cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera" : 13 Documents clear
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 31 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 Agung Dharma Setiawan
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.294 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peningkatan kualitas proses pembelajaran keterampilan menyimak berita menggunakan media audiovisual siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Purworejo tahun ajaran 2012/2013; (2) tingkat keberhasilan keterampilan menyimak berita menggunakan media audiovisual siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Purworejo tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian analisis data menggunakan metode informal. Kriteria keberhasilan yang diperoleh siswa berdasarkan kriteria keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Keabsahan data diperoleh dari triangulasi dan kecukupan referensi. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan meningkatkan keterampilan menyimak berita. Kualitas proses pembelajaran pada prasiklus memperoleh nilai rata-rata sebesar 55,64, siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 63,54, dan pada siklus II sebesar 76,12; (2) peningkatan keterampilan menyimak berita dapat dilihat dari hasil prasiklus yang masih rendah dengan nilai rata-rata sebesar 46,80. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I sebesar 61,74. Selanjutnya, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,38. Jumlah peningkatan dari tahap prasiklus menuju siklus I sebesar 14,94 dan peningkatan dari siklus I menuju siklus II sebesar 14,64. Kata kunci: menyimak berita, media audiovisual
RELIGIUSITAS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SYAHADAT CINTA KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY SEBAGAI PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA KELAS XI Ari Setyo Rini
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.436 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) nilai karakter religius tokoh utama dalam novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy; (2) kontribusi novel Syahadat Cinta sebagai bahan pembelajaran dan pendidikan karakter berbasis moral bagi perkembangan karakter siswa; (3) skenario pembelajaran novel Syahadat Cinta di SMA kelas XI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sub­jek penelitian ini adalah novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Objek penelitian ini adalah kereligiusan tokoh utama yang terkandung dalam novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy. Sumber data dalam penelitian ini adalah keseluruh­an teks novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy. Fokus penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang mengacu pada kereligiusan tokoh utama. Instrument penelitian ini adalah alat tulis dan nota pencatat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan teknik catat dengan cara membaca secara kritis dan teliti seluruh teks yang terdapat pada novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy untuk mem­peroleh nilai-nilai religius Islam pada tokoh utama. Teknik analisis data yang di­guna­kan adalah teknik analisis isi dengan cara menganalisis data berdasarkan teori religiusitas sastra dalam novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy. Teknik penyajian hasil analisis yang digunakan adalah informal yang menyajikan hasil analisis data dengan kata-kata biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai karakter religius dalam novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy meliputi: a. Hubung­an tokoh utama dengan Tuhan meliputi ibadah seperti shalat, puasa, berdoa, zikir, mem­baca Alquran, syukur, b. hubungan tokoh utama dengan sesama meliputi meminta maaf dan memaafkan, menghormati tamu, cinta keluarga, cinta dengan lawan jenis, tolong me­nolong, dan bersahabat, c. hubungan tokoh utama dengan alam sekitarnya yaitu mengagumi kekayaan alam, memanfaatkan sumber daya alam, dan peduli lingkungan; (2) hubungan novel Syahadat Cinta sebagai bahan pembelajaran dan pendidikan karak­ter berbasis moral bagi perkembangan karakter siswa yaitu novel Syahadat Cinta mam­pu menuntun siswa dalam hal tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari yang mencer­min­kan sifat akhlakul karimah; (3) penerapan pembelajaran novel Syahadat Cinta di SMA kelas XI dalam skripsi ini menggunakan metode pembelajaran CTL (Cooperative Teaching and Learning). Kata Kunci: religius, karakter, pembelajaran di SMA.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI EKSPOSITORIS DENGAN TEKNIK OBJEK LANGSUNG PADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Dita Nur Vatmawati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.476 KB)

Abstract

Tujuan yang dikaji dalam skripsi ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pengajaran keterampilan menulis deskripsi ekspositoris melalui teknik objek langsung pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013 pengaruh penggunaan teknik objek langsung terhadap minat dan sikap siswa dalam menulis deskripsi ekspositoris pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kebumen Tahun 2012/2013, peningkatan keterampilan menulis deskripsi ekspositoris dengan teknik objek langsung pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Teknik tes terdiri dari kemampuan siswa dalam membaca puisi dari prasiklus sampai siklus II. Teknik nontes terdiri dari hasil angket, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Dalam teknik penyajian data digunakan analisis informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis deskripsi ekspositoris dengan teknik objek langsung dilakukan mulai dari prasiklus, siklus I, siklus II dan pada masing-masing siklus sama-sama melaksanakan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan reflksi; (2) minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis deskripsi ekspositoris menjadi lebih baik dengan teknik objek langsung, terbukti dari prosentase prasiklus yang hanya 23%, siklus I 31,8%, dan siklus I 81,8%. Secara keseluruhan peningkatan minat dan sikap siswa dari prasiklus sampai siklus II sebesar 58,8%.; (3) pembelajaran menulis deskripsi ekspositoris dengan teknik objek langsung dapat meningkatkan kemampuan menulis deskripsi ekspositoris siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kebumen. Skor prasiklus sebesar 62,7, siklus I sebesar 72,6, dan siklus II sebesar 74,8. Secara keseluruhan peningkatan hasil nilai rata-rata siswa dari prasiklus sampai siklus II sebesar 12,1.   Kata kunci: deskripsi ekspositoris, teknik objek langsung  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA GAMBAR PERISTIWA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PREMBUN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Dwi Suharsih
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.145 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penggunaan media gambar peristiwa sebagai peningkatan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan media gambar peristiwa terhadap minat dan sikap belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014 dalam menulis puisi; (3) peningkatan kemampuan menulis puisi dengan media gambar peristiwa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014 setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media gambar peristiwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini: (1) penggunaan media gambar peristiwa sebagai peningkatan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas prasiklus, siklus I dan siklus II; (2) pengaruh penggunaan media gambar peristiwa terhadap minat dan sikap belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014 dalam menulis puisi dapat diketahui melalui hasil angket yang telah diisi siswa. Hasil angket terhadap minat belajar siswa rata-rata prasiklus sebesar 59,37%, sedangkan pada siklus I sebesar 65,62%, dan pada siklus II sebesar 71,87%. Hasil angket terhadap sikap belajar siswa rata-rata prasiklus sebesar 37,5%, sedangkan pada siklus I sebesar 56,25%, dan pada siklus II sebesar 81,25%; (3) peningkatan kemampuan menulis puisi dengan media gambar peristiwa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Prembun tahun pelajaran 2013/2014 setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media gambar peristiwa mengalami peningkatan. Pada prasiklus rata-rata kelas sebesar 59,40 dan siswa yang sudah memenuhi KKM ada 3 orang atau 9,37%. Pada siklus I rata-rata kelas menjadi 68,78 dan siswa yang sudah memenuhi KKM ada 15 orang atau 46,87%. Pada siklus II rata-rata kelas meningkat menjadi 74,31.   Kata kunci: menulis puisi dan media gambar peristiwa
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DIALOG NASKAH DRAMA NYARIS KARYA N. RIANTIARNO, RELEVANSI PENELITIAN DENGAN PEMBELAJARAN MENDESKRIPSIKAN PERILAKU MANUSIA MELALUI DIALOG NASKAH DRAMA, DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Miftah Churrohman
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.753 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tindak tutur ilokusi dalam dialog naskah drama Nyaris karya N. Riantiarno; (2) relevansi penelitian dengan pembelajaran mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialoh naskah drama di kelas XI SMA; (3)  skenario pembalajaran tindak tutur ilokusi dalam dialog naskah drama Nyaris karya N. Riantiarno sebagai materi pembelajaran dalam rangka pembelajaran mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialog naskah drama di kelas XI SMA.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan catat. Data dialog tokoh dianalisis dengan menggunakan teknik padan dan teknik pilah unsur penentu, sedangkan penyajian data dilakukan dengan teknik informal, yakni penggunaan kata-kata biasa. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tindak tutur ilokusi dalam dialog naskah drama Nyaris karya N. Riantiarno terdiri atas 249 tuturan representatif, 168 tuturan direktif, 4 tuturan ekspresif, 11 tuturan komisif, dan 1 tuturan deklarasi; (2) relevansi penelitian berupa kajian tuturan tokoh untuk mengungkap perilaku tokoh sebagai contoh yang jelas dan mudah dipahami oleh siswa dalam menuangkan gagasannya terkait perilaku tokoh ke dalam tuturan atau dialog tokoh; (3) skenario pembelajaran menulis naskah drama di kelas XI SMA diawali dengan menjelaskan materi sesuai SK dan KD. Selanjutnya, guru menugaskan siswa untuk membaca dan memahami isi naskah drama, guru mencontohkan cara mengkaji perilaku tokoh berdasarkan dialognya. Terakhir, guru menugaskan siswa untuk membuat naskah drama pendek.   Kata Kunci: tindak tutur ilokusi, relevansi penelitian, dan skenario pembelajaran.
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL HITAM PUTIH KARYA MUSTHOFA ACHMAD DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Nadia Astikawati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.749 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur intrinsik novel Hitam Putih karya Mushthofa Achmad, (2) mendeskripsikan nilai religius dalam novel Hitam Putih karya Mushthofa Achmad, dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel Hitam Putih karya Mushthofa Achmad di kelas XI SMA. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Hitam Putih terdiri atas tema yaitu kehidupaan Hanif yang penuh liku-liku dan sempat jauh dari Tuhan-Nya, tetapi pada akhirnya Hanif bertaubat dan menjadi santri kembali, tokoh utama dan tambahan serta penokohannya yang dilakukan dengan teknik analitik dan teknik dramatik, alur maju, latar tempat, waktu dan sosial ada yang dihadirkan secara utuh, tetapi ada juga yang hanya disebutkan nama tempatnya saja, dan amanat yang terdapat dalam novel bernuansa religius. Hubungan antarunsur terjalin secara harmonis; (2) nilai religius dalam novel Hitam Putih meliputi hubungan antara manusia dengan Tuhan dan hubungan antara manusia dengan manusia; (3) skenario pembelajaran meliputi: (a) pemberian tugas, (b) materi, (c) diskusi, (d) pemberian tugas, (e) tanya jawab, (f) guru mengomentari hasil presentasi, (g) guru memperbaiki hasil presentasi siswa, dan (h) guru memberi tugas pada siswa untuk memperbaiki hasil presentasi seperti yang telah dibahas bersama-sama. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai religius, dan skenario pembelajaran.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS SOSIAL NOVEL ANAK SEJUTA BINTANG KARYA AKMAL NASERY BASRAL DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XI SMA Sri Suyati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.152 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud pendidikan karakter berbasis sosial novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral, (2) hubungan antara novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral sebagai bahan pembelajaran dan pendidikan karakter berbasis sosial, (3) skenario pembelajaran novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Wujud pendidikan karakter berbasis sosial novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral yaitu (a) berdoa, (b) taat, (c) bersyukur, (d) mandiri, (e) rasa ingin tahu, (f)  (jujur), (g) disiplin, (h) pengabdian, (i) peduli lingkungan. (2) Hubungan antara novel Anak Sejuta Bintang sebagai bahan pembelajaran dan Pendidikan Karakter Berbasis Sosial meliputi (a) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan Tuhan terdapat 3 kategori dan diperoleh 18 data, (b) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan diri sendiri dikelompokkan menjadi 12 kategori dan diperoleh 72 data, (c) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan masyarakat dan bangsa dikelompokkan menjadi 5 kategori dan diperoleh 21 data, (d) wujud pendidikan karakter berbasis sosial hubungan manusia dengan sesama, alam sekitar, dan lingkungan sosial dikelompokkan menjadi 8 data dan diperoleh 41 data. (3) Skenario pembelajaran novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral pada siswa kelas XI SMA menggunakan pendekatan Jigsaw, yakni dengan pembelajaran Kompetensi dasar mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani tokoh. Pendekatan Jigsaw merupakan pendekatan kooperatif dengan gaya belajar efektif dan menyenangkan. Berikut ini langkah-langkah pembelajaran Jigsaw yakni (a) kegiatan pendahuluan, (b) kegiatan inti, (c) kegiatan penutup. Dengan pendidikan karakter, siswa SMA termotivasi dalam berbagai bentuk pengajaran yang kooperatif, efektif, dan terarah dengan berbagai kegiatan seperti; penayangan film Anak Sejuta Bintang sebagai gambaran yang memperlihatkan pendidikan karakter berbasis sosial.   Kata kunci: Pendidikan karakter berbasis sosial. Skenario pembelajaran
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN SKENARIO PEMBELAJARAN SASTRA PADA SISWA KELAS XI SMA Suci Kariati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.388 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, (2) nilai-nilai moral dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, (3) skenario langkah-langkah pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral pada novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekan pada diskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Sepatu Dahlan terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, hubungan antar unsur dan amanat. Unsur intrinsik tersebut saling ber-hubungan sehingga membentuk totalitas cerita yang padu dan harmonis; (2) nilai-nilai moral yang ada dalam novel Sepatu Dahlan diantaranya adalah (a) hubungan manusia dengan Tuhan-Nya meliputi takwa dan ber-ibadah, (b) nilai-nilai moral hubungan manusia dengan manusia melputi toleransi, bersahabat, dan peduli sosial, (c) nilai-nilai moral hubungan manusai dengan diri sendiri meliputi jujur, mandiri, rasa ingin tahu, pekerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan menghargai prestasi, (d) nilai-nilai moral hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi memuji keindahan; (3) skenario pembelajaran novel Sepatu Dahlan dalam pembelajaran me-liputi pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan penutup. Kata kunci: Nilai Moral, novel Sepatu Dahlan, Skenario Pembelajaran Sastra
NILAI-NILAI MORALDALAM NOVEL AYAH MENGAPA AKU BERBEDA? KARYA AGNES DAVONAR DAN SKENARIOPEMBELAJARANNYA DI SMA KELAS X Taufik Taufik
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.819 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Ayah Mengapa Aku Berbeda?;(2)nilai-nilai moral novel Ayah Mengapa Aku Berbeda?; (3) skenario pembelajaran novel  Ayah Mengapa Aku Berbeda?sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan teknik observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan  dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? sebagai berikut: (a) tema novel ini adalah kisah perjuangan hidup seorang gadis tunarungu yang cacat sejak dilahirkan dalam menggapai impiannya, (b) tokoh utama dan tokoh tambahan, (c) alur yang digunakan adalah alur maju, (d) latar dalam novel ini terdiri dari latar tempat, latar waktu, dan latar sosial, (e) sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang persona pertama, (f) hubungan antarunsur yang terdapat dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? tersebut saling berhubungan yang membangun sebuah cerita, (2) nilai moral dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? ada empat yaitu nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, nilai moral hubungan manusia dengan alam sekitar, dan nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri, (3) scenario pembelajaran novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? di kelas X SMA dengan tahap pendahuluan guru mengkondisikan siswa agar siap menerima pelajaran, lalu pada kegiatan inti guru menerangkan materi unsure intrinsic dan nilai moral, kemudian guru menyuruh siswa untuk berdiskusi membahas unsur intrinsic dan nilai moral setelah itu siswa menyampaikan hasil diskusinya, danpadatahappenutup guru merefleksikegiatanpembelajaransertamenanamkannilai moral yang terkandung di dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? sesuai dengan kompetensi dasar menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/ terjemahan. Kata kunci: nilai moraldan skenario pembelajaran  
ANALISIS NILAI-NILAI MORAL NOVEL RAMAYANA KARYA SUNARDI D.M. DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARANNYA DI SMA Yusuf Dwi Wibowo
SURYA BAHTERA Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.66 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mendeskripsikan unsur instrinsik novel Ramayana karya Sunardi D.M., (2) mendeskripsikan wujud nilai moral novel Ramayana karya Sunardi D.M., dan (3) menjelaskan implementasi pembelajaran unsur intrinsik dan nilai-nilai moral dalam novel Ramayana karya Sunardi D.M di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Ramayana, temanya adalah perjuangan dan pengorbanan untuk cinta dan kedamaian di dunia, tokoh utamanya adalah Ramawijaya, penokohan dilakukan secara analitik dan dramatik, alurnya adalah alur maju, latarnya dihadirkan secara konkret serta amanatnya dikemas dalam cerita. (2) wujud nilai moral novel Ramayana mencakup tiga aspek yaitu; (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi berdoa, bersyukur, memuji tuhan, dan beribadah, (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi keakraban, memberi semangat, persaudaraan, sikap kekeluargaan, taat, memberi nasihat, dan setia kawan, (c) hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi memuji keindahan, (d) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi kasih sayang, pantang menyerah, rela berkorban, bela negara, sabar, niat baik, pemaaf, dan instropeksi diri, dan (3) implementasi pembelajaran novel Ramayana dalam pembelajaran sastra di SMA disajikan dalam bentuk rencana pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Paikem beserta langkah-langkah kegiatan pembelajaran meliputi pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan penutup.     Kata Kunci: nilai moral, unsur instrinsik, implementasi pembelajarannya di SMA.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue