cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2015): ADITYA" : 15 Documents clear
Kajian Moralitas Tokoh dalam Novel Ibu karya Poerwadhie Atmodihardjo Dewi Rahayu
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.64 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  (1) struktur pembangun dalam novel Ibu karya Poerwadhie Atmodihardjo, (2) nilai-nilai moralitas yang terkandung dalam novel Ibu karya Poerwadhie Atmodihardjo. Jenis penelitian: deskriptif kualitatif. Sumber data: novel Ibu karya Poerwadhie Atmodihardjo. Data: kutipan-kutipan yang mengandung moralitas dan struktur pembangun. Teknik pengumpulan data: teknik pustaka, teknik simak dan catat. Instrumen penelitian: peneliti sendiri, instrumen tambahan: nota pencatat, alat tulis, novel Ibu dan buku-buku pengkajian sastra yang relevan. Teknik keabsahan data: validitas semantis dan uji kredibilitas. Analisis data: Teknik analisis isi (content analysis). Teknik penyajian data: metode informal. Hasil penelitian ini meliputi: (1) unsur pembangun novel Ibu karya Poerwadhie Atmodihardjo meliputi: (a) tema: kasih sayang seorang Ibu terhadap anaknya dan ketabahan dalam menjalani ujian hidup; (b) tokoh utama: Prawita, tokoh tambahannya: Minarni, Lukita, Raden Ayu Bratapranata, Muji, Ibu Jiami, Pak Marta Ranti, Ibu Marta Ranti, Usreg, Penjual minuman, Pak Parta Rebo,  Raden Mas Drajat, Pramana, dan Rustiningsih; (c)  alur cerita: tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian; (d) latar tempat: kamar tidur, dapur, pertigaan jalan besar, Desa Putatse Lawe, tepi jalan, jembatan sungai teguhan, pasar Paron,  Desa Mardiasri, halaman, kereta api, Surabaya, dan Desa Soka Gemarang, latar waktu: hari Sabtu, jam setengah lima, jam enam, jam sepuluh lebih, dan jam satu siang, sedangkan latar sosialnya: Prawita, Raden Mas Drajat, Raden Ayu Bratapranata, dan Pramana memiliki status sosial tinggi sedangkan Minarni, berstatus sosial rendah; (e) pusat pengisahan: pengarang sebagai orang ketiga (pengamat); (2) nilai moralitas meliputi: (a) hubungan manusia dengan diri sendiri: sikap sabar, ikhlas, semangat, percaya diri, dan bahagia; (b) hubungan manusia dengan sesama manusia seperti: sikap bijaksana, peduli, ramah, menghormati, rendah hati, tanggungjawab, patuh pada aturan negara, patuh pada perintah orang tua, dermawan, berbakti kepada suami, dan bersilaturrahim; (c) hubungan manusia dengan Tuhan seperti: percaya dengan adanya Tuhan, berbaik sangka kepada Tuhan, bersyukur, percaya kepada takdir Tuhan, dan berdo’a kepada Tuhan.   Kata Kunci: kajian moralitas, novel Ibu
Kesantunan Imperatif Dialek Antara Penjual Dan Pembeli Di Pasar Indrakila Desa Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen Nurul Hidayati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.298 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan wujud pemakaian kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di pasar Indrakila desa Krakal kecamatan Alian kabupaten Kebumen, (2) mendeskripsikan faktor- faktor ungkapan penanda kesantunan imperatif yang digunakan dalam kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di pasar Indrakila desa Krakal kecamatan Alian kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode simak dan metode cakap. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kontekstual. Hasil penelitian, diperoleh (1) Wujud pemakaian kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di pasar Indrakila desa Krakal kecamatan Alian kabupaten Kebumen, dibagi menjadi (a) wujud formal kesantunan imperatif yang meliputi imperatif aktif dan imperatif pasif, (b) wujud pragmatik imperatif meliputi imperatif perintah, imperatif suruhan, imperatif permintaan, imperatif permohonan, imperatif desakan, imperatif bujukan, imperatif himbauan, imperatif persilaan, imperatif ajakan, imperatif permintaan izin, imperatif larangan, imperatif harapan, imperatif anjuran, imperatif mengizinkan, dan imperatif umpatan. (2) Faktor-faktor penanda kesantunan imperatif yaitu (a) kesantunan linguistik imperatif meliputi faktor panjang pendek tuturan, faktor urutan tuturan, intonasi dan isyarat-isyarat kinesik, serta faktor penanda kesantunan tulung, ayo, jajal (b) kesantunan pragmatik imperatif meliputi kesantunan pragmatik imperatif tuturan deklaratif dan kesantunan pragmatik tuturan interogatif.   Kata kunci: kesantunan imperatif
Campur Kode pada Tuturan Penyiar Radio dalam Acara Jampi Stress di Radio Bimasakti Fm Kebumen Tri Susanti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.246 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud campur kode  dan faktor penyebab terjadinya campur kode pada  tuturan penyiar radio dalam acara Jampi Stress di radio Bimasakti FM Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah berupa tuturan penyiar radio pada waktu melakukan kegiatan siaran radio. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas cakap, teknik rekam dan teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, dengan menggunakan alat-alat tulis, alat rekam dan kartu data. Teknik keabsahan data menggunakan teknik pengujian kredibilitas data dalam penelitian ini adalah triangulasi. Teknik analisis data menggunakan teknik content analysis.Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pertama wujud campur kode pada  tuturan penyiar radio dalam acara Jampi Stress di radio Bimasakti FM Kebumen berupa (1) campur kode yang berwujud  kata berjumlah 43 indikator, (2) campur kode yang berwujud frasa berjumlah  32 indikator, (3) campur kode yang berwujud baster berjumlah 4 indikator, (4) campur kode yang berwujud pengulangan kata berjumlah 16 indikator, (5) campur kode yang berwujud  idiom atau pengungkapan kata berjumlah 8 indikator,  dan (6) campur kode yang berwujud klausa berjumlah 22. Yang kedua faktor penyebab terjadinya campur kode pada  tuturan penyiar radio dalam acara Jampi Stress di radio Bimasakti FM Kebumen adalah (1) Identifikasi peranan yang ukurannya adalah sosial, registeral dan edukasional, (2) Identifikasi ragam yang ditentukan oleh bahasa yang dipakai seseorang di dalam peristiwa campur kode yang akan menempatkannya dalam hierarki status sosial, (3) Keinginan untuk menjelaskan atau menafsirkan yang menandai sikap dan hubungan dengan orang lain yang menghendakinya berbeda.   Kata Kunci : campur kode, penyiar radio  
Peningkatan Kemampuan Berpidato Informatif Bahasa Jawa Menggunakan Metode Modeling The Way Pada Siswa Kelas XI SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Ajaran 2014/2015 Riski Puspitaningrum
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.844 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan langkah-langkah pembelajaran keterampilan berpidato informatif bahasa Jawa dengan menggunakan metode modeling the way; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpidato informatif bahasa Jawa menggunakan metode modeling the way pada siswa kelas XI SMK MA’ARIF 4 Kebumen; (3) mendeskripsikan perubahan perilaku belajar siswa kelas XI SMK  MA’ARIF 4 Kebumen setelah mengikuti pembelajaran berpidato informatif  bahasa Jawa dengan menggunakan metode modeling the way. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TAV B SMK MA’ARIF 4 Kebumen. Objek penelitian ini adalah kemampuan berpidato informatif bahasa Jawa pada siswa kelas XI TAV B SMK MA’ARIF 4 Kebumen. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes berupa praktik berpidato informatif bahasa Jawa, sedangkan teknik nontes berupa observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil tes kemampuan berpidato informataif bahasa Jawa pada kegiatan prasiklus menunjukkan rata-rata nilai kelas sebesar 68,63, pada siklus I nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi sebesar 74,70. Pada siklus II terjadi peningkatan kembali nilai rata-rata kelas menjadi 81,08. Peningkatan prasklus sampai siklus I 6,07 dan peningkatan siklus I sampai siklus II 6,38. Pada kategori ketuntasan nilai pada kegiatan prasiklus mencapai 20.83%, mengalami peningkatan ketuntasan menjadi 62,50% pada siklus I, kategori ketuntasan siswa pada siklus II kembali meningkat menjadi 92%. Peningkatan prasiklus sampai siklus I 41,67% dari siklus I ke siklus II 29,50%. Dari hasil penelitian diketahui besar berubahan perilaku belajar siswa terhadap pembelajaran berpidato informatif bahasa Jawa terjadi peningkatan motivasi pada siklus I 78,01% dan samapai siklus II meningkat menjadi 88,97%. Hal tersebut menunjukkan bahwa melalui metode modeling the way dapat meningkatkan kemampuan siswa dan hasil belajar dalam pembelajaran berpidato informatif bahasa Jawa di SMK MA’ARIF 4 Kebumen.   Kata kunci : pidato informatif, modeling the way
Analisis Psikologis dan Nilai Moral dalam Roman ‘T Spookhuis Karya Suparto Brata Syahriyatun Nikmah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.182 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aspek psikologis dalam roman ‘T Spookhuis karya Suprapto Brata. (2) Untuk medeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam roman ‘T Spookhuis karya Suprapto Brata. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Sumber data penelitian yaitu roman ‘T Spoookhuis. Data  penelitian adalah aspek psikologis dan nilai moral yang terdapat dalam roman ‘T Spoookhuis. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik pustaka, teknik simak dan catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan kartu pencatat data. Teknik keabsahan data menggunakan teknik peningkatan ketekunan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Analisis psikologi dalam roman ‘T Spookhuis karya Suparto Brata membahas tiga tokoh yaitu Totje, Sonia dan Jaan. Pada analisis psikologis tokoh Totje lebih cenderung dominan dalam kepribadian superego dari pada id dan ego. Sedangkan pada Sonia cenderung pada kepribadian ego. Sama halnya pada Sonia, Jaan juga cenderung kepada kepribadian ego. 2) Nilai moral yang terdapat dalam roman ‘T Spookhuis karya Suparto Brata terbagi atas tiga pembahasan yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri yang meliputi semangat, sikap waspada, berpendirian teguh, dan takut, nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia lain meliputi perhatian, memberi nasihat, tidak patuh pada printah orangtua, curiga, mengkhawatirkan keselamatan teman, dan rasa ingin melindungi, sementara itu nilai moral hubungan manusia dengan Tuhannya meliputi kepercayaan tentang takdir Tuhan. Kata kunci : psikologis, nilai moral, roman
Peningkatan Keterampilan Membaca Teks Aksara Jawa dengan Menggunakan Metode TANDUR Siswa Kelas X TKR 1 SMK Bina Karya 2 Karanganyar Kebumen Mas rifah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.364 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan keterampilan membaca teks aksara Jawa dengan menggunakan metode TANDUR; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca teks aksara Jawa dengan menggunkan metode TANDUR siswa kelas X TKR 1 SMK Bina Karya 2 Karanganyar Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TKR 1.Objek penelitian adalah keterampilan siswa dalam membaca teks aksara Jawa dengan menggunakan metode TANDUR dengan media kartu kata. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes.Teknik tes yang digunakan yaitu soal uraian membaca teks aksara Jawa, nontes terdiri dariobservasi, angket, dan dokumentasi foto.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian ini adalah validitas isi dan reliabilitas antar rater. Penerapan pembelajaran membaca dengan metode TANDUR meliputi: prasiklus, yaitu hasil membaca teks aksara Jawa siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa;siklus I, berisi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; siklus II merupakan kelanjutan dan perbaikan dari siklus I.Dari hasil tes prasiklus terlihat persentase ketuntasan sebesar 50% meningkat menjadi 75% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 25%. Setelah dilakukan dengan siklus II persentase ketuntasan mencapai 100% dengan peningkatan sebesar 25% dari siklus I.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode TANDUR mampu meningkatkan keterampilan membaca teks aksara pada siswa kelas TKR 1 SMK Bina Karya 2 Karanganyar Kebumen.   Kata kunci: membaca aksara Jawa, metode TANDUR
Analisis Tindak Tutur Cerita Bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto dalam Majalah Panjebar Semangat Tahun 2014/2015 Deby Apriliani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.699 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam cerita bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto, (2) mendeskripsikan maksim-maksim yang terdapat dalam cerita bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto yang dimuat dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2014/2015. Teori yang dipakai adalah teori yang diungkapkan oleh Searle, Grice, dan Wijana. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah cerita bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto yang dimuat dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2014/2015. Data penelitian ini adalah tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi beserta maksim-maksimnya yang terdapat dalam cerita bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah human instrument atau peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, dan teknik catat. Teknik keabsahan data menggunakan validitas semantis. Teknik analisis data menggunakan content analysis atau analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan 3 jenis tindak tutur yang terdapat dalam cerita bersambung Gurunadi karya Ismoe Rianto meliputi tindak tutur lokusi sebanyak 20 data tuturan, tindak tutur ilokusi sebanyak 10 data tuturan, tindak tutur perlokusi sebanyak 8 data tuturan. Prinsip kerjasama yang terdapat dalam percakapan yaitu maksim kuantitas sebanyak 3 data tuturan, maksim kualitas sebanyak 1 data tuturan, maksim relevansi sebanyak 1 data tuturan, makism pelaksanaan sebanyak 1 data tuturan. Prinsip sopan santun yang terdapat dalam percakapan yaitu maksim kebijaksanaan sebanyak 1 data tuturan, maksim penerimaan sebanyak 2 data tuturan, maksim kemurahan sebanyak 1 data tuturan, maksim kerendahan hati sebanyak 1 data tuturan, maksim kecocokan sebanyak 1 data tuturan, maksim kesimpatian sebanyak 2 data tuturan.   Kata kunci: tindak tutur, cerita bersambung  
Nilai Pendidikan Moral dalam Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon Karya Raden Wirawangsa dan Relevansinya dengan Kehidupan Sekarang Noviana Ekawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.297 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan nilai moral yang terkandung dalam Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon, (2) mendeskripsikan relevansi relevansi isi Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon dengan kehidupan sekarang.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitataif. Subjek data dalam penelitian ini berupa naskah Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon, Objek penelitian ini berupa nilai-nilai pendidikan moral yang terkandung dalam naskah Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadondan relevansinya dengan kehidupan sekarang. Data di kumpulkan dengan cara teknik pustaka dan teknik catat. Sumber data berupa bentuk naskah jawa Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon.yang Instrumen penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai sumber instrument dibantu dengan kartu data dan. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis konten. Penyajian data yang di gunakan yaitu menggunakan teknik penyajian informal menggunakan tabel data. Hasil penelitian pada naskah Layang Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon memuat beberapa nilai moral diantaranya: (1) hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi 1) wujud rasa syukur kepada Tuhan, 2) percaya pada takdir Tuhan, 3) pasrah kepada Tuhan, 4)  berdoa dan berikhtiyar, dan tidak percaya dengan adanya Tuhan, (2) hubungan manusia dengan manusia lain yang meliputi 1) menjaga tingkah laku, 2) menjaga persahabatan yang kokoh, 3) menjaga tali silaturahmi, 4) saling memaafkan, 5) anjuran hidup rukun, 6) saling tolong menolong, 7) anjuran bertingkah laku baik, 8) larangan berbuat maksiat, 9) menjalankan kewajiban, 10) membahagiakan orang tua, 11) anjuran untuk menuntut ilmu, 12) sikap patuh istri kepada suami, 13) sikap menghormati dan jujur, 14) tidak mudah tergoda, 15) larangan untuk tidak mengotori pikiran, (3) hubungan manusia dengan dirinya sendiri meliputi 1) memantapkan hati dari keragu-raguan, 2) percaya diri, 3) rajin berusaha, 4) rasa bahagia. Kata Kunci : moral, relevansi, panuntun kamulyaning bocah wadon
Analisis Kesalahan Berbahasa Jawa dalam Karangan Narasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2014/2015 Muji Lestari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.523 KB)

Abstract

Abstrak: Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kesalahan penulisan fonem, (2) kesalahan penulisan pembentukan kata, dan (3) kesalahan penulisan kalimat dalam karangan narasi berbahasa Jawa siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil karya menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2014/2015. Data dalam penelitian ini adalah satuan gramatikal dari hasil karya menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah semua karangan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 192 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah karangan siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ambal, yang berjumlah 126 siswa, proses perhitungan menggunakan rumus Isaac dan Michael. Teknik sampel yang digunakan teknik sampling purposive. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar karangan siswa dan lembar pencatat data. Teknik keabsahan data berupa peningkatan ketekunan. Dalam analisis data digunakan metode padan dan metode agih. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal dan formal. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa: (1) kesalahan penulisan fonem yang terdiri atas kesalahan penulisan fonem vokal dan penulisan fonem konsonan yaitu sebanyak 187 kesalahan, (2) kesalahan penulisan pembentukan kata yang terdiri atas kesalahan penulisan afiksasi dan reduplikasi yaitu sebanyak 74 kesalahan, (3) kesalahan penulisan kalimat yang terdiri atas kesalahan kalimat tanpa subjek, kalimat tanpa predikat, kalimat tanpa objek, kesalahan preposisi, kesalahan kata mubadzir, kesalahan pengacauan anak kalimat dan induk kalimat, dan kesalahan kalimat tidak logis yaitu sebanyak 22 kesalahan.   Kata kunci: analisis kesalahan, karangan narasi
Analisis Struktural Objektif Cerita Sambung Rembulan Wungu Karya Ardini Pangastuti dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Maret-Juli 2011 Wawan Priyanto
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur cerita sambung Rembulan Wungu karya Ardini Pangastuti yaitu: tema, tokoh dan penokohan, alur, sudut pandang, dan gaya bahasa; (2) nilai pendidikan moral dalam cerita sambung Rembulan Wungukarya Ardini Pangastuti dalam majalah Djaka Lodang. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah cerita sambung Rembulan Wungu karya Ardini Pangastuti. Objekpenelitian berupa struktural dan nilai pendidikan moral dalam cerita sambung Rembulan Wungu karya Ardini Pangastuti dalam majalah Djaka Lodang. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, teknik pustaka lan teknik catat. Instrumenpenelitian yang digunakan yaitu kartu data dan peneliti sendiri. Teknik keabsahan data penulis menggunakan teknik validitas semantis. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) struktur cerita sambung Rembulan Wungu yaitu, (a) tema yaitu“keluarga yang belum mempunyai keturunan”; (b) alur yaitu alaur maju; (c) tokoh terdiri dari tokoh utama yaitu Atikah dan Mahendra, tokoh tambahan yaitu Erik, Tante Lisa, Gilar Mahentika, Mbok, Dokter Harna; (d) latar terdiri dari latar tempat yaitu di rumah Atikah, ruang praktek Dokter Harna, resto kemuning, di buthik milik Atikah, villa dan mal, latar waktu terdiri dari pagi hari, siang hari dan malam hari, lan latar sosial terdiri dari rendah, menengah, dan tinggi; (e) sudut pandang personal pertama gaya “aku”; (f) gaya bahasa metonimia lan hiperbola. (2) nilai pendidikan yang terdapat dalam cerita sambung Rembulan Wungu yaitu nilai moral hubungan manusia dengan Tuhanyaitu percaya terhadap kemurahan Allah Swt, pasrah, berdoa kepada Allah;  hubungan manusia dengan manusia yaitu cinta kasih terhadap ibu besan, cinta kasih terhadap istri, cinta kasih terhadap anak;dan hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu khawatir, kesepian, gelisah, setia, dan merasa bersalah.   Kata kunci: struktural objektif, Rembulan Wungu

Page 1 of 2 | Total Record : 15