungkapkan jenis metafora konspetual yang di amati adalah metafora kata dan frasa.  Kalsifikasi metafora konseptual  mencakup pada  metafora orentasional, struktural, dan ontologis.  Temuan  yang di jumpai pada ujaran kebencian bahasa Mianangkabau pada media social facebook ini adalah ujaran kebencian yang memiliki makna  unsur penghinaan, pencemaran nama baik, perbuatan tidak menynangkan dan penyebaran berita bohong( hoax), dan  banyak menggunakan metafora konseptual struktural dan metafora ontologis.  Untuk menyampaikan makna dari ranah sumber ke ranah sasaran  berupa benda, manusia, hewan, ke ranah sasaran berupa persaingan dan perbandingan kata yang mempunyai persamaan konsep sehingga menjadi perubahan makna. Key word: Ujaran kebencian, Bahasa Minangkabau, Metafora konseptual
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK TUNA RUNGU SEKALIGUS TUNA WICARA PADA USIA 6 TAHUN (STUDI KASUS ROSMAWATI) rahmi, ulva
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak tuna rungu sekaligus tuna wicara pada usia 6 tahun. Data penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil observasi langsung tuturan anak tuna rungu sekaligus mengalami tuna wicara. Sumber data penelitian ini berasal dari seorang anak bernama Rosma berasal dari Desa Padang Luar, Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode cakap dan metode simak. Hasil dalam penelitian ini yaitu pemerolehan bahasa anak tuna rungu sekaligus tuna wicara berbeda jauh dengan anak normatif. Pemerolehan berbahasa anak tuna rungu sekaligus menderita tuna wicara, khususnya aspek berbicara terjadi sangat lambat sehingga memerlukan waktu yang lama agar dapat menggunakan bahasa yang telah diperoleh dengan baik dan benar. Anak anak tuna rungu sekaligus menderita tuna wicara lebih menguasai huruf vokal dibandingkan konsonan.
TINDAK TUTUR DAN GAYA BAHASA DALAM PIDATO PELANTIKAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA lestari, susi puji
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur orang bersifat khas perorangan atau ideosinkretik. Menggunakan pendekatan deskriptif, di dalam artikel hasil penelitian ini dibahas penggunaan tindak tutur oleh  para presiden Indonesia pada saat pidato pelantikan.  Masalah yang dibahas meliputi: (1) fungsi tindak tutur, (2) gaya bahasa, dan (3) faktor kultural yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan fungsi tindak tutur yang digunakan oleh para presiden dalam pidatonya ketika  pelantikan. Tindak tutur representatif digunakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Tindak tutur direktif digunakan oleh empat presiden. Tindak tutur komisif digunakan oleh Presiden Soeharto, Abdurrahman Wahid, dan Joko Widodo, sedangkan tindak tutur ekspresif digunakan empat presiden. Gaya bahasa repetisi ada pada pada pidato empat presiden. Gaya  bahasa ironi ada dalam pidato pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Abdurrahman Wahid. Gaya bahasa metafora digunakan oleh Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono. Gaya bahasa pararelisme digunakan oleh Presiden Soeharto. Gaya hiperbola digunakan oleh Presiden Joko Widodo. Faktor kultural berpengaruh terhadap tindak tutur dan gaya bahasa para presiden.  
Analisis Struktural Dan Relevansi Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Novel Emak Karya Daoed Joesoef Nikmah, Faridhatun
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe (1) the intrinsic element of Daoak Joesoef's Emak Karya novel, and (2) its relevance in learning. This research is a descriptive qualitative study with a novel content analysis method. The results showed that: (1) Structural analysis, the theme of the novel Emak is the story of the relationship of eternal affection between a child and mother, the plot used is a forward path, characterization in the Emak novel is divided into three namely protagonists, antagonists, and extras. The point of view used is the viewpoint of the third person as the main character. The background used is the setting of the place, time and atmosphere. The dominant language style used by authors is parerelism, metaphor, symbolic, paradox, and association. The mandate used is written from the contents of the novel; and (2) Relevance as teaching material for class X high school. 
Potret Masyarakat Pegaten dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari Berdasarkan Teori Kritik Sastra Marxis
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kausalitas pada klasifikasi kelas yang terjadi pada masyarakat Pegaten di novel ‘Kubah’ karya Ahmad Tohari. Analisis menggunakan teori kritik sastra Marxis yang menitikberatkan pada pengelompokan kelas-kelas masyarakat berdasarkan infrasutruktur dan superstrukturnya dalam karya sastra. Adapun paparan analisa meliputi: 1) analisis struktur kelas sosial masyarakat Pegaten menggunakan teori kritik sastra Marxis pada novel ‘Kubah’ berdasarkan paradigma hubungan kelas sosial pada masyarakat Pegaten dalam novel ‘Kubah’ yang mencakup (a) identifikasi latar sosial yang menjadi konteks terjadinya peristiwa dan (b) identifikasi kelas-kelas sosial; (2) hubungan kausalitas antar kelas pada novel ‘Kubah’ dengan menganalisis aktivitas sosial para tokoh; dan (3) dampak hubungan kausalitas antar kelas sosial pada masyarakat Pegaten. Berdasarkan analisis tersebut, akan ditemukan bentuk kelas sosial, ideologi kesadaran kelas, dan dampak positif dan negatif pada interaksi kelas atas dan kelas bawah masyarakat Pegaten.
NILAI KARAKTER PADA TINDAK TUTUR ILOKUSI ‎DALAM ANIMASI ADIT DAN SOPO JARWO
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter pada tindak tutur ilokusi yang terkandung di dalam percakapan antar tokoh animasi Adit dan Sopo Jarwo. Karakater yang baik dapat dicerminkan melalui tuturan yang baik pula, hal tersebut yang menjadi dasar peneliti melakukan penelelitian ini. Penelitian ini merupakan peneltian yang berjenis deskriptif kualitatif. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah percakapan antar tokoh dalam animasi Adit dan Sopo Jarwo yang merupakan sumber data yang berwujud dokumen. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simak dan catat. Model interaktif yang terdiri dari reduksi, penyajian, dan penarikan digunakan sebagai teknik analisis data. ‎Penelitian ini menemukan tindak tutur ilokusi yang terkandung di ‎dalamnya yaitu ilokusi asertif, direktif, ‎komisif, dan ekspresif. Ilokusi asertif yang ‎terkandung adalah ilokusi yang bermakna ‎menduga dan mengumumkan, ilokusi direktif, yaitu ‎makna memerintah, melarang, dan ‎menganjurkan, ilokusi komisif, bermakna menawarkan ‎dan berjanji, sedangkan ilokusi ekspresif ‎memiliki makna meminta maaf, memaafkan, ‎dan berterimakasih.‎ Nilai karakter yang ditemukan dalam tindak tutur ilokusi dialog antar tokoh adalah enam nilai karakter terkandung di ‎dalam tindak tutur ilokusi percakapan antar ‎tokoh animasi Adit dan Sopo Jarwo ‎ditemukan enam nilai karakter baik. Keenam ‎nilai karakter tersebut, yaitu peduli sosial, ‎disiplin, cinta damai, tanggung jawab, religius, ‎dan toleransi. ‎berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tuturan yang baik akan mengandung karakter yang baik pula. Untuk itu, bagi orang tua dan pendidik tontonan layak anak yang mendidik sangat penting bagi pembentukan karakter.

Page 1 of 2 | Total Record : 16