cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
ISSN : 16937600     EISSN : 25980157     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan is a scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on economic and development issues. Managed by Department of Development Economics, Faculty of Economics and Business University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Published by University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Press.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2016)" : 9 Documents clear
Ketentuan Penulisan Penulisan, Ketentuan
EKONOMIKAWAN : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.643 KB)

Abstract

Jurnal Ekonomikawan diterbitkan oleh fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara secara berkala dalam setahun dua kali yaitu bulan Juli dan Desember. Jurnal Ekonomikawan merupakan media untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun pemikiran konseptual yang berhubungan dengan bidang ekonomi pembangunan. Naskah yang diterima harus berisi informasi yang benar, jelas dan memiliki kontribusi substansial terhadap bidang kajian. Penulisan harus singkat, padat dan jelas sesuai dengan format penulisan jurnal Ekonomikawan. Naskah yang dikirimkan belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses untuk dimuat di media lain. Naskah ilimiah yang diterima akan diseleksi oleh dewan redaksi dan mitra bestari yang memiliki wewenang penuh untuk mengkoreksi, mengembalikan untuk diperbaiki, maupun menolak tulisan yang masuk ke meja redaksi bila dirasa perlu.
Analisis Dampak Rehabilitasi Hutan Mangrove Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Lubuk Kertang Kabupaten Langkat Roswita Hafni
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.906 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.938

Abstract

Luas ekosistem hutan mangrove yang tersebar dibeberapa pulau yang ada di Indonesia sekitar 4.251.011 Ha.  Tetapi, lebih dari setengah luas ekosistem hutan mangrove yang ada di Indonesia ternyata dalam kondisi rusak parah, Hutan mangrove di Sumareta Utara terletak di sepanjang pantai timur dari data BP2HM seluas 199.478,32 ha. Dan Kabupaten Langkat memiliki luas mangrove yang paling dominan yakni 50.650,93 ha. Sejak tahun 2006 hutan mangrove telah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. Akibat alih fungsi hutan mangrove itu, kondisi lahan menjadi rusak, Secara ekonomi sumberdaya alam yang menjadi sumber pendapatan menjadi berkurang secara signifikan.mata pencaharian nelayan di enam desa, menurun drastis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan hutan mangrove, serta bagaimana dampak rehabilitasi hutan mangrove terhadap pendapatan masyarakat nelayan tradisional, khususnya di Desa Lubuk Kertang  Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.Penelitian ini bersifat deskriptif dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wilayah hutan mangrove yang berada di Desa Lubuk Kertang Kecamatan  Brandan Barat sebanyak 746 kk nelayan. Jumlah sampel dengan tekhnik slovin sebanyak 70 kk.  Tekhnik analisis data yang digunakan adalah analisis komparatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Keadaan hutan mangrove di  Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat dengan luas kerusakan hutan mangrove 740 Ha (61,67%) dari luas seluruh hutan mangrove 1200 Ha.  Kerusakan hutan mangrove tergolong kondisi berat 528 Ha (71,35%) dari luas kerusakan mangrove 740 Ha. (2) Rusaknya hutan mangrove berdampak negatif bagi nelayan Desa lubuk Kertang, dengan nilai sig sebesar 0,020 < 0,05, Hal ini menyatakan bahwa korelasi antara sebelum rehabilitasi dan setelah rehabilitasi hutan mangrove berhubungan secara nyata. Sebelum kerusakan terjadi pendapatan masyarakat nelayan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun setelah kerusakan terjadi  pendapatan masyarakat nelayan menurun drastic.
Analisis Pembentukan Portofolio Yang Efisien Pada Perusahaan Keramik, Kaca Dan Porselen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Dengan Model Markowitz Irma Christiana
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.158 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.943

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan saham-saham yang termasuk dalam kombinasi portofolio efisien, tingkat keuntungan  dan tingkat resiko  dari portofolio yang terbentuk. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 5 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah Model Markowitz dan dibantu dengan program Microsoft Excel 2010 dalam perhitungan koefisien korelasi.Hasil dari pembentukan portofolio yang efisien komposisi dana yang didapat membentuk investasi yang efisien bila mengacu pada diversifikasi yang disarankan oleh Markowitz (Markowitz Efficien Portofolio) yang menyebutkan bahwa investor akan memilih portofolio ke 2 dengan proporsi saham PT Asahimas Flat Glass Tbk 20%, saham PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk 30% dan saham PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk 50%, dengan tingkat keuntungan yang diharapkan 1,335% dan tingkat resiko investasi 7,976%.
Analisis Vector Autoregresion (VAR) Terhadap Interrelationship Antara IPM Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Masta Sembiring
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.621 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.939

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara indeks pembangunan manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi kabupaten / kota di  provinsi Sumatera Utara selama periode 2003-2014. Penelitian ini menggunakan data panel dan uji kointegrasi untuk melihat hubungan jangka panjang antara indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan program eviews 6.Dari hasil uji kointegrasi menunjukkan hubungan ekuilibrium jangka panjang antara Indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi.
Analisis Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Dan Suku Bunga SBI Terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia Nurwani Nurwani
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.13 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga SBI terhadap pergerakan indek harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah data triwulan periode Maret 2007 sampai dengan Maret 2015. Data diolah dengan metode uji statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan. Kedua menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan. Ketiga menunjukkan bahwa suku bunga SBI berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan. Keempat hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga SBI berpengaruh terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan secara simultan.
Persepsi Siswa Tentang Ekonomi Syariah Dan Hubungannya Dengan Minat Mempelajari Ekonomi Syariah Noni Rozaini
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.216 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.940

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara persepsi siswa tentang ekonomi syariah dengan minat mempelajari ekonomi syariah siswa kelas XI MAN I Medan T.A 2011/2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang ekonomi syariah dengan minat mempelajari ekonomi syariah siswa kelas XI MAN I Medan T.A 2011/2012. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa. Sampel diambil secara total sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 80 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket.Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment, dan uji hipotesis dengan menggunakan uji t. Hasil perhitungan koefisien korelasi variabel X dan variabel Y diperoleh r hitung =0.231 sementara r tabel =0.220 pada taraf signifikan 95% dengan n=80. Dengan demikian hubungan persepsi siswa tentang ekonomi syariah (Variabel X) dengan minat mempelajari ekonomi syariah (Variabel Y) dikategorikan sedang. Selanjutnya dalam pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh t hitung =2.101 sementara t tabel =1.66. Hal ini berarti t hitung (2.101) > t tabel (1.66) pada taraf signifikan 95% dan α 0.05 dengan dk =n-2=80-2. Dengan kata lain hipotesis dapat diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang ekonomi syariah dengan minat mempelajari ekonomi syariah siswa kelas XI MAN 1 Medan T.A 2011/2012. 
Keragaan Ekonomi Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Pengolahan Opak Singkong Di Desa Tuntungan II Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Mailina Harahap; Siti Mujiatun
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.119 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.946

Abstract

Komoditi pertanian sebagian besar adalah komoditi yang cepat rusak apabila tidak langsung dikonsumsi ataupun dilakukan proses pengolahan lanjut. Adapun dengan pengolahan lanjut, mampu memberikan nilai tambah (value added) terhadap komoditi pertanian. Hal tersebut ditunjukkan dengan Usaha Kecil dan Menengah Masyarakat (UKM) yang mampu mengakomodasi keberadaan sumberdaya manusia. Sebagaimana Harahap, Mailina (2013) mengemukakan bahwa UKM mempunyai potensi untuk dapat menimbulkan dampak pembangunan yang strategis dalam ekonomi terutama dalam aspek peningkatan nilai tambah, aspek pemerataan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja dalam mengatasi pengangguran, kemiskinan dan urbanisasi.Sampel penelitian adalah pengusaha UKM Opak Singkong di desa Tuntungan II Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memproduksi Opak Singkong, pengusaha menggunakan biaya tetap (fixed cost) Rp.644.497,5 dan biaya berubah (variable cost) Rp.3.379.450,01. Adapun biaya implisit sebesar Rp.13.010,07. Sehingga rata-rata biaya total (total cost) untuk setiap produksi Opak Singkong adalah Rp. 4.036.957,58. Penggunaan biaya yang besar terdapat pada pembelian bahan baku utama yaitu Singkong dengan penggunaan biaya sebesar Rp.3.173.166,67. Untuk setiap produksi Singkong yang digunakan rata-rata 2,4 ton.Penerimaan pengusaha dari setiap produksi Opak adalah Rp.5.067.550,00 dengan jumlah produksi rata-rata 785,67 Kg dengan harga Rp.6.450,00/Kg. Dengan demikian rata-rata keuntungan yang diperoleh pengusaha pada setiap produksi Opak adalah Rp.1.030.592,42. Hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa R/C sebesar 1,26. Dengan demikian kegiatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Opak Singkong layak untuk dilanjutkan. Pola pemasaran Opak Singkong adalah pengusaha Opak selain sebagai produsen juga sebagai penjual kepada pabrik cemilan di Jakarta, Palembang dan Tanjung Morawa. Informasi pemasaran Opak tidak jelas diketahui sehingga margin keuntungan pemasaran Opak Singkong di desa Tuntungan II Kabupaten Deli Serdang tidak diketahui. 
Analisis Perkembangan Impor Beras Di Indonesia Hastina Febriaty
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.49 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.941

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perkembangan impor beras di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menganalisis perkembangan impor beras di Indonesia. Penelitian ini mengambil studi kasus negara Indonesia. Dalam penelitian ini akan dilihat dan menganalisis perkembangan impor beras dalam kurun  waktu 10 tahun atau dari periode tahun 2004- 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun data-data skunder yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan ADB (Asian Development Bank).Hasil penelitian ini adalah bahwa impor beras di Indonesia mengalami fluktuasi menurun, besarnya impor beras di Indonesia disebabkan oleh pertambahan jumlah penduduk yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dan besarnya impor beras di Indonesia juga disebabkan oleh produksi beras yang meningkat tetapi tingkat konsumsi lebih besar dibandingkan dengan produksinya.
Dampak Perekonomian Terhadap Masyarakat Miskin Di Lingkungan Kampung Nelayan Kecamatan Medan Labuhan Fajriwati Fajriwati
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.496 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i2.942

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang sangat fatal karena berkaitan dengan ketidak mampuan masyarakat kota Medan yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan hidup yang selama ini sangatlah memprihatinkan dengan adanya harga pangan dan papan semakin meningkat dan masyarakat tidak dapat mengimbangi dengan  lajunya pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat dan masyarakat tidak dapat mengikuti lajunya perkembangan tersebut dan semakin tertindaslah masyarakat kalangan bawah yang tidak mempunyai  penghasilan yang tetap itu sangat berpengaruh pada  perekonomian yang dialami oleh masyarakat kota Medan. Berbagai kebijakan dan program yang ada dirasakan semakin kurang efektif dalam upaya menurunkan penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan yang terbukti dari masa ke masa. Dibenahinya kebijakan dan perhatian pemerintah terhadap rakyat miskin harus diperhatikan lebih serius lagi dan dapat memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat  yang banyak penganguran diakibatkan tingginya  perekonomian  yang tidak dapat dijangkau oleh masyarakat kalangan bawah. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9