cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2016): Oktober" : 5 Documents clear
Pengujian Pemadatan Campuran Beton Aspal Lilies Widojoko
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.384 KB) | DOI: 10.36448/jts.v7i2.922

Abstract

Daya dukung, keawetan, dan mutu perkerasan jalan ditentukan oleh sifat-sifat agrerat dan hasil campuran agrerat dengan material lainnya.Beberapa sifat agrerat yang menentukan kualitas dan sifat-sifat lapis perkerasan jalan adalah gradasi agregrat, ukuran maksimum, kekerasan dan ketahanan, bentuk butiran dan tekstur permukaan.Sifat-sifat agrerat ini tergantung dari jenis dan asal agrerat.Gradasi atau distribusi partikel-partikel berdasarkan ukuran agrerat merupakan hal yang penting dalam menentukan stabilitas perkerasan. Gradasi agrerat mempengaruhi besarnya rongga antar butir yang menentukan stabilitas dan kemudahan dalam proses pelaksanaan. Sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui karakteristik lapis aspal beton dari campuran yang ada. Dari hasil pengujian campuran beton aspal dengan menggunakan alat marshall, maka diperoleh : (1) Nilai Stabilitas (stability) masih diatas ketentuan minimal yaitu minimal 500 Kg, nilai-nilai yang didapat dari hasil pengujian tersebut adalah 737.752 Kg, 823.451 Kg, 681.862 Kg, 652.054 Kg. (2) Nilai Flow dalam standar yang ditentukan minimal 4,0 mm dan maksimal 4,0 mm, hasil pengujian dengan variasi kadar aspal 4% sampai dengan 6% ini adalah 4,1 mm, 3,133 mm, 4,9 mm, 5,7 mm, 5,6 mm. (3) Marshall Quotient yang diperoleh adalah 184.481 Kg/mm, 262.300 Kg/mm. 146.681 Kg/mm, 120.794 Kg/mm, 118 Kg/mm. (4) Besarnya rongga di Udara adalah 10.130%, 9.751%, 5.503%, dan 8.609%. (5) Nilai kadar aspal optimum (asphalt content) dari penelitian ini tidak didapat dari gambar, sehingga perlu dilakukan penelitian ulang terhadap penelitian ini.
Analisis Jumlah Armada Optimum Bus Damri Jurusan Tanjung Karang- Teluk Betung YULFRIWINI, Yulfriwini
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.728 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku statis elemen struktur balok beton bertulang pracetak yang disambung dengan sambungan basah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang 30 MPa dengan 6 buah tulangan utama diameter 8 mm yang diletakkan di atas dua tumpuan sendi rol pada masing-masing ujungnya mempunyai penampang prismatis segi empat 10x18 cm2. Sambungan basah adalah sambungan yang menggunakan bahan beton polimer 40 MPa dengan metoda penyambungan menggunakan metoda prepacked. Kajian perilaku statis pada model benda uji untuk mengetahui kekuatan lentur struktur, kekakuan dan pola retak struktur balok akibat beban statis yang diletakkan di tengah bentang. Beban statis adalah beban mempunyai arah dan besar  tetap.Hasil kajian struktur beton yang disambung kemudian dibandingkan dengan struktur yang tanpa sambungan (monolit).Kekuatan balok dengan sambungan basah lebih kecil daripada kekuatan balok monolit.
Optimasi Waktu Pelaksanaan Proyek Menggunakan Microsoft Project Susilowati SUSILOWATI
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.61 KB) | DOI: 10.36448/jts.v7i2.924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku statis elemen struktur balok beton bertulang pracetak yang disambung dengan sambungan basah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang 30 MPa dengan 6 buah tulangan utama diameter 8 mm yang diletakkan di atas dua tumpuan sendi rol pada masing-masing ujungnya mempunyai penampang prismatis segi empat 10x18 cm2. Sambungan basah adalah sambungan yang menggunakan bahan beton polimer 40 MPa dengan metoda penyambungan menggunakan metoda prepacked. Kajian perilaku statis pada model benda uji untuk mengetahui kekuatan lentur struktur, kekakuan dan pola retak struktur balok akibat beban statis yang diletakkan di tengah bentang. Beban statis adalah beban mempunyai arah dan besar  tetap.Hasil kajian struktur beton yang disambung kemudian dibandingkan dengan struktur yang tanpa sambungan (monolit).Kekuatan balok dengan sambungan basah lebih kecil daripada kekuatan balok monolit.
Studi Kasus Kerusakan Jalan Struktur Ruas Jalan Terbanggi Besar – Bujung Tenuk Kabupaten Tulang Bawang Hery Riyanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.156 KB) | DOI: 10.36448/jts.v7i2.920

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dan aktivitas kehidupan manusia sehari-hari, apalagi jika dilihat dari peran jalan sebagai urat nadi kehidupan masyarakat, peningkatan taraf hidup masyarakat sangat berpengaruh terhadap aktivitasnya, sehingga kebutuhan akan jalan sebagai sarana transportasi meningkat seiring dengan mobilisasi manusia maupun pendistribusian barang dari pembangunan suatu daerah melalui Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum terus membangun sarana dan prasarana jalan. Dengan dibangunnya sarana jalan maka akan mempermudah arus transportasi barang maupun orang, yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena hal tersebut diatas, maka peningkatan pelayanan lalulintas menjadi sangat penting, sehingga perlu dilakukan langkah - langkah sebagai berikut : (1) Peningkatan kapasitas jalan, mencakup pelebaran, perbaikan lapisan struktur perkerasan dan meningkatkan kelas jalan yang dapat memberikan pelayanan selama umur rencana; (2)       Menemukan biaya transportasi, yaitu dengan memperrbaiki jaringan jalan dan standar jalan sehingga waktu dapat dipersingkat dan Biaya Operasional Kendaaran (BOK) dan ditekan. Pada penelitian ini mengambil studi kasus Jalan Terbanggi Besar - Bujung Tenuk Kabupaten Tulang Bawang saat ini dalam kondisi rusak yang berbentuk retak-retak memanjang, menurut informasi dari dinas terkait bahwa beberapa waktu yang lalu jalan tersebut baru saja dilapis ulang (Overlag) dengan sistem sapu lobang (Saplob),akan tetapi masih saja mengalami kerusakan sebelum masa layannya habis. Oleh karena itu perlu dicari solusi yang tepat untuk mengatasi kerusakan struktur jalan tersebut. Untuk memudahkan dalam menganalisis, maka dibuat batasan - batasan yang meliputi : (1) Struktur Perkerasan, (2) Beban Lalu Lintas, (3) Kronologis dan teknik pelaksanaan.
Analisis Investasi Bangunan Ruko dengan Metode Break Event Point, Payback Periode, dan Net Present Value Sugito SUGITO
Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.274 KB) | DOI: 10.36448/jts.v7i2.921

Abstract

Ruko adalah singkatan dari rumah toko. ruko selain berfungsi sebagai sarana untuk tempat tinggal juga merupakan sarana sebagai tempat melakukan aktifitas ekonomi. Seiring makin banyaknya jumlah peminat dan maraknya permintaan akan ruko banyak investor saling berlomba - lomba untuk menginvestasikan modal mereka pada pembangunan ruko. Hal ini sangat nampak dan dapat kita lihat dari maraknya pembangunan ruko saat ini. Investasi pada bidang pembangunan ruko ini merupakan suatu usaha yang cukup menjanjikan bagi para investor. Investasi menjanjikan keuntungan, akan tetapi juga mengandung beberapa resiko dan ketidakpastian, yang dapat mempengaruhi pertimbangan dan keuntungan investor. Untuk itulah, sebelum memutuskan untuk menanam investasi perlu dilakukan suatu analisis kelayakan antara lain dengan menggunakan metode Break Even Point (BEP), PayBack Periode (PP), dan Net Present Value (NPV). Hal ini dilakukan agar resiko, ketidakpastian, dan kegagalan dalam investasi ini dapat dicegah jauh sebelum keputusan investasi diambil dan dilaksanakan. Bahkan investor dapat memperhitungkan dan memprediksi keuntungan yang dapat diperoleh dikemudian hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 5