cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika
ISSN : 23374411     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN" : 15 Documents clear
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL ANTAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Khabibah, Nurul
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.656 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika, (2) pengaruh interaksi sosial antar siswa terhadap prestasi belajar matematika, dan (3) pengaruh kemandirian belajar dan interaksi sosial antar siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi linear dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika sebesar   tergolong sedang, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari interaksi sosial antar siswa terhadap prestasi belajar matematika sebesar  tergolong sedang, dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kemandirian belajar dan interaksi sosial antar siswa secara bersama-sama terhadap  prestasi belajar matematika sebesar  tergolong kuat. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kemandirian belajar dan interaksi sosial antar siswa terhadap prestasi belajar matematika baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri.
ALASAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH (SMP DAN SMA) MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR PRIVAT PELAJARAN MATEMATIKA Andraeni, Susi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.089 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab: (1) orang tua dan peserta didik le-bih memilih mengikuti bimbingan belajar privat daripada bimbingan belajar kelompok untuk mata pelajaran matematika; (2) tingginya minat peserta didik mengikuti bimbi-ngan belajar privat matematika; dan (3) orang tua dan peserta didik kurang percaya ter-hadap pendidikan yang diberikan oleh guru matematika di sekolah. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik yang mengikuti bimbingan belajar privat. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik sampling adalah snowball sampling. Sampel penelitian adalah siswa SMP N 6 Purworejo, SMP N 33 Purworejo, dan SMA N 5 Purworejo serta orang tua masing-masing siswa. Diperoleh hasil penelitian tingginya minat siswa mengikuti bimbingan belajar privat matematika adalah dengan bimbingan belajar privat nilai matematika menjadi lebih meningkat, pemahaman materi lebih baik, suasana belajar kondusif, dan siswa tidak canggung bertanya kepada pengajar.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Sangadah, Maelatun
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.059 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui variasi kesalahan dalam setiap jenis kesalahan, mengetahui rata-rata persentase setiap jenis kesalahan, dan mengetahui faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan yang berkaitan dengan materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini adalah penelitian mixed methods dengan model sequential explanatory. Hasil penelitian dan simpulan yang diperoleh adalah (1) kesalahan ReadingErrors terdiri dari 9 variasi kesalahan dengan rata-rata persentase kesalahan 14,91%, (2) Comprehension Errors terdiri dari 13 variasi dengan rata-rata persentase 28,51%,(3) Transformation Errors terdiri dari 4 variasi dengan rata-rata persentase 17,37%, (4) Process Skills Errorsterdiri dari 8 variasi dengan rata-rata persentase 22,37%, (5) Encoding Errors terdiri dari 3 variasi dengan rata-rata persentase 8,81%. Faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan diantaranya sadalah tidak memahami soal dan pertanyaan soal, tidak memahami perbedaan SPLDV dan PLDV, tidak memahami metode penyelesaian SPLDV, tidak cermat dalam melakukan perhitungan, kelemahan daya ingat, dan kehabisan waktu.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN ANALISIS KESALAHAN NEWMAN Karunia Suci, Ayu Dinar
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.35 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan siswa berdasarkan analisis kesalahan Newman dan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berkaitan dengan materi aturan pencacahan. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pada tahap membaca, siswa dapat membaca dengan lancar, namun walaupun demikian siswa ternyata tidak dapat memaknai kalimat yang mereka baca secara tepat. Berikutnya pada tahap pemahaman, pada tahap ini kesalahan yang dilakukan siswa adalah dalam mengubah konteks masalah soal cerita menjadi bahasa sendiri yang berpengaruh pada proses penyelesaian soal. Selanjutnya pada tahap tahap transformasi, pada tahap ini siswa melakukan kesalahan dalam mentransformasi informasi yang diberikan. Beberapa siswa tidak mengetahui metode yang akan digunakan sehingga banyak siswa yang salah dalam menentukan rumusnya. Tahap Keterampilan Proses, pada tahap ini kesalahan yang terjadi pada siswa adalah kesalahan dalam proses pengerjaannya dan siswa tidak melanjutkan prosedur penyelesaian (macet). Pada tahap terakhir yaitu tahap pengkodean, kesalahan pada tahap ini berupa kesalahan menuliskan jawaban akhir yang tidak sesuai dengan konteks soal. (2) Beberapa faktor penyebabnya ialah  tidak bisa menyusun makna kata yang dipikirkan kedalam bentuk kalimat matematika atau penggunaan rumus yang tidak sesuai dengan konteks soal, kurang teliti, lupa, kurang menguasai materi dan kurang memahami soal.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Amanah, Salimatul
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.93 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah model pembelajaran Inquiry efektif terhadap prestasi belajar matematika dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pejagoan tahun pelajaran 2014/2015; (2) apakah model pembelajaran TPS efektif terhadap prestasi belajar matematika dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pejagoan tahun pelajaran 2014/2015; (3) manakah yang lebih efektif pembelajaran dengan model pembelajaran Inquiry atau pembelajaran dengan model pembelajaran TPS terhadap prestasi belajar matematika dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pejagoan tahun pelajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan teknik cluster random sampling. Pengujian prasyarat keseimbangan menggunakan Lilliefors untuk pengujian normalitas dan Chi Kuadrat untuk pengujian homogenitas. Pengujian prasyarat hipotesis menggunakan Lilliefors untuk pengujian normalitas dan Chi Kuadrat untuk pengujian homogenitas Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji proporsi dan uji kesamaan dua proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran Inquiry efektif terhadap prestasi belajar matematika; (2) model pembelajaran TPS efektif terhadap prestasi belajar matematika; (3) model pembelajaran Inquiry lebih efektif daripada model pembelajaran TPS terhadap prestasi belajar matematika.  
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Aprianingsih, Nurul
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.027 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika dilihat dari standar proses intrakulikuler dan standar penilaiannya. (2) Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran matematika dengan Kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan didukung dengan instrumen pendukung. Data yang diperoleh dianalisis dengan langkah Miles and Huberman. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika pada standar proses intrakulikuler dan penilaian sudah dilaksanakan tetapi belum optimal. (2) Kendala implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika yaitu aspek menanya sulit dilaksanakan karena beberapa faktor yaitu peserta tidak tahu apa yang ingin ditanyakan dan tidak percaya diri. Penilaian pada Kurikulum 2013 banyak jenisnya sehingga guru merasa kerepotan. Dalam mengolah nilai membutuhkan waktu yang lama sedangkan guru juga harus mempersiapkan pembelajaran selanjutnya. Soal-soal yang ada di buku pegangan siswa terlalu sulit sehingga guru harus mencari reserensi lain.
PENINGKATAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN CMP KELAS VIIG SMP NEGERI 3 GOMBONG Dewi, Atik Kusuma
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.274 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa, 2) peningkatan prestasi belajar matematika siswa. 3) keterkaitan antara kemampuan penalaran dan komunikasi matematis terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model Connected Mathematic Project (CMP) berbantu media puzzle. Dimana subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIG SMP N 3 Gombong tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Semua data dianalisis secara kualitatif dan kuntitatif. Hasil analisis data secara kualitatif menunjukan terdapat peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa sehingga siswa dapat mengungkapkan ide tanpa harus ditunjuk, menemukan pola, melakukan manipulasi matematika, menilai ide, dan menggunakan notasi/simbol dengan tepat. Sedangkan hasil analisis data secara kuantitatif diperoleh hasil korelasi dengan kategori kuat menjadi sangat kuat. Sehingga terdapat keterkaitan antara kemampuan penalaran dan komunikasi matematis terhadap prestasi belajar siswa.
PERSEPSI SISWA TENTANG POLA INTERAKSI GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Darmawan, Rahmat
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.886 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipersepsi siswa, kendala yang dihadapi, dan dampak yang terjadi pada siswa terkait dengan pola interaksi guru dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Situasi sosial dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII D-F SMP Negeri 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 96 siswa. Prosedur pemilihan subjek penelitian yang digunakan adalah prosedur purposif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis data fenomenologis. Hasil penelitian ini adalah (1) siswa berprestasi matematika tinggi lebih menyukai pola interaksi satu arah, siswa berprestasi matematika sedang sebagian lebih menyukai pola interaksi satu arah dan sebagian lainnya menyukai pola interaksi dua arah, sedangkan siswa berprestasi matematika rendah lebih menyukai pola interaksi multi arah, (2) kendala pola interaksi satu arah yaitu membosankan dan waktu terkesan berjalan lama juga terkesan diacuhkan karena guru hanya menjelaskan materi, kendala pola interaksi dua arah yaitu merasa tegang sewaktu ditanya dan malu jika menjawab salah serta kurang bisa berpartisipasi karena didominasi oleh siswa yang pintar saja selama pembelajaran sedangkan kendala pola interaksi multi arah yaitu belum terbiasa dalam berdiskusi sehingga timbul masalah jika adanya beda pendapat, serta kadang terlalu mengandalkan anggota kelompok dan kurang kooperatif serta kondisi pembelajaran yang ramai, (3) dampak positif siswa jika pola interaksi sesuai yaitu lebih memperhatikan dan tidak bercanda selama pembelajaran, mengetahui jawaban pertanyaan yang belum diketahui, lebih cepat paham dan lebih menikmati pelajaran, menambah wawasan dari tukar pendapat, serta semangat belajar matematika. Sedangkan dampak negatif jika pola interaksi tidak sesuai yaitu kurang dan tidak paham dengan materi pelajaran, kurang konsentrasi dan semangat, kurang memperhatikan selama pembelajaran, tidak menyukai pelajaran matematika.Dari hasil penelitian yang sudah disebutkan di atas, dapat diketahui bahwa tiap siswa memiliki persepsi yang berbeda karena memiliki pandangan dan kepribadian yang berbeda pula. Persepsi tersebut meliputi pola interaksi mana yang lebih disukai, kendala, dan dampak yang terjadi pada siswa terkait pola interaksi guru dalam pembelajaran matematika. Makna penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi tentang pola interaksi yang disukai oleh siswa. Karena perbedaan persepsi inilah guru seharusnya dalam proses mengajar mengadakan variasi dalam pola interaksi yang diterapkan sehingga semua siswa dapat menikmati dan menyukai selama proses pembelajaran matematika.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM SOLVING LEARNING BERBASIS DISCOVERY PADA KELAS VII Sumiati, Puji
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.939 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan pemahaman konsep matematika kelas VII-A SMP Negeri 1 Mirit melalui pembelajaran model Problem Solving Learning berbasis Discovery. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Mirit  Tahun Pelajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika melalui model Problem Solving Learning berbasis Discovery di SMP Negeri 1 Mirit diawali dengan siswa diberikan suatu masalah (problem) sebagai isu utamanya serta siswa diarahkan menemukan sendiri atau mengalami proses mental itu sendiri. Persentase rata-rata pemahaman konsep matematika pada pra siklus mencapai 61,29, sedangkan pada siklus 1 sebesar 73,483 meningkat menjadi 78,225 pada siklus 2 dengan persentase jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum yaitu 48,387% pada pra siklus, 70,967% pada siklus 1 dan 83,871% pada siklus 2 merupakan bukti dari peningkatan hasil pemahaman konsep matematika.
STUDI PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN MODEL DISKUSI DALAM KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Zahrotunnihayah, Zahrotunnihayah
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.867 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model TGT lebih baik daripada model diskusi dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII C-H SMP N 4 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain the matching static group comparison design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C-H SMP N 4 Purworejo. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII E dan VIII D dengan pengambilan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes, dan wawancara. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang sudah diujicobakan dan memenuhi syarat validitas, konsistensi internal, serta reliabilitas. Analisis uji hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian diperoleh thitung= 1,713, dengan ? = 0,05 diperoleh ttabel = 1,645. Hal ini menunjukkan thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model TGT dapat menghasilkan kemampuan pemecahan masalah matematika yang lebih baik daripada model diskusi.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 41, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 40, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 39, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 37, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 36, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 35, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 34, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 33, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 32, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 2 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 3 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 29, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 24, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 22, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 18, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 17, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 12, No 5 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 10, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 9, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 6, No 2 (2013): EKUIVALEN Vol 6, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 5, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 4, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 3, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 2, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 1, No 1 (2013): EKUIVALEN More Issue