cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017" : 5 Documents clear
Studi Populasi Mamalia Kecil Famili Muridae di Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh BesarStudi populasi mamalia kecil famili Muridae di Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar Muhammad Nasir; Lia Hastuti; Saida Rasnovi
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.606 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji populasi mamalia kecil famili Muridae pada tiga tipe vegetasi di Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Ketiga vegetasi tersebut yaitu persawahan, kebun campuran dan vegetasi riparian. Sampel di koleksi dengan menggunakan perangkap hidup yang berjumlah 45 perangkap. Perangkap ditempatkan pada lantai hutan bersemak. Jarak antar perangkap pada tiap-tiap plot sekitar 10 m. Lama pemasangan perangkap pada tiap lokasi empat hari. Parameter yang diamati pada famili Muridae adalah jumlah jenis, jumlah individu, tingkatan umur, jenis kelamin dan kondisi cuaca. Hasil  penelitian didapatkan 21 sampel famili Muridae yang terdiri dari enam jenis. Jenis yang paling banyak tertangkap adalah Rattus exulans (tikus ladang). Habitat kebun merupakan habitat yang paling banyak ditemukan jumlah individu mamalia kecil famili Muridae, diikuti oleh riparian dan sawah.
Efek pemberian ekstrak etanol kayu manis (Cinnamomum burmannii Ness Ex BI.) terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus (Rattus novergicus) Irna Lisa Anna; Fauziah Fauziah; Firdus Firdus
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.701 KB)

Abstract

Penelitian tentang efek pemberian kayu manis terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kayu manis terhadap ureum dan kretainin tikus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tikus dibagi menjadi 4 perlakuan dengan 5 ulangan pada setiap perlakuan. Perlakuan 0 (P0) adalah tikus yang diberi pellet,air minum dan carboxy methyl cellulose (CMC) 0,5%. Perlakuan I (P1) merupakan tikus diberi perlakuan pellet, air minum dan ekstrak kayu manis dengan dosis 200mg/kgBB, perlakuan II (P2) tikus diberi perlakuan pellet, air minum dan ekstrak kayu manis dengan dosis 400mg/kgBB, serta perlakuan III (P3) tikus diberikan pellet,air minum dan ekstrak kayu manis dengan dosis 800mg/kgBB. Pemberian eksrak kayu manis dilakukan selama 14 hari, pada hari ke-15 dilakukan pengambilan sampel darah melalui vena orbitalis untuk pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin darah tikus. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan mempengaruhi kadar ureum tikus tetapi kadar kreatinin semua perlakuan normal.
Struktur komunitas ikan karang di perairan Pulau Batee Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Muhammad Nasir; Muhammad Zuhal; Maria Ulfah
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.971 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas ikan karang yang meliputi kelimpahan, indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi dan biomassa ikan karang pada perairan Pulau Batee Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Census Technique (VCT) -belt transect. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 21 famili yang termasuk dalam 44 genus dan 106 spesies ikan karang dengan jumlah total sebanyak 8337 individu. Menurut peranannya ditemukan jenis ikan target sebanyak 33 spesies yang mewakili 9 famili, jenis ikan indikator ditemukan sebanyak 14 spesies yang berasal dari famili Chaetodontidae dimana spesies Chaetodon trifasciatus dan Chaetodon collare merupakan yang paling dominan sedangkan jenis ikan mayor ditemukan sebanyak 59 spesies yang mewakili 12 famili, spesies yang paling dominan adalah Dascyllus carneus. Nilai kelimpahan ikan karang rata-rata yang ditemukan pada bagian timur adalah 944 ind/ha - 1209 ind/ha, sedangkan pada bagian barat berkisar antara 769 ind/ha - 904 ind/ha. Nilai indeks keanekaragaman (H’) rata-rata berkisar antara 3,13 - 3,46 Biomassa ikan karang yang ditemukan pada bagian timur adalah 60 kg/ha - 116 kg/ha dan bagian barat berkisar 61 kg/ha - 104 kg/ha Kata kunci: Pulau Batee, Struktur Komunitas, Ikan Karang, Indeks Ekologi dan Biomassa.
Isolasi, karakterisasi dan uji aktivitas antimikroba bakteri asam laktat dari fermentasi biji kakao (Theobroma cacao L.) Yulia Sari Ismail; Cut Yulvizar; Putriani Putriani
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.865 KB)

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan kelompok bakteri yang mampu mengubah karbohidrat  (glukosa) menjadi asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengetahui karakteristik BAL yang berperan dalam aktivitas fermentasi asam laktat pada biji kakao (Theobroma cacao L.).  Parameter yang diamati adalah morfologi koloni (bentuk, tepian, elevasi dan warna isolat), morfologi sel (bentuk sel dan pewarnaan Gram), uji biokimia (TSIA, indol, motilitas, MR-VP, tipe fermentasi, ketahanan suhu 15oC dan 37oC, ketahanan garam 5%, 6.5% dan 10%, serta katalase,) dan uji aktivitas antimikroba.  Dari hasil penelitian ini diperoleh tiga isolat BAL yang merupakan kelompok bakteri Gram positif berbentuk basil dan kokus. Ketiga isolat secara umum memiliki morfologi koloni yang berbeda yaitu berbentuk bundar, tepian licin, elevasi cembung dan datar, berwarna krem dan putih susu. Hasil uji biokimia menunjukkan bahwa ketiga isolat termasuk famili Lactobacillaceae, genus Lactobacillus (isolat FBK 1 dan FBK 3) dan genus Enterococcus (isolat FBK2).  Pada uji daya hambat (aktivitas antimikroba), ketiga isolat mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Bakteri endofit asal akar kopi dan potensinya sebagai agen pengendali penyakit akar putih Rigidoporus microporus Alfizar Alfizar; Parlina Parlina
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.564 KB)

Abstract

Bakteri endofit asal akar kopi serta potensinya sebagai agen pengendali penyakit akar putih Rigidoporus microporus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri endofit sebagai agens pengendali penyakit akar putih. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh dan di Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, dimulai sejak Bulan September 2015 sampai Maret 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode eksperimen. Tahap deskriptif dilaksanakan isolasi dan karakterisasi bakteri endofit, dan kemudian dilanjutkan dengan tahapan experimen. Rancangan percobaan yang digunakan pada uji potensi antagonis adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, dengan 6 perlakuan, 4 ulangan. Peubah yang diamati meliputi karakteristik bakteri endofit hasil isolasi dari akar tanaman kopi secara mikroskopis, dan persentase hambatan pertumbuhan koloni cendawan patogen Rigidoporus microporus. Diperoleh 15 isolat bakteri hasil isolasi dari akar tanaman kopi dan terdapat 6 isolat bakteri endofit yang yang dikarakterisasai secara morfologi, yaitu isolat PS-S2(2) dan PS-S3(1) merupakan genus Bacillus sp., S-SK2(2) merupakan genus Pseudomonas sp., PS-S2(1) dan PS-S3(2) merupakan genus Klebsiella sp.,  dan S-SK3(2) merupakan genus Xanthomonas sp.

Page 1 of 1 | Total Record : 5