Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Volume 9, Nomor 3, November 2022"
:
19 Documents
clear
Pembelajaran Pada Awal Masa Kenormalan Baru Di Sekolah Dasar Inpres Jongaya
FIRDAUS W SUHAEB;
Ernawati S Kaseng
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.39455
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalis faktor-faktor penghambat pembelajaran pada awal kenormalan baru di Sekolah Dasar Inpres. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Lokasi penelitian Sekolah Dasar Inpres Jongaya di Kota Makassar. Teknik penarikan informan guru kelas dilakukan secara sengaja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu triangulasi su,ber untuk mengkaji kredibilitas data dari sumber data. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan waktu pembelajaran terbatas yang hanya 3 jam per hari pada awal masa kenormalan baru sehingga guru kelas di Sekolah Dasar Inpres Jongaya berupaya menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan di kelas. Namun strategi dan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan yang diterapkan oleh para guru kelas tersebut menemui beberapa faktor penghambat lain dalam proses pembelajaran, seperti pengelolaan kelas, serta keterbatasan sarana dan prasarana belajar yang tersedia di sekolah.
Transformasi Interaksi Sosial Sebagai Dampak Media Sosial Pada Siswa Sma Negeri 1 Petasia Morowali Utara
Alivia Oktavianti;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.39167
siswa SMA Negeri 1 Petasia Morowali Utara sebagai dampak penggunaan media sosial dan 2) Bentuk transformasi disosiatif interaksi sosial siswa SMA Negeri 1 Petasia Morowali Utara sebagai dampak penggunaan media sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purpose sampling dengan kriteria pengguna media sosial yang berdampak pada transformasi interaksi sosial. Teknik pengumpulan data yaitu wawacara, dokumtasi, dan observasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan member check. Teknik analisis data yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk transformasi asosiatif interaksi sosial sebagai dampak penggunaan media sosial siswa SMA Negeri 1 Petasia Morowali Utara yaitu; a) Kerja sama (co-peration) berupa komunikasi,    b) Akomodasi (accommodation) berupa mediasi dan pemungutan suara, dan        c) Asimilasi (assimilation) berupa penyatuan bahasa inggris dan perayaan hari besar agama. 2) Bentuk transformasi disosiatif interaksi sosial sebagai dampak penggunaan media sosial siswa SMA Negeri 1 Petasia Morowali Utara yaitu;     a) Persaingan (competition) berupa dalam organisasi dan memasuki perguruan tinggi, b) Kontravensi (contravention) berupa perbuatan dan penghasutan, dan     c) Pertentangan atau pertikaian (conflick) berupa perbedaan pendapat.
Penerapan Subak dalam Institusi Sosial Petani Transmigran Bali
Nurning Agusriyanti Naris
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.38437
Balinese people live harmoniously with beliefs and culture that simultaneously. not only known for its beautiful beaches but also no less interesting is its agriculture. Subak is a traditional Balinese agricultural institution which is still being maintained. In general, many also interpret subak as an irrigation institution. Studies on subak in Bali have been written by several researchers both from within and outside the country. It is interesting how farmers still apply traditional agricultural institutions where now various government programs related to agriculture are implemented. Bali has proven that it can survive and cooperate with the local government to combine subak and farmer groups. This study wants to provide another description of how the implementation of subak is carried out elsewhere by farmers from Bali through the transmigration program. Without irrigation, the subak institution can still function as a farmer's living space. This research is reviewed from a sociology religious perspective using the ethnographic writing method through several field studies. This paper contributes to understanding Balinese farming communities who continue to maintain their beliefs and culture through a traditional institution called “subakâ€.Â
Rasionalitas Masyarakat Menyerahkan Tanah dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Tunggul Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan
Moh. Rizki Nur Salam;
Sugeng Harianto
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.39009
Pemerintah Desa Tunggul melakukan pembangunan fisik mutlak membutuhkan tanah. Penyerahan tanah dalam pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tunggul sudah dilakukan sejak tahun 2007 hingga sekarang. Namun, proses penyerahan tanah tidak lepas dari adanya masalah. Penyerahan tanah tersebut melibatkan mayoritas hak milik atas tanah dari warga yang bersangkutan sedangkan kebutuhan atas tanah yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi objektif sosial dan ekonomi masyarakat yang menyerahkan tanah, mengidentifikasi proses penyerahan tanah, dan menganalisis rasionalitas masyarakat yang menyerahkan tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif rasionalitas Max Weber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi objektif sosial ekonomi pemilik tanah yang menyerahkan tanah bermacam-macam mulai dari pendidikan, status sosial, pekerjaan, penghasilan dan pengeluaran, kebutuhan, dan kekayaan. Proses penyerahan tanah melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tindakan pemilik tanah terbagi menjadi tindakan rasionalitas instrumental dan tindakan rasionalitas berorientasi nilai. Tindakan rasionalitas instrumental yaitu pemilik tanah menginginkan infrastruktur jalan desa yang baru dan pemilik tanah memiliki keinginan untuk menjual tanahnya (nilai keuntungan). Tindakan rasionalitas berorientasi nilai yaitu pemilik tanah mempertimbangkan nilai agama sebagai bentuk amal ibadah dan pemilik tanah melakukan perbuatan yang baik.
Hubungan Antara School Wellbeing dengan Motivasi Belajar Pada Siswa SMA Y di Makassar
Novita Maulidya Jalal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.40690
Schools have an important role in the development of the mindset and mentality of students. Students who feel prosperous studying at school can foster their enthusiasm for learning. This study aims to determine the relationship between well-being at school or school well-being with learning motivation in high school students in Makassar. The research method used in this study is a quantitative method by conducting the Spearman correlation test. Sampling used a purposive sampling technique, where the criteria for the subjects in this study were students of SMA Negeri Y Makassar and aged 15-18 years. Data collection was carried out using a questionnaire scale via Google Form. The distribution of the scale via Whatsapp social media to students of SMA Negeri Y Makassar on 21 – 24 May 2022. The results of this study show that school well-being has a correlation of 0.696 with learning motivation in SMA Negeri Y Makassar and a significance value of 0.000 <0.05. Thus it can be concluded that there is a relationship between school wellbeing and learning motivation in students at SMA Negeri Y Makassar. The implication of this research is that it is hoped that students will gain positive experiences while studying at school which is manifested in positive and prosperous assessments of students towards their schools or school wellbeing so that students can participate in the learning process happily and prosperously.
Kontribusi Perempuan Tani Pegunungan Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga
Ashari Ismail
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.39169
Penelitian ini adalah penelitian yang mengungkapkan kontribusi perempuan tani pegunungan  dalam memenuhi kebutuhan  keluarga di Tandara, Suli Barat  Luwu.  Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif, dengan berupaya menggambarkan sumbangan  perempuan dalam memenuhi nafkah keluarga. Hasil riset mengindikasikan bahwa perempuan pegunungan memiliki  andil, dalam memberikan nafkah keluarga, dengan terjun langsung  sebagai mitra suami / laki-laki dalam bekerja, baik sebagai buruh maupun sebagai petani penggarap dan pengumpul. Peran perempuan ini, adalah  tidak hanya memenuhi kebutuhan   praktis, tetapi juga  keperluan  strategis. Perempuan perempuan ini,  walaupun tidak lepas sebagai pekerja domestik semata, tetapi memberikan kontribusi berharga dalam menopang ekonomi keluarga. Posisi perempuan ini memberikan posisi tawar perempuan, dalam ranah rumah tangga dan masyarakat luas, ditengah kultur patriarch yang masih “menyelimuti kehidupan merekaâ€.
Sistem Sosial Budaya Tradisi Pallipa Putewe’ Pada Masyarakat Dusun Katteong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang
St. Lathifa Sabrina Arif;
Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.36739
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Gambaran sistem budaya tradisi pallipa putewe’ pada masyarakat Dusun Katteong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang dan 2) Nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi pallipa putewe’ pada masyarakat Dusun Katteong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purpose sampling dengan kriteria orang yang meyakini tradisi pallipa putewe’ dan juru kunci makam pallipa putewe. Teknik pengumpulan data yaitu wawacara, dokumtasi, dan observasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan member check. Teknik analisis data yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran sistem sosial budaya tradisi pallipa putewe pada masyarakat Dusun Katteong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang yaitu Gagasan sebagai pengetahuan anggota masyarakat terkait tradisi pallipa putewe’. Nilai yakni nilai kepercayaan terkait tradisi pallipa putewe masih terlaksana sampai sekarang, nilai resiprositas sebagai anggapan nilai tukar antara juru kunci makam dan orang yang meyakini dalam tradisi pallipa putewe’, nilai tanggung jawab sebagai anggapan anggota masyarakat mengenai individu atau kelompok yang bertanggung jawab dalam tradisi pallipa putewe’. Norma sebagai aturan yang dijunjung tradisi pallipa putewe’ sebagai pedoman mengenai hal-hal tabu atau larangan dalam tradisi pallipa putewe’. 2) Nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi pallipa putewe pada masyarakat Dusun Katteong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang yaitu nilai religius dimana dalam tradisi pallipa putewe terdapat hal-hal positif yang dapat diserap anak cucu atau generasi selanjutnya dan adanya toleransi kepada masyarakat non muslim dalam tradisi pallipa putewe’. Nilai cinta tanah air dalam hal ini budaya terkhusus tradisi pallipa putewe dimana adanya anggota masyarakat yang berusaha dalam mempertahankan tradisi pallipa putewe, dan adanya masyarakat yang memprioritaskan tradisi pallipa putewe’ serta tidak adanya perubahan-perubahan yang signifikan dalam tradisi pallipa putewe kecuali tidak dilaksanakannya tradisi upacara dua terakhir karena sulitnya izin karemaian dan demi kepentingan khalayak masyarakat.
Koordinasi Dalam Implementasi Kebijakan PERBUB No 23 Tahun 2020 Tentang Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Di Kabupaten Agam
Vivi Novika
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.39010
Riset ini bermaksud untuk mengenali bagaimana koordinasi dalam aplikasi kebijaksanaan peraturan bupati nomor 23 tahun 2020 tentang bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian yang digunakan oleh peneliti, teknik penelitian dengan target purposive sampling, sedangkan lokasi penelitiannya berada di Kantor Bupati Agam dan organisasi perangkat daerah pendukung lainnya di Kabupaten Agam. Pengumpulan informasi dengan cara observasi, wawancara, serta studi dokumentasi. Hasil riset ini bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam menjalin kerjasama stakeholder lainnya terkait dalam melakukan implementasi Peraturan Bupati no 23 tahun 2020 di kabupaten Agam. Bentuk koordinasi yang dilakukan di kabupaten Agam diantaranya proses pencarian data penerima bantuan, penetapan data penerima bantuan, pengadaan dan pencairan biaya bantuan, pengadaan bantuan, penyaluran bantuan kepada masyarakat. Faktor yang mempengaruhi koordinasi dalam implementasi kebijakan peraturan bupati no 23 tahun 2020 di kabupaten Agam yakni terdiri dari aspek pendukung serta penghalang, yang mana aspek pendukungnya merupakan panduan Peraturan Bupati untuk pedoman koordinasi, keterlibatan tokoh masyarakat dan tingkat partisipasi yang cukup baik dari stakeholder yang terlibat, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kedisiplinan dari pihak yang berkordinasi, kuragnya kejujuran dari masyarakat dalam memberikan data, kurangnya waktu yang diberikan di lapangan kepada pihak yang bertugas.
Konstruksi Makna Cantik bagi Remaja Perempuan Pengguna Pemutih Kulit Ilegal
lia amelia;
Khairul Fahmi;
Sopian Tamrin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 3, November 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.38834
Kulit putih dan bersinar menjadi salah satu standar kecantikan ideal yang merujuk dari beberapa selebgram dan beauty vlogger di berbagai media sosial, sehingga banyak remaja perempuan yang ingin mengubah warna kulit alaminya untuk mendapatkan warna kulit yang didambakan. Obsesi berkulit putih membuat remaja perempuan menggunakan cara yang sepadan seperti memakai produk pemutih ilegal yang belum terbukti aman dari segi ilmiah. Penelitian ini dilakukan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat dengan informan sebanyak 14 orang yang terdiri dari remaja perempuan pengguna pemutih kulit ilegal dengan usia 14-16 tahun dan keluarga informan. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis tentang alasan remaja perempuan mendambakan kulit yang putih.Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe etnografi, dan penelitian informan penulusuran menggunakan teknik snowball.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan pengamatan (observasi). Sebelum wawancara, setiap informan diberikan atau dibacakan lembar informan yang berisi informasi tentang penelitian (fokus, tujuan, manfaat, resiko, metode dan etika). Analisis data menggunakan reduksi data Bungin dengan cara membuat ringkasan, mengkode, menentukan tema, membuat alur dengan tujuan memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja perempuan mengkontruksikan makna cantik adalah memiliki kulit putih.Berkulit putih dapat menunjang penampilan fisik agar memudahkan mereka bergaul, memilih outfit yang pas, serta pengakuan dalam lingkungan sosialnya