cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Architecture and Wetland Environment Studies
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Journal of Architecture and Wetland Environment Studies is a journal that publishes original papers and review articles on research, technology, and tool development related to studies in architecture, built and wetland environment, both in relation people place relationship aw well as the application of building design and operation.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Cosmopolitan Urbanism and Architecture & Paradigm Change in Research and Education in in Asia Associate Professor, Dr., Johannes WIDODO
Journal of Architecture and Wetland Environment Studies Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Journal of Architecture and Wetland Environment Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The genesis of human settlements is a continuous process of production and layering of spaces in different scale levels across historical periods. The architectural production in our Asian context is always cosmopolitan, hybrid and eclectic, due to historical links and inclusive cultural attitude. Our common building typologies – and also our modernization processes - are the product of the cosmopolitan communities, the articulation of the multi-layered tangible and intangible traditions, and the direct response to local micro-climate of this region. Diversity, eclecticism, fusion, acculturation, adaptation, can perhaps best describe the nature of our architecture and urbanism.   Our architectural education now is in dire needs to develop a design-research culture to deal with social and environmental changes. Contemporarily we are in an urgent need to find resolutions to address serious problems posed by the climate change, ideological conflicts, economic greed, depletion of resources, and social justice. Research in architecture should be based on the reality on the ground and not just based on alien theories. Design should be based on the understanding of the real contextual problems, to formulate sensible, sensitive, and holistic solutions.   Learning the lessons and wisdoms from our cosmopolitan architecture and urbanism is an important and necessary step towards the improvements and paradigm change in architectural education, research, and practice in Asian context.  
Perencanaan Bumi Perkemahan Sandi Yudha Universitas Sriwijaya Sebagai Wisata Alam Kabupaten Ogan Ilir Dengan Pendekatan Ekologi Santoso, Dendi Atim
Journal of Architecture and Wetland Environment Studies Vol 1, No 1 (2014): Seminar Arsitektur Sriwijaya Genap 13/14
Publisher : Journal of Architecture and Wetland Environment Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan  bumi perkemahan Sandi Yudha Universitas Sriwijaya sebagai wisata alam kabupaten Ogan Ilir dengan pendekantan ekologi yang mana sudah banyak di  ketahui  bahwa  perancangan  sering  kali  tidak  memperhatikan  keselarasan dengan  alam.  Sehingga,  berdampak  negatif  bagi  alam  oleh  karena  itu  dengan penerapan  pendekatan  ekologi  dimaksudkan  untuk  menciptakan  suasana  bumi perkemahan  yang  ramah  lingkungan  baik  dari  segi  penggunaan  kawasan  hutan yang  tidak  terlalu  berlebihan  dalam  menggolah  hutan  kampus  dan  penggunaan material  banggunan    yang  dapat  menghemat  energi  untuk  untuk  mendukuk pengurangan dampak Global Warming. menghidari pengerasan area agar proses penyerapan air hujan tidak terhambat sehingga area perkemahan tidak tergenang dan   pemanfaatan   sumber   daya   alam   terbaharui   yang   dapat   membantu pengurangan  energi  tak  terbaharui,  karena  merupakan  salah  satu  objek  wisata maka perlu diperhatikan dalam pengelolahan sampah yang tepat sehingga tidak mengganggu ekosistem alam yang ada di kawasan bumi perkemahan Sandi Yudha. Sehingga  kawasan  ini  menjadi  lebih  nyama  untuk  berlagsungnya  kegiatan berkemahan dan berwisata.
Perancangan Museum Lingkungan di Kota Palembang dengan Memanfaatkan Kontainer sebagai Arsitektur Mayasari, Dewi
Journal of Architecture and Wetland Environment Studies Vol 1, No 1 (2014): Seminar Arsitektur Sriwijaya Genap 13/14
Publisher : Journal of Architecture and Wetland Environment Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sungai Musi merupakan sungai terpanjang di Indonesia yang terletak di kota Palembang. Tetapi, banyak ditemukan sampah yang mencemari tiap aliran anak sungai. Hal ini dikarenakan rendahnya pemahaman, sikap kepedulian, dan kecintaan masyarakat terhadap pentingnya kualitas lingkungan di kotanya. Sehingga diperlukan sebuah Museum Lingkungan sebagai wadah edukasi lingkungan. Dengan memanfaatkan kontainer sebagai Arsitektur, diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah kontainer yang menyebabkan penggunaan lahan di wilayah Boom Baru. Kata kunci: Museum Lingkungan, Arsitektur Kontainer

Page 2 of 2 | Total Record : 13