cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Phone
+6281219015178
Journal Mail Official
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung Jalan ZA Pagar Alam No.26 Labuhan Ratu Bandar Lampung 35142
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 20873832     EISSN : 30891965     DOI : http://dx.doi.org/10.36448
Core Subject : Engineering,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Teknik Mesin : Desain dan Inovasi, Manufaktur dan Produksi, Material dan Struktur Mekanis, Sistem Energi dan Termal, Robotik dan OtomasiRekayasa Sistem dan Mekatronik: Jurnal Teknik Mesin menyoroti integrasi teknologi mekanik dengan sistem elektronik dan komputer, termasuk dalam konteks mekatronik dan sistem kontrol. Setiap artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Teknik Mesin telah melalui proses peninjauan sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas, validitas, dan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini ditujukan bagi para peneliti, akademisi, insinyur, dan profesional yang tertarik pada perkembangan terkini dan inovasi dalam bidang teknik mesin. Melalui publikasi ini, para kontributor dapat berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam upaya untuk memajukan bidang teknik mesin secara global.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018): april" : 6 Documents clear
ANALISA KEKERASAN BAJA KARBON AISI 1045 SETELAH MENGALAMI PERLAKUAN QUENCHING Bambang Pratowo; Ary Fernando
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.791 KB)

Abstract

Baja merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang industri permesinan dan konstruksi. Salah satu dari sekian banyak jenis baja adalah baja AISI 1045 yang tergolong dalam baja paduan karbon sedang yang banyak digunakan sebagai bahan utama pada mesin seperti gear, batang penghubung piston dan terutama poros pada kendaraan bermotor dan industri. Karakteristik baja dapat diubah dengan melakukan perlakuan panas, salah satunya adalah dengan metode quenching. Quenching dengan media pendingin tertentu dapat mempengaruhi sifat kekerasan dari baja AISI 1045 tersebut. Proses quenching pada penelitian ini menggunakan suhu 950°?? dengan waktu pemanasan 45 menit kemudian didinginkan secara cepat dengan berbagai media pendingin, Media pendingin yang digunakan dalam penelitian ini adalah air, oli dan air garam. Setelah dilakukan proses quenching, baja AISI 1045 dilakukan uji kekerasan. Hasil dari uji kekerasan pada baja AISI 1045 dengan media air garam memiliki nilai kekerasan terbesar yaitu sebesar 91,73 HRB, kemudian dengan media air memiliki nilai kekerasan sebesar 88,33 HRB dan dengan media oli memiliki nilai kekerasan sebesar 77,73 HRB dan raw matrial 65,40 HRB.
ANALISA PERLAKUAN PANAS PADA BAJA KARBON SEDANG SETELAH PROSES PENGELASAN DILIHAT DARI UJI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Rio Kristianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.222 KB)

Abstract

Pengujian bertujuan untuk mengetahui material baja carbon sedang pada proses Normalizing setelah dilakukan pekerjaan permesinan. Dimana pengujian ini membandingkan Proses perlakuan panas yang diberikan pada suatu logam dapat mempengaruhi sifat-sifat mekanik dari logam tersebut. Salah satu proses perlakuan panas yang dapat diberikan pada logam setelah dilakukan pekerjaan pengelasan yaitu proses Noemalizing. Proses Normalizing merupakan proses perlakuan panas terhadap logam dengan memanaskan logam tersebut pada temperatur tertentu, menahan pada temperatur tadi beberapa saat dan mendinginkan logam tadi dengan laju pendinginan yang sangat lambat. Proses perlakuan panas yang diberikan bertujuan untuk memperbaiki sifat mekanik dari logam. Ber-dasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pada baja karbon sedang setelah dilakukan pengerjaan permesianan dan mengalami proses Normalizing terhadap kekerasan dan struktur mikro yang dihasilkan. Pengujian ini merupakan pengujian ek-sperimental. Bahan yang digunakan yaitu baja karbon sedang, diberikan perlakuan pekerjaan pengelasan kemudian di proses Hardening pada variasi temperatur 650C, 750C dan 850C dengan holding time 30 menit. Selanjutnya dilakukan pengujian kekerasan dan pengamatan struktur mikro.
PERANCANGAN ALAT PEMIPIL JAGUNG Indra Surya; Tri Pujianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.654 KB)

Abstract

Jagung termasuk makanan setelah padi, jagung memiliki kandungan nilai gizi seperti karbohidrat, protein, dan kalori yang hampir sama dengan beras. Jagung selain digunakan sebagai bahan pangan juga dapat digunakan sebagai bahan baku industri dan pakan ternak. Tetapi dalam pengolahannya petani masih kesulitan karena masih terbatasnya kesediaan alat untuk memipil jagung.Maka diperlukan suatu alat untuk menunjang tersedianya jagung secara cepat setelah masa panen dan menunjang produktifitas jagung pada masa panen.Sehingga penulis merancang mesin pemipil jagung yang dapat membantu para petani yang sebelumnya pemipilan secara manual mengguanakan tangan sekarang sudah dapat memakai alat ini dengan baik dan meninggkatkan effisien waktu. Dari perancangan dan perhitungan, didapat mesin pemipil jagung menggunakan daya 1,3 HP.
SERAT PELEPAH PISANG DAN ECENG GONDOK SEBAGAI PENGUAT KOMPOSIT DENGAN VARIASI ARAH SERAT TERHADAP UJI TARIK DAN BENDING Kunarto Kunarto; Endi Ernawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.206 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu material pada hakikatnya terus berkembang seiring dengan memanfaatkan pengolahan bahan dan teknologi. Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dalam mendapatkan material baru adalah pemanfaatan bahan yang berasal dari tumbuhan atau organik. Salah satu material yang dapat terbuat dari bahan organik adalah komposit. Pohon pisang dan eceng gondok tumbuh dan tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia namun pemanfaatan sangat kecil bahkan banyak yang tidak dimanfaatkan sama sekali. Sedangkan serat pelepah pisang dan eceng gondok memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi bahan penguat komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara arah susunan serat terhadap kekuatan tarik dan lengkung (bending). Dalam penelitian ini serat pelepah pisang dan eceng gondok dilakukan perlakuan alkali 5% selama waktu 2 jam. Sedangkan resin yang digunakan adalah epoxy, dengan volume serat pelepah pisang 19%, serat eceng gondok 19%, dan resin 62% dengan variasi arah serat vertikal, horizontal dan silang. Pengujian komposit ini, menggunakan pengujian tarik dan bending. Dari hasil pengujian tarik tersebut diperoleh nilai kekuatan tarik maksimal terendah pada spesimen serat horizontal yaitu 159,0 N dan nilai kekuatan tarik maksimal tertinggi pada spesimen serat silang yaitu 941,9 N. Sedangkan nilai kekuatan bending maksimal terendah pada spesimen serat horizontal yaitu 52,6 N dan nilai kekuatan bending maksimal tertinggi pada spesimen serat silang yaitu 406,2 N. Hasil pengujian tarik dan bending tersebut menunjukkan bahwan penyusunan arah serat silang perupakan penyusunan yang paling optimal untuk mendapatkan kekuatan tarik dan kekuatan lengkung (bending)
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN INJECTOR TERHADAP UNJUK KERJA HONDA BEAT FI Riyan Kurniawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.797 KB)

Abstract

Saat ini berkembang teknologi EFI (electronic fuel injection) mesin sepeda motor untuk pada mesin sepeda motor untuk dapat meningkatkan prestasi mesin tanpa disadari semakin lama mesin digunakan dapat berpengaruh pada daya pada sepeda motor itu sendiri hal tersebut juga mempengaruhi dengan kinerja injector pada mesin berteknologi EFI injector berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar kesaluran masuk ( intex maifold ) biasanya sebelum katup masuk manum ada juga yang ke throttle body,Volume penyemprotan disesuaikan oleh waktu pembukaan nozzle/injector lama  penyemprotan diatur oleh ECU (electronik control unit) penelitian ini beetujuan untuk mengetahui pengaruh pemasangan injector 8 hole, Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Dimana menggunakan sepeda motor beat 110cc dan bahan bakar Pertamax dan pertalite, serta menggunakan injector 6 hole dan 8 hole untuk mengetahui pengaruhnya terhadap unjuk kerjanya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dynamometer (dynotest) untuk mengetahui daya maksimum dan torsi maksimum pada sepeda motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian menggunakan injector 6 hole bahan bakar pertamax 5,4 Hp, 5,4 Nm. Dan bahan bakar pertalite 5,5 Hp, 5,2 Nm. Dan hasil injector 8 hole bahan bakar pertamax 6,8 Hp, 7,0 Nm dan bahan bakar pertalite 5,3 Hp, 4,7 Nm
PENGUJIAN KETANGGUHAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON RENDAH YANG TELAH MENGALAMI PROSES PERLAKUAN PANAS (HEAT TREATMENT) Deri Dwi Darmawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): april
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.045 KB)

Abstract

Proses perlakuan panas pada eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pada baja karbon rendah setelah dilakukan proses perlakuan panas Tempering terhadap ketangguhan dan struktur mikro yang dihasilkan. Pengujian ini merupakan pengujian eksperimental. Bahan yang digunakan yaitu baja karbon rendah, diberikan perlakuan panas Tempering pada variasi temperatur 5000C, 5000C dan 6000C dengan holding time 20 menit. Dan pengujian ini menggunakan media pendinginan yang bervariasi yaitu menggunakan air dan oli. Selanjutnya dilakukan pengujian pukul dan pengamatan struktur mikro. Nilai uji pukul rata-rata spesiment tanpa proses perlakuan panas adalah BM 2,22 joule/mm2; Nilai kekerasan rata-rata spesimen dengan proses perlakuan panas 5000C adalah dengan media air 0,75 joule/mm2dan dengan media oli 0,84 joul/mm2; Nilai kekerasan rata-rata spesimen dengan proses perlakuan panas 5500C adalah dengan media air 0,74 joule/mm2dan dengan media oli 0,56 joul/mm2; Nilai kekerasan rata-rata spesimen dengan proses perlakuan panas 8500C adalah dengan media air 0,42 joule/mm2dan dengan media oli 0,45 joul/mm2; Dari hasil perhitungan didapat harga impak tertinggi ialah pada temperatur 5000c dengan pendinginan oli di material 1 yang memiliki nilai sebesar 0,94 joule/mm2.

Page 1 of 1 | Total Record : 6