cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2018): Maret" : 10 Documents clear
Efek Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Ayu Nur Ain Hidayati; Yenni Bahar
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6179

Abstract

Infeksi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang termasuk Indonesia, salah satunya disebabkan oleh bakteri staphylococcus epidermidis. Infeksi bakteri dapat diatasi dengan pemberian antibiotik, akan tetapi saat ini memiliki hambatan dengan adanya resiko resistensi. Berdasarkan pengalaman dari berbagai daerah di Asia, pengobatan herbal memiliki kekuatan penyembuhan yang signifikan, salah satunya dengan memanfaatkan daun kemangi sebagai tanaman herbal yang  dipercaya berkhasiat sebagai antibakteri. Untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun kemangi terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan posttest only with control group design. Proses ekstraksi etanol daun kemangi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Seri konsentrasi sebesar 212,5 mg/mL (Kelompok P1), 450 mg/mL (Kelompok P2), dan 850 mg/mL (Kelompok P3), dengan kontrol negatif menggunakan aquades (Kelompok K-) dan kontrol positif menggunakan klindamisin 2µ (Kelompok K+) yang diujikan secara in vitro terhadap bakteri staphylococcus epidermidis menggunakan teknik difusi cakram. Diameter zona hambat dari seri konsentrasi esktrak etanol daun kemangi 212,5 mg/mL, 450 mg/mL, dan 850 mg/mL, didapatkan hasil secara berurutan 7,59 mm, 9,59 mm, 11,97 mm, kelompok negatif sebesar 0 mm, dan kelompok positif 13,51 mm. Terdapat pengaruh ekstrak etanol daun kemangi secara signifikan terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dengan dosis efektif sebesar 850 mg/mL yang ditunjukan oleh zona hambat yang terbentuk sebesar 11,60 mm.Kata kunci: Ocimum basilicum, Staphylococcus epidermidis, Uji antibakteri
Efektifitas E-Learning Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto Purwana Abdi Pujangga; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6164

Abstract

Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mempunyai E-Learning di dalam etika.ump.ac.id. E-Learning Program Studi Teknik Informatika jarang digunakan oleh Dosen maupun Mahasiswa Teknik Informatika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar efektifitas E-Learning Teknik Informatika UMP oleh Dosen dan Mahasiswa Teknik Informatika serta faktor apa saja yang mempengaruhi efektifitas E-Learning Teknik Informatika UMP. Penelitian ini hanya membahas tentang sosialisasi E-Learning, Penyajian konten E-Learning, desain E-Learning, dan frekuensi penggunaan E-Learning. Metode yang digunakan adalah metode kombinasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian yang didapat dari sosialisasi E-Learning, sebagian besar dosen (86,7%) menyatakan pendaftaran akun E-Learning sangat mudah dan sebagian besar mahasiswa (84,8%) mempunyai akun E-Learning. Hasil penelitian dilihat dari penyajian konten E-Learning, sebagian besar dosen (78,6%) tidak pernah menggunakan chatting untuk mengobrol dengan mahasiswa dan dosen lain, serta pemberian nilai tugas dan kuis pada E-Learning lebih mudah dan efisien, sedangkan sebagian besar mahasiswa (79,4%) tidak pernah menggunakan chatting untuk mengobrol dengan dosen dan mahasiswa lain. Hasil penelitian dilihat dari desain E-Learning, sebagian besar dosen (92,9%) setuju tampilan E-Learning sudah bagus dan lengkap sedangkan beberapa mahasiswa (45,5%) menyatakan tidak setuju tampilan E-Learning sudah bagus dan lengkap. Hasil penelitian dilihat dari frekuensi penggunaan E-Learning, sebagian besar dosen (85,7%) jarang mengakses E-Learning dan beberapa mahasiswa (44,2%) tidak pernah mengakses E-Learning.Kata Kunci : E-Learning, Efektifitas, Kuantitatif, Kuantitatif
Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa di Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Opik Taofik; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6180

Abstract

Kegiatan pemilihan calon ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purwokerto  yang diadakan setiap tahun oleh DEMA (Dewan Mahasiswa) belum ada penilaian yang pasti dan belum menerapkan persyaratan yang ada untuk menentukan calon ketua BEM. Selain itu penilaian tersebut masih menggunakan proses manual dan belum menggunakan sistem sehingga penilaian yang ada kurang efisien untuk direkomendasikan dan proses tersebut cukup memakan waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. Sistem tersebut adalah sistem pendukung keputusan (SPK) yang merupakan sistem tepat untuk proses seleksi karena dapat membantu mengambil keputusan berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Metode yang digunakan dalam pembangunan sistem ini adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Tahapan penyelesaian metode SAW yaitu menentukan kriteria keputusan, menentukan bobot tiap kriteria, menentukan alternatif beserta nilainya untuk setiap kriteria, membuat matriks keputusan, normalisasi matriks keputusan, hitung nilai preferensi (V) untuk setiap alternatif, urutkan nilai V, dan V yang terbesar merupakan rekomendasi keputusan. Kriteria yang digunakan dalam membangun sistem ini adalah nilai mentoring, umur, semester, IPK dan pengalaman organisasi. Sebagai hasilnya sistem pendukung keputusan akan menghasilkan alternatif calon ketua BEM terbaik di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Puwokerto.Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, seleksi calon ketua BEM, metode Simple Additive Weighting (SAW)
Analisis Preeklampsia Berat (Peb) dengan Kejadian Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT) Di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga Periode Tahun 2013-2015 Amin Nurokhim; Wiwik Widyaningsih
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6167

Abstract

Kematian bayi adalah salah satu indikator terpenting untuk mengukur keberhasilan program kesehatan ibu dan anak. Kematian bayi terkait erat dengan riwayat penyakit ibu selama kehamilan atau persalinan. Salah satu penyebabnya adalah hipertensi pada kehamilan, salah satunya jenisnya yaitu preeklamsia berat. Preeklampsia berat diduga kuat dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa antara preeklamsia berat dengan kejadian pertumbuhan janin terhambat (PJT) di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga periode Agustus 2013-Agustus 2015. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. R. Goeteng dengan mengumpulkan data rekam medis melalui pendekatan cross sectional. Subjek terdiri dari wanita hamil yang didiagnosis dengan preeklamsia berat di rumah sakit pada 2013-2015. Total sampel penelitian adalah 175 sampel. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Ibu dengan PEB yang melahirkan bayi PJT sebanyak 25 orang dan ibu tanpa PEB yang melahirkan bayi sebanyak 4 orang. Berdasarkan analisis Chi Square, terdapat hubungan antara PEB dan PJT (p = 0,025). Terdapat hubungan yang signifikan antara preeklampsia berat dan pembatasan pertumbuhan intrauterin di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada 2013-2015 (p = 0,025).Kata Kunci: preeklampsia berat, pertumbuhan janin terhambat, kematian bayi
Hubungan Asfiksia Neonatorum Dan Kejang Neonatorum Di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto Periode 2016-2017 Abdul Khanis; Mustika Ratnaningsih Purbo
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6181

Abstract

Kejang neonatorum adalah kejang yang terjadi pada bayi baru lahir hingga usia 28 hari. Kejang neonatorum merupakan tanda bahaya atau keadaan darurat yang harus cepat ditangani agar tidak meningkatkan angka mortalitas dan morbiditas. Penyebab kejang neonatorum bermacam-macam, Hipoksik Iskemik Ensefalopati (HIE) adalah penyebab kejang neonatorum terbanyak. HIE adalah kondisi dimana terjadi penurunan kadar oksigen dan darah menuju otak. HIE ini merupakan komplikasi neurologi dari asfiksia neonatorum. Sehingga pada penelitian ini peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh asfiksia neonatorum terhadap kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017. Untuk mengetahui hubungan asfiksia neonatorum dan kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode case control. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kasus terdiri dari 32 kejang neonatorum dan kelompok kontrol terdiri dari 32 neonatorum tidak kejang. Setiap kelompok akan dilihat kejadian asfiksia neonatorum dan tidak asfiksia neonatorum. Data diamati kemudian dianalisis menggunakan Chi-square. Terdapat hubungan antara asfiksia neonatorum dan kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017 (P < 0,05; OR 2,79). Asfiksia neonatorum memiliki risiko 2 kali lebih besar menyebabkan kejang neonatorum dibandingkan kelompok tidak asfiksia neonatorum.Kata Kunci : Kejang neonatorum, asfiksia neonatorum
Kajian Pengaruh Pola Curah Hujan terhadap Produktivitas Padi di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Anna Ulie Nafisha; Suwarsito Suwarsito
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6169

Abstract

Curah hujan merupakan faktor yang dapat menentukan tinggi atau rendahnya produktivitas padi. Curah hujan sendiri mempunyai varibilitas yang besar baik secara spasial maupun temporal. Oleh karena itu curah hujan seringkali menjadi faktor pembatas dalam kegiatan pertanian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pola curah hujan terhadap produktivitas padi Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dokumentasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah curah hujan dan produktivitas padi dalam kurun lima tahun yaitu 2009 – 2013 di wilayah Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal yang meliputi 13 desa. Pengambilan data mengunakan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis mengunakan Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan menurut perhitungan korelasi paerson product moment didapat hasil 0,210 yang artinya curah hujan berpengaruh positif terhadap produktivitas padi namun hubungannya rendah. Curah hujan hanya menyumbang 4,429 % terhadap produktivitas padi sisanya 95,571 % dipengaruhi faktor lain yang lebih didominan yaitu irigasi yang memadai dan jenis tanah yang cocok untuk  tanaman padi. Kata-kata kunci : pola curah hujan, produktivitas padi, dan korelasi pearson product moment.
Pengembangan Sistem Berbasis SMS Gateway sebagai Media Informasi Kegiatan di Kelurahan Purwokerto Timur Habib Wisnu Pratama; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6182

Abstract

Kelurahan Purwokerto Timur merupakan kelurahan yang terletak di daerah Purwokerto, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Kelurahan Purwokerto Timur terdiri dari 38 RT, 11 RW, 10 staf kelurahan dan jumlah penduduk ±9528 orang. Banyaknya jumlah penduduk menjadi kendala utama dalam penyampaian informasi. Selain itu masyarakat di Kelurahan Purwokerto Wetan terutama ketua RT/RW dan staf kelurahan memiliki handphone. Oleh karena itu dibuatlah aplikasi SMS Gateway untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan yang ada di kelurahan seperti kegiatan karang taruna, rapat staf, rapat kelurahan, rapat PKK dan rapat RT/RW. Tahapan pengembangan yang terdiri dari kebutuhan definisi (requirement definition),  desain sistem dan perangkat lunak (system and software design), implementasi dan pengujian unit (implementation and unit testing), integrasi dan pengujian sistem (integration and system testing), penerapan dan pemeliharaan (operation and maintenance). Hasil yang diperoleh yaitu aplikasi SMS Gateway yang dapat mengirimkan pesan dan membalas pesan secara otomatis kepada masyarakat Purwokerto Wetan, ketua RT/RW, ketua karang taruna serta staf kelurahan sehingga penyampaian informasi dapat lebih cepat dan efisien.Kata Kunci : SMS Gateway, Kelurahan Purwokerto Timur,  Informasi
Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode TOPSIS untuk Pemilihan Lembaga Bimbingan Belajar Hindayati Mustafidah; Rodiah Pawesti Mayasari
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6172

Abstract

Saat ini terdapat banyak lembaga bimbingan belajar yang menawarkan jasa pendidikan tambahan selain pendidikan formal (sekolah). Lembaga tersebut biasa dikenal dengan istilah bimbel (bimbingan belajar), kursus ataupun les. Lembaga-lembaga tersebut menyediakan sarana prasarana yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu siswa harus bisa memilih dengan tepat lembaga bimbingan belajar yang akan diikuti agar tidak menyesal di kemudian hari. Untuk itu diperlukan sistem pendukung keputusan untuk membantu peserta menentukan lembaga bimbingan belajar yang tepat. Metode yang digunakan adalah Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Pemilihan lembaga bimbingan belajar bagi siswa sekolah menengah atas ditentukan oleh beberapa kriteria yaitu biaya, fasilitas, kapasitas per kelas, staf pengajar, metode pembelajaran, dan lokasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah membangun sebuah matriks keputusan, membuat matriks keputusan yang ternormalisasi, membuat matriks keputusan yang ternormalisasi terbobot, menentukan solusi ideal positif dan negatif, menghitung kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif dan merangking alternatif. Hasil akhir dari sistem ini berupa pengurutan data lembaga bimbingan belajar yang akan dijadikan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan. Sistem pendukung keputusan ini akan membantu siswa dalam memilih lembaga bimbingan belajar yang tepat sesuai dengan kebutuhan.Kata Kunci:  sistem pendukung keputusan, TOPSIS, lembaga bimbingan belajar
Vitamin E & Omega-3 Mencegah Adhesi Intraperitoneum Melalui Inhibisi Kadar Tgf- Β Cairan Peritoneum Andi Muh. Maulana; Haidar Alatas
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6160

Abstract

Adhesi intraperitoneum merupakan komplikasi dari prosedur paska laparotomi yang dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, obstruksi usus, terbentuknya fistula enterokutan, serta infertilitas pada wanita. Banyak penelitian dilakukan mencoba memecahkan permasalahan ini, termasuk dengan pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil untuk menemukan agen antiadhesi yang ideal. Membuktikan efek pemberian vitamin E dan omega-3 topikal dalam soybean oil terhadap kadar TGF- β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum pada tikus wistar yang dilakukan abrasi ileum. Penelitian ini merupakan uji eksperimental post test only group design. Wistar jantan (n = 24) dilakukan abrasi ileum, terbagi menjadi 4 kelompok: K (kontrol), P1 (vitamin E 10 mg dalam soybean oil 5 ml), P2 (omega-3 40 mg dalam soybean oil 5 ml), P3 (kombinasi vitamin E 10 mg dan omega-3 40 mg dalam soybean oil 10 ml). Setelah 14 hari perlakuan dilakukan relaparotomi, kemudian diadakan evaluasi terhadap kadar TGF-β dan derajat adhesi intraperitoneum. Analisis statistik beda derajat adhesi intraperitoneum dan kadar TGF-β antar kelompok dilakukan dengan uji Mann Whitney. Uji korelasi derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menggunakan uji Spearman. Uji Mann Whitney derajat adhesi intraperitoneum menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), kecuali kelompok P1 dibandingkan dengan P2 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p=0,652). Uji Mann Whitney kadar TGF-β menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), sedangkan perbedaan yang tidak bermakna ditunjukkan ketika kelompok P1 dibandingkan dengan P2 (p=0,262) dan kelompok P2 dibandingkan dengan P3 (p=0,078). Uji korelasi antara derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menunjukkan hasil korelasi positif yang kuat dengan r=0,666 (p<0,05). Pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil topikal intraperitoneum dapat menurunkan kadar TGF-β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum.Kata Kunci: adhesi intraperitoneum, TGF-β, vitamin E, omega-3, soybean oil
Vitamin E & Omega-3 Mencegah Adhesi Intraperitoneum Melalui Inhibisi Kadar Tgf- Β Cairan Peritoneum Andi Muh. Maulana; Haidar Alatas
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6161

Abstract

Adhesi intraperitoneum merupakan komplikasi dari prosedur paska laparotomi yang dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, obstruksi usus, terbentuknya fistula enterokutan, serta infertilitas pada wanita. Banyak penelitian dilakukan mencoba memecahkan permasalahan ini, termasuk dengan pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil untuk menemukan agen antiadhesi yang ideal. Membuktikan efek pemberian vitamin E dan omega-3 topikal dalam soybean oil terhadap kadar TGF- β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum pada tikus wistar yang dilakukan abrasi ileum. Penelitian ini merupakan uji eksperimental post test only group design. Wistar jantan (n = 24) dilakukan abrasi ileum, terbagi menjadi 4 kelompok: K (kontrol), P1 (vitamin E 10 mg dalam soybean oil 5 ml), P2 (omega-3 40 mg dalam soybean oil 5 ml), P3 (kombinasi vitamin E 10 mg dan omega-3 40 mg dalam soybean oil 10 ml). Setelah 14 hari perlakuan dilakukan relaparotomi, kemudian diadakan evaluasi terhadap kadar TGF-β dan derajat adhesi intraperitoneum. Analisis statistik beda derajat adhesi intraperitoneum dan kadar TGF-β antar kelompok dilakukan dengan uji Mann Whitney. Uji korelasi derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menggunakan uji Spearman. Uji Mann Whitney derajat adhesi intraperitoneum menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), kecuali kelompok P1 dibandingkan dengan P2 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p=0,652). Uji Mann Whitney kadar TGF-β menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), sedangkan perbedaan yang tidak bermakna ditunjukkan ketika kelompok P1 dibandingkan dengan P2 (p=0,262) dan kelompok P2 dibandingkan dengan P3 (p=0,078). Uji korelasi antara derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menunjukkan hasil korelasi positif yang kuat dengan r=0,666 (p<0,05). Pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil topikal intraperitoneum dapat menurunkan kadar TGF-β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum.Kata Kunci: adhesi intraperitoneum, TGF-β, vitamin E, omega-3, soybean oil

Page 1 of 1 | Total Record : 10