cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2017): December 2017" : 10 Documents clear
Asupan Cairan dan Vitamin C dengan Tingkat Kecemasan pada Atlet Sepak Bola di Yogyakarta Afriani, Yuni; Puspaningtyas, Desty Ervira; Mahfida, Silvi Lailatul; Kushartanti, Wara; Farmawati, Arta
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12147

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan asupan cairan dan vitamin C dengan kondisi kecemasan atlet sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, desain cross-sectional, dilakukan bulan Mei-Juni 2014 di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Indonesia. Subjek penelitian ini adalah 10 atlet sepak bola dari UGM dan 11 atlet sepak bola dari UNY. Data asupan cairan dan vitamin C dilihat dengan wawancara menggunakan form SQFFQ. Kondisi kecemasan atlet diukur dengan kuesioner kecemasan yang dimodifikasi dari State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Data dianalisis menggunakan software statistik. Hasil : Rata-rata asupan cairan pada atlet sepak bola UGM  adalah 2.930,92 ± 1.249,26 ml. Asupan vitamin C pada atlet sepak bola UGM adalah 112,33 ± 212,38 mg. Skor kecemasan dari atlet sepak bola UGM adalah 26,9 ± 7,18. Tidak ada hubungan yang signifikan pada asupan cairan dan vitamin C dengan kecemasan pada atlet UGM (p>0,05). Sedangkan rata-rata asupan cairan pada atlet sepak bola UNY adalah 3.250,32 ± 1.055,53 ml. Asupan vitamin C atlet adalah 19,93 ± 12,9 mg. Rata-rata skor kecemasan dari atlet sepak bola UNY adalah 26,18 ± 2,52. Tidak ada hubungan yang signifikan pada skor kecemasan dengan asupan cairan dan vitamin C pada atlet sepak bola UNY (p>0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan pada asupan cairan dan vitamin C dengan skor kecemasan atlet sepak bola di Yogyakarta. The aims of the reseach is correlation between fluid intake and vitamin C with anxiety condition of soccer athletes in Yogyakarta is the objects of this study.This was an observational study with cross-sectional design. This research was conducted on May-June 2014 at Yogyakarta State University Stadium (UNY) Indonesia. The subjects of this study were 10 soccer athletes from UGM and 11 soccer athletes from UNY. Data of fluid intake and vitamin C were seen by interview using SQFFQ form. The athlete's anxiety condition was measured by a modified anxiety questionnaire from the State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Data were analyzed using statistical software.Result: The average fluid intake in UGM soccer athletes is 2,930.92 ± 1,249.26 ml. Vitamin C intake in UGM soccer athletes is 112.33 ± 212.38 mg. Anxiety score from UGM soccer athletes is 26.9 ± 7.18. There was no significant association between fluid intake and vitamin C with anxiety in UGM athletes (p> 0.05). While the average fluid intake in soccer athletes of UNY is 3,250.32 ± 1055,53 ml. Vitamin C intake of athletes was 19.93 ± 12.9 mg. The average anxiety score of a soccer athletes of UNY is 26.18 ± 2.52. There was no significant association in anxiety scores with fluid intake and vitamin C in soccer athletes of UNY (p> 0.05).There is no significant correlation of fluid intake and vitamin C with anxiety scores of soccer athletes in Yogyakarta.
Efektivitas Terapi dengan Pemberian Teknik Dasar Futsal untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Tuna Grahita Ringan Budiyanto, Ricky Teguh; Setiowati, Anies; Sugiarto, Sugiarto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi dengan pemberian teknik dasar futsal untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar pada tuna grahita ringan. Metode penelitian menggunakan pre-experimental dengan one group pretest posttest design. Variabel penelitian yaitu (1) variabel bebas: pemberian latihan teknik dasar futsal. (2) variabel terikat: keterampilan motorik kasar. Populasi berjumlah 12 orang dengan menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh 12 sampel. Instrumen Penelitian menggunakan Tes keterampilan gerak dasar. Loncat tanpa Awalan, Dribbling zig-zag Run, zig-zag Run. Penelitian dilakukan pada 10 Maret 2017 sampai 17 April 2017. Teknik analisis data diperoleh dengan peogram SPSS versi 16. Hasil tes keterampilan gerak dasar meloncat tanpa awalan mempunyai nilai p=0.000. Dribbling zig-zag run p=0.000. zig-zag run p=0.002, semua data tersebut mempunyai nilai p<0.05 sehingga data perbedaan yang signifikan dari hasil tes keterampilan gerak dasar sebelum dan sesudah di beri perlakuan.aSimpulan penelitian adalah pemberian latihan teknik dasar futsal efektif meningkatkan keterampilan motorik kasar pada tuna grahita ringan. Saran yang diberikan yaitu inovasi dalam pemberian materi pembelajaran gerak sangat diperlukan agar tujuan pengembangan motorik kasar anak tuna grahita dapat tercapai.The purpose of this research is to know the effectiveness of therapy with the giving of futsal basic technique to improve the crude motor skills in the lightweight mentality. The research method used pre-experimental with one group pretest posttest design. The research variables are (1) independent variable: giving of futsal basic technique. (2) the dependent variable: rough motor skills. Population amounted to 12 people by using total sampling technique so that obtained 12 samples. Research Instruments using Basic Motion Tests. Skip without Prefix, Dribbling zig-zag Run, zig-zag Run. The study was conducted on March 10, 2017 until April 17, 2017. Data analysis techniques obtained with peogram SPSS version 16. The test results of basic motion skills to jump without prefix has a value of p = 0.000. Dribbling zig-zag run p = 0.000. zig-zag run p = 0.002, all data have p value <0.05 so that data significant difference from result of basic motion skill test before and after given treatment. a conclusion of research is giving technique of futsal basic technique effective to improve motor skill roughness in tuna grahita light. Suggestions given are innovations in the provision of learning materials of motion is necessary for the purpose of motor development rough kid tuna grahita can be achieved.
Hubungan antara Fleksibilitas Otot Perut dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang dalam Senam Artistik Jamilah, Geuis; Nugraheni, Wening
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fleksibilitas otot perut dengan keterampilan gerak dasar kayang dalam senam artistik pada mahasiswa PJKR Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Metode yang digunakan jenis metode penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa PJKR berjumlah 48 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis person product moment. Hasil penelitian menunjukkan thitung= 0,0678<2,021 ttabel, maka tidak ada hubungan.Maka Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara fleksibilitas otot perut  dengan keterampilan gerak dasar kayang dalam senam artistik. Besarnya konstribusi sebesar 1% dan sisanya 99% ditentukan oleh variabel lain.The aim of the study is to know the relation of abdominal muscle and the basic motion of kayang at gymnastic for physical education students of Muhammadiyah University Sukabumi. Kuantatife methode and corellation used for methods of this study. 48 students use for the sample and the data analyze used peson product moment. The result of the study showed  thitung= 0,0678<2,021 ttabel, its mean no significant correlation. There is no significant correlation between flexibility of abdominal muscles and the basic motion of Kayang. The  contribution 1% and 99% determinant by other variables. 
Towing Engine dari Mesin Scooter Bekas dalam Olahraga Paralayang Subiyono, Hadi Setyo; Sahri, Sahri
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12144

Abstract

Tujuan penelitian untuk untuk merancang media towing Paralayang menggunakan mesin Scooter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research). Pengidentifikasian dan analisis kebutuhan untuk perancangan model towing engine dari mesin Scooter dilakukan pada penelitian tahap I, yaitu dengan perancangan prototype dan pengembangan model towing engine dari mesin scooter. Pada tahap II dilakukan penerapan dan eksperimentasi penerapan uji produk model towing engine secara keseluruhan. Pada tahap III dilakukan penggandaan produk towing engine dari pengembangan dan perancangan towing engine Scooter. Langkah-langkah perencanaan dalam perancangan mesin ini adalah: (1) Menyiapkan gambar skema kelistrikan. (2) Menyiapkan peralatan dari komponen yang telah dibeli sesuai perencanaan. (3) Pengadaan komponen mekanik dan elektrik yang diperlukan. Langkah-langkah perakitan dan pengujian perencanaan dalam perancangan mesin komponen ini adalah: (1) Pengujian Sistem dan proses kerjanya, (2) Pengujian beberapa hasil dari benda kerja, (3) Pengujian penyimpangan terhadap waktu pengerjaan, dan perakitan seluruh komponen. The objective of this research is to design Paralayang towing media using Scooter machine. This research is a research development (developmental research). The identification and requirement analysis for the design of the towing engine model of the Scooter engine is done in the first phase of the research, which is by designing the prototype and developing the towing engine model of the scooter machine. In the second phase, implementation and experimentation of test model application of towing engine as a whole is applied. In stage III, there is doubling of the towing engine product from the development and design of Scooter towing engine. The planning steps in the design of this machine are: (1) Preparing the image of the electrical scheme. (2) Prepare equipment from components that have been purchased as planned. (3) Procurement of mechanical and electrical components required. The steps of assembling and testing of planning in designing of machine of this component are: (1) Testing System and its work process, (2) Testing some result from workpiece, (3) Testing deviation to time of work, and assembling all components.
Identifikasi Tingkat Konsumsi Air dan Status Dehidrasi Atlet Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Semarang Ulvie, Yuliana Noor Setiawati; Kusuma, Hapsari Sulistya; Agusty, Ritalia
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12146

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat konsumsi air dan status dehidrasi atlet pencak silat Tapak Suci kota Semarang. Penelitian ini menggambarkan tingkat konsumsi air dan status dehidrasi atlet pencak silat Tapak Suci kota Semarang. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran tingkat konsumsi air dengan menggunakan recall 24 jam dan pengukuran status dehidrasi dengan parameter warna urin. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan anggota pencak silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah kota Semarang yang berjumlah 25 orang, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 23 orang (92%) atlet mengalami dehidrasi ringan berdasarkan parameter pengukuran dehidrasi menggunakan warna urin. Ditemukan 22 orang (88,0%) atlet yang mengkonsumsi air dalam kategori defisit dengan rata-rata konsumsi air sebanyak 68% atau sebanyak 2,3 liter dalam sehari.The purpose of this research is to know the description of water consumption level and dehydration status of martial arts athletes of Tapak Suci Semarang city. This study describes the level of water consumption and dehydration status. The method used is to measure the level of water consumption by using a 24-hour recall and measurement of dehydration status with urine color parameters. The population of this study is the total members of Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Semarang, which is 25 people, the sample in this study is the entire population. The results showed that 23 (92%) athletes were mildly dehydrated based on dehydration measurement parameters using urine color. Found 22 people (88.0%) athletes who consume water in the deficit category with an average water consumption of 68% or as much as 2.3 liters a day
Identifikasi Tingkat Konsumsi Air dan Status Dehidrasi Atlet Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Semarang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12146

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat konsumsi air dan status dehidrasi atlet pencak silat Tapak Suci kota Semarang. Penelitian ini menggambarkan tingkat konsumsi air dan status dehidrasi atlet pencak silat Tapak Suci kota Semarang. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran tingkat konsumsi air dengan menggunakan recall 24 jam dan pengukuran status dehidrasi dengan parameter warna urin. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan anggota pencak silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah kota Semarang yang berjumlah 25 orang, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 23 orang (92%) atlet mengalami dehidrasi ringan berdasarkan parameter pengukuran dehidrasi menggunakan warna urin. Ditemukan 22 orang (88,0%) atlet yang mengkonsumsi air dalam kategori defisit dengan rata-rata konsumsi air sebanyak 68% atau sebanyak 2,3 liter dalam sehari.The purpose of this research is to know the description of water consumption level and dehydration status of martial arts athletes of Tapak Suci Semarang city. This study describes the level of water consumption and dehydration status. The method used is to measure the level of water consumption by using a 24-hour recall and measurement of dehydration status with urine color parameters. The population of this study is the total members of Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Semarang, which is 25 people, the sample in this study is the entire population. The results showed that 23 (92%) athletes were mildly dehydrated based on dehydration measurement parameters using urine color. Found 22 people (88.0%) athletes who consume water in the deficit category with an average water consumption of 68% or as much as 2.3 liters a day
Asupan Cairan dan Vitamin C dengan Tingkat Kecemasan pada Atlet Sepak Bola di Yogyakarta
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12147

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan asupan cairan dan vitamin C dengan kondisi kecemasan atlet sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, desain cross-sectional, dilakukan bulan Mei-Juni 2014 di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Indonesia. Subjek penelitian ini adalah 10 atlet sepak bola dari UGM dan 11 atlet sepak bola dari UNY. Data asupan cairan dan vitamin C dilihat dengan wawancara menggunakan form SQFFQ. Kondisi kecemasan atlet diukur dengan kuesioner kecemasan yang dimodifikasi dari State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Data dianalisis menggunakan software statistik. Hasil : Rata-rata asupan cairan pada atlet sepak bola UGM  adalah 2.930,92 ± 1.249,26 ml. Asupan vitamin C pada atlet sepak bola UGM adalah 112,33 ± 212,38 mg. Skor kecemasan dari atlet sepak bola UGM adalah 26,9 ± 7,18. Tidak ada hubungan yang signifikan pada asupan cairan dan vitamin C dengan kecemasan pada atlet UGM (p0,05). Sedangkan rata-rata asupan cairan pada atlet sepak bola UNY adalah 3.250,32 ± 1.055,53 ml. Asupan vitamin C atlet adalah 19,93 ± 12,9 mg. Rata-rata skor kecemasan dari atlet sepak bola UNY adalah 26,18 ± 2,52. Tidak ada hubungan yang signifikan pada skor kecemasan dengan asupan cairan dan vitamin C pada atlet sepak bola UNY (p0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan pada asupan cairan dan vitamin C dengan skor kecemasan atlet sepak bola di Yogyakarta. The aims of the reseach is correlation between fluid intake and vitamin C with anxiety condition of soccer athletes in Yogyakarta is the objects of this study.This was an observational study with cross-sectional design. This research was conducted on May-June 2014 at Yogyakarta State University Stadium (UNY) Indonesia. The subjects of this study were 10 soccer athletes from UGM and 11 soccer athletes from UNY. Data of fluid intake and vitamin C were seen by interview using SQFFQ form. The athlete's anxiety condition was measured by a modified anxiety questionnaire from the State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Data were analyzed using statistical software.Result: The average fluid intake in UGM soccer athletes is 2,930.92 ± 1,249.26 ml. Vitamin C intake in UGM soccer athletes is 112.33 ± 212.38 mg. Anxiety score from UGM soccer athletes is 26.9 ± 7.18. There was no significant association between fluid intake and vitamin C with anxiety in UGM athletes (p 0.05). While the average fluid intake in soccer athletes of UNY is 3,250.32 ± 1055,53 ml. Vitamin C intake of athletes was 19.93 ± 12.9 mg. The average anxiety score of a soccer athletes of UNY is 26.18 ± 2.52. There was no significant association in anxiety scores with fluid intake and vitamin C in soccer athletes of UNY (p 0.05).There is no significant correlation of fluid intake and vitamin C with anxiety scores of soccer athletes in Yogyakarta.
Efektivitas Terapi dengan Pemberian Teknik Dasar Futsal untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Tuna Grahita Ringan
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi dengan pemberian teknik dasar futsal untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar pada tuna grahita ringan. Metode penelitian menggunakan pre-experimental dengan one group pretest posttest design. Variabel penelitian yaitu (1) variabel bebas: pemberian latihan teknik dasar futsal. (2) variabel terikat: keterampilan motorik kasar. Populasi berjumlah 12 orang dengan menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh 12 sampel. Instrumen Penelitian menggunakan Tes keterampilan gerak dasar. Loncat tanpa Awalan, Dribbling zig-zag Run, zig-zag Run. Penelitian dilakukan pada 10 Maret 2017 sampai 17 April 2017. Teknik analisis data diperoleh dengan peogram SPSS versi 16. Hasil tes keterampilan gerak dasar meloncat tanpa awalan mempunyai nilai p=0.000. Dribbling zig-zag run p=0.000. zig-zag run p=0.002, semua data tersebut mempunyai nilai p0.05 sehingga data perbedaan yang signifikan dari hasil tes keterampilan gerak dasar sebelum dan sesudah di beri perlakuan.aSimpulan penelitian adalah pemberian latihan teknik dasar futsal efektif meningkatkan keterampilan motorik kasar pada tuna grahita ringan. Saran yang diberikan yaitu inovasi dalam pemberian materi pembelajaran gerak sangat diperlukan agar tujuan pengembangan motorik kasar anak tuna grahita dapat tercapai.The purpose of this research is to know the effectiveness of therapy with the giving of futsal basic technique to improve the crude motor skills in the lightweight mentality. The research method used pre-experimental with one group pretest posttest design. The research variables are (1) independent variable: giving of futsal basic technique. (2) the dependent variable: rough motor skills. Population amounted to 12 people by using total sampling technique so that obtained 12 samples. Research Instruments using Basic Motion Tests. Skip without Prefix, Dribbling zig-zag Run, zig-zag Run. The study was conducted on March 10, 2017 until April 17, 2017. Data analysis techniques obtained with peogram SPSS version 16. The test results of basic motion skills to jump without prefix has a value of p = 0.000. Dribbling zig-zag run p = 0.000. zig-zag run p = 0.002, all data have p value 0.05 so that data significant difference from result of basic motion skill test before and after given treatment. a conclusion of research is giving technique of futsal basic technique effective to improve motor skill roughness in tuna grahita light. Suggestions given are innovations in the provision of learning materials of motion is necessary for the purpose of motor development rough kid tuna grahita can be achieved.
Hubungan antara Fleksibilitas Otot Perut dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang dalam Senam Artistik
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fleksibilitas otot perut dengan keterampilan gerak dasar kayang dalam senam artistik pada mahasiswa PJKR Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Metode yang digunakan jenis metode penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa PJKR berjumlah 48 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis person product moment. Hasil penelitian menunjukkan thitung= 0,06782,021 ttabel, maka tidak ada hubungan.Maka Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara fleksibilitas otot perut  dengan keterampilan gerak dasar kayang dalam senam artistik. Besarnya konstribusi sebesar 1% dan sisanya 99% ditentukan oleh variabel lain.The aim of the study is to know the relation of abdominal muscle and the basic motion of kayang at gymnastic for physical education students of Muhammadiyah University Sukabumi. Kuantatife methode and corellation used for methods of this study. 48 students use for the sample and the data analyze used peson product moment. The result of the study showed  thitung= 0,06782,021 ttabel, its mean no significant correlation. There is no significant correlation between flexibility of abdominal muscles and the basic motion of Kayang. The  contribution 1% and 99% determinant by other variables. 
Towing Engine dari Mesin Scooter Bekas dalam Olahraga Paralayang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 7, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v7i2.12144

Abstract

Tujuan penelitian untuk untuk merancang media towing Paralayang menggunakan mesin Scooter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research). Pengidentifikasian dan analisis kebutuhan untuk perancangan model towing engine dari mesin Scooter dilakukan pada penelitian tahap I, yaitu dengan perancangan prototype dan pengembangan model towing engine dari mesin scooter. Pada tahap II dilakukan penerapan dan eksperimentasi penerapan uji produk model towing engine secara keseluruhan. Pada tahap III dilakukan penggandaan produk towing engine dari pengembangan dan perancangan towing engine Scooter. Langkah-langkah perencanaan dalam perancangan mesin ini adalah: (1) Menyiapkan gambar skema kelistrikan. (2) Menyiapkan peralatan dari komponen yang telah dibeli sesuai perencanaan. (3) Pengadaan komponen mekanik dan elektrik yang diperlukan. Langkah-langkah perakitan dan pengujian perencanaan dalam perancangan mesin komponen ini adalah: (1) Pengujian Sistem dan proses kerjanya, (2) Pengujian beberapa hasil dari benda kerja, (3) Pengujian penyimpangan terhadap waktu pengerjaan, dan perakitan seluruh komponen. The objective of this research is to design Paralayang towing media using Scooter machine. This research is a research development (developmental research). The identification and requirement analysis for the design of the towing engine model of the Scooter engine is done in the first phase of the research, which is by designing the prototype and developing the towing engine model of the scooter machine. In the second phase, implementation and experimentation of test model application of towing engine as a whole is applied. In stage III, there is doubling of the towing engine product from the development and design of Scooter towing engine. The planning steps in the design of this machine are: (1) Preparing the image of the electrical scheme. (2) Prepare equipment from components that have been purchased as planned. (3) Procurement of mechanical and electrical components required. The steps of assembling and testing of planning in designing of machine of this component are: (1) Testing System and its work process, (2) Testing some result from workpiece, (3) Testing deviation to time of work, and assembling all components.

Page 1 of 1 | Total Record : 10