cover
Contact Name
Sunandar Macpal
Contact Email
macpal@iaingorontalo.ac.id
Phone
+6282194001028
Journal Mail Official
farabi@iaingorontalo.ac.id
Editorial Address
IAIN Sultan Amai Gorontalo Jl. Gelatik, No. 1, Heledulaa Utara, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Farabi
ISSN : 19070993     EISSN : 24428264     DOI : -
Core Subject : Religion,
Farabi is an academic journal published by the LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo, INDONESIA. Farabi published twice a year (every six months, ie Juni aThis journal focuses on Ushuluddin and Islamic Thought. It dedicates as public space to develop and promote Islamic thought, idea, and philosophy based on the original research and current issues which are underlying the value of tolerance and moderation, such as the following but not limited to these specific issues.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi" : 5 Documents clear
STUDI DAKWAH DAN MEDIA DALAM PERSPEKTIF USES AND GRATIFICATION THEORY Erwin Jusuf Thaib
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah Islamiyah adalah salah satu aspek yang tidak terpisahkan dengan kehidupan umat Islam. Dalam kenyataannya, di mana ada eksistensi umat Islam ada, maka ada pula eksistensi dakwah Islamiyah di tempat itu. Kenyataan ini mutlak harus ada, karena dakwah adalah Islam dan Islam adalah dakwah. Karena pentingnya dakwah Islamiyah bagi kehidupan umat Islam, maka semua potensi yang dimiliki sedapat mungkin untuk dapat menunjang eksistensi dakwah Islamiyah. Dalam kehidupan masyarakat modern, media memainkan peranan penting bagi kehidupan sosial. Media, baik media cetak maupun media elektronik, telah menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat modern. Itulah sebabnya, media massa --khususnya media televisi—telah menjadi saluran primer bagi penyebaran dakwah Islamiyah dewasa ini. Begitu tingginya penetrasi media televisi dalam kehidupan modern, maka fenomena ini telah menjadi kajian penting dalam studi ilmu komunikasi khususnya yang berkaitan dengan dengan media komunikasi. Di antara banyak teori komunikasi yang dikembangkan para pakar komunikasi, maka teori uses and gratification yang dicetuskan oleh Elihu Katz, Jay G. Blumlerm dan Michael Gurevitch, banyak dipakai untuk menganalisis relasi antara media massa dan pemirsanya. Dari perspektif teori ini, pemirsa mempunyai kewenangan mutlak untuk menentukan program dakwah di televisi mana yang akan diikutinya sesuai dengan tingkat kepuasan yang ingin dicapainya dari program yang diikutinya. Fakta ini merupakan kontra teori yang menyatakan bahwa media massa yang mendominasi pemirsanya.
WAJAH REVOLUSI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT SEJARAH Adnan Adnan
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atikel ini ingin menelusuri dan mencari jawaban tentang pertanyaan seberapa jauh revolusi merealisasikan transformasi structural dan cultural. Selain itu dipertanyakan sebarapa besar peranan sentral tokoh-tokoh revolusioner dalam menyusun strategi perjuangannya guna tercapainya kebebasan (freedom) dan kebersamaan? Artikel ini juga ingin menemukan bagaimana pula peran rakyat kecil (wong cilik) atau rakyat kebanyakan (grassroot) dalam revolusi itu, baik yang berdomisili di kota maupun di pedesaan?. Dari beberapa pertanyaan itu dapat ditelusuri bahwa tokoh-tokoh revolusioner sebagai “motor penggerak” revolusi, setidaknya dapat dipetakan ke dalam dua kategori, yaitu pertama, revolusi yang bersifat non-kooperatif radikal, dengan tokohnya Tan Malaka; dan kedua, revolusi yang bersifat kooperatif-moderat, yang tokohnya adalah Soekarno, Hatta dan Syahrir. Pendekatan yang dilancarkan oleh golongan yang pertama lebih memilih perombakan masyarakat secara total dalam segala dimensi kehidupannya yang meliputi politik, ekonomi, social, budaya, sementara golongan yang kedua lebih suka memakai jalur diplomatik dengan tetap mempertahankan hal-hal “warisan lama” yang dipandang masih perlu dilestarikan. Revolusi sebagai sebuah wacana actual di tengah kemelut kebangsaan pasca kemerdekaan pada mulanya hanya terasa di kota-kota pusat pendudukan sekutu. Tidak demikian di pedesaan, Namun karena demikian dahsyatnya “getaran” wacana revolusi tersebut, pada gilirannya desa-desa di pedalaman pun ikut andil di dalam pergolakan-pergolakan local.
SUNNAH DALAM PEMAHAMAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL PAKAR HADIS DAN PAKAR FIQIH (Studi Kritis atas Pemikiran Muhammad al-Gazaly) Misbahuddin Misbahuddin
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunnah adalah dokumentasi hidup yang telah dipraktekkan seorang nabi dalam pola kesahariannya dan menjadi acuan umat yang diperpegangi bersama, sekaligus menjadi bagian konsep ilahi yang membumi berisikan ajaran, pedoman dan petunjuk, baik yang dapat dipahami dengan tanpa penalaran atau masih membutuhkan penalaran. Keterkaitan persoalan dengan solusi yang ditawarkan selalu berada pada posisi yang berbeda dengan pemahaman yang menjadi sumber rujukan, apalagi metode dan cara yang dipergunakan dalam memahaminya. Praktek sunnah nabi Saw., dalam berbagai sisi membutuhkan pemahaman yang komprehensif, yang oleh pakar hadis dan pakar fiqih menjadi rujukan yang sangat menarik baik secara tekstual maupun kontekstual. Refleksi pemikiran Muhammad al-Gazaly berupaya menggali kembali beberapa persoalan sunnah yang mengacu kepada pemahaman tekstual dan kontekstual pakar hadis dan pakar fiqih.
MARKETING POLITIK DALAM KOMUNIKASI POLITIK Andries Kango
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dominasi ekonomi semakin berperan penting dalam kancah perpolitikan. Perkawinan ekonomi dan politik saat ini bagaikan teman satu ranjang yang tak dapat dipisahkan. Politik layaknya industri yang sarat dengan banyak kepentingan dan keuntungan semata. Kekuatan ekonomi tanpa disadari nyata berpengaruh dalam dunia politik. Kelompok yang memiliki akses ekonomi dan politik memanfaatkan momentum pesta demokrasi sebagai ajang menghamburkan uang dengan tujuan jabatan semata. Politik sudah menjadi suatu “industri raksasa” yang butuh banyak modal untuk investasi. Konsekuensi logis yang harus diterima dari semua itu adalah hanya beberapa individu dan kelompok yang mampu dan dapat bermain dalam memenangkan transaksi demokrasi. Pada dasarnya demokrasi dan uang adalah dua sisi yang tak dapat dipisahkan sehingga menjadi komoditas yang dapat mempengaruhi dalam pergolakan politik. Sejalan dengan perubahan sistem pemilihan umum, bentuk-bentuk kampanye politik turut berubah. Penggunaan marketing politik merupakan salah satu cara kampanye modern yang banyak dilakukan saat ini. Melalui survei yang dilakukan konsultan politik, parpol atau politisi bisa mengetahui perilaku pemilih, membuat pertimbangan untuk menentukan calon, membuat program kampanye, dan mengetahui hasil pemilihan lewat penghitungan cepat. Selain itu, konsultan politik bisa memoles calon atau parpol melalui kampanye pencitraan di media massa dengan iklan politiknya.
SUMBANGSIH ISLAM DALAM MENANGGULANGI KEHAMPAAN SPIRITUAL MASYARAKAT MODERN; TELAAH ATAS PEMIKIRAN TASAWUF SAYED HUSEIN NASR Muh - Rusli; Rakhmawati Rakhmawati
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World of Sufism has sometimes been underestimated because of it away from world and even hostile.Sayed Hussein Nasr stated that Sufism is the one of alternative solution to meet the challenges of the modern era. Western and Moslems havebeen affectedby Western modernism, theyare materially established, but they sufferspiritual emptiness due to the apotheosis of material and science. Therefore, one must have the equilibrium between science and charity, and between contemplation and action. Furthermore, the problem of interfaith can be resolved through sufistic approach in which Islam is not only about religion revealed through the Qur'an to the Prophet Muhammad, but also Islam is for all of authentic religions.

Page 1 of 1 | Total Record : 5