cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Edisi 1, Maret 2017" : 25 Documents clear
PERILAKU SOSIAL KELOMPOK PENGAMEN JALANAN DALAM MENYEDIAKAN SARANA PENDIDIKAN DI KOTA PANGKEP Sumarni, Sumarni
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.888 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk perilaku sosial kelompok pengamen jalanan dalam menyediakan sarana pendidikan di Kota Pangkep 2) Faktor yang mempengaruhi perilaku sosial kelompok pengamen jalanan dalam menyediakan sarana pendidikan di Kota Pangkep 3) Proses pendidikan yang dilakukan kelompok pengamen jalanan dalam mendidik anak jalanan di Kota Pangkep. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu  anggota kelompok pengamen jalanan yang berstatus pendidikan S1 dan  S2, jumlah informan sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analsis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisiplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk perilaku sosial kelompok pengamen jalanan dalam menyediakan sarana pendidikan di Kota Pangkep yaitu mengajar dan membimbing anak jalanan yang putus sekolah, melakukan kerjasama, meningkatkan eksistensi kelompok. 2) Faktor yang mempengaruhi kelompok pengamen jalanan dalam menyediakan sarana pendidikan di Kota Pangkep meliputi adanya rasa prihatin dan kepedulian sebagai faktor internalnya.. Sedangkan faktor eksternal terdiri atas kurangnya support dan perhatiani pemerintah terhadap kondisi anak jalanan, cara pikir orang tua anak didik yang masih tradisional, kurangnya dana, partisipasi masyarakat masih kurang, sarana dan prasana sekolah masih kurang, serta sulitnya penyatuan waktu. 3) Proses pendidikan yang dilakukan kelompok pengamen jalanan  dalam mendidik anak jalanan di Kota Pangkep yaitu pendidikan berbasis non-formal terpadu.  Kata Kunci: Perilaku Sosial, Kelompok Pengamen Jalanan, Sarana Pendidikan
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 MAKASSAR Ramadhan, Nursuci
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.298 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3158

Abstract

Pengaruh  Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Sociologi Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Sosiologi siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah dekskriftif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMAN 1 yaitu sebesar 123 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik Clutser random sampling.. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMAN 1 Makassar. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil analisis data dengan menggunakan uji t dan diperoleh nilai thit sebesar 6,073 lebih besar dari pada nilai ttab yaitu 3,466 pada taraf signifikansi 5 % (α=0,05) Maka H0 ditolak dan H1  diterima yang menyatakan bahwa kecerdasan emosional siswa berpengaruh terhadap hasil belajar Sosiologi.Kata Kunci :  Kecerdasan Emosional, Hasil Belajar  Sosiologi
POLA INTERAKSI SATU ARAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS XI IPS SMA NEGERI 6 MAKASSAR Herin, Grelsiana
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.699 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola interaksi satu arah dalam proses pembelajaran, 2) Faktor penyebab guru menggunakan motode ceramah, 3) Upaya meningkatkan komunikasi dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang digunakan yaitu guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu mereduksi data, mendisplay data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu Member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pola interaksi satu arah menunjukkan bahwa guru memiliki peran yaitu : a.) sebagai fasilitator dilihat dari guru menentukan metode yang akan digunakan, b) sebagai organisator atau pengelola pembelajaran, yaitu guru menyiapkan konsep pembelajaran berupa RPP dan menyiapkan kelas yang kondusif sebelum memulai pembelajaran, c) sebagai pembawa cerita yaitu cara guru menarik perhatian siswa dengan memberikan cerita pendek berkaitan dengan materi pembelajaran. 2) faktor penyebab guru menggunakan metode ceramah yaitu : a) sumber pelajaran disekolah masih kurang, b) fasilitas pembelajaran yang kurang memadai, c) perbedaan peserta didik, d) kebiasaan guru. 3) Upaya meningkatkan komunikasi dalam pembelajaran yaitu : a) melalui penggunaan metode tanya jawab, b) melalui kerja sama kelompok, c) menciptakan suasana kelas yang kondusif dan, d) melalui persaingan atau kompetisi.  Kata kunci : pola interaksi satu arah
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP RPP GURU DALAM MENGAJAR DI SMA NEGERI 1 MALLUSETASI (STUDI KASUS PADA GURU DI SMA NEGERI 1 MALLUSETASI KABUPATEN BARRU) Ramlan, Saldi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.347 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip-prinsip RPP guru dalam mengajar di SMA Negeri 1 Mallusetasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan sumber data dalam penelitian ini adalah 4 orang guru dan 8 siswa SMA Negeri 1 Mallusetasi dan situasi mengajar di SMA 1 Mallusetasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penafsiran data, penyajian data dan verifikasi data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa penerapan prinsip-prinsip  RPP dalam mengajar di SMA Negeri 1 Mallusetasi Kabupaten Barru (studi kasus pada guru di SMA Negeri 1 Mallusetasi Kabupaten Barru) berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip yang diteorikan sehingga hasil kegiatan belajar mengajar dalam satu semester sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci:Prinsip, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Proses Belajar Mengajar 
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN DI SMA YP PGRI 1 MAKASSAR Alim, Novianti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.378 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan implementasi pendidikan multikultural dalam interaksi pembelajaran di SMA YP PGRI 1 Makassar dan dampak implementasi pendidikan multikultural dalam interaksi pembelajaran di SMA YP PGRI 1 Makassar. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik  pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1).Implementasi pendidikan multikultural dalam interaksi pembelajaran di SMA YP PGRI 1 Makassar yakni guru menerapkan metode pengajaran akan pentingnya pendidikan multikultural yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan dengan metode dan teknik pembelajarannya sendiri. Guru berhasil mengaitkan bahan ajar yang diajarkan dengan kebudayaan siswa, mengajarkan siswa akan pentingnya keberagaman yang terjadi dalam proses pembelajaran di kelas untuk mampu bekerjasama dalam  belajar. Guru mampu menumbuhkan sikap saling menghargai dalam setiap interaksi yang ada di lingkungan sekolah, serta sikap prasangka yang baik berupa pikiran positif yang ada dalam diri siswa diperoleh melalui pembelajaran pemahaman akan multikultural sehingga siswa dapat melakukan kegiatan pembelajaran tanpa terkendala dengan adanya perbedaan kebudayaan yang terjadi disekitar lingkungan belajarnya. 2).Dampak Implementasi pendidikan multikultural dalam interaksi pembelajaran di SMA YP PGRI 1 Makassar yakni berupa dampak positif, menimbulkan sikap siswa yang saling menghargai kebergaman budaya, suku, ras, dan agama,  serta dampak negatif yakni ketika siswa mengabaikan apa yang guru telah terapkan didalam pembelajaran akan menimbulkan sikap seperti sulit bergaul atau berbaur dan sulit menerima keberagaman yang ada di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Interaksi Pembelajaran
EKSISTENSI MASYARAKAT ADAT DALAM KERANGKA NEGARA HUKUM DI INDONESIA Agus, Andi Aco
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.105 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3147

Abstract

Konsep negara hukum (Rechstaat atau rule of law) adalah konsep yang menempatkan hukum sebagai supremasi tertinggi dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa bernegara, bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum. Sedangkan ciri-ciri negara hukum yaitu ketertundukan semua aturan hukum beserta segala interpretasinya dibawah prinsip-prinsip dasar keadilan, perlindungan terhadap hak-hak dan kebebasan individu, adanya pemajuan HAM masyarakat (social human right). Adanya perlindungan atas hak-hak komunitas, institusi peradilan yang merdeka, adanya keberadaan lembaga-lembaga lainnya yang bertugas menjaga elemen-elemn negara hukum. Ditegaskan pada Undang-Undang Pokok Agraria Pasal 67 menyebutkan masyarakat hukum adat sepanjang menurut kenyataannya masih ada dan diakui keberadaannya berhak : 1. Melakukan pemungutan hasil hutan untuk pemenuhan hidup sehari-hari masyarakat adat yang bersangkutan, 2. Melakukan kegiatan pengelolaan hutan berdasarkan hukum adat yang berlaku dan tidak bertentangan dengan Undang-undang, 3. Mendapatkan pemberdayaan dalam rangka peningkatan kesejahteraan. Demikian pula diatur pada Undang-Undang No. 4 Tahun 1999 tentang kehutanan Pasal 4 ayat 3 menegaskan : Penguasaan hutan oleh negara tetap memperhatikan hak masyarakat hukum adat, sepanjang kenyataannya masih ada dan diakui keberadaannya serta tidak bertentangan dengan kepentingan nasional.Kata Kunci: Eksistensi, adat
GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI DI SMA NEGERI 1 POLEWALI Kalsum, Ummi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.342 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Polewali. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah informan adalah sebanyak 15 orang. Adapun kriteria informan yaitu siswa SMA Negeri 1 Polewali, siswa berperingkat I, II, atau III kelas XI. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui empat tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member chek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Polewali adalah bervariasi, tetapi yang paling dominan adalah gaya belajar konverger yaitu gaya belajar yang merupakan kombinasi dari kuadran pemikiran (thinking) dan kuadran tindakan (doing). Siswa berprestasi yang menggunakan gaya belajar tipe konverger mempunyai kemampuan yang baik dalam pemecahan dan pengambilan keputusan. Mereka menggunakan pendekatan logika agar mendapat solusi terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah, fikiran dan tindakan juga digunakan secara beriringan agar hasil yang dilakukan lebih maksimal. Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan praktek sebagai langkah mudah dalam memahami pelajaran, turun kelapangan sebagai pengaplikasian, mencoba-coba sesuatu dengan langkah melakukannya. Merespon sebuah tantangan sebagai suatu kesempatan, apa yang di perbuat tetap melalui suatu pemikiran logis, dan objektif. Dalam melakukan sesuatu terlebih dahulu menyatukan hasil pengamatan, baik dari lingkungan sekitar atau fakta-fakta yang ada dan menjadikannya sebuah teori untuk melakukan sesuatu. Kata Kunci : Gaya Belajar, Siswa Berprestasi
PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM RANGKA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS XI IPS 3 DI MAN 2 MODEL MAKASSAR) Rasfinahda Rasfinahda Nur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.601 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Bagaimana bentuk reward dan punishment yang diberikan oleh guru pada siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar. (2) Bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar sebelum mendapat reward dan punishment dari guru. (3)  Bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar setelah mendapat reward dan punishment dari guru. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dan di analisis dengan menggunakan 3 tahapan yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Bagaimana bentuk reward dan punishment yang diberikan oleh guru pada siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar, meliputi pujian berupa isyarat dan kata-kata seperti pemberian jempol, applause, tulisan pada tugas siswa, pemberian nilai tambahan (nilai plus) buat siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar, dan punishment buat siswa yang melanggar itu seperti membersihkan, dijemur, panggilan Orang Tua dan DO (Drop Out). (2) Bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar sebelum mendapat reward dan punishment dari guru, yakni mereka telah mempunyai semangat belajar yang cukup baik, dan mempunyai motivasi untuk belajar salah satu tujuannya karena adanya reward atau menghindari hukuman (punishment), karena ingin sukses meraih prestasi atau keberhasilan, karena keinginannya sendiri, atau untuk menjaga dan memelihara agar selalu ada motivasi belajar. (3) Bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI IPS 3 di Man 2 Model Makassar setelah mendapat reward dan punishment dari guru, yakni mendapat respon positif, baik dari siswa yang bersangkutan maupun siswa yang lainnya. Ini ditunjukkan pada siswa yang telah diberikan reward akan semakin termotivasi untuk belajar, dan antusias siswa untuk memperolah reward, dan menghindari punishment.Kata Kunci: Pemberian Reward dan Punishment dan Motivasi Belajar Siswa
PERAN GURU SOSIOLOGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Makmur Makmur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.748 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Peran guru sosiologi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Liukang Tupabbiring. 2) Faktor-faktor yang mendorong dan menghambat motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Liukang Tupabbiring. Jenis penelitian ini kualitaif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling yang menentukan informan secara sengaja sesuai kebutuhan penelitian. Informan dalam peneltian ini adalah guru dan siswa SMA Negeri 1 Liukang Tupabbiring. Jumlah informan, yaitu sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penilitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan tahapan mereduksi data, mendisiplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran guru sosiologi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah menyusun perangkat pembelajaran seperti silabus dan RPP, memberikan tas, pulpen dan buku kepada siswa yang berprestasi, memberikan hukuman seperti berdiri di depan kelas, alpa walaupun hadir dan pemberian PR, menggunakan multi metode, seperti metode ceramah dan tanya jawab, metode diskusi, dan metode pemberian tugas, dan pemberian buku paket atau LKS dalam proses pembelajaran. 2) Faktor-faktor yang mendorong motivasi belajar siswa itu, adalah pemberian pujian/hadiah kepada siswa yang berprestasi, penggunaan metode mengajar yang bervariasi, dan ketepatan waktu mengajar guru. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat motivasi belajar siswa itu, adalah lingkungan belajar yang tidak mendukung misalnya, penataan ruang kelas, sarana dan prasarana sekolah tidak memadai seperti meja dan kursi masih kurang, bermain handphone pada proses pembelajaran dan media pembelajaran power point belum diaplikasikan dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Peran Guru Sosiologi dan Motivasi Belajar Siswa 
DEGRADASI MORAL DI KALANGAN PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PINRANG Sulheri Garizing
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.234 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran moralitas peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang 2) faktor penyebab terjadinya degradasi moral pada peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah informan terdiri dari 15 informan yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) gambaran moralitas peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang masih tergolong tidak baik yang ditandai dengan a) tidak disiplin yang ditunjukkan dengan mereka sering melakukan berbagai pelanggaran dalam hal tata tertib, b) keterikatan dalam kelompok yang ditunjukkan dengan mereka melakukan pelanggaran karena salah satu anggota dari kelompok mereka melanggar, dan c) otonomi yang ditunjukkan dengan pelanggaran yang mereka lakukan berdasarkan dari hati nurani tanpa paksaan. 2) faktor penyebab terjadinya degradasi moral pada peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang yaitu kurangnya nilai agama serta suka bohong, faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan moral dari keluarga, dan teknologi yang semakin canggih. Kata Kunci: Degradasi Moral dan Peserta Didik

Page 2 of 3 | Total Record : 25