Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Volume 2, Edisi 2, Juli 2015"
:
20 Documents
clear
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 09 MAKASSAR
Mapparenta, Muntihana Allu
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.798 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2550
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 09 makassar. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPS SMA Negeri 09 Makassar dan sampelnya adalah 25% dari populasi sebanyak 140 siswa yaitu 35 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inerensial yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji korelasi dan uji t menggunakan bantuan SPSS ( Statistik Product and Service Solution) 20.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) hubungan tingkat pendidikan formal orang tua baik untuk pendidikan ayah sebesar 42,9% dan ibu 51,5% berada dalam kategori sedang, (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 09 Makassar berada dalam kategori cukup tinggi sebesar 40% hal ini dibuktikan dari mean (rata-rata) nilai siswa yaitu 81,94 yang berada dalam rentang 80-84, (3) Untuk uji korelasi (r) sebesar 0,363. Dimana berada pada rentang 0,20 – 0,399 yang menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa berada pada kategori rendah. Sedangkan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji-t , menunjukkan nilai thitung sebesar 2,239 sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikan α= 0,05% (5%) dengan derajat kesalahan (dk = n-2, berarti 35-2) diperoleh nilai 1.692. Dari hasil ini menunjukkan bahwa 2,239 > 1.692, maka H0 ditolak H1 diterima artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 09 Makassar.Kata kunci : Pendidikan Formal Orang Tua dan Prestasi Belajar siswa
PENGARUH PEMANFAATAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 8 MAKASSAR
Tenri, Andi Octamaya
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.267 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2542
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan di SMA Negeri 8 Makassar dan untuk mengetahui besarnya pengaruh pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 8 Makassar. Jenis penelitian yaitu penelitian korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 561 orang dengan jumlah sampel 77 orang yang di tentukan dengan menggunakan teknik SimpleRandom Sampling. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi siswa terhadap pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan di SMA Negeri 8 Makassarberada pada kategori baik sebesar 78,02% dan (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 8 Makassar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,617 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,381, atau variansi motivasi belajar siswa sebesar 38% yang dapat dijelaskan oleh variabel pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan. Kata Kunci: Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Motivasi Belajar
PENGARUH PENGELOLAAN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 1 DI SMA NEGERI 2 BINAMU KABUPATEN JENEPONTO
Zulqadry Zulqadry
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.053 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2557
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru yang mengajar di kelas XI IPS 1 dalam mengelola kelas dan untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan kelas dan motivasi belajar siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 2 Binamu Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan populasi adalah seluruh siswa kelas XI IPS1 di SMA Negeri 2 Binamu yang berjumlah 37 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif yaitu persentase dan analisis statistik inferensial yaitu uji normalitas,, uji linieritas, uji korelasi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Binamu tergolong dalam kategori baik, hal ini didukung oleh keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat Preventif) serta keterampilan yang berhubungan dengan pengembangan kondisi belajar yang optimal. Sedangkan motivasi belajar siswa kelas XI IPS 1 pada SMA Negeri 2 Binamu tergolong pada kategori tinggi, hal ini didukung oleh motivasi intrinsik, dan motivasi ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan pengelolaan kelas terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 2 Binamu Kabupaten Jeneponto. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh tingkat pengaruh pengelolaan kelas terhadap motivasi belajar tergolong dalam kategori kuat yaitu diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,609. Untuk pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengelolaan kelas terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 2 Binamu Kabupaten Jeneponto. Kata Kunci: Pengaruh pengelolaan kelas dan Motivasi belajar siswa
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 10 MAKASSAR
Megawati Megawati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.056 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2548
Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya pengaruh kondisi sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar sosiologi siswa di SMA Negeri 10 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kondisi sosial ekonomi orang tua (X) dan prestasi belajar (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI IPS SMA Negeri 10 Makassar dan sampelnya 20% dari jumlah populasi atau sebesar 89 siswa ditentukan dengan menggunakan tehnik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan dokumentasi. Data yang diperoleh dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan SPSS 20 dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi orang tua siswa di SMA Negeri 10 Makassar berada pada kategori sedang sebesar 87% dan prestasi belajar sosiologi siswa berada pada kategori baik sebesar 55%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar sosiologi siswa di SMA Negeri 10 Makassar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,534 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,285 atau 28% perubahan pada varibel prestasi belajar dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi orang tua. Kata Kunci : Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua dan Prestasi Belajar
PARTISIPASI ORANGTUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI DESA MALIMONGENG KECAMATAN SALOMEKKO KABUPATEN BONE
Abdul Rasyid
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.792 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2538
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk partisipasi orangtua dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Malimongeng Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. 2) faktor-faktor yang berpengaruh pada partisipasi orangtua dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Malimongeng Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu suatu penentuan informan berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua, guru/pengajar, kepala sekolah dan kepala Desa Malimongeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk partisipasi orangtua dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Malimongeng Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone yaitu, mengikutkan anaknya dalam program PAUD, kontribusi pemikiran, tenaga, waktu dan dana untuk peningkatan mutu pendidikan, menjalin komunikasi yang baik dengan pengajar/pendidik PAUD dan memberi motivasi serta kepedulian terhadap pendidikan anak, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi orangtua yaitu: a) tidak ada waktu untuk jaga anak, orangtua tidak punya waktu untuk mengurus anak terutama mengantar dan menjemput anak di sekolah, b) faktor geografis masyarakat yang tinggal diperbukitan memiliki jarak yang cukup jauh dari sekolah dan tidak memiliki kendaraan sehingga sulit menempuh perjalanan, c) faktor ekonomi, keadaan ekonomi keluarga ini telah menyita dan membuang energi orang tua untuk hal pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan perhatian mereka tidak terpusat untuk terlibat menolong anak pada proses pendidikannya.Kata Kunci: Partipasi Orang Tua, Pendidikan Anak Usia Dini.
STUDI KOMPARASI PENGUASAAN KOMPETENSI PROFESIONAL ANTARA GURU BERLATAR PENDIDIKAN SARJANA (S1) DENGAN MAGISTER (S2) DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR
Andi Nurwahida Razak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.154 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2553
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan penguasaan komopetensi profesional antara guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2) di SMA Negeri 11 Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SMA Negeri 11 Makassar yang bejumlah 63 orang dan sampel penelitian ini terdiri dari 32 orang, 16 diantaranya guru dengan tingkat pendidikan sarjana (S1) dan 16 guru dengan tingkat pendidikan magister (S2). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan penguasaan kompetensi profesional antara guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2) di SMA Negeri 11 Makassar. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar -7,648 dan t tabel sebesar 2,13 yang dapat dijelaskan oleh variabel kompetensi profesional antara guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2). Kata Kunci: Tingkat Pendidikan dan Kompetensi Profesional Guru
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI MASYARAKAT MULTIKULTURAL MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 1 MAKASSAR
Irdayanti Irdayanti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.519 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2543
Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Makassar, adapun tujuan penelitian secara khusus yaitu (1) Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar peserta didik pada materi masyarakat multikultural di kelas XI IPS 2. (2) Untuk mengetahui bagaimana respon peserta didik di kelas XI IPS 2 tentang model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 sebanyak 38 siswa yang terdiri dari 19 laki-laki dan 19 perempuan, pada tahun pelajaran 2013/2014 semester genap pada materi masyarakat multikultural mata pelajaran Sosiologi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pada siklus I belum berhasil karena belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal secara klasikalyaitu 76 secara individu dan 85% dari jumlah keseluruhan siswa, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya aspek guru yaitu dalam aspek pengelolaan kelas guru masih kurang membimbing siswa dalam melakukan diskusi sehingga suasana kelas menjadi gaduh dan sulit untuk dikontrol, yang mengakibatkan berkurangnya konsentrasi siswa dalam belajar sedangkan pada siswa masih banyak siswa yang melakukan aktifitas lain yang tidak berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar seperti mengobrol bersama teman-temannya sehingga perhatian mereka berkurang terhadap penjelasan. Kemudian dilanjutkan pada siklus II sudah berhasil karena telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal secara klasikal yaitu 76 secara individu dan 85% dari jumlah keseluruhan siswa. Oleh karena itu penerapan model pembelajaran Kooperetif tipe Jigsaw pada mata pelajaran sosiologi pada materi masyarakat multikultural, dapat menigkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Makassar Kata Kunci : Model Jigsaw, Hasil Belajar Sosiologi
PERBANDINGAN KEMAMPUAN MENYUSUN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SD YANG BERSERTIFIKASI PENDIDIK DAN YANG BELUM BERSERTIFIKAT DI KECAMATAN MALLUSETASI KABUPATEN BARRU
Andi Aco Agus
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2540
Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan pembelajaran berupa suatu tindakan yang sengaja dilakukan dan terjadi di dalam kelas secara bersama, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandigan kemampuan menyusun Penelitian Tindakan Kelas bagi guru Sekolah Dasar yang telah bersertifikat pendidik dan yang belum bersertifikat pendidik dan untuk mengetahui kendala serta upaya yang ditempuh oleh pihak sekolah dalam meningkatkan mutu profesionalisme guru. Setelah data diolah dan dianalisis secara kuantitatif menunjukkan bahwa rerata score nilai yang diperoleh guru tingkat sekolah dasar yang telah bersertifikat pendidik dalam menyusun penelitian tindakan kelas, lebih tinggi yakni 66 persen dibandingkan dengan guru yang belum bersertifikat pendidik, yaitu 37 persen. Hal tersebut di tinjau dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan guru dalam merumuskan penyusunan penelitian tindakan kelas. Adapun hal yang menajid kendala yang dihadapi oleh guru terutama dalam implementasi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip PAIKEM adalah keterbatasan sarana dan orasarana penunjang, seperti ruang kelas, ruang baca serta fasilitas pendukung lainnya. Upaya yang ditempuh oleh pihak sekolah dalam mengatasi kendala pengimplementasian prinsip PAIKEM adalah melakukan renovasi dan pengembangan model dan strategi pembelajaran serta senantiasa memberi dorongan bagi guru dalam meningkatkan disiplin dan kualitas para guru. Kata kunci: Peranan, Kepala Sekolah dan Kompetensi Profesional Guru Sosiologi
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR KELOMPOK DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X DAN XI DI SMA NEGERI 10 MAKASSAR
Rismawati Amin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2555
Penelitian ini adalah penelitian deskripif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah belajar kelompok (X) dan hasil belajar siswa (Y). Populasi dalam penalitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI IPS SMA Negeri 10 Makassar dan sampelnya adalah 15% dari jumlah 445 siswa menjadi 67 siswa. Pengumpulan data yang dilakukan dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel yaitu teknik strata random sampling. Data diolah dengan menggunakan SPSS 20.Berdasarkan hasil penelitian menujukkan korelasi (r) sebesar 0,330. Hal ini berarti kebiasaan belajar kelompok mempunyai hubungan yang sedang terhadap tingkat hasil belajar siswa dalam mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 10 Makasaar. Dan koefisien determinasi atau R-square (r2) sebesar 0,109 atau 10,9% yang berarti pengaruh antara kebiasaan belajar kelompok sebagai variabel bebas (X) yang terdapat tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi sebagai variabel (Y) adalah sebesar 10,9% dan sisanya 89,1% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini, yang dimaksud dengan faktor lain yaitu kegiatan diluar kelas seperti organisasi. Kata kunci : Kebiasaan belajar kelompok, hasil belajar sosiologi.
MAKNA TINDAKAN DARI GURU BIMBINGAN KONSELING BAGI SISWA BERMASALAH KELAS XI DI SMA NEGERI 9 MAKASSAR
Kartini Sukardi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2545
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan guru bimbingan konseling terhadap siswa yang bermasalah dan dampak yang dirasakan oleh siswa bermasalah setelah diberikan layanan bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penarikan informan atau responden dilakukan secara purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat beberapa bentuk kenakalan siswa di SMA Negeri 9 Makassar seperti selalu malas mengerjakan PR, selalu terlambat masuk kelas, bolos, merokok, memakai pakaian yang tidak sesuai aturan, perkelahian antar siswa. Tindakan atau usaha yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling terdiri dari tindakan preventif, represif, dan kuratif. Adapun dampak yang dirasakan siswa setelah diberikan layanan BK yaitu munculnya sifat keterbukaan diri siswa, siswa merasa terbantu dalam pemecahan masalah, munculnya kesadaran diri, dan menjaga nama baik. Secara umum tindakan yang dilakukan guru bimbingan konseling memberikan dampak positif bagi siswa dilihat dari mulai munculnya sifat terbuka, merasa terbantu dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya serta kesadaran dalam menaati tata tertib. Sehingga tindakan ini cukup menekan atau mengurangi berbagai bentuk pelanggaran siswa terhadap tata tertib yang berlaku di SMA Negeri 9 Makassar.Kata Kunci : Tindakan guru, bimbingan konseling, siswa bermasalah