cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
PEMANFAATAN ISOLASI RESIN EPOKSI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENYALURAN ENERGI LISTRIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK HIDROFOBIK Kartono, R; Harlanu, M; Suryanto, Agus
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i1.5546

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium terhadap bahan isolasi resin epoksi jenis DGEBA berbahan pengeras MPDA dengan bahan pengisi pasir silika dicampur silicon rubber, yang terkontaminasi polutan buatan dan perlakuan bervariasi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang pemakaian tenaga listriknya kebanyakan berada dipesisir pantai. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya Nilai ESDD semakin naik seiring dengan kenaikan volume (lama) penyemprotan karena semakin banyak volume polutan yang disemprotkan maka semakin banyak pula yang menempel pada permukaan isolator. Selanjutnya bahwa kinerja sudut hidrofobik sangat ditentukan oleh persentase filler. Setiap kenaikan persentase filler sebesar 10 % akan cenderung diikuti kenaikan sudut hidrofobik bahan atau bisa dikatakan mampu memperbaiki hidrofobik bahan sebesar 5,62860 lebih signifikan dibandingkan dengan penurunan sudut yang hanya 0,6660 terjadi akibat dari kenaikan ESDD sebesar 0,001 mg/cm2.
PENCARIAN RUTE TERPENDEK DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DEPTH FIRST, BREATH FIRST DAN HILL CLIMBING (STUDY COMPARATIVE) Pribadi, Feddy Setio; Mulwinda, Anggraini
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i1.5519

Abstract

Abstrak. Pencarian rute terpendek saat melakukan perjalanan merupakan hal yang perlu dilakukan selain menemukan kota tujuan. Alasan pencarian rute terpendek adalah meringkas perjalanan dan menghemat biaya perjalanan. Persolan lain dalam melakukan perjalanan yang efektif adalah penelusuran kota yang dilakukan oleh seorang sales, dimana seorang sales tersebut harus mengunjungi beberapa tempat untuk mendistribusikan barang, sehingga dia hanya akan sekali singgah di tempat tersebut sampai tempat terakhir yang akan dituju tercapai hingga kembali ke tempat asal. Algoritma pencarian (searching algorithm) yang mendasari kerja dari software atau situs banyak modelnya, akan tetapi kefektifan suatu algortima pencarian dalam menemukan rute atau tujuan tergantung pada proses atau langkah-langkah yang di berikan oleh algortima itu sendiri, sehingga ada algoritma tertentu yang sesuai untuk penacrian rute terpendek ada juga algoritma tertentu yang sesuai untuk pencarian perjalanan yang paling efeftif dan efisien. Dalam menemukan rute yang efektif dan efisien diperlukan suatu penerapan algortima pencarian yang tepat sehingga rute yang disarankan akan benar-benar menjadi rute yang terbaik. Penelitian ini akan memfokuska pada penerapan 3 algoritma pencarian rute yang diterapkan pada dua persoalan yaitu penentuan rute terpendek dan Traveling Salesman Problem. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Algoritma terbaik untuk mendapatkan rute terpendek dan paling efektif yang diterapkan pada jalur transportasi yang tersedia adalah Algoritma Breadth First dan Algoritma Hill Climbing Algoritma untuk mendapatkan titik – titik kota yang paling optimal untuk disinggahi ketika melakukan perjalanan dari kota asal ke kota tujuan adalah Algortima Depth First.
PEMBUATAN TINTA PRINTER DENGAN PIGMEN ORGANIK BERBAHAN DASAR SAMPAH DAUN Wiguna, Pradita Ajeng; Susanto, Susanto
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5247

Abstract

Waste became one of the unresolved issues in the society. One of the abundant number of waste is organic waste in the form of leaves. The high production of leaf litter on the environment are demanding alternative ways of handling the creative and innovative products useful. An attempt was made is the use of leaf litter as organic color pigments for ink printers. Manufacture of pigments made by reducing the leaf litter to form a homogeneous carbon powder that is burning leaf litter under conditions of low oxygen and then do a simple mixing process with other materials ink makers. The resulting ink tested of transmittance by varying the mass of carbon namely from 1 to 6 grams, the results indicate that the more carbon, the intensity of their light mass is getting low. At the time of adsorbtion rate test showed that carbon ink has almost the same velocity with the type of ink that is circulating in the market, i.e. 1.04 mm/s. Additionally carbon inks have dried faster speed compared to the existing inks on the market, i.e. the ratio of 106: 129 seconds. In the test performance of carbon ink on the printer shows the results that more black and smooth so that appropriate if applied as an inkjet printer.
ANALISIS SEKUEN GEN GLUTATION PEROKSIDASE (GPX1) SEBAGAI DETEKSI STRES OKSIDATIF AKIBAT INFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS Yuniastuti, Ari; Susanti, R.
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i2.5569

Abstract

Glutation merupakan antioksidan yang berperan dalam fungsi imun, dan diekspresikan secara genetik oleh urutan gen yang membentuk protein enzim Glutation Peroxidase (GPx1). Bila ekspresi gen berubah maka terjadi perubahan fungsi glutation dan kerentanan terhadap stress oksidatif. Metode yang digunakan adalah Kasus-kontrol. Sampel yang digunakan adalah sampel darah. Kelompok kasus adalah sampel darah pasien tuberkulosis paru sedangkan kelompok kontrol adalah sampel darah orang sehat. Pemeriksaan gen Glutation peroxidase (GPx1) menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk melihat pita DNA pada pasien tuberkulosis par serta elektroforesis produk PCR-RFLP gen GPx1 kelompok sampel tuberkulosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara polimorfisme gen GPx1 (p=0,365) pasein tuberkulois dengan individu sehat, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat deteksi kerentanan terhadap stress oksidatif pada pasien tuberkulosis. Perlu penelitian lanjutan yang menggunakan sampel lebih besar dan populasi etnik yang berbeda.
TEKANAN DAN TEGANGAN GESEK ALIRAN SUPERKRITIK DI DASAR SALURAN CURAM Sutopo, Yeri
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i2.5537

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) tersedianya hasil analisis tegangan gesek aliran di dasar saluran curam yang berkemiringan 13° dan 20°; dan (2) tersedianya hasil analisis tekanan aliran di dasar saluran curam yang berkemiringan 13° dan 20°.Nilai tegangan gesek τ pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 13° serta debit aliran sebesar 9,5 l/s adalah 157,2 N/m 0 . Nilai tegangan gesek τ 0 2 pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 13° serta debit aliran sebesar 11,4 l/s adalah 157,69 N/m 2 . Nilai tegangan gesek τ pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 13° serta debit aliran sebesar 20,9 l/s adalah 158,07 N/m 2 . Nilai tegangan gesek τ pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 20° serta debit aliran sebesar 9,5 l/s adalah 164,0219 N/m 0 . Nilai tegangan gesek τ pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 20° serta debit aliran sebesar 11,4 l/s adalah 171,8636N/m 0 . nilai tegangan gesek τ 0 2 pada sudut kemiringan dasar flum atau talang sebesar 20° serta debit aliran sebesar 20,9 l/s adalah 235,9513 N/m p di dasar saluran curam atau 0 mm adalah positif, yaitu antara nilai +9,81 sampai dengan =31,2 N/m 2 . nilai tekanan h ; sementara itu, pada posisi di atas dasar yaitu antara +1 mm nilai tekanan adalah negatif, yaitu antara nilai -78,48 sampai dengan -198,4 N/m . Nilai tekanan uap air atau p pada suhu 5°C adalah 1177,2 N/m v 2 2 , sedangkan pada suhu 10°C adalah 2452,5 N/m . Dengan demikian semua nilai tekanan di dasar aliran lebih kecil dibandingkan tekanan uap air atau 2 p > p . Berdasarkan dua kondisi yaitu tegangan gesek τ dan tekanan di dasar aliran 0 h v h 0 p , dapat dikatakan bahwa erosi di dasar saluran yang mempunyai kemiringan dasar antara 13° sampai dengan 20°, serta debit antara 9,5 l/s sampai dengan 20,9 l/s diduga selalu terjadi. 2 2
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS TABLET PC (PERSONAL COMPUTER) SEBAGAI PENENTU STATUS GIZIGIZI Suryanto, Agus
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i1.5560

Abstract

Penelitian ini mencoba merancang suatu aplikasi sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk menentukan status gizi seseorang. Sistem yang dirancang ini berbasis Tablet PC. Hal ini dilakukan karena ukuran Tablet PC yang relatif kecil sehingga dapat dengan mudah dibawah kemana saja (mobile). Hingga saat ini telah banyak masyarakat umum yang menggunakan Tablet PC untuk menunjang kebutuhannya sehari-hari. Tujuan yang ingin diperoleh melalui penelitian ini adalah : 1).Membangun aplikasi pendukung keputusan berbasis Tablet PC untuk menentukan status gizi seseorang. 2). Ingin membuat aplikasi pendukung keputusan berbasis Tablet PC untuk menentukan status gizi seseorang yang sifatnya portable, bisa digunakan setiap saat dan oleh siapa saja penggunanya. Langkah kerja dari pembuatan aplikasi adalah peneliti membuat aplikasi dari suatu bahasa pemrograman Java. Pada proses ini yang dilakukan adalah membuat sebuah project Android yang di dalamnya terdapat source code, resource files dan Android manifest file. Proses penulisan source code dilakukan dengan bantuan software IDE (Integrated Development Environment) Eclipse. Hasil yang diperoleh menunjukkan terciptanya perangkat lunak (software) aplikasi pendukung keputusan berbasis Tablet PC untuk menentukan status gizi.
MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DAN SURYA SKALA KECIL UNTUK DAERAH PERBUKITAN Isdiyarto, Isdiyarto; Ananta, Henry; Purbawanto, Sugeng
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5422

Abstract

Energi terbarukan yang terdapat di Propinsi Jawa Tengah khususnya di daerah perbukitan kota Semarang dengan potensi cukup besar dan sesuai karakteristik sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan, murah dan ramah lingkungan salah satunya adalah energi angin yang dikonversi menjadi tenaga listrik menggunakan generator listrik yang digerakkan kincir angin. Potensi energi cahaya matahari di daerah tropis juga sangat besar dan dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan piranti sel surya yang bekerja berdasarkan efek photovoltaic. Dengan menyatukan dua kekuatan sumber energi terbarukan tersebut melalui pembangkit listrik sistem hibrid dapat dihasilkan energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga yang murah dan ramah lingkungan.
APLIKASI GOODNESS OF-FIT TEST KOLMOGOROVSMIRNOV (K-S) UNTUK PENGUJIAN WAKTU TUNGGU KECELAKAAN PESAWAT TERBANG Dwidayati, Nurkaromah
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i2.5533

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana prosedur untuk menguji kesesuaian himpunan observasi yang diasumsikan berasal dari distribusi Eksponensial? dan (2) bagaimana perluasan fasilitas komputasi dan analisis yang berkaitan dengan pengujian waktu tunggu untuk kecelakaan fatal dari pesawat terbang ? Bahan atau materi penelitian ini adalah berbagai hasil penelitian para pakar yang telah dipublikasikan di berbagai media (jurnal, internet, perpustakaan maupun korespondensi secara langsung). Untuk menganalisis hasil penelitian, dikaji secara deduktif-analitis, berdasar kajian hasil penelitian sebelumnya, definisi, asumsi dan teorema-teorema yang telah ada. Hasil analisis data diasosiasikan dengan waktu tunggu untuk kecelakaan pesawat terbang yang diperoleh dari NTSB (National Transportation Safety Board) untuk aplikasi prosedur yang telah ditentukan. Berdasar hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan (1) prosedur untuk menguji kesesuaian himpunan observasi yang diasumsikan berasal dari distribusi Eksponensial adalah dengan memodifikasi uji K-S dan (2) perluasan fasilitas komputasi dan analisis yang berkaitan dengan pengujian waktu tunggu untuk kecelakaan fatal dari pesawat terbang untuk prosedur yang telah ditentukan dikerjakan dengan bantuan software Excel dan SPSS. Waktu antar kejadian kecelakaan fatal pada skedul penerbangan armada besar di USA (1983-1998) mengikuti distribusi eksponensial, sedangkan untuk armada kecil tidak mengikuti distribusi eksponensial. Dengan demikian waktu antar kejadian kecelakaan fatal pada skedul penerbangan armada kecil di USA (1983-1998) tidak memperlihatkan sifat ”forgetfulness”, sedangkan untuk armada besar memperlihatkan sifat tersebut. Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan untuk mengembangkan prosedur uji kebaikan secara umum, mengingat bahwa waktu tunggu kecelakaan pesawat terbang tidak selalu mengikuti distribusi eksponensial sebagaimana diasumsikan.
PERBANYAKAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (NEP) PADA BERBAGAI MEDIA BUATAN ENTOMOPATHOGENIC NEMATODES (ENPS) REARING ON VARIOUS ARTIFICIAL CULTURE MEDIA Indriyanti, Dyah Rini; Awalliyah, Nurul Fitria; Widiyaningrum, Priyantini
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i2.5393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perkembangbiakan nematoda entomopatogen pada berbagai media buatan. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, tujuh perlakuan dan lima ulangan. Tujuh perlakuan media yaitu media A(tepung kedelai), B (hati ayam), C (dog food), D (campuran hati ayam dan tepung kedelai 1:1), E (campuran tepung kedelai dan dog food 1:1), F (hati ayam dan dog food 1:1) dan G (campuran tepung kedelai, hati ayam dan dog food 1:0,5:0,5). Sebanyak 1,2 x 10 JI/ml di biakkan pada setiap media rearing selama empat minggu. Populasi NEP diamati setiap minggu. Hasil menunjukkan media terbaik untuk perbanyakan NEP adalah media E (campuran tepung kedelai dan dog food) dengan populasi tertinggi 3,5 x 10 3 JI/ml. media E mengandung karbohidrat 1,27%, protein 1,52% dan lipid 1,09%.
RANCANG BANGUN SISTEM GROUNDING UNTUK PENGEMBANGAN LABORATORIUM FISIKA UNNES SEMARANG Mosik, Mosik; Supriyadi, Supriyadi; Susilo, Susilo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i2.5551

Abstract

Hambatan tanah yang rendah sangat diperlukan untuk mengantisipasi arus balik sehingga dapat langsung di ketanahkan. Penelitian awal dilakukan dengan observasi lapangan untuk memetakan komposisi nilai hambat jenis (resisitivitas) tanah di depan lab Fisika menggunakan peralatan geolistrik dengan konfigurasi Wenner. Dengan menggunakan software pengolah data Res2DINV diperoleh model sismilasi irisan nilai hambat jenis (resisitivitas) tanah dalam variasi kedalaman. Hasil pengukuran geolistrik kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk penentuan penananman elektrode batang tunggal sebagai bagian utama dari system pentanahan (grounding). Pengujian hambatan tanah dilakukan dengan cara mengebor tanah guna pengaturan kedalaman tanam elektrode batang tersebut setiap penambahan kedalaman 0,5 m. Pengukuran hambatan tanah menggunakan peralatan ukur analog earth resistance tester. Hasil yang diperoleh menunjukkan kecenderungan bahwa makin dalam penanaman elektroda batang tunggal nilai hambatan tanahnya makin kecil.

Page 4 of 56 | Total Record : 560


Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue